Cara Bikin Katalog di Instagram Shopping, Seller Auto Cuan!
Cara bikin katalog produk di Instagram Shopping bukan cuma soal upload foto, tapi tentang membangun etalase digital yang bikin calon pembeli betah. Artikel ini akan membimbingmu langkah demi langkah supaya jualan online di Instagram makin efektif dan cuan.
Apa Itu Instagram Shopping?
Instagram Shopping adalah fitur yang membantu seller menampilkan dan menjual produk langsung dari akun Instagram. Pembeli bisa melihat detail produk, harga, hingga membelinya lewat tautan yang terhubung ke toko online kamu.
Cara kerjanya cukup sederhana:
- Seller mengunggah produk ke katalog.
- Produk tersebut ditautkan pada postingan atau story dengan tag khusus.
- Calon pembeli klik tag, melihat detail, dan diarahkan ke halaman checkout.
Baca Juga: Mengenal Katalog WhatsApp, Rahasia Jualan Online Cepat Laris!
Salah satu fitur favorit seller adalah katalog produk. Dengan katalog, kamu bisa menampilkan semua barang jualan dalam satu tempat yang rapi. Keunggulannya:
- Produk mudah ditemukan.
- Informasi jelas dan terstruktur.
- Tampilan profesional yang meningkatkan kepercayaan.
Nah, sekarang kita bahas langkah-langkah bikin katalog di Instagram Shopping dari awal sampai siap jualan.
Baca Juga: Cara Efisien Membuat Katalog Produk di WordPress: No Coding!
Cara Membuat Katalog Produk di Instagram Shopping
Dalam membuat katalog produk di Instagram yang rapi dan memikat, ada tiga langkah penting yang perlu kamu ikuti supaya toko online-mu terlihat profesional dan siap menarik pembeli.
Step 1: Bikin Akun Instagram Bisnis
Langkah pertama ini menentukan fondasi toko kamu di Instagram. Kalau akun masih pribadi, ubah dulu ke Business atau Creator Account. Caranya:
- Masuk ke Settings → Account → Switch to Professional Account.
- Pilih kategori yang paling relevan dengan bisnismu, misalnya “Pakaian” atau “Makanan & Minuman”.
Kenapa kamu perlu bikin akun bisnis di Instagram? Karena kamu akan mendapat:
- Instagram Insights untuk memantau engagement dan perilaku audiens.
- Akses fitur promosi dan iklan.
- Kemampuan menandai produk di feed dan Story.
Setelah itu, optimalkan profil seperti kamu merapikan etalase:
- Foto Profil: gunakan logo atau foto yang mewakili brand.
- Username: pendek, mudah diingat, dan sama di semua platform.
- Bio: jelaskan secara singkat apa yang kamu jual, sertakan kata kunci, dan call-to-action.
- Kontak: tambahkan email, nomor telepon, atau alamat toko.
- Story Highlights: buat kategori seperti “Produk”, “Review”, atau “Promo” agar pengunjung cepat menemukan info penting.
Terakhir, hubungkan akun Instagram ke Facebook Page dengan langkah berikut:
- Settings → Account → Linked Accounts → pilih Facebook.
- Login dengan akun Facebook bisnis.
Integrasi ini penting supaya katalog bisa sinkron otomatis.
Step 2: Mengaktifkan Instagram Shopping
Kalau profil sudah siap, lanjutkan dengan mengaktifkan Instagram Shopping:
- Masuk ke Settings → Business → Set Up Instagram Shopping.
- Pilih katalog produk yang mau dihubungkan.
- Kirim untuk review.
- Tunggu notifikasi persetujuan. Biasanya prosesnya cepat kalau semua data lengkap.
Step 3: Membuat Katalog Produk
Tahap ini adalah pondasi utama pengalaman belanja calon pembeli kamu. Setelah bikin katalog di Instagram Shopping, pastikan kamu mengelolanya dengan rapi dan akurat. Gunakan Facebook Commerce Manager sebagai pusat pengelolaan katalog:
- Buat Katalog Baru
Masuk ke dashboard Facebook Commerce Manager, pilih menu Catalogs, lalu klik Create Catalog. Tentukan tipe “Produk” untuk toko fisik atau online, sehingga fitur yang muncul relevan dengan kebutuhan seller. - Tambahkan Produk
Ada dua cara: unggah manual satu per satu atau hubungkan dengan platform e-commerce seperti Shopify/BigCommerce untuk sinkronisasi otomatis. Pilih metode sesuai jumlah produk dan frekuensi update stok. - Lengkapi Data Produk
- Nama Produk: jelas, deskriptif, dan mengandung kata kunci relevan.
