Cara Membuat Infografis Keren dalam 1 Jam: Ini Panduannya!
Masih bingung soal cara membuat infografis yang menarik dan mudah dipahami? Artikel ini akan membimbing kamu lewat panduan praktis 2025 untuk bikin infografis keren dalam waktu satu jam, bahkan kalau kamu belum punya latar belakang desain sekalipun.
5 Langkah Bikin Infografis Menarik
Membuat infografis yang efektif bukan hanya soal estetika, tapi juga bagaimana pesan bisa tersampaikan dengan jelas dan cepat. Sebelum kamu membuka aplikasi desain dan mulai mengatur elemen visual, sebaiknya pahami dulu alar kerja yang tepat.
Berikut ini adalah 5 langkah efektif yang bisa kamu ikuti untuk membuat desain infografis yang menarik, langsung dari awal sampai jadi, dalam hitungan menit.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Tools Terbaik untuk Membuat Infografis 2025
Step 1: Tetapkan Tujuan dan Jenis Infografis
Sebelum kamu mulai memilih warna atau font, tanyakan dulu: Apa tujuan dari infografis ini? Apakah kamu ingin menyampaikan data, menjelaskan proses, atau menarik perhatian audiens di media sosial?
Menentukan tujuan ini akan membantu kamu memilih jenis infografis yang sesuai. Beberapa jenis populer antara lain:
- Informational: untuk menyampaikan fakta atau daftar poin penting.
- Statistical: menampilkan data dan angka secara visual.
- Timeline: menampilkan perkembangan atau urutan peristiwa.
- Comparison: membandingkan dua atau lebih hal.
- How-To/Proses: cocok untuk panduan langkah demi langkah.
Baca Juga: 10 Ide Konten YouTube tentang Teknologi: Auto Banjir Views!
Selanjutnya, tetapkan target berdasarkan metode SMART: Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound.
Misalnya:
Aku ingin membuat infografis tentang tren kerja remote untuk dipublikasikan di blog dan Instagram dalam waktu 1 minggu.
Setelah itu, tentukan rasio aspek dan format file.
- Vertikal cocok untuk blog dan Pinterest.
- Horizontal bagus untuk presentasi dan video.
- PDF untuk cetak, PNG/JPEG untuk web, dan HTML5 jika kamu ingin interaktif.
Step 2: Rancang dan Susun Kontennya
Setelah kamu sudah tahu mau bikin infografis apa, kini saatnya kamu merancang kontennya. Hal pertama yang perlu kamu lakukan: susun outline!
Buat outline sederhana yang sesuai dengan jenis infografis. Jika kamu membuat timeline, susun kontennya secara kronologis. Kalau berupa statistik, kelompokkan data ke dalam bagian-bagian yang mudah dipahami.
Gunakan pendekatan KISS (Keep It Simple, Stupid). Infografis bukan tempat curhat panjang, jadi cukup tampilkan poin utama dalam kalimat singkat dan jelas.
Jangan lupa, sisakan area kosong untuk menambahkan elemen visual seperti grafik, diagram, atau ikon. Ini akan memperkaya tampilan dan membuat pesanmu lebih mudah diserap audiens.
Step 3: Organisasi & Visualisasi Data
Sekarang saatnya mengubah data dan konten mentah yang kamu susun tadi menjadi bentuk visual. Kamu bisa menggunakan berbagai jenis visualisasi seperti:
- Pie chart untuk persentase
- Bar graph untuk perbandingan
- Line chart untuk data timeline (jangka panjang)
- Maps jika datamu berkaitan dengan lokasi
- Mind map untuk ide atau proses
Gunakan elemen visual secara seimbang agar desain infografismu tetap enak dilihat. Ingat, terlalu banyak grafik bisa membuat orang malah bingung.
Step 4:Pilih Template untuk Memulai
Kalau kamu bukan desainer grafis, tidak usah khawatir. Ada banyak aplikasi pembuat infografis seperti Visme, Canva, atau Piktochart yang menyediakan template siap pakai.
Pada tools tersebut, khususnya Visme, kamu bisa:
- Mencari inspirasi di Pinterest atau Behance secara online
- Memilih template sesuai topik atau layout yang kamu suka
- Menyesuaikan warna, font, dan ikon agar sesuai brand kamu
Dengan memanfaatkan template, kamu tidak harus mulai dari nol. Kamu tinggal ganti elemen di template dengan data dan konten mentahmu.
Tapi ingat ya, pastikan kamu tetap menjaga konsistensi elemen desain agar hasil akhirnya tetap terlihat profesional.
Step 5: Tambahkan Elemen Desain yang Menarik
Infografis bukan sekadar data, tapi juga bagaimana cara kamu membungkusnya dalam desain yang menarik. Desain yang baik akan membuat audiens tertarik dan bertahan sampai akhir.
