Ternyata Gampang! Cara Pasang Dokumen Scribd di WordPress

Ternyata Gampang! Cara Pasang Dokumen Scribd di WordPress

Waktu membaca menit

Diposting pada 6 Feb 2026

Ingin menampilkan dokumen Scribd di website WordPress tanpa bikin loading berat atau tambah plugin berlebihan? Ada beberapa metode praktis yang jarang dibahas. Artikel ini mengulas cara pasang dokumen Scribd di WordPress yang cepat, rapi, dan aman untuk performa website.

hosting murah 89

Syarat Pasang Scribd di WordPress

Sebelum masuk ke tahap praktik, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pahami agar proses embed berjalan mulus.

Punya Akun Scribd

Untuk embed dokumen publik, kamu tidak wajib memiliki akun Scribd. Artinya, selama dokumen tersebut bersifat publik dan menyediakan opsi Embed, kamu bisa langsung menanamkannya ke website WordPress. 

Namun, jika ingin mengelola dokumen sendiri, mengunggah, mengubah privasi, atau memperbarui file, akun Scribd tetap dibutuhkan.

Baca Juga: Kamu Tim Gutenberg atau Elementor? Yuk Cari Tahu Jawabannya!

Format File

Scribd tidak mendukung semua ekstensi dokumen. Beberapa format yang umum dan aman digunakan antara lain:

  • PDF
  • Microsoft Word (.doc, .docx)
  • Microsoft PowerPoint (.ppt, .pptx)
  • Microsoft Excel (.xls, .xlsx)
  • OpenDocument (.odt, .odp, .ods)
  • Rich Text (.rtf)
  • File teks (.txt)

Format-format ini akan tampil optimal saat di-embed, baik dalam mode scroll maupun slideshow.

Ketersediaan Fitur Embed

Tidak semua dokumen di Scribd bisa di-embed. Jika dokumen bersifat private, opsi Embed tidak akan muncul. Biasanya, tombol Embed ada di halaman dokumen Scribd, tepat di bawah deskripsi file. Dari sinilah kamu bisa menyesuaikan tampilan sebelum menyalin kode embed.

Baca Juga: Clawdbot Lagi Booming! Ternyata Ini Fungsi & Cara Pakainya

Cara Pasang Dokumen Scribd di WordPress Pakai Plugin

Cara Pasang Dokumen Scribd di WordPress

Metode ini paling sering dipilih oleh pengguna WordPress yang ingin proses cepat tanpa harus berurusan dengan HTML atau iframe. Salah satu plugin yang cukup dikenal untuk kebutuhan ini adalah Plugin Scribd Doc Embedder.

Dari pengalaman praktik di berbagai website WordPress, pendekatan berbasis plugin memang terasa lebih “ramah pemula”. Semua pengaturan dasar bisa dilakukan lewat antarmuka visual, tanpa perlu masuk ke mode kode

Langkah-langkah Pasang Plugin Scribd Doc Embedder

  1. Install dan aktifkan plugin
    Masuk ke Dashboard WordPress → PluginsAdd New. Cari Scribd Doc Embedder, lalu klik Install Now dan Activate.
  2. Salin URL dokumen Scribd
    Buka dokumen Scribd yang ingin ditampilkan, lalu salin URL langsung dari address bar browser. Pastikan dokumen berstatus Public.
  3. Embed di editor WordPress
    • Gutenberg: Klik ikon (+), cari blok dari plugin (biasanya bernama Scribd atau Document Embedder), lalu tempel URL dokumen.
    • Classic Editor: Cukup paste URL atau shortcode yang disediakan plugin. Umumnya, plugin akan otomatis mengubahnya menjadi tampilan viewer Scribd.
  4. Atur tampilan
    Di panel pengaturan blok, kamu bisa menyesuaikan tinggi, lebar, hingga alignment dokumen. Inilah salah satu keunggulan utama plugin. Pengaturan layout bisa dilakukan tanpa menyentuh HTML sama sekali.

Dibandingkan iframe mentah, plugin Scribd Doc Embedder dapat membantu menjaga tampilan tetap responsif di layar mobile. Meski demikian, kamu tetap mempertimbangan kekurangannya. 

Setiap plugin tambahan tetap membawa technical overhead. Pada website WordPress dengan banyak plugin aktif, performa bisa sedikit terpengaruh, apalagi jika plugin jarang diperbarui atau menyimpan log berlebih di database. 

Alternatif Plugin Serbaguna

Jika kebutuhan embed tidak hanya dari Scribd, EmbedPress bisa menjadi alternatif yang lebih fleksibel. Plugin ini mendukung berbagai sumber dokumen seperti Google Drive dan Dropbox, sehingga cocok untuk website yang mengelola banyak jenis file dalam satu sistem.

Catatan penting: pastikan dokumen di Scribd sudah diset Public. Dokumen private hampir selalu gagal ditampilkan.

