Apa itu Zero-Click Search? Pengertian dan Hal-hal yang Perlu Dipahami dalam Optimasi SEO!
Blog SEO Apa itu Zero-Click Search? Pengertian dan Hal-hal yang Perlu Dipahami dalam Optimasi SEO!

Apa itu Zero-Click Search? Pengertian dan Hal-hal yang Perlu Dipahami dalam Optimasi SEO!

Zero-click search menjadi hal yang perlu diperhatikan bagi para para praktisi SEO, pemilik website ataupun content creator karena hal ini dapat membawa dampak ke dalam website yang dimiliki.

Jika Anda baru mendengar atau sedang mencari informasi terkait Zero-Click, Anda dapat mempelajarinya seperti pada pembahasan di bawah ini.

 

Daftar Isi

1. Apa itu Zero-Click Search ?

2. Dampak Zero-Click Search

3. Reaksi dari Berbagai Pakar Mengenai Zero-Click Search

4. Hal yang Perlu Anda lakukan dalam Optimasi SEO terhadap Zero Click

5. Kesimpulan

 

apaitu-zero-click-search

 

 

 

Zero-Click Search ini dikenal saat Google memperkenalkan fitur yang bernama “Featured Snippets” yaitu sebuah fitur yang dapat memberikan informasi kepada Anda tanpa harus mengklik link dari sumbernya.

Adanya Featured Snippet yang dibangun Google ini agar dapat meningkatkan user experience mereka dengan cara membuat hasil pencarian pengguna supaya tidak perlu melakukan klik apapun.

Tidak hanya featured snippets, terdapat fitur-fitur lain seperti knowledge panel, maps, instant answer, definition, kalkulator, dsb.

Kembali lagi pada Zero-Click, Zero-Click Search adalah sebuah kotak yang terdapat pada bagian atas atau bagian samping dari hasil halaman penelusuran (SERP) yang dimana membantu menjawab pertanyaan pengguna yang di ketik di kolom pencarian, sehingga pengguna jadi tidak perlu melakukan klik apapun karena telah mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang mereka cari.

Contohnya, ketika Anda melakukan pencarian dan mengetikan kata kunci di kolom pencarian “siapa presiden indonesia tahun 2021” maka di hasil pencarian akan secara otomatis Google menampilkan jawabannya secara langsung, sehingga user tidak perlu melakukan klik ke halaman website tertentu untuk mengetahui jawabannya.

Lalu berdasarkan informasi dari Search Engine Journal mengatakan bahwa 34.4% dari hasil pencarian pada desktop adalah zero-click. Lalu 62.5% pengguna tidak melakukan klik link ke hasil pencarian.

Artinya Zero-Click ini ada sisi positif karena menguntungkan pengguna untuk mendapatkan jawaban secara cepat, tapi bagaimana dengan para pemilik website? Walaupun pencariannya bisa diunggulkan tapi traffic di websitenya tentu tidak diuntungkan bukan? 

Untuk mengetahui lebih lanjutnya berikut Dampak Zero Click yang perlu Anda pahami.

 

dampak-zero-click-search

 

 

Berdasarkan informasi dari SimilarWeb, Berikut dampak dari zero-click search yang perlu Anda ketahui.

1. Search Volume



Search Volume mengacu pada berapa kali suatu keyword tertentu digunakan dalam pencarian. Berdasarkan informasi dari SimilarWeb, Search Volume menyajikan rata-rata bulanan pencarian yang dilakukan terhadap kata kunci tsb di Google selama 12 bulan terakhir pada suatu wilayah yang dipilih.

Jadi dengan zero click berperan juga dalam penelusuran rata-rata bulanan terhadap besarnya kata kunci tsb di hasil pencarian.

 

2. Search Visits

 

Search Visits merupakan suatu metrik atau pengukuran yang mengacu pada jumlah rata-rata bulanan dari kunjungan penelusuran dimana pengguna melakukan klik pada hasil penelusuran agar dapat membuka halaman website.

Jad dengan zero-click, akan berdampak pada search visits pada suatu website yang dimana rata-rata kunjungan user kedalam suatu website dapat menurun (bahan mendapatkan zero click traffic) karena user telah mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mereka cari di halaman pencarian (SERP). 

 

3. Zero-Click Search

 

Zero-click search merupakan halaman dari hasil search engine (SERP) yang menjawab pertanyaan yang diketik oleh user agar tidak perlu melakukan klik ke halaman website tsb.