- Deskripsi: sertakan bahan, ukuran, warna, dan manfaat.
- Harga: pastikan sesuai dengan yang ada di website atau toko fisik.
- Foto: resolusi tinggi, pencahayaan natural, dan sudut pengambilan yang menarik.
- Ketersediaan: update stok secara berkala agar pembeli tidak kecewa.
- Sinkronkan dengan Instagram
Jika akun sudah terhubung dengan Facebook Page, sinkronisasi biasanya otomatis. Namun, tetap cek pengaturan di menu “Shopping” Instagram untuk memastikan semua produk tampil dengan benar.
Tips: untuk seller dengan banyak produk, gunakan batch upload atau integrasi otomatis agar proses cepat dan meminimalkan kesalahan input.
Apa yang Bisa Kamu Lakukan dengan Katalog Instagram?
Katalog produk di Instagram bukan hanya sekadar daftar barang. Dengan strategi yang tepat, ia bisa menjadi mesin penjualan yang bekerja di balik layar. Ada beberapa fitur yang bisa kamu manfaatkan:
Shoppable Posts
Setiap foto atau video di feed bisa diberi tag produk. Calon pembeli cukup mengetuk tag untuk melihat detail harga dan deskripsi. Fitur ini cocok untuk fashion, dekorasi rumah, atau produk yang tampilannya penting.
Instagram Checkout
Meski saat ini baru uji coba di AS, fitur ini memungkinkan pembelian langsung di aplikasi tanpa membuka website terpisah. Kalau rilis di Indonesia, ini bisa mempersingkat proses belanja dan meningkatkan konversi.
Instagram Shopping di Explore
Tab Explore dikunjungi ratusan juta akun setiap hari. Gunakan hashtag relevan, visual berkualitas, dan deskripsi yang menarik agar produk kamu punya peluang muncul di sini.
Shoppable Stories
Story bisa jadi media promosi yang interaktif. Tambahkan tag produk, lalu kombinasikan dengan polling, kuis, atau tanya-jawab. Simpan Story penting ke Highlights supaya tetap bisa diakses setelah 24 jam.
Optimasi Instagram Shopping Agar Lebih Cuan
Setelah katalog siap, saatnya kita maksimalkan potensi Instagram Shopping supaya setiap kunjungan punya peluang lebih besar jadi penjualan.
- Visual Berkualitas Tinggi
Foto adalah kesan pertama yang dilihat calon pembeli. Gunakan pencahayaan yang tepat, latar yang bersih, dan konsistensi warna agar brand kamu mudah dikenali. Usahakan setiap gambar punya identitas visual yang selaras. - Caption Menjual
Hindari sekadar menyebutkan spesifikasi. Coba ceritakan manfaatnya, lalu tambahkan ajakan bertindak yang jelas, misalnya “Lihat detailnya lewat tag di foto ini.” Bahasa yang hangat dan relevan akan terasa lebih personal. - Hashtag & Geotag Tepat Sasaran
Gabungkan hashtag populer dengan niche spesifik. Kalau bisnismu berbasis lokal, geotag akan membantu menjangkau pembeli di area terdekat. - Konten Kreatif (Reels & Stories)
- Tampilkan proses di balik layar untuk membangun kedekatan.
- Buat video singkat yang memperlihatkan produk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
- Gunakan konten pelanggan (UGC) sebagai bukti sosial, sertakan kredit untuk mereka.
- Iklan Instagram Shopping
Gunakan iklan untuk mempromosikan produk unggulan. Pastikan visual dan call-to-action relevan dengan target audiens. - Giveaway & Promo Kilat
Buat promo terbatas untuk menciptakan urgensi. Kolaborasi dengan influencer atau brand lain juga bisa memperluas jangkauan audiens.
Kesimpulan
Bikin katalog di Instagram Shopping bukan hanya soal memajang produk, tapi merancang etalase digital. Ini akan membantu pembeli menemukan apa yang mereka butuhkan.
Dengan mengikuti langkah-langkah mulai dari menyiapkan akun bisnis, mengaktifkan Instagram Shopping, hingga mengelola katalog dengan rapi, peluang jualan online di Instagram bisa meningkat signifikan.
Optimasi konten, visual, dan strategi promosi akan membuat toko kamu lebih menonjol di tengah persaingan.
Jualan online di Instagram akan lebih menguntungkan jika kamu juga punya website bisnis yang khusus memajang katalog produkmu.
Gunakan Hosting Unlimited dari IDwebhost agar websitemu cepat, stabil, dan mampu menampung banyak pengunjung tanpa khawatir downtime.