Server Website Down? Ini Dia Beberapa Penyebabnya!
Blog Tips Keren

Server Website Down? Ini Dia Beberapa Penyebabnya!

Sepertinya siapapun yang tidak tahu kenapa ini terjadi pasti akan panik. Terutama pemilik website. Mungkin untuk pengunjung website sendiri tidak akan terlalu panik, karena jika server website yang ia kunjungi down, maka ia tinggal pindah ke website yang lain. Tapi diluar itu, apa saja sih yang menyebabkan server website down? Tunggu dulu! Jangan buru-buru menghakimi penyedia domain dan hostingnya ya! Karena ternyata banyak sekali alasan dibalik server website down. Berikut ini beberapa kemungkinan yang bisa saja menjadi alasan dibalik server website yang down itu.

1. Traffic yang Melonjak Drastis

Alasan pertama ini merupakan salah satu alasan yang paling sering terjadi. Biasanya ketika kamu menulis sebuah konten dan tiba-tiba viral lalu kebanjiran pengunjung, maka websitemu bisa down. Hal itu terjadi karena server yang dimiliki oleh websitemu tidak kuat menangani pengunjung yang terlalu banyak dalam satu waktu yang bersamaan. Biasanya ini terjadi ketika kamu hanya memiliki shared hosting biasa saja. Jika alasan dari server down adalah traffic, ada paling tidak 2 cara untuk menyelesaikannya. Pertama adalah menaikkan kapasitas web hostingmu. Biasanya kamu bisa melakukannya dengan membeli VPS atau hosting yang lebih tinggi kualitasnya dibanding shared hosting. Atau yang kedua menunggu sampai websitemu sepi lagi. Karena begitu sepi, websitemu tidak akan down. Tapi, kalau nanti membludak lagi ya down lagi. Jadi lebih baik upgrade hostingmu.

 

 

2. Server Website Down Karena DNS Bermasalah

DNS yang tiba-tiba trouble juga menjadi alasan dari server website down. Kamu harus memastikan lagi apakah hostingmu terpasang DNS yang benar. Soalnya, jika DNSmu bermasalah, maka sama saja seperti server itu tidak bisa menemukan atau tidak bisa terintegrasi dengan baik dengan websitemu. Analoginya seperti obrolan yang terputus. Tiba-tiba menguap entah kemana. Karena itulah coba cek lagi DNSmu. Jika terlalu bingung, kamu bisa mengontak penyedia hostingmu untuk membantu menyelesaikan masalah ini.

3. IP Akses Telah Terblokir

Masalah yang satu ini biasanya terjadi karena terlalu banyak mengakses server. Kemudian kamu disangka melakukan DDOS sehingga berefek pada IP yang terblokir oleh firewall dari server tersebut. Ingat, firewall ini punya fungsi untuk melindungi servermu. Jadi, ia akan segera melindungi server jika ada sesuatu yang mencurigakan. Kalau hal ini terjadi dan menyebabkan websitemu down, maka cara satu-satunya adalah menghubungi penyedia hostingmu dan meminta agar IP dari komputermu tidak diblokir lagi. Hal semacam ini sering terjadi pada pemilik website. Tapi kalau ini tidak terjadi pada pemilik website tapi pada orang di luar websitemu, maksudnya pengunjung, mungkin ia sedang berniat buruk ingin meng-hack websitemu.

4. Data Center Down

Ada banyak sekali proses yang terjadi di data center tapi kita tidak mengetahui. Mulai dari backup data, sinkronisasi, hingga proses olah data yang lain. Nah dibalik banyaknya proses itu, ada banyak hal yang mungkin terjadi. Salah satunya adalah data center yang tiba-tiba down. Biasanya para penyedia layanan hosting akan berusaha untuk menanggulangi persoalan itu dengan cepat. Begitu juga dengan IDwebhost yang selalu mempersiapkan banyak langkah pencegahan kalau-kalau data center tiba-tiba down.

