Panduan Lengkap Video Marketing untuk Pemula Beserta Strateginya
Blog Digital Marketing Panduan Lengkap Video Marketing untuk Pemula Beserta Strateginya

Panduan Lengkap Video Marketing untuk Pemula Beserta Strateginya

Video Marketing telah menjadi peran penting dalam upaya meningkatkan jangkuan pelanggan yang potensial pada pebisnis.

Brand-brand bisnis yang memiliki nama besar telah merasakan manfaat dari video marketing ini. Nah jika Anda juga berencana untuk membuat video marketing, Anda dapat mempelajari panduan lengkap video marketing yang telah IDwebhost rangkumkan berikut ini :

Daftar Isi :

1. Apa itu Video Marketing ?

2. Manfaat Video Marketing

2.1. Branding Merek Dagang
2.2. Menambah Trust Pelanggan
2.3. Target Market lebih Luas
2.4. SEO Friendly

3. Tipe Video Marketing

3.1. Video Demo
3.2. Video Brand
3.3. Video Event
3.4. Video Testimoni
3.5. Video Edukasi
3.6. Video Animasi
3.7. Video Live

4. Cara Membuat Video Marketing

4.1. Buat Rencana Video Anda
4.2. Buat Script Video
4.3. Pahami Teknik Merekam Video
4.4. Persiapkan Mini Studio 
4.5. Persiapkan Model untuk Video
4.6. Mulai Rekam Video
4.7. Editing Video
4.8. Tambahkan Musik
4.9. Rekam Suara Anda

5. Analisa Hasil dari Video Marketing Anda

5.1. Analisa Hasil View Video
5.2. Analisa Hasil Play Rate
5.3. Analisa Hasil Jumlah Share ke Sosial Media
5.4. Analisa Hasil Jumlah Orang yang telah Menyelesaikan Menonton Video
5.5. Analisa Hasil CTR
5.7. Analisa Hasil Conversion
5.8. Analisa Hasil Bounce Rate

6. Kesimpulan

 

Apa itu Video Marketing ?

video marketing
apa itu video marketing

Video Marketing adalah strategi pemasaran bisnis dengan cara membuat konten berupa video. Untuk itulah, video marketing menjadi strategi marketing yang banyak disukai oleh calon klien. Alasannya karena mereka mendapat informasi berupa visual yang menarik sehingga memudahkan dalam memutuskan  sebelum membeli atau menggunakan suatu produk.

 

Manfaat Video Marketing

video marketing
manfaat video marketing

Selain menarik secara visual, video marketing juga memiliki banyak manfaat untuk pelanggan, di antaranya adalah :

1.Branding Merek Dagang

Video Marketing memudahkan untuk mengenalkan brand produk bisnis Anda. Banyak pebisnis lain yang juga melakukan promosi video marketing seperti brand besar tokopedia, bukalapak, shopee dsb. 

Selain itu, dari sisi user juga memudahkan pelanggan untuk mengenal produk Anda lebih informatif.

 

2.Menambah Trust Pelanggan

Video Marketing bisa lebih meyakinkan pelanggan untuk segera beli produk Anda dari konten video testimoni.  

Video testimoni mampu memberikan penjelasan mengenai review produk Anda dari pelanggan yang telah merasakan produk Anda. Sehingga, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan calon pelanggan untuk beli produk Anda.

 

3.Target Market lebih Luas

Video Marketing dapat menjangkau target market secara lebih luas dengan cara menguploadnya ke website layanan video streaming. Contoh layanan video streaming adalah youtube, dailymotion, vimeo dll. Jadi, bisnis Anda pun dapat menjangkau user yang ada di platform tsb sehingga market Anda menjangkau lebih luas lagi.

 

4. SEO Friendly 

SEO friendly yang dimaksud adalah konten pada website Anda yang berisi video tsb dapat memudahkan website Anda untuk ditemukan oleh calon pelanggan. Jadi calon pelanggan yang melakukan pencarian di mesin pencari (Google, etc) dapat mudah menemukan produk Anda.

 

 

Tipe Video Marketing

video marketing
tipe video marketing


1. Video Demo

Video Demo merupakan tipe video marketing yang berisi menceritakan bagaimana proses pengerjaan atau penggunaan produk Anda. Contoh video demo ini seperti bagaimana membawa penonton melihat-lihat katalog produk Anda, bagaimana cara kerja dari produk Anda dan bagaimana pengujian produk Anda jika di gunakan oleh orang secara nyata.

2. Video Brand

Video Brand merupakan tipe video yang biasanya menonjolkan profil perusahaan yang berisi dari visi, misi, dan jenis produk layanan dari perusahaan tsb. Tujuan dari Video Brand adalah untuk membangun awareness atau kesadaran akan perusahaan tsb di benak orang-orang.

