Pengertian Query Database, Cara Kerja, dan Contohnya

19 Jun 2024
Pengertian Query Database, Cara Kerja, dan Contohnya campaign-unlimited

Istilah query tidak bisa dipisahkan dari project development, terutama dalam pengelolaan database. Sebenarnya, query bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam pengoperasian aplikasi, lho. Hmm sebenarnya apa sih pengertian query database?

Jika kamu baru belajar pengelolaan database, kamu wajib mengetahui pengertian lengkap dengan contoh dan cara kerjanya. Query dapat memudahkan keperluan akses dan pengaturan data dalam basis data.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan pengertian, fungsi, jenis, cara kerja, serta contoh dari penerapan query. Yuk, simak langsung ulasan di bawah ini!

Apa Itu Query?

Query adalah syntax atau perintah untuk meminta dan mengakses data yang disimpan dalam sistem database. Sederhananya, query database bisa dipahami sebagai permintaan informasi dalam bahasa yang dipahami oleh sistem. Permintaan ini diajukan dalam bentuk rangkaian kode.

Kode ini disebut sebagai bahasa query. Pada dasarnya ada beberapa bahasa query yang cukup umum digunakan, seperti DMX, AQL, atau Datalog. Namun, untuk penggunaan aplikasi Database Management System (DBSM) standar bahasa query yang digunakan adalah Structured Query Language (SQL).

Bahasa query SQL digunakan di berbagai aplikasi database. Di kalangan database administrator, SQL bahkan dikenal sebagai query language yang paling populer. Singkatnya, bahasa query digunakan untuk memudahkan komunikasi antara permintaan yang diajukan pengguna dengan sistem database.

Jenis Query Database

pengertian query database

Pada SQL, terdapat tiga jenis query. Persamaan dari ketiga query ini adalah memiliki tugas untuk membuat objek database. Akan tetapi, jika dijelaskan lebih detail tugas pembuatan objek database dari masing-masing jenis ini memiliki perbedaan. Mari kita bahas satu per satu jenis beserta fungsi query berikut:

1. Data Definition Language (DDL)

Jenis query ini dipakai untuk mendefinisikan data yang terdapat dalam basis data. Query ini bertugas untuk membantu pengguna membuat dan mengubah tabel, menentukan struktur tabel, membuat indeks, dan lain-lain. Adapun query DDL meliputi:

  • CREATE – merupakan query untuk membuat database dan tabel.
  • Alter – adalah query untuk mengubah struktur tabel yang sudah dibuat, contohnya seperti Add untuk menambahkan kolom, Change untuk mengubah nama kolom tabel, atau Drop untuk menghapus kolom tabel.
  • Drop – digunakan untuk menghapus database maupun tabel.

2. Data Control Language (DCL)

Berikutnya adalah DCL. Jenis query ini bertugas untuk memberikan izin akses database, alokasi space, audit pemakaian database, dan sebagainya. Query yang dimiliki DCL antara lain adalah:

  • COMMIT – merupakan query untuk menetapkan penyimpanan basis data.
  • REVOKE – digunakan untuk membatalkan izin user.
  • ROLLBACK – adalah query untuk membatalkan penyimpanan.
  • GRANT – digunakan untuk memberikan izin akses user.

3. Data Manipulation Language (DML)

Seperti yang terlihat dari namanya, jenis query ini bertugas untuk melakukan manipulasi objek yang sudah dibuat pada database. Query yang termasuk dalam DML adalah:

  • DELETE – digunakan untuk menghapus data dari tabel.
  • INSERT – adalah query untuk menambahkan atau memasukkan data pada tabel yang sudah ada.
  • UPDATE – merupakan query untuk mengubah data pada tabel.

Cara Kerja Query

Data manipulation language

Bagi pemula yang masih mempelajari database, wajar jika masih bertanya-tanya bagaimana query digunakan untuk mengelola database. Sebenarnya cara kerja query database bisa lebih sederhana untuk dipahami dengan menggunakan perumpamaan.

Sebagai contoh saat seorang pembeli ingin memesan satu menu di restoran. Pembeli pasti akan menyebutkan nama menu yang ingin dipesan dan menanyakan apakah menu tersebut tersedia. Pelayanan restoran tentu akan menerima pertanyaan, memeriksa pesanan, dan menghidangkannya pada pembeli.

Query juga bekerja layaknya pelayan restoran tersebut. Pesanan pembeli merupakan rangkaian kode, yang tidak lain adalah bahasa query. Dengan menggunakan bahasa yang bisa dipahami, pelayan restoran dapat memproses pesanan dan memberikannya sesuai dengan permintaan dari pembeli.

