Cara Aktifkan 2FA di IG, TikTok, FB Biar Akun Anti Bobol!
Keamanan akun media sosial tidak lagi cukup mengandalkan password. Kasus pembobolan akun besar di awal 2026 jadi pengingat bahwa cara mengaktifkan 2FA Instagram (IG), dan platform media sosial lainnya kini bukan sekadar opsi, tapi kebutuhan. Artikel ini membahas alasannya sekaligus langkah praktisnya.
Akun Media Sosial Rentan Dibobol di 2026
Di 2026, akun media sosial bisa dibajak tanpa password bocor. Ini bukan asumsi, tapi fakta di lapangan. Banyak serangan dimulai hanya dari email dan nomor HP yang sudah lebih dulu beredar akibat kebocoran data lama atau API leak.
Bukti nyatanya muncul belum lama ini. Banyak pengguna Instagram melaporkan menerima email konfirmasi reset password dari Meta, padahal tidak pernah meminta reset apa pun.
Baca Juga: Update Instagram 2026: 5 Cara Tumbuh dengan 10 Menit Sehari
Pesan tersebut sah dan dikirim langsung oleh sistem Instagram, tetapi dipicu oleh pihak eksternal yang memanfaatkan data kontak pengguna.
Hampir bersamaan dengan kejadian itu, seorang pelaku kejahatan siber dengan alias Solonik menawarkan dataset berisi sekitar 17–17,5 juta data pengguna Instagram di forum dark web BreachForums. Data yang beredar mencakup:
- Username dan user ID
- Nama lengkap
- Email address
- Nomor telepon
- Negara dan lokasi parsial
Tidak ada password di dalamnya. Namun, data ini sudah cukup untuk:
- Phising tertarget
- Memicu email reset password massal
- Credential stuffing ke akun Facebook, WhatsApp, dan platform lain
Baca Juga:
Meta menyatakan belum ada bukti langsung bahwa email reset massal dan kebocoran data tersebut saling terkait, serta mengonfirmasi telah menutup celah teknis terkait reset password.
Namun menurut Malwarebytes, ada indikasi dataset tersebut merupakan kompilasi kebocoran lama yang kemungkinan sudah beredar lebih dulu di grup tertutup.
Yang perlu digarisbawahi: penipu tidak peduli apakah dua kejadian ini saling terkait atau tidak. Situasi seperti ini selalu dimanfaatkan untuk phising lanjutan.
Kenapa Password Saja Sudah Tidak Cukup
Kasus ini menegaskan realita baru keamanan digital:
- Email dan nomor HP kemungkinan besar sudah bocor sejak lama
- Password mudah disalahgunakan lewat phising dan malware pencuri data
- 2FA bukan fitur tambahan, melainkan satu-satunya penghalang terakhir antara hacker dan identitas digital
Tidak heran jika Meta secara eksplisit mengimbau pengguna mengaktifkan 2FA, terutama menggunakan aplikasi authenticator, bukan hanya SMS.
2FA: Satu-satunya Penghalang antara Hacker & Akun Kamu

2FA (two-factor authentication) adalah metode keamanan yang meminta dua lapis verifikasi saat login. Biasanya berupa:
- Password (sesuatu yang kamu tahu)
- Kode verifikasi dari perangkat atau aplikasi (sesuatu yang kamu miliki)
Dalam kasus kebocoran Instagram “Solonik”, perbedaannya terlihat sangat jelas. Akun yang sudah mengaktifkan 2FA tetap aman meskipun email reset password berdatangan.
Sebaliknya, akun tanpa 2FA berada dalam risiko tinggi account takeover, karena penyerang bisa langsung melanjutkan proses login setelah mendapatkan atau memancing password.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa 2FA bukan membuat sistem kebal, tetapi membuat upaya peretasan menjadi tidak efisien. Banyak penyerang memilih mundur karena hambatan tambahan ini tidak sebanding dengan hasilnya.
Beberapa praktik aman yang perlu diingat:
- Jika 2FA aktif, email reset bisa diabaikan dengan aman
- Jika ingin ganti password, lakukan langsung dari aplikasi, bukan dari link email
- Periksa login dan sesi aktif di Instagram, Facebook, dan WhatsApp
- Logout dari perangkat atau lokasi yang tidak dikenali
- Waspadai email lanjutan palsu (phising)
Dalam penggunaan sehari-hari, 2FA memberi dampak nyata: akun tetap aman meski password bocor, risiko pencurian identitas menurun, dan akses dari berbagai perangkat terasa lebih terkendali.
Di 2026, pertanyaannya bukan lagi “apakah data kita bocor?” melainkan “apakah akun kita sudah dilindungi 2FA?”
Cara Mengaktifkan 2FA di Platform Media Sosial
Mengaktifkan 2FA sebaiknya dilakukan langsung dari aplikasi resmi masing-masing platform. Hindari klik tautan dari email, terutama jika kamu sedang tidak meminta reset apa pun. Berikut langkah praktisnya.