Beberapa tips penting:
- Gunakan bentuk (shapes) untuk membagi konten dan memberi arah visual
- Pilih palet warna yang kontras dan serasi, agar teks tetap terbaca
- Batasi font maksimal dua jenis, dan hindari font yang sulit dibaca
- Gunakan ikon yang konsisten untuk memperjelas poin
- Tambahkan animasi atau interaktivitas jika dibutuhkan (khusus untuk web)
Tips Agar Desain Infografis Lebih Menarik
Kamu sudah paham cara teknis membuat infografis. Tapi, apakah infografismu nyaman dilihat? Kamu perlu memastikan desain infografismu memuat konten yang bisa dicerna dan enak dipandang.
Nah, ini beberapa tips desain yang bisa kamu terapkan saat membuat infografis:
Hindari Desain yang Terlalu Padat.
Infografis bukan brosur mini. Terlalu banyak teks atau elemen visual dalam satu area justru bikin pembaca bingung.
Sisakan ruang putih (white space) agar setiap bagian punya napas, dan mata pembaca bisa “istirahat” saat membaca.
Buat Hierarki Visual yang Jelas.
Ukuran dan posisi elemen sangat memengaruhi alur baca. Judul harus paling mencolok, subjudul mendukung, dan isi konten ditata rapi.
Kenapa demikian? Ini tujuannya agar orang bisa memahami isi infografis hanya dalam beberapa detik.
Selalu On-Brand.
Kalau infografis ini mewakili brand kamu, pastikan elemen visualnya konsisten, dari warna, font, ikon, hingga tone penulisan. Tambahkan logo dan URL di bagian bawah sebagai penanda kepemilikan dan kredibilitas.
Terakhir, jangan lupa optimalkan file infografis yang sudah kamu buat untuk website. Tambahkan alt text yang deskriptif, dan kompres ukuran file supaya loading-nya tetap ringan di website kamu.
Tips Publikasi dan Promosi Infografis
Infografis keren sudah berhasil kamu buat, lalu apa? Sayang sekali kalau tidak ada yang melihat. Sekarang waktunya karyamu dipublikasikan dan bisa dinikmati lebih banyak orang.
Optimalkan di Media Sosial
Infografis sangat cocok kamu jadikan konten di media sosial, tapi kamu tetap perlu menyesuaikan bentuk dan strategi distribusinya.
- Facebook dan Instagram: Buat versi teaser dari infografis, misalnya 1–2 bagian yang paling menarik, lalu ajak audiens untuk klik link menuju versi lengkap di blog kamu.
- Twitter/X: Bagikan poin-poin penting dari infografis dalam bentuk utas. Ini efektif untuk menjangkau audiens yang suka baca cepat dan suka data atau fakta menarik.
- Pinterest dan Tumblr: Cocok untuk unggah infografis full version. Kamu bisa memanfaatkan deskripsi yang kata kata kunci untuk memperkuat SEO.
- Slideshare dan LinkedIn: Konversi infografis ke format PDF lalu upload ke Slideshare. Setelah itu, bagikan link-nya di LinkedIn untuk menjangkau profesional dan komunitas yang lebih niche.
Kerja Sama dengan Blogger
Blogger masih punya pengaruh kuat, terutama yang punya komunitas pembaca loyal di niche tertentu. Kamu bisa menghubungi blogger di niche yang relevan untuk bantu sebar infografis.
Berikan embed code yang memudahkan mereka memasangnya langsung di artikel mereka. Selain itu, sesuaikan pendekatan dengan gaya masing-masing blogger agar terasa lebih genuine.
Kirim ke Media Online
Media digital selalu butuh konten visual yang kuat. Infografis bisa menjadi nilai tambah untuk artikel mereka, asalkan informatif dan desainnya profesional.
Kalau diterbitkan, selain mendongkrak eksposur, ini juga bisa jadi bukti otoritas brand kamu di mata Google, selaras dengan prinsip E-E-A-T.
Kesimpulan
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa lebih mudah memahami cara membuat infografis yang tidak hanya menarik secara visual, tapi juga efektif dalam menyampaikan pesan.
Baik untuk blog, media sosial, presentasi bisnis, maupun kampanye digital, infografis yang dirancang dengan baik akan meningkatkan kredibilitas dan engagement.
Dan kalau kamu ingin memastikan infografis kamu bisa tampil optimal di blog atau website, pastikan hosting-nya cepat, aman, dan terjangkau.
Untungnya, IDwebhost punya solusi Hosting Murah yang cocok untuk kebutuhan personal maupun bisnis.
Yuk, mulai bangun aset digital kamu dengan infografis keren dan dukungan hosting terbaik dari IDwebhost!