Google AI Mode Datang, Strategi SEO Wajib Berubah di 2026

Google AI Mode Datang, Strategi SEO Wajib Berubah di 2026

Waktu membaca menit

Kategori SEO

Update Terakhir 23 Jan 2026

Google AI Mode adalah sinyal paling jelas bahwa cara kerja Google Search Engine sedang berubah besar-besaran. Bukan hanya sebagai fitur tambahan, tetapi perubahan perilaku pencarian. Artikel ini membahas bagaimana AI Mode memengaruhi SEO dan strategi apa yang realistis dilakukan praktisi di 2026.

Apa Itu Google AI Mode dan Cara Aksesnya?

Google AI Mode adalah pengalaman pencarian berbasis percakapan yang terintegrasi langsung ke Google Search. Saat fitur ini aktif, pengguna tidak lagi hanya mengetik satu query pendek, tetapi bisa mengajukan pertanyaan kompleks, bertingkat, bahkan berlanjut seperti sedang berdiskusi dengan chatbot.

Baca Juga: Google AI Overview dan Dampaknya pada SEO: Ulasan Lengkap!

Teknologi di baliknya menggunakan Gemini AI, model terbaru Google dengan kemampuan reasoning lebih dalam dan dukungan input multimodal, teks, gambar, hingga suara. Artinya, pencarian produk, perencanaan perjalanan, atau perbandingan layanan bisa dilakukan dalam satu alur percakapan, bukan klik demi klik.

Dari praktik yang sudah terlihat, AI Mode bekerja dengan cara merangkum dan menyintesis informasi dari berbagai sumber web. Brand dan website tetap bisa disebut atau dikutip, tetapi tampilnya tidak lagi dalam format klasik “10 blue links”.

Cara mengakses Google AI Mode

Google AI Mode sekarang bisa digunakan secara global. Berikut ini beberapa cara umum dan mudah dilakukan untuk mengaksesnya:

  1. Akses langsung via URL
    • Buka google.com/ai
    • Alternatif: google.com/aimode
    • Bisa diakses melalui desktop maupun mobile
  2. Aktifkan melalui Search Labs
    • Login ke akun Google personal (usia 18+)
    • Klik ikon Labs (ikon tabung) di kanan atas halaman Google
    • Masuk ke menu Search Labs
    • Aktifkan eksperimen “AI Mode” atau “AI Overview and more”
  3. Gunakan langsung dari Google Search
    • Ketik query di kolom pencarian seperti biasa
    • Klik tab AI Mode di halaman hasil pencarian
    • Atau tekan tombol AI Mode di halaman utama Google App

Baca Juga: Ini Dia! Strategi Optimasi Organic Search di Era SEO 2026

Perbedaan AI Mode dan AI Overview di Google

google ai mode adalah

AI Overviews masih muncul di hasil pencarian klasik. Masih ada organic listing, iklan, dan peluang klik meski CTR menurun. AI Mode berbeda. Ia adalah pengalaman end-to-end berbasis AI, tanpa hasil pencarian organik tradisional.

Ringkasnya:

  • AI Mode: tanpa organic results, hanya jawaban AI + sumber terbatas
  • AI Overview: ringkasan AI + hasil pencarian organik

Berikut ini tabel perbedaan utama AI Mode dan AI Overview di Google yang harus kamu pahami:

AspekAI ModeAI Overview
Peran di pencarianMengubah cara pengguna mencari (conversation-based)Mengubah tampilan hasil pencarian
Bentuk interaksiDinamis, bertahap, seperti chatStatis, ringkasan satu kali
Jenis search intentKompleks, eksploratif, multi-stepSederhana, cepat, langsung
Dampak ke SEOTidak langsung, lewat perubahan perilakuLangsung, memengaruhi CTR & visibilitas
Akses & skalaTerbatas, fitur lanjutan tertentuLebih luas, tersedia global

Dari pengamatan di beberapa website yang terdampak AI Overview, penurunan CTR hingga lebih dari 30% bukan angka yang mengejutkan. AI Mode berpotensi memperkuat tren ini karena pengguna “selesai” di halaman AI.

Bagi SEO, ini bukan sekadar soal ranking turun, tetapi hilangnya titik sentuh di sepanjang funnel pencarian. Oleh karena itu, kamu perlu memahami keduanya, bukan memilih salah satu saat menyusun strategi konten tembus SERP Google.

Cara Kerja Google AI Mode

Memahami cara kerja AI Mode bukan soal teknis semata, tapi soal bagaimana Google kini “berpikir”. AI Mode tidak hanya mengeksekusi satu query. Ia menggunakan teknik fan-out, menjalankan banyak pencarian sekaligus untuk membangun jawaban yang komprehensif.

Dalam satu permintaan, AI Mode bisa:

  • Melakukan belasan pencarian paralel
  • Menggabungkan data real-time, Knowledge Graph, dan Shopping Graph
  • Menyesuaikan jawaban dengan konteks personal pengguna

Kemampuan tambahannya meliputi:

  • Deep Search untuk riset mendalam
  • Live untuk pencarian real-time via kamera atau audio
  • Agentic search untuk tugas berbasis aksi
  • Shopping untuk kebutuhan e-commerce
  • Personal context dari histori pencarian atau aplikasi terhubung

Untuk website, sinyal yang kemungkinan besar memengaruhi visibilitas di AI Mode antara lain:

  • Sistem ranking inti Google (Helpful Content, dll.)
  • Structured data yang konsisten
  • Relevansi topik dan otoritas brand

Di sinilah SEO tidak lagi bisa berdiri sendiri tanpa konteks kualitas dan kepercayaan.

