Termux adalah: Fungsi, Kelebihan, dan Cara Menggunakannya

Termux adalah: Fungsi, Kelebihan, dan Cara Menggunakannya

Waktu membaca menit

Kategori Hosting

Update Terakhir 25 Jun 2025

Termux adalah aplikasi terminal Android yang bisa ubah ponsel kamu jadi mesin Linux mini tanpa root. Dengan Termux, kamu bisa belajar coding, install tools Linux, hingga remote server langsung dari genggaman. Simak penjelasan lengkap fungsi, kelebihan, dan cara memakai Termux di artikel ini!

promo hosting murah

Apa Itu Termux?

Termux adalah aplikasi terminal emulator berbasis open-source yang memungkinkan kamu menjalankan perintah-perintah Linux berbasis Command-Line Interface (CLI) langsung dari perangkat Android. 

Jadi, kamu tidak perlu laptop dan PC, cukup lewat HP, kamu sudah bisa mengakses command-line, men-deploy script, atau bahkan terhubung ke server hosting. Termux cocok digunakan untuk kamu yang aktif di dunia hosting, sysadmin, atau developer yang butuh mobilitas tinggi. 

Menariknya, Termux hadir sebagai emulator dengan lingkungan kerja Linux yang ringan dan fleksibel. Di sini, kamu bisa menginstal Git, Python, PHP, Node.js, sampai SSH klien. 

Nah, mungkin di antara kamu masih banyak yang bertanya-tanya, “Aman tidak sih menggunakan Termux?” Jawabannya: relatif aman. Termux bukan aplikasi berbahaya, karena ia bekerja sebagai terminal emulator biasa, mirip CMD di Windows, tapi versi mobile-nya. Bedanya, script di Termux ditulis dengan pendekatan khas Linux. 

Menariknya, kamu bisa menginstal Termux tanpa harus root perangkat dulu. Jadi, tidak perlu takut merusak sistem operasi Android-mu. Ini bisa dijalankan di HP Android versi 5.0 (Lollipop) ke atas, baik dengan arsitektur 32-bit maupun 64-bit, dan ruang penyimpanan minimal 300 MB. 

Baca Juga: Download BlueStacks Gratis: Emulator Android Terbaik PC!

Termux adalah

Fitur-fitur Termux

Setelah memahami apa itu Termux, sekarang saatnya kita kenalan lebih dalam dengan fitur-fiturnya. Berikut beberapa fitur utama dari Termux:

  • Terminal Emulator Lengkap: Bisa menjalankan perintah Unix seperti ls, cd, mkdir, mv, dan sebagainya.
  • Manajemen Paket: Menggunakan pkg, kamu bisa menginstal berbagai software, seperti vim, ffmpeg, atau git dengan satu perintah:
pkg install git
  • Lingkungan Pemrograman: Mendukung berbagai bahasa pemrograman, seperti Python, Ruby, C/C++, dan Node.js. Setelah menginstal Python, kamu bisa langsung menggunakan pip:
pip install flask
  • OpenSSH dan OpenSSL: Termux mendukung komunikasi terenkripsi dan fungsi kriptografi tingkat lanjut.
  • Akses File Lokal: Termux memberi akses langsung ke file sistem Android di path seperti:
/data/data/com.termux/files/shared
  • Text Processing Tools: Alat seperti grep, sed, awk, dan regex tersedia untuk manipulasi data teks.
  • Scripting dan Automasi: Kamu bisa menulis dan menjalankan shell script untuk mempercepat berbagai pekerjaan rutin.
  • Kustomisasi: Ubah tema, font, dan konfigurasi sesuai gaya kerja kamu.

Fungsi Termux

Termux adalah aplikasi terminal emulator ringan yang menghadirkan lingkungan Linux, seperti Debian di perangkat Android. Meski tampilannya berbasis teks seperti Command-Line Interface, fungsinya sangat luas, bukan cuma buat ngoding, tapi juga mengelola sistem dan server dari genggaman tanganmu.

Belajar dan Latihan Pemrograman

Kalau kamu sedang belajar Python, Bash, atau C++, Termux adalah cara paling ringkas untuk praktik tanpa laptop. Gunakan editor CLI seperti Nano atau Vim, lalu langsung jalankan kode lewat command. Cocok untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Akses ke Server dan VPS

Dengan dukungan protokol SSH, terminal emulator ini memungkinkan kamu login ke VPS hanya lewat ponsel. Ini memudahkanmu karena command yang kamu jalankan di Termux sama seperti di sistem Linux Debian pada umumnya.

Otomatisasi Proses Harian

Banyak pengguna memakai Termux untuk menjadwalkan backup file, menghapus cache, atau menjalankan perintah harian dengan script. Dengan fitur seperti cron dan shell scripting, kamu bisa bikin otomasi langsung di dalam emulator Android ini.