3. Video Event

Jika bisnis Anda mengadakan suatu acara tertentu, maka Anda bisa menggunakan jenis tipe video event ini. Tujuan dari video event adalah untuk memperkenalkan acara atau event tertentu yang ada di perusahaan agar lebih menarik diketahui banyak orang. Contoh video event adalah video konferensi, video penggalangan dana dsb.

4. Video Testimoni

Video Testimoni merupakan video marketing yang berisi informasi berupa review dari pelanggan Anda yang telah merasakan produk dari bisnis Anda. Lalu, agar video testimoni Anda tampak menarik, Anda perlu memilih pelanggan Anda yang merasa puas dengan produk Anda. 

5. Video Edukasi

Video edukasi merupakan video marketing yang dibuat dengan tujuan untuk kebutuhan informasi atau edukasi yang berkaitan dengan produk Anda. Contoh jika bisnis Anda merupakan bisnis yang bergerak di bidang jual beli komputer, Anda dapat membuat video edukasi seperti informasi tentang CPU, prosesor, referensi komputer kantoran, referensi komputer untuk gaming dsb.

6. Video Animasi

Video animasi dapat digunakan untuk memberikan gambaran mengenai produk atau suatu informasi yang ingin Anda sampaikan kepada target market Anda agar lebih mudah di pahami.

Dengan di balut konsep animasi yang lucu, maka akan terasa lebih menarik di mata orang-orang yang menonton video Anda.

7. Video Live

Video live merupakan tipe video yang mendokumentasikan sebuah acara yang berjalan secara langsung. Biasanya, cara mudah menggunakan video live ini, Anda dapat memanfaatkan aplikasi instagram atau youtube yang memiliki fitur dan keunggulan yang menarik.

 

Cara Membuat Video Marketing

video marketing
cara membuat video marketing

Untuk membuat video marketing, maka Anda harus mempersiapkan beberapa hal agar video marketing Anda berhasil menarik perhatian target market Anda. 

Nah untuk cara membuat video marketing, berdasarkan dari hubspot, Anda bisa mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini :

1. Buat Rencana Video Anda

Sebelum merekam video, editing dan lain sebagainya, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah “Apa tujuan Anda membuat video?” . Anda perlu memunculkan pertanyaan ini dalam benak Anda agar video marketing Anda tepat untuk di tujukan ke target market Anda.

Kemudian dalam tahap perencanaan ini Anda juga perlu menentukan :

– Siapa target market Anda

– Apa tujuan Anda membuat video? Untuk brand awareness? Launching produk dsb

– Dimana video ini akan Anda promosikan? Facebook, Youtube dsb

– Berapa lama pembuatan video Anda?

– Hal-hal apa saja yang dibutuhkan dalam membuat video? Contohnya biaya, kemampuan dsb

 

2. Buat Script Video

Setelah Anda membuat perencanaan video seperti diatas maka Anda perlu mempersiapkan script.

Script video merupakan naskah yang berisi cerita bagaimana video tsb akan di buat di mulai dari awal sampai akhir video.

Anda bisa menjabarkannya dengan membuat kerangka cerita pada tiap scene sehingga konsep video Anda bisa tercipta dengan bagus.

 

3. Pahami Teknik Merekam Video

Teknik merekam ini bisa di sesuaikan dari jenis media apa yang akan Anda gunakan. Media perekam video bisa smartphone, kamera DSLR dsb.

Namun, Anda perlu memahami dasarnya terlebih dahulu seperti penggunaan kamera secara manual.

Lalu Anda perlu mengetahui tentang frame rate beserta segitiga exposure.

Frame rate adalah ukuran kecepatan frame atau gambar dari per detiknya. Untuk satuan frame rate ini adalah frame per second (fps).

Segitiga exposure adalah istilah yang merujuk pada ISO, Aperture, Shutter Speed.

ISO adalah istilah dalam fotografi yang mengukur tingkat sensifitas sensor kamera kepada cahaya.

Aperture adalah ukuran seberapa besar atau kecil terbukanya diafragma atau iris lensa.

Shutter speed adalah ukuran kecepatan selama sensor dapat menerima cahaya atau buka tutup jendela sensor.

 

4. Persiapkan Mini Studio 

Setelah itu, pilih tempat mana yang menjadi obyek untuk merekam video.Sesuaikan juga dengan konsep video yang Anda buat. Lalu, tidak lupa tambahkan beberapa elemen pendukung di video misalkan pot bunga, pernak-pernik dsb yang agar lebih tergambarkan konsep dari video Anda.

 

5. Persiapkan Model untuk Video

Pilih model yang yang dapat menjelaskan produk di video Anda. Pemilihan model ini bisa berasal dari konsep dan naskah video yang Anda buat. Model video Anda dapat di tentukan dari jenis kelamin, usia, karakter dsb.