Cara Pasang Dokumen Scribd di WordPress Tanpa Plugin

Kalau ingin website tetap ringan dan minim plugin, metode ini justru sering jadi favorit praktisi WordPress.

Cara 1: Menggunakan HTML Embed Code

  1. Buka halaman dokumen di Scribd.
  2. Klik ikon Embed.
  3. Pilih format HTML, lalu salin kode <iframe>...</iframe>.
  4. Masuk ke editor WordPress:
    • Gutenberg: Tambahkan blok Custom HTML, lalu paste kode iframe.
    • Classic Editor: Pastikan berada di mode Text, bukan Visual, kemudian tempel kode tersebut.

Setelah disimpan, dokumen akan langsung bisa dibaca tanpa meninggalkan halaman website.

Cara 2: Menggunakan Scribd Embed di Gutenberg

Bagi pengguna Gutenberg, WordPress sudah menyediakan blok embed bawaan.

Langkahnya:

  1. Klik ikon (+) di editor.
  2. Cari Scribd dan pilih Scribd Embed Block.
  3. Paste URL dokumen Scribd, lalu klik Embed.

Dokumen akan langsung tampil di editor. Jika blok Scribd tidak tersedia, kamu masih bisa menggunakan Custom HTML block dengan kode iframe.

Kustomisasi Setting Embed Scribd

Salah satu keunggulan Scribd adalah fleksibilitas tampilannya. Saat membuka menu Embed, kamu bisa melakukan beberapa penyesuaian agar nantinya tampilan di WordPress lebih menarik:

Preview Real-Time

Saat membuka menu embed di Scribd, kamu akan langsung melihat pratinjau dokumen di sisi layar. Fitur ini sangat membantu untuk memastikan tampilan dokumen tidak terpotong, terlalu kecil, atau justru mendominasi halaman. 

Biasanya, cek pratinjau ini sebelum menyalin kode embed bisa menghemat waktu revisi di WordPress.

Pengaturan Ukuran

Scribd menyediakan opsi ukuran otomatis hingga ukuran tetap seperti 600×800 atau 400×600. Jika layout website WordPress kamu cukup sempit, ukuran custom bisa jadi solusi agar dokumen tetap nyaman dibaca tanpa mengganggu konten lain di sekitarnya.

Opsi Tampilan

Kamu bisa menentukan halaman awal dokumen, memilih mode scroll atau slideshow, hingga mengaktifkan full-screen. Untuk artikel edukatif, mode scroll biasanya lebih ramah pembaca karena alurnya terasa natural seperti membaca halaman web.

Format Embed

Scribd menawarkan format HTML dan WordPress. Untuk website WordPress self-hosted, penggunaan HTML iframe cenderung lebih stabil dan minim kendala, terutama jika tema atau editor mengalami pembaruan.

Pengaturan ini membantu dokumen tampil menyatu dengan desain halaman, bukan sekadar “tempelan” visual.

Manfaat Pasang Dokumen Scribd di WordPress

Cara Pasang Dokumen Scribd di WordPress

Mengapa embed Scribd lebih direkomendasikan dibanding upload file langsung?

Pertama, server lebih ringan. Dokumen disimpan di server Scribd, bukan di hosting kamu. Ini membantu menghemat storage dan bandwidth.

Kedua, pengalaman pengguna lebih baik. Pengunjung bisa membaca, mencari kata, atau zoom dokumen tanpa berpindah halaman. Bounce rate pun cenderung lebih rendah.

Ketiga, update otomatis. Jika kamu memperbarui dokumen di Scribd, versi yang tampil di website WordPress ikut berubah tanpa perlu upload ulang.

Keempat, fitur interaktif bawaan. Viewer Scribd sudah dilengkapi mode full-screen, opsi unduh (jika diizinkan), dan navigasi halaman yang rapi.

Dari sisi SEO, konten dalam embed Scribd juga bisa terindeks mesin pencari, sehingga berpotensi menambah nilai visibilitas halaman. Inilah alasan mengapa embed sering lebih unggul dibanding sekadar link atau Scribd downloader yang justru berisiko pelanggaran hak cipta.

Kesimpulan

Menampilkan dokumen Scribd di website WordPress ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Kamu bisa memilih cara pakai plugin seperti Plugin Scribd Doc Embedder, atau tanpa plugin menggunakan Gutenberg dan HTML embed. Keduanya sama-sama efektif, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan.

Agar performa embed tetap optimal, cepat diakses, stabil, dan ramah SEO, fondasi hosting juga berperan besar. Layanan Hosting khusus untuk WordPress dari IDwebhost dirancang untuk menangani konten dinamis seperti embed Scribd tanpa mengorbankan kecepatan dan keamanan website. 

Dengan server yang andal dan dukungan teknis lokal, pengelolaan website WordPress jadi lebih tenang dan profesional.