Simulasi Sistem Linux Mini

Termux menggunakan manajer paket seperti APT, jadi kamu bisa install ratusan tool CLI ala Debian. Ini jadi sarana belajar Command-Line Interface Linux tanpa perlu instal dual boot di PC.

Testing dan Development

Termux bisa kamu gunakan sebagai mini server untuk testing aplikasi. Kamu bisa jalankan Node.js, Python Flask, atau Git clone proyek langsung di Android. Cocok buat developer yang suka efisiensi.

Cara Menggunakan Termux

Setelah memahami apa itu Termux, fitur dan kegunaannya, kamu tentu penasaran dengan “bagaimana cara menggunakan Termux?” Ya, untuk menggunakannya sangat mudah hanya dengan download Termux dan melakukan setup awal di perangkat yang kamu gunakan: 

Tahap 1: Download Termux

Kamu bisa mengunduh aplikasi Termux, yang merupakan terminal emulator berbasis Command-Line Interface, melalui beberapa jalur berikut:

  • Play Store (untuk Android 5.0 ke atas) – cari versi resmi dari Fredrik Fornwall.
  • F-Droid (open-source store) – kunjungi f-droid.org dan cari Termux.
  • GitHub – akses repositori Termux di GitHub, buka tab Releases, dan unduh file .apk secara manual (sideload).
  • APKPure – tersedia, tapi tidak disarankan karena faktor keamanan dan ketidakresmian versi.
  • iOS dan PC: Sayangnya, Termux tidak tersedia resmi di Apple Store. Untuk PC, kamu bisa gunakan emulator seperti BlueStacks atau Redfinger, namun performanya tidak seoptimal versi Android.

Tahap 2: Instalasi dan Setup Awal

Setelah berhasil diunduh dan dipasang, ikuti langkah awal berikut:

  • Buka Termux, lalu jalankan perintah berikut untuk memperbarui seluruh paket:
pkg update && pkg upgrade
  • Aktifkan akses penyimpanan lokal agar bisa mengakses folder Downloads, Pictures, dll:
Termux-setup-storage
  • Mulai Menggunakan Termux, setelah setup selesai, kamu bisa mulai mengetikkan berbagai perintah Linux seperti ls, cd, atau apt install untuk menginstal tools favoritmu. Termux mengubah perangkat Android menjadi emulator Android yang menjalankan Linux Debian-like environment.
Termux adalah

Kelebihan dan Kekurangan Termux

Sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan Termux lebih jauh, ada baiknya kamu memahami apa saja kelebihan dan kekurangannya. Ini penting supaya kamu bisa menggunakannya dengan bijak.

Kelebihan

  • Tanpa Root: Bisa dijalankan tanpa akses root, cocok untuk pemula maupun profesional.
  • Ringan dan Cepat: Tidak makan banyak memori, bisa berjalan lancar di HP spesifikasi menengah.
  • Kaya Paket: Tersedia ribuan paket dari APT yang bisa diinstal dengan mudah.
  • Highly Customizable: Banyak pilihan tema dan personalisasi UI.
  • Portabel: Konfigurasi Termux bisa dipindahkan ke perangkat lain.
  • Bisa Automasi: Cocok untuk user yang suka mempersingkat pekerjaan rutin dengan skrip.

Kekurangan

  • Kurva Belajar: Tidak cocok untuk yang belum familiar dengan command line.
  • Mod APK Berisiko: Banyak versi modifikasi beredar yang berpotensi mengandung malware, spyware, atau menyebabkan crash.
  • Tidak Resmi di iOS atau PC: Versi Termux untuk iOS dan Windows belum tersedia secara resmi, penggunaan emulator bisa jadi kurang optimal.
  • Tidak Ada GUI: Semua berbasis teks. Untuk pengguna yang terbiasa antarmuka grafis, ini mungkin jadi tantangan.

Baca Juga: Cara Setting dan Membuat Website WordPress di Android

Kesimpulan

Termux adalah solusi unik yang membuka dunia baru bagi pengguna Android, dari pemrograman, pengelolaan sistem, hingga pengembangan aplikasi, langsung dari genggaman tangan. 

Dengan fitur terminal emulator yang lengkap, akses ke ribuan paket Linux Debian, dan fleksibilitas tinggi, Termux menjadi alat yang sangat powerful untuk siapa saja yang ingin lebih dari sekadar “menonton YouTube” dari ponselnya.

Dan kalau kamu serius ingin membangun aplikasi Android, mengelola server dari mana saja, atau mengembangkan web langsung via command-line, kamu tentu butuh server yang stabil dan aman. 

Gunakan layanan VPS Murah dari IDwebhost  — solusi tepat untuk performa tinggi dan dukungan teknis handal dalam pengembangan aplikasi atau hosting web profesional.