Persyaratan untuk pertukaran informasi antara user dan database hanyalah menggunakan bahasa yang sama. Baik dengan bahasa SQL maupun lainnya, selama rangkaian kode permintaan user bisa dipahami oleh sistem database, maka permintaan dapat diproses.

Penyimpanan database didesain untuk menyimpan data dalam bentuk tabel. Masing-masing tabel terdiri atas kolom-kolom dengan atribut data dan baris yang berisi informasi. Query menentukan aksi yang perlu dilakukan pada data-data tersebut. Misalnya untuk query select.

Query ini akan memilih data tertentu dari sumber data dalam database. Apabila dengan data yang sudah dipilih tersebut user melanjutkan dengan query action, maka user bisa mengambil tindakan untuk memanipulasi data. Contohnya seperti mengubah, menghapus, atau menambahkan.

Contoh Query

Jika pembahasan cara kerja query database di atas kurang jelas untuk kamu memahami seperti apa query digunakan, poin ini akan menjelaskan langsung contoh query dan penggunaannya. Berikut beberapa contoh penggunaan query:

1. Query untuk Membuat Database

Contoh yang pertama adalah query untuk membuat database. Ini merupakan query utama yang wajib diketahui agar kamu dapat menyimpan tabel-tabel data. Query CREATE dapat dituliskan seperti ini: create database nama_database;

Sebagai contoh kamu akan membuat database untuk keperluan inventarisir barang di gudang A. Dengan menggunakan query di atas, kamu dapat menuliskannya menjadi: create database gudangA;

Selanjutnya, query OK akan menampilkan pembuatan database dengan nama yang kamu masukkan. Jika kamu ingin melihat output database yang dibuat menggunakan MySQL, masukkan query: show databases;

2. Query untuk Membuat Tabel

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, informasi dan data-data akan disimpan dalam bentuk tabel dalam database. Ini artinya, tabel merupakan objek yang wajib tersedia dalam database. Kamu dapat membuat tabel hanya jika sudah membuat database seperti yang sudah dijelaskan caranya di atas.

Sebelum membuat tabel, pertama-tama aktifkan database terlebih dahulu. Query database untuk mengaktifkannya adalah: use nama_database;

Jika kamu ingin mengaktifkan database milik gudang A maka tuliskan syntax menjadi: use gudangA;

Setelah masuk ke database, kamu bisa mulai membuat tabel dengan query create table nama_table;

3. Query untuk Memasukkan Data ke Tabel

Query database adalah

Contoh berikutnya adalah query untuk memasukkan data. Memasukkan data menggunakan query database INSERT. Ini merupakan query DML yang berguna untuk menambahkan data ke tabel atau data yang sudah tersedia sebelumnya.

Untuk memasukkan data ke sebuah tabel, tuliskan query sebagai berikut: insert into nama_tabel values(‘data untuk kolom pertama’, ‘data untuk kolom kedua’, ‘data untuk kolom ketiga’);

Kamu dapat menambahkan bagian kolom sesuai dengan data yang akan dimasukkan. Jika ingin menampilkan data yang telah dimasukkan ke tabel, gunakan query: select * from nama_tabel;

4. Query untuk Menghapus Data

Bagaimana jika sebuah data sudah tidak relevan atau tidak diperlukan lagi? Tentu saja kamu dapat menghapusnya dari database. Fromat kode query yang diperlukan untuk melakukan aksi ini kurang lebih mirip dengan contoh-contoh di atas. Namun untuk menghapus data, query yang dibutuhkan adalah DELETE.

Untuk menghapus seluruh data dari sebuah tabel, kamu dapat menggunakan query: delete from nama_tabel;

Namun jika kamu ingin menghapus sebagian data saja juga bisa kok. Query yang diperlukan adalah: DELETE FROM nama_tabel WHERE nama_data;

Katakanlah kamu ingin menghapus data di tabel nomor 5. Penulisan syntax query menjadi: delete from list_produk where no=’5’;

Sekarang kamu sudah paham seperti apa itu query database dan contoh penggunaannya. Kamu dapat mulai menggunakan query untuk memilih, mengubah, atau menambahkan data ke dalam database milikmu.

Kamu tertarik dengan pemrograman dan hosting website? Baca juga artikel lain selengkapnya di blog IDwebhost, yuk! Jangan lewatkan juga promo menarik setiap bulannya dan dapatkan domain murah dengan layanan terbaik. Cek di sini untuk info lebih lanjut.

Elly Santi
Member since 7 Sep 2022