#1. Cara Mengaktifkan 2FA di Instagram
Instagram menyediakan opsi two-factor authentication Instagram yang cukup mudah diaktifkan:
Langkah-langkahnya:
- Buka Profile, lalu ketuk ikon tiga garis di kanan atas.
- Masuk ke Settings → Security → Two-Factor Authentication.
- Pilih Get Started, lalu tentukan metode verifikasi.
- Gunakan authentication app untuk keamanan yang lebih stabil dibanding SMS.
- Ikuti instruksi hingga 2FA aktif, lalu simpan recovery codes.
Setelah aktif, Instagram akan meminta kode setiap kali login. Simpan recovery codes yang diberikan untuk berjaga-jaga jika ponsel hilang.
#2. Cara Mengaktifkan 2FA di Facebook
Karena terhubung langsung dengan Instagram dan WhatsApp, 2FA Facebook juga sebaiknya tidak boleh kamu abaikan:
Langkah-langkahnya:
- Masuk ke Settings & Privacy → Security and Login.
- Temukan bagian Two-Factor Authentication, lalu klik Edit.
- Pilih metode verifikasi, disarankan authentication app.
- Masukkan kode yang diminta untuk menyelesaikan proses.
2FA Facebook membantu mencegah pengambilalihan akun lintas layanan Meta.
#3. Cara Mengaktifkan 2FA di TikTok
Popularitas TikTok tak jarang membuatnya jadi target serangan. Untungnya, 2FA TikTok juga mudah diaktifkan:
- Buka Profile → Settings and privacy.
- Masuk ke menu Security.
- Aktifkan Two-step verification.
- Pilih metode verifikasi dan konfirmasi kode.
TikTok akan meminta kode saat login dari perangkat baru dan memberi notifikasi jika ada aktivitas mencurigakan.
#4. Cara Mengaktifkan 2FA di Twitter (X)
Twitter (X) termasuk platform yang sering jadi target pengambilalihan akun karena banyak akun publik dan bisnis aktif di sana. Untungnya, opsi keamanannya cukup lengkap.
Langkah-langkahnya:
- Ketuk foto profil, lalu masuk ke Settings and privacy.
- Pilih Security and account access → Security.
- Masuk ke menu Two-factor authentication.
- Pilih metode verifikasi:
- SMS
- Authentication app
- Security key (opsi paling kuat)
- Masukkan kode verifikasi untuk mengaktifkan 2FA.
Jika akun Twitter digunakan untuk brand atau komunikasi publik, penggunaan authentication app atau security key sangat disarankan karena lebih tahan terhadap phising.
#5. Cara Mengaktifkan 2FA di LinkedIn
LinkedIn sering diremehkan dari sisi keamanan, padahal akun ini menyimpan banyak data profesional yang bernilai tinggi.
Langkah-langkahnya:
- Buka LinkedIn, klik ikon Me, lalu pilih Settings & Privacy.
- Masuk ke menu Sign in & security.
- Pilih Two-step verification.
- Klik Set up dan tentukan metode verifikasi (SMS atau authentication app).
- Ikuti instruksi hingga proses selesai.
Dengan 2FA aktif, LinkedIn akan meminta verifikasi tambahan saat ada login dari perangkat atau lokasi baru, langkah kecil yang sangat efektif untuk mencegah penyalahgunaan akun profesional.
Tips Aman Menggunakan Two-Factor Authentication

Mengaktifkan 2FA saja belum cukup jika tidak digunakan dengan benar. Beberapa praktik yang terbukti efektif:
- Simpan backup codes di tempat aman, bukan di galeri ponsel
- Gunakan authenticator app, bukan hanya SMS
- Perbarui nomor HP jika berganti
- Hindari memasukkan kode 2FA saat terhubung ke Wi-Fi publik
- Untuk akun bernilai tinggi, pertimbangkan security key fisik
Langkah-langkah kecil ini sering menjadi pembeda antara akun yang aman dan akun yang berhasil diambil alih.
Kesimpulan
Kasus kebocoran Instagram di 2026 menunjukkan bahwa keamanan online tidak lagi bisa ditunda. Saat data email dan nomor ponsel mudah tersebar, mengaktifkan 2FA menjadi langkah paling masuk akal untuk melindungi akun media sosial dari pembobolan.
Bagi kamu yang membangun personal brand, portofolio, atau bisnis online, mengamankan akun Instagram, Facebook, LinkedIn, dan Twitter adalah bagian dari strategi keamanan digital yang utuh. Perlindungan juga perlu dilanjutkan ke website sebagai pusat identitas online.
IDwebhost menghadirkan layanan Hosting Murah dengan performa stabil dan dukungan keamanan yang andal untuk membantu membangun kehadiran digital yang aman dan profesional.
Di era digital, keamanan bukan soal paranoid, tapi soal siap.