 

6. Mulai Rekam Video

Lakukan tahap perekaman video Anda setelah mempersiapkan seperti langkah-langkah dari 1 sampai 5 ini. Lalu pada tahap ini, Anda perlu mengkombinasikan dari teori yang Anda pelajari ke feeling Anda.

Karena membuat video layaknya seperti seniman, maka Anda perlu merasakan apa saja yang perlu ditambah ataupun dikurangi dalam pembuatan video.

 

7. Editing Video

Setelah video Anda selesai dibuat, maka tahap selanjutnya masuk ke proses editing. Proses ini meliputi penambahan efek pada video dari suara, text, gambar dsb. Untuk mengedit video ada aplikasi yang populer untuk editing video yaitu adobe premiere pro.

 

8. Tambahkan Musik

Tahap ini sebenarnya masih berhubungan dengan tahap ke 7. Jadi, agar video Anda semakin menarik, Anda bisa menambahkan musik sebagai backsound video Anda. Selain itu, adanya musik juga akan membuat penontong dapat lebih masuk ke imajinasi dari konsep video yang Anda buat.

 

9. Rekam Suara Anda

Terkadang dalam merekam video secara live,poin suara yang ingin di rekam terkadang terdapat gangguan suara-suara kecil dari luar.

Untuk itu sebagai solusinya, Anda dapat melakukan perekaman suara tersendiri yang terpisah agar suara yang dituju bisa terlaksana.

 

Analisa Hasil dari Video Marketing Anda

video marketing
analisa hasil video marketing

Setelah video Anda berhasil dibuat lalu telah Anda tayangkan di beberapa media seperti instagram, facebook, youtube dsb, kini masuk ke tahap analisa. Analisa video ini berguna untuk mengukur seberapa berhasil video Anda menjangkau target market Anda. 

Ada beberapa metode pengukuran yang perlu Anda analisa, sebagai berikut :


1. Analisa Hasil View Video

Analisa view video Anda dari berapa perolehan jumlah orang yang telah menonton video Anda. Lalu, bandingkan juga hasil perolehan view video di youtube, instagram, dsb yang telah Anda publikasikan.

2. Analisa Hasil Play Rate

Play rate merupakan persentase jumlah orang yang play video dibagi dengan jumlah tayangan yang di hasilkan. Pengukuran ini dapat membantu Anda menjelaskan seberapa relevan video Anda yang ditujukan target market Anda. 

 

3. Analisa Hasil Jumlah Share ke Sosial Media

Ukur juga berapa jumlah orang yang melakukan share ke sosial media pada video Anda. Biasanya jumlah share ini bisa terlihat di media sosial seperti instagram, facebook, youtube dsb yang memperlihatkan jumlah share. 

 

4. Analisa Hasil Jumlah Orang yang telah Menyelesaikan Menonton Video

Tidak lupa, analisa juga berapa jumlah orang yang telah menyelesaikan menonton video Anda. Jika jumlahnya sekitar 50% keatas berarti video Anda telah banyak bermanfaat untuk diketahui banyak orang.

 

5. Analisa Hasil CTR

CTR atau Click Through Rate merupakan jumlah pengukuran dari klik dibagi dengan frekuensi penayangan pada video Anda. CTR bisa menjadi indikator seberapa efektif video Anda mendorong orang-orang untuk klik dan menonton video Anda.

 

7. Analisa Hasil Conversion

Analisa juga hasil conversion rate dari video Anda. Conversion rate merupakan rasio dari orang yang melakukan tindakan audiens yang Anda inginkan (Daftar, Pesan, Beli dsb) dibagi klik video Anda. Jika hasil konversinya tinggi, maka bisa dipastikan video Anda telah berhasil membuat produk Anda mendatangkan penjualan.

 

8. Analisa Hasil Bounce Rate dan Time On Page

Bounce rate merupakan rasio orang menutup atau keluar setelah menonton video Anda entah berapa dalam waktu sebentar atau lama. Semakin besar rasionya, artinya video Anda kurang menarik dan begitu juga sebaliknya.

Time On Page merupakan rata-rata waktu yang di habiskan orang menonton video Anda. Semakin lama waktu orang-orang menonton video Anda berarti video Anda menarik.

 

 

Kesimpulan

Video marketing menjadi strategi yang penting untuk memasarkan produk Anda agar menarik secara visual serta menarik orang untuk ingin tahu produk Anda.

Anda dapat menggunakan strategi video marketing seperti yang di bahas di artikel ini untuk memudahkan Anda dalam membuat video.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk terus ikut perkembangan informasi seputar bisnis online di blog IDwebhost. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.