Jangan Panik! Ini Cara Ampuh Atasi Gagal Update WordPress
Update WordPress tiba-tiba gagal dan layar penuh error? Jangan panik! Situasi ini memang menegangkan, tetapi sangat umum terjadi dan bisa diatasi. Artikel ini akan memandumu langkah demi langkah dengan cara atasi gagal update WordPress yang efektif, mulai dari solusi instan hingga manual. Tenang, situsmu akan pulih dengan cepat.

- 1 Kenapa Update WordPress Itu Penting?
- 2 Penyebab WordPress Gagal Update
- 3 Cara Atasi Gagal Update WordPress: 7 Langkah Praktis
- 3.1 Langkah 1. Cek Koneksi Internet dan URL Website
- 3.2 Langkah 2: Cek Status REST API via Site Health
- 3.3 Langkah 3: Nonaktifkan Semua Plugin Sementara
- 3.4 Langkah 4: Periksa Firewall Website
- 3.5 Langkah 5: Gunakan Classic Editor (Sementara)
- 3.6 Langkah 6: Aktifkan Debugging dan Cek PHP Error Log
- 3.7 Langkah 7: Bersihkan Cache
- 4 Tips Mencegah Gagal Update WordPress di Masa Depan
- 5 Kesimpulan
Kenapa Update WordPress Itu Penting?
Sebagai seseorang yang sudah lebih dari 2 dekade menangani website WordPress, mulai dari blog personal, company profile, sampai landing page bisnis, satu hal yang selalu IDwebhost tekankan ke klien adalah: jangan menunda update.
Update WordPress bukan sekadar ganti versi. Di balik itu ada patch keamanan, perbaikan bug lama, dan penyesuaian agar WordPress tetap kompatibel dengan plugin maupun tema terbaru.
Baca Juga: Simak! Cara Update WordPress Tanpa Merusak Website
Banyak kasus website diretas bukan karena “diserang”, tapi karena WordPress dan pluginnya tertinggal beberapa versi.
Namun di sisi lain, tim kami juga sering mendengar keluhan seperti:
- “Setelah update, website malah error”
- “Muncul pesan WordPress update failed”
- “Kok stuck di maintenance mode WordPress?”
Di titik ini, wajar kalau kamu bingung. Tapi penting dipahami: gagal update bukan akhir segalanya, dan hampir selalu ada solusi yang masuk akal.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Activity Log & Cara Membuatnya di WordPress
Penyebab WordPress Gagal Update

