Tutorial dan Pengertian CHMOD Untuk Pemula
Blog Tips Keren

Tutorial dan Pengertian CHMOD Untuk Pemula

Para pengguna sistem operasi Linux dan jasa domain  pasti sudah tak asing lagi dengan istilah CHMOD. Para web developer banyak yang mengenal istilah ini sebagai Change Mode. Sebelum masuk ke pembahasan tutorial dan pengertian chmod, tentunya anda ingin tau lebih dalam mengenai perintah tersebut. Disini CHMOD merupakan sebuah perintah yang ditujuan kepada user biasa, pemilik atau non user untuk mendapatkan hak akses atau permission. Dengan kata lain, perintah ini sangatlah penting untuk melindungi dan memberikan keamanan kepada data sebuah situs atau data dari serangan orang-orang tak bertanggung jawab.

Jika ada user yang berhasil mendapatkan permission untuk mengakses data utama, maka semua akan menjadi rumit. Disinilah CHMOD hadir untuk membatas pergerakan para user agar tidak sembarangan. Seperti yang kita ketahui, dunia maya tidak seindah yang dibayangkan. Banyak malware dan hacker berkeliaran bisa mencuri data yang dimiliki kapan saja. Parahnya lagi, ancaman tersebut juga terkadang akan berupaya untuk membaca data yang bukan haknya. Bahkan dalam kasus yang lebih parah, mereka bisa merubah semua isi data yang diakses untuk tujuan-tujuan yang negatif. Dengan adanya CHMOD inilah perlindungan pada sebuah data pun akan bisa didapatkan dengan mudah. Cara penggunaanya akan dijabarkan berikut ini.

Simbol Angka Dalam Perintah CHMOD

Tutorial dan Pengertian CHMOD untuk Pemula
idwebhost

Seperti yang dijelaskan diatas bahwa CHMOD adalah sebuah permission yang dipakai untuk mengakses sebuah data. Perintah ini disimbolkan dalam bentuk angka. Yang pertama adalah angka 0 (nol) yang menandai tidak ada hak untuk mengakses. Kedua, adalah angka 1 (satu) yang artinya ada hak akses untuk masuk dan melakukan berbagai hal terhadap folder dan data didalamnya. Ketiga yakni angka 2 (dua), artinya adalah adanya hak untuk mengubah maupun menulis data yang terdapat pada sebuah folder. Terakhir angka 4 (empat), yakni hanya diberikan hal akses sekedar membaca saja pada data atau folder yang diinginkan.

Jika semua angka tersebut dijumlahkan maka akan berjumlah 7 (tujuh). .Artinya adalah mereka yang memiliki angka ini akan memiliki hak penuh terhadap data maupun folder yang ada didalamnya. Biasanya data tersebut akan bisa diakses oleh 3 user sekaligus, yang mana kesemuanya adalah user group, user non group, dan juga root (pemilik data). Contohnya bisa anda lihat berikut ini.

Misal CHMOD untuk angka 5 (lima) = 4+1. Artinya user tersebut akan memiliki otoritas atau wewenang untuk membaca dan mengeksekusi data yang terdapat pada direktori. Sementara untuk CHMOD 3 (tiga) = 2+1, user hanya mendapatkan wewenang untuk menulis saja dan mengeksekusi data yang ada di dalamnya. Dari sinilah bisa dilihat betapa pentingnya perintah CHMOD ini. Pasalnya, ini sangat berguna untuk suatu data yang dibentuk dalam sebuah direktori. Tapi data tersebut kemudian akan dipakai untuk banyak orang. Masing-masing orang memiliki wewenang terbatas, kecuali pemilik atau pembuat asli dari data tersebut.

Tutorial Dan Pengertian CHMOD Tahap-Tahap Penggunaanya

Tutorial dan Pengertian CHMOD untuk Pemula
idwebhost

Terkait tahapan penggunaan dari tutorial dan pengertian chmod akan dijelaskan secara detail berikut ini. CHMOD memberikan kemudahan bagi pemilik asli sebuah data untuk menambah atau mengurangi ijin orang yang menggunakan data yang terdapat dalam direktori. Hal ini bisa dilakukan dalam bentuk letter coding (huruf) atau numeric coding (angka). Berikut adalah langkah-langkah melakukannya.

  1. Tutorial dan pengertian chmod yang pertama, anda harus memahami beberapa jenis perijinan atau permission yang tersedia. Jika diatas ada perijinan dalam bentuk angka. Maka ada juga perijinan dalam bentuk huruf. Pertama adalah huruf R atau read yang artinya izin khusus untuk membaca. Kedua adalah huruf W atau write yang artinya izin khusus untuk menulis. Ketiga x atau execute yang berarti memberikan izin khusus untuk mengeksekusi/merubah data saja.
  2. Lalu bagaimana caranya untuk memberi izin dan mencabut izin yang diinginkan. Tutorial dan pengertian chmod untuk melakukannya sangat mudah. Anda hanya tinggal menambahkan tanda plus (+) untuk memberikan izin. Jika sebaliknya, maka anda bisa memberikan tanda minus (-) untuk mencabut izinnya.
  3. Tutorial dan pengertian chmod juga memiliki rumusnya tersendiri untuk bisa berjalan. Rumus dasarnya adalah # CHMOD_hakakses_namafile. Misal, anda ingin merubah hak akses untuk nama file “FASHION.TXT”, maka kemungkinan kombinasi CHMOD yang bisa anda aplikasikan adalah # CHMOD 534 FASHION.TXT.

Baca Juga: Promo Domain .ONLINE Hanya Rp 14.000

Perbedaan CHMOD dan CHOWN

Selain tutorial dan pengertian chmod diatas, ada juga perintah CHOWN atau yang kerap disebut Change Ownership. Ini merupakan perintah yang hanya bisa dilakukan oleh super user / root. Nantinya CHOWN akan melakukan perintah dengan cara mengganti owners di suatu file atau folder. Bagaimana cara menerapkannya?

  1. Sama seperti tutorial dan pengertian chmod diatas, untuk CHOWN, anda juga perlu rumus tersendiri agar perintah ini bisa berjalan. Perintah dasarnya adalah CHOWN_OWNER/GROUPOWNER_NAMAFILE. Misalnya saja owner sebuah file bernama Deddy. Kemudian kita ingin mengubahnya menjadi clients. Sedangkan nama filenya adalah ROBOT.TXT. Maka perintah yang harus dilakukan yakni: CHOWN DEDDY:CLIENTS ROBOT.TXT.
  2. Sedangkan kalau hanya ingin sekedar merubah nama owner dari file tersebut, perintahnya sederhana saja, yakni CHOWN DEDDY ROBOT.TXT. Jika kita melakukan cara ini maka grup owner akan tetap Deddy dan tidak akan berubah sama sekali.

Opsi Tambahan untuk Perintah CHMOD dan CHOWN

Tutorial dan Pengertian CHMOD untuk Pemula
idwebhost

Ada opsi lain yang bisa anda eksekusi untuk CHMOD dan CHOWN. Perintah tersebut adalah rekursif atau –R. Dengan adanya opsi ini, maka anda akan bisa mengganti owner/permission yang terdapat pada semua file dan sub folder yang ada di direktori.

CATATAN: HATI-HATI KARