Cara Membuat Iklan di Status WhatsApp, Gampang Banget!

Cara Membuat Iklan di Status WhatsApp, Gampang Banget!

Waktu membaca menit

Diposting pada 27 Mei 2026

Cara membuat iklan di status WhatsApp sekarang makin mudah dilakukan, bahkan untuk bisnis kecil sekalipun. Lewat integrasi Meta Ads Manager, kamu bisa menjalankan campaign iklan digital langsung di WhatsApp Status untuk meningkatkan awareness, engagement, leads generation, sampai sales tanpa harus ribet setting manual satu per satu.

Sekilas tentang WhatsApp Ads

WhatsApp ads adalah format iklan yang membantu bisnis menjangkau audiens lewat ekosistem WhatsApp, termasuk fitur Status yang tampil mirip Instagram Stories. Format ini dirancang untuk mendorong interaksi langsung antara brand dan calon pelanggan melalui chat WhatsApp.

Berbeda dari iklan media sosial biasa yang fokus pada impresi dan klik, iklan di WhatsApp lebih menekankan percakapan personal. Karena itu, banyak advertiser memanfaatkannya untuk meningkatkan engagement, leads generation, hingga sales secara lebih cepat dan natural.

Baca Juga: 10 Strategi Jitu WhatsApp Marketing untuk Bisnis Online

WhatsApp ads sendiri bisa tampil dalam dua placement, yaitu WhatsApp Channel dan WhatsApp Status. Namun, artikel ini akan fokus membahas cara membuat iklan yang muncul di Status WhatsApp melalui Meta Ads Manager.

Iklan akan muncul di sela-sela WhatsApp Status dalam format vertikal 9:16, baik gambar maupun video hingga 90 detik. Placement ini cukup efektif karena pengguna sudah terbiasa membuka Status setiap hari, sehingga iklan terasa lebih menyatu dengan aktivitas pengguna.

Saat ini, WhatsApp Status mulai banyak digunakan dalam campaign iklan digital untuk beberapa tujuan seperti:

  • membangun iklan awareness,
  • meningkatkan interaksi pelanggan,
  • mengarahkan traffic ke website landing page,
  • hingga mendorong penjualan lewat chat langsung.

Baca Juga: Panduan Koneksi OpenClaw AI ke WhatsApp, Telegram, & Discord

Meski digunakan untuk iklan, WhatsApp tetap menjaga privasi pengguna. Chat pribadi, panggilan, dan Status tetap menggunakan sistem end-to-end encryption sehingga isi percakapan tidak dipakai untuk kebutuhan targeting iklan Meta.

Persiapan Sebelum Bikin Iklan di WhatsApp Status

cara membuat iklan di status whatsapp

Sebelum menjalankan campaign iklan digital di WhatsApp Status, ada beberapa hal penting yang perlu disiapkan agar iklan bisa tayang tanpa kendala.

1. Siapkan Facebook Page

Untuk membuat iklan di Status WhatsApp, kamu wajib memiliki Facebook Page aktif sebagai identitas bisnis di Meta Ads Manager. Pastikan profil Page terlihat profesional dan informatif agar lebih dipercaya audiens.

2. Hubungkan WhatsApp Business

Jika tujuan iklan mengarah ke chat WhatsApp, akun WhatsApp Business harus terhubung ke Facebook Page atau Meta Business Suite. Koneksi ini penting untuk kebutuhan engagement, leads generation, maupun sales.

3. Gunakan Website Landing Page

Selain mengarahkan audiens ke WhatsApp, kamu juga bisa memakai website landing page untuk menjelaskan produk lebih detail. Strategi ini biasanya lebih efektif untuk meningkatkan konversi karena calon pelanggan bisa melihat informasi, testimoni, dan CTA secara lengkap.

4. Aktifkan Placement Instagram Stories

Banyak advertiser melewatkan bagian ini. Padahal, untuk menggunakan placement WhatsApp Status di Meta Ads Manager, placement Instagram Stories juga wajib diaktifkan. Jika tidak, opsi WhatsApp Status biasanya tidak akan muncul saat setup campaign.

Bikin Iklan di Status WhatsApp Sesuai Tujuan Campaign

Sekarang masuk ke bagian teknis. Cara setup campaign sebenarnya mirip seperti membuat iklan Meta pada umumnya. Bedanya ada beberapa pengaturan khusus supaya iklan bisa muncul di WhatsApp Status.

#1. Cara Membuat Iklan Awareness di Status WhatsApp

Objective awareness cocok untuk brand baru atau campaign launching produk.

Langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke Meta Ads Manager.
  2. Klik tombol Create.
  3. Pilih objective Awareness.
  4. Isi nama campaign lalu klik Next.
  5. Pada bagian Performance Goal, pilih salah satu:
    • Maximise impressions,
    • daily unique reach,
    • atau ThruPlay views.
  6. Pilih Facebook Page bisnis kamu.
  7. Pastikan fitur Dynamic Creative dalam posisi OFF.
  8. Atur target audiens:
    • lokasi,
    • usia,
    • bahasa,
    • dan interest.
  9. Pada bagian Placements, pilih:
    • Advantage+ Placements atau Manual Placements.
  10. Jika manual, centang:
  • WhatsApp Status,
  • dan Instagram Stories.
  1. Upload materi iklan format vertikal 9:16.
  2. Pilih destination:
  • website,
  • atau WhatsApp chat.
  1. Klik Publish.

Untuk objective awareness, biasanya video pendek performanya lebih bagus dibanding gambar statis. Durasi ideal sekitar 10–15 detik supaya pesan cepat tertangkap.

#2. Cara Membuat Iklan Engagement atau Traffic

Objective ini cocok kalau targetnya meningkatkan klik, percakapan, atau kunjungan website.

Setup-nya hampir mirip:

  1. Buat campaign baru di Meta Ads Manager.
  2. Pilih objective:
    • Traffic,
    • atau Engagement.
  3. Pada Conversion Location pilih:
    • Website,
    • Messaging Apps,
    • atau On Your Ad.
  4. Jika memilih Messaging Apps, aktifkan WhatsApp.
  5. Atur audience sesuai target market.
  6. Pastikan placement WhatsApp Status aktif.
  7. Upload creative vertikal.
  8. Tambahkan CTA yang jelas seperti:
    • “Chat Sekarang”
    • “Cek Promo”
    • atau “Pelajari Selengkapnya”.
  9. Publish campaign.

Di tahap ini banyak advertiser lupa membuat copywriting singkat. Padahal orang melihat Status sangat cepat. Jadi hindari teks panjang.

Gunakan pola sederhana seperti:

  • masalah,
  • solusi,
  • lalu CTA.

#3. Cara Membuat Iklan Leads Generation

Kalau targetnya mengumpulkan calon pelanggan, gunakan objective Leads.

Caranya:

  1. Pilih objective Leads.
  2. Tentukan conversion location:
    • Website,
    • atau WhatsApp.
  3. Hubungkan WhatsApp Business.
  4. Tentukan audience.
  5. Aktifkan WhatsApp Status placement.
  6. Upload creative.
  7. Isi message template otomatis.
  8. Publish.

Template pesan otomatis penting untuk mempercepat respons.

Contoh sederhana:

“Halo, tertarik dengan promo ini. Bisa minta detail produknya?”

Template seperti ini kelihatannya sepele, tapi biasanya cukup membantu meningkatkan jumlah chat masuk.

#4. Cara Membuat Iklan Sales di WhatsApp Status

Objective sales cocok untuk campaign yang fokus closing.

Langkah setup:

  1. Buat campaign baru.
  2. Pilih objective Sales.
  3. Tentukan conversion:
    • Website,
    • atau Message Destinations.
  4. Hubungkan WhatsApp Business.
  5. Pilih audience potensial.
  6. Aktifkan placement WhatsApp Status.
  7. Upload materi promosi.
  8. Tambahkan CTA kuat seperti:
    • “Order Hari Ini”
    • “Diskon Terbatas”
    • atau “Claim Promo”.
  9. Publish iklan.

Untuk objective sales, kombinasi terbaik biasanya:

  • video singkat,
  • penawaran jelas,
  • dan landing page cepat.

Kalau website lambat dibuka, audiens biasanya langsung skip sebelum sempat checkout.

Keamanan Brand untuk Iklan di Status WhatsApp

cara membuat iklan di status whatsapp

Banyak brand owner masih ragu memasang iklan di WhatsApp karena khawatir soal keamanan brand dan privasi pengguna.

Padahal WhatsApp cukup ketat menjaga area ini.

Pertama, Status bersifat sementara alias hilang dalam 24 jam. Jadi lingkungan kontennya terasa lebih bersih dan tidak menumpuk seperti feed media sosial biasa.

Kedua, WhatsApp tetap menerapkan kebijakan moderasi dan anti-spam untuk mencegah aktivitas ilegal, penipuan, maupun akun berbahaya.

Ketiga, WhatsApp tidak merekomendasikan konten dari akun asing secara agresif. Jadi risiko brand muncul berdampingan dengan konten random relatif lebih rendah.

Advertiser juga bisa mengatur placement secara manual. Kalau merasa placement tertentu kurang cocok dengan karakter brand, kamu bisa melakukan opt-in atau opt-out kapan saja di pengaturan Meta Ads Manager.

Dengan kata lain, WhatsApp Status sekarang bukan sekadar fitur update harian. Buat advertiser, placement ini sudah berkembang jadi ruang baru untuk membangun engagement yang lebih personal dan dekat dengan pelanggan.

Kesimpulan

Cara membuat iklan di status WhatsApp sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Selama akun bisnis, Facebook Page, dan WhatsApp Business sudah terhubung dengan benar, campaign bisa langsung dijalankan lewat Meta Ads Manager.

Menariknya, placement ini cukup fleksibel untuk berbagai tujuan, mulai dari iklan awareness, engagement, leads generation, sampai sales. Tinggal sesuaikan objective campaign dan alur konversinya.

Supaya performa campaign makin maksimal, jangan cuma mengandalkan chat WhatsApp saja. Gunakan juga website landing page yang cepat, profesional, dan mudah diakses agar calon pelanggan lebih yakin sebelum membeli.

Kalau belum punya website untuk kebutuhan campaign iklan digital, layanan Hosting Murah dari IDwebhost bisa jadi pilihan yang relevan. Cocok untuk bikin landing page promosi, halaman katalog produk, sampai website bisnis yang terintegrasi dengan campaign WhatsApp Ads kamu.