Sebelum mencari solusinya, penting memahami penyebab umum WordPress gagal update. Banyak pengguna yang mengalami masalah ini biasanya disebabkan oleh faktor server, plugin, tema, izin file, atau koneksi internet.
Masalah Server
Ini yang paling sering dijumpai. Server kehabisan resource, entah memory, CPU, atau timeout. Padahal, update WordPress butuh ruang “napas” sementara untuk mengekstrak file dan menimpa versi lama.
Masalah lain adalah versi PHP yang tidak kompatibel. WordPress modern idealnya berjalan di PHP 7.4 ke atas. Kalau server masih memakai PHP lama, proses update bisa berhenti di tengah jalan.
Konflik Plugin atau Tema
Plugin adalah kekuatan WordPress, tapi juga sumber masalah. Contohnya, saat melakukan update ada satu plugin caching yang terlihat “aman”, tapi diam-diam memblokir proses update karena konflik dengan REST API.
Tema yang tidak kompatibel tersebut juga bisa jadi biang keroknya, terutama tema lama yang tidak pernah diperbarui developer-nya.
Permission File dan Folder
WordPress perlu izin menulis ke folder tertentu, terutama /wp-content/upgrade/. Jika permission tidak tepat, server tidak bisa membuat file sementara, dan muncullah error update gagal.
Koneksi Internet Tidak Stabil
Terdengar sepele, tapi ini nyata. Update WordPress membutuhkan koneksi stabil. Saat koneksi terputus, meski hanya sesaat, proses update bisa gagal atau berhenti di maintenance mode WordPress.
Cara Atasi Gagal Update WordPress: 7 Langkah Praktis
Ketika muncul pesan ‘WordPress update failed’, reaksi pertama biasanya kamu panik. Nah, agar kamu tidak panik, ikuti tujuh langkah praktis berikut untuk mengatasi situasi tersebut.
Langkah 1. Cek Koneksi Internet dan URL Website
Langkah ini sering diremehkan, padahal cukup krusial. Update WordPress membutuhkan koneksi yang stabil dari awal sampai akhir. Jika koneksi terputus sesaat saja, proses bisa gagal.
Selain itu, pastikan pengaturan URL website benar:
- Masuk ke Settings → General
- Cek WordPress Address dan Site Address
Dalam banyak kasus ditemui, perbedaan kecil seperti tambahan “www” atau penggunaan HTTP dan HTTPS yang tidak konsisten sudah cukup membuat update gagal.
Langkah 2: Cek Status REST API via Site Health
Sejak WordPress beralih ke editor blok, Rest API menjadi tulang punggung banyak proses, termasuk update dan publish.
Masuk ke Tools → Site Health, lalu perhatikan status REST API. Jika muncul peringatan, biasanya penyebabnya:
- Firewall terlalu ketat
- Aturan di
.htaccessatauweb.config - Request internal server diblokir
REST API yang tidak berjalan normal hampir selalu berujung pada error update atau publishing.
Langkah 3: Nonaktifkan Semua Plugin Sementara
Ini langkah “klasik”, tapi jangan langsung diabaikan. Plugin yang bermasalah sering kali tidak terlihat di permukaan.
Caranya:
- Masuk ke Plugins → Installed Plugins
- Pilih semua plugin → Deactivate
Jika update berhasil setelah itu, aktifkan plugin satu per satu. Dari pengalaman banyak developer, plugin keamanan, cache, dan builder adalah yang paling sering memicu konflik.
Langkah 4: Periksa Firewall Website
Firewall memang penting untuk keamanan, tapi kadang terlalu protektif. Cloudflare atau WAF hosting bisa saja menganggap request update sebagai aktivitas mencurigakan.
Coba:
- Nonaktifkan firewall sementara
- Jalankan update ulang
Jika berhasil, berarti kamu perlu menyesuaikan rule firewall agar REST API dan proses update tidak terblokir.
Langkah 5: Gunakan Classic Editor (Sementara)
Jika error muncul saat publish atau update konten, memasang Classic Editor bisa menjadi solusi cepat. Editor ini tidak bergantung pada REST API, sehingga lebih “ringan” untuk troubleshooting.
Ini bukan solusi jangka panjang, tapi cukup membantu saat kamu perlu tetap bekerja tanpa gangguan.
Langkah 6: Aktifkan Debugging dan Cek PHP Error Log
Di sinilah biasanya jawaban paling jujur muncul. Aktifkan debug di wp-config.php, lalu cek file PHP error log di /wp-content/debug.log.
Dari log ini, kamu bisa melihat:
- Plugin mana yang error
- Fungsi PHP yang sudah deprecated
- Konflik yang tidak terlihat di dashboard
Informasi ini sangat berguna jika kamu perlu eskalasi ke tim teknis.
Langkah 7: Bersihkan Cache
Cache yang belum diperbarui bisa menampilkan kondisi lama dan memicu konflik setelah update.
Bersihkan:
- Cache plugin
- Cache browser
- Cache server (jika tersedia)
Setelah itu, refresh dashboard dan cek kembali. Dalam banyak kasus, error langsung hilang tanpa perlu langkah tambahan.
Tips Mencegah Gagal Update WordPress di Masa Depan

Ada beberapa kebiasaan yang benar-benar membantu agar update berjalan mulus dan website tetap stabil.
Pertama, lakukan backup rutin sebelum mengupdate apa pun. Ini memberi rasa aman jika terjadi kesalahan. Selanjutnya, update plugin dan tema secara berkala agar kompatibilitas tetap terjaga.
Jangan lupa, gunakan hosting yang dioptimalkan untuk WordPress, karena performa server memengaruhi keberhasilan update.
Batasi jumlah plugin aktif agar tidak menimbulkan konflik, dan selalu cek kompatibilitas sebelum update besar. Pastikan juga permission file sudah sesuai agar WordPress bisa menulis file dengan benar.
Terakhir, pantau performa dan keamanan website secara rutin, sehingga potensi masalah bisa diantisipasi sejak awal.
Kebiasaan sederhana ini membantu kamu menjaga website tetap sehat, aman, dan mengurangi risiko WordPress update failed.
Kesimpulan
Gagal update WordPress memang bikin panik, tapi hampir selalu bisa diatasi jika tahu langkah yang tepat. Mulai dari cek koneksi, REST API, plugin, hingga membaca PHP error log, semuanya saling berkaitan.
Kalau kamu ingin fokus membangun personal brand tanpa pusing urusan teknis, menggunakan Hosting untuk WordPress dari IDwebhost bisa jadi langkah cerdas.
Infrastruktur yang stabil, dukungan teknis lokal, dan lingkungan server yang ramah WordPress akan sangat membantu agar proses update berjalan aman dan lancar.