Meskipun memiliki dampak positif pada sisi user yaitu mereka jadi mengetahui jawaban tercepatnya tanpa perlu melakukan klik ke website tsb, tapi hal ini juga berdampak pada sisi pemilik website karena bisa tidak mendapatkan traffic kunjungan pada websitenya.

 

 

Sebuah website yang bernama SparkToro bekerja sebagai market research & audience intelligence berdasarkan informasi dari search engine journal mengemukakan Google telah menerbitkan artikel yang bertujuan untuk menyanggah klaim yang dilakukan SparkToro bahwa hanya 35% pencarian yang menghasilkan klik.

Google membantah pernyataan tsb dengan fakta tentang konteks pencarian dunia nyata saat ini, menyatakan bahwa temuan tentang pencarian tanpa klik tsb menyesatkan.

SparkToro mengklaim bahwa lebih sedikit klik menuju ke website. Google berbagi informasi bahwa mereka telah meningkatkan jumlah pengunjung ke website setiap tahun.

Masalah lain datang dari ahli statistik dengan penelitian di tahun 2019 yang juga berpengaruh pada penelitian pada tahun 2021 merupakan kurangnya konteks. Jadi, masalah yang dikutip pada penelitian zero-click oleh SparkToro pada tahun 2019 adalah kurangnya konteks.

Contohnya ketika user melakukan pencarian nomor telepon atau lirik lagu. Hal ini sudah dianggap sebagai konteks pencarian dan jika konteks ini berubah dikarenakan lebih banyak orang yang bergantung pada perangkat seluler maka kesimpulan bahwa Google mencuri klik menjadi tidak bisa dibuktikan.

Lalu dari komunitas SEO juga mempertanyakan tentang hasil Riset dari SparkToro terhadap Zero Click.

Glenn Gabe mempertanyakan penelitian yang secara khusus tidak memiliki konteks, yang menurut ahli statistik bermasalah dengan penelitian sebelumnya.

Komunitas pencari mulai menentang jenis informasi yang menyesatkan itu.

Lalu, di internet sendiri banyak para pembuat content yang membuat kontennya mengandung unsur clickbait. Hal ini menjadi berdampak pada industri SEO akibat tren tsb. 

 

Hal yang Perlu Anda lakukan dalam Optimasi SEO terhadap Zero Click

optimasi-seo-terhadap-zero-click-search

 

 

Setelah Anda mengetahui serba-serbi mengenai Zero Click seperti yang yang dibahas pada artikel diatas, maka sebagai pebisnis, praktisi SEO, dan content creator perlu untuk menentukan strategi agar dapat bertahan dan tetap kompetitif di pencarian terhadap dampak zero-click ini.

Pengoptimalan konten agar dapat masuk ke Featured snippet bisa Anda lakukan dengan cara sebagai berikut.

 

1. Cari Keyword agar halaman website Anda dapat masuk ke featured snippet

  • Mencari keyword yang relevan dan melistingnya kedalam suatu report agar memudahkan Anda dalam menentukan keyword yang tepat.
  • Melakukan filter keyword yang sedang trending pada posisi 1-10
  • Melakukan filter keyword yang tertampil pada featured snippet

Kemudian, keyword-keyword yang tersisa dapat Anda maksimalkan dengan memasukkannya ke dalam featured snippet.

 

2. Buat Halaman FAQ

Halaman FAQ menjadi hal yang sangat membantu agar informasi yang ingin Anda tonjolkan agar dapat masuk ke featured snippet. 

Selain itu, hal tsb juga dapat meningkatkan CTR pada website Anda. Kemudian penggunaan konten yang baik juga dapat Anda terapkan seperti membuat video di youtube, ataupun memposting di LinkedIn. Dengan begitu konten Anda dapat diperhatikan oleh search engine.

 

Kesimpulan

Zero-click search ini bisa menjadi kabar yang baik bagi pengguna agar dapat mendapatkan hasil jawaban tanpa perlu mencari jawabannya dengan melakukan klik ke halaman website yang tertampil di SERP.

Tapi sebagai praktisi SEO, content creator dan pemilik website, tentu keberadaan zero-click ini perlu untuk disesuaikan serta di optimasi agar website yang dimiliki tetap terjaga dalam nilai SEOnya.

Semoga bermanfaat

Jika Anda dapat memperoleh info seputar bisnis secara gratis, Anda bisa mengikuti informasi di blog IDwebhost dan pilih topik pembahasan yang ingin Anda cari

Lalu tidak lupa juga, jika Anda membutuhkan hosting atau domain untuk membangun website, Anda dapat menggunakan layanan web hosting dan domain dari IDwebhost yang memberikan harga terjangkau dan performa baik. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.