Apa Dampak AI Mode terhadap SEO?

Kehadiran AI Mode berdampak terhadap SEO, tidak hanya pada satu titik saja tetapi di seluruh cara kerja search engine, mulai dari visibilitas sampai strategi jangka panjang. 

Visibilitas

Di AI Mode, tidak ada lagi konsep posisi satu sampai sepuluh. Website hanya punya dua kemungkinan: dikutip atau diabaikan. Ini mengubah cara Google menilai relevansi. 

Konten yang dangkal atau terlalu generik akan sulit muncul, meskipun sebelumnya stabil di halaman pertama. 

Jika ingin terlihat, konten harus benar-benar menjawab kebutuhan pengguna, bukan sekadar memenuhi struktur SEO lama.

Traffic

Penurunan traffic memang sulit dihindari, terutama untuk keyword informasional. Namun, traffic yang masih datang biasanya lebih siap bertindak. 

Pengguna yang klik dari AI Mode umumnya sudah melewati tahap edukasi awal, sehingga peluang konversinya lebih tinggi jika halaman tujuan relevan.

Analytics

Tantangan lain muncul di data. Google Search Console belum memisahkan traffic dari AI Mode secara jelas. Artinya, kamu perlu melihat performa dari sisi outcome, seperti leads, sign-up, atau engagement, bukan hanya jumlah klik.

Strategi SEO

Strategi SEO kini menuntut fokus baru:

  • Konten orisinal berbasis pengalaman nyata
  • Struktur yang mudah dipahami mesin dan manusia
  • Pemahaman Search Intent yang lebih presisi

SEO tidak berhenti. Ia berevolusi, dan adaptasi menjadi kunci agar tetap relevan.

Cara Tetap Ranking di Era Google AI Mode

Memasuki era AI Mode, SEO pun tidak bisa dilakukan lewat “jalan pintas”. Kamu perlu strategi realistis yang selaras dengan cara Google dan pengguna berpikir saat ini. 

#1. Reset ekspektasi

Langkah pertama justru bukan teknis, tetapi mindset. Jika masih menilai keberhasilan SEO hanya dari traffic, frustrasi akan cepat muncul. 

AI Mode memangkas banyak klik di tahap awal pencarian. Namun, pengguna yang akhirnya masuk ke website biasanya sudah lebih matang secara intent. 

Fokuskan evaluasi pada metrik yang lebih bermakna, seperti kualitas leads, waktu interaksi, atau konversi. Dengan begitu, SEO tetap memberi nilai bisnis, meski grafik traffic tidak setinggi dulu.

#2. Bangun Topical Authority

AI Mode cenderung mengutip sumber yang terlihat “ahli” di satu topik, bukan yang membahas segalanya. Di sinilah Topical Authority berperan. Praktiknya sederhana tapi konsisten:

  • Buat konten pilar yang membahas topik utama secara menyeluruh
  • Dukung dengan artikel turunan yang menjawab pertanyaan spesifik
  • Perbarui konten lama agar tetap relevan

Pendekatan ini membantu Google memahami konteks dan kedalaman keahlian website kamu.

#3. Perkuat fondasi SEO

Di balik semua perubahan, fondasi teknis tetap menentukan. Pastikan halaman mudah dirayapi, cepat diakses, dan nyaman dibaca. Structured data yang rapi juga membantu AI memahami isi halaman dengan lebih akurat. Tanpa fondasi ini, strategi lain akan sulit bekerja optimal.

Tips Agar Kontenmu Muncul di AI Mode

google ai mode adalah

Jika tujuan utama adalah cara konten muncul di AI Mode, beberapa pendekatan berikut terbukti masuk akal:

  • Tulis konten yang menjawab pertanyaan secara langsung, bukan berputar-putar
  • Gunakan bahasa alami, seolah menjelaskan ke manusia, karena AI belajar dari manusia
  • Bangun reputasi off-site lewat mention brand, bukan hanya backlink
  • Optimalkan konten lokal untuk query spesifik dan kompetisi rendah
  • Perkuat channel lain seperti email dan media sosial untuk sinyal relevansi tambahan

Saat konten berhasil dikutip AI, pastikan halaman tujuan siap mengonversi pengunjung yang datang dengan intent tinggi.

Kesimpulan

Google AI Mode menandai fase baru evolusi Google Search Engine. SEO tidak lagi soal mengejar ranking semata, tetapi membangun kepercayaan, relevansi, dan otoritas topik jangka panjang. Website yang siap secara teknis, konten, dan brand akan lebih mudah beradaptasi di 2026.

Untuk personal brand atau bisnis yang ingin tetap kompetitif, fondasi website tetap krusial. Hosting yang cepat, stabil, dan mudah dikelola membantu memastikan konten dapat diakses AI dan pengguna tanpa hambatan. 

Layanan Hosting Murah dari IDwebhost bisa menjadi langkah awal yang rasional untuk membangun website personal brand yang siap menghadapi era AI search, bukan hanya hari ini, tapi untuk perubahan besar ke depan.