 

 

5. Diserang Hacker

Kita semua tahu kalau hacker adalah orang yang secara sengaja masuk ke website kita untuk mengambil alih sistem dan bahkan mematikan layanan yang kita punya. Nah, sering sekali terjadi serangan hacker yang membuat server website down. Biasanya itu terjadi ketika ada celah keamanan yang bisa dibobol. Jadi untuk membuat websitemu selalu aman, jangan lupa untuk memasang plugin keamanan. Selanjutnya jangan lupa juga untuk menjaga password dan username websitemu dari siapapun. Kalau bisa setiap berapa minggu sekali kamu mengubah password websitemu. Tujuannya tentu agar hacker tidak bisa membobol websitemu.

6. Power Outage atau Pemadaman Listrik Mendadak

Kalau masalah yang satu ini, power outage atau pemadaman listrik mendadak, maka kita tidak bisa apa-apa selain menunggu. Persoalan ini sangatlah berbahaya untuk infrastruktur IT sendiri. Pemadaman ini bisa terjadi di sebuah data center atau lokasi di jaringan internet. Seperti yang pernah terjadi sebelumnya pada e-commerce besar Indonesia yakni Tokopedia, Bukalapak, dan JD.id sebelumnya. Berdasarkan berita yang tersebut, pemadaman listrik mendadak ini jadi alasan kenapa layanan ereka tidak bisa diakses sementara.

 

 

7. Bencana Alam

Bencana alam atau natural disaster ini adalah sesuatu yang terjadi tanpa bisa diprediksi. Bencana alam disini bisa apa saja, seperti misalnya gema, tsunami, longsor, dan lain sebagainya. Dengan tidak mampunya memprediksi dengan tepat kapan terjadinya bencana lama, maka kita juga tidak bisa bersiap dengan adanya server website down. Karena bisa saja data centermu berada di lokasi bencana, kemudian tiba-tiba terkena bencana dan websitemu mendadak down. Semua itu bisa terjadi. Maka dari itu biasanya setiap penyedia layanan sudah memiliki Disaster Recovery Plan atau DRP. Ketika penyedia layanan memiliki perencanaan DRP yang baik dan tepat, maka kerugian dari matinya layanan bisa diminimalisir dan bahkan bisa dihindari. Dengan begitu websitemu bisa jadi akan terus berjalan meskipun sedang terjadi bencana.

BACA JUGA: Cara Import Database MySQL

8. Plugin Bajakan

Tahukah kamu soal plugin nulled atau plugin bajakan? Plugin semacam ini bisa menjadi alasan kenapa websitemu down. Kenapa itu bisa terjadi? Plugin bajakan ini bisa mempengaruhi kestabilan dari hosting itu sendiri. Kamu harus sangat berhati-hati ketika ingin menginstall plugin. Pastikan plugin yang ingin kamu install adalah plugin yang memang original dan bukan bajakan atau nulled. Ketika plugin itu bajakan, kamu bisa jadi disusupi coding yang membahayakan websitemu. Ketika kamu sudah disusupi coding, bisa jadi semua data yang ada di websitemu akan diambil hacker atau bisa jadi websitemu akan diambil alih tanpa sepengetahuanmu dan dipergunakan untuk hal-hal yang merugikan banyak orang.

9. Single point of failure (SPOF)

Single point of failure atau SPOF ini merupakan satu titik kelemahan yang ada di sebuah sistem. Kalau ada titik kelemahan ini, maka akan terjadi failed, gagal, atau error dan menyebabkan seluruh sistem yang ada di websitemu berhenti berfungsi. Kasus semacam ini bisa saja terjadi dan terkadang akan sangat membingungkan bagi orang awam yang baru masuk ke dunia website. Nah, cara untuk menghilangkan SPOF ini sendiri adalah dengan merancang desain perencanaan yang baik. Kamu juga harus memilih hardware, software, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan websitemu dengan baik. Maksudnya, pilihlah paket hosting yang memang berkualitas. Jangan asal pilih paket hosting yang akhirnya malah merugikanmu sendiri.

Itu tadi 9 alasan kenapa server website down. Pada intinya, kamu harus selalu memberikan perhatian lebih agar websitemu tidak mudah down. Pilihlan penyedia hosting terpercaya seperti IDwebhost agar websitemu tidak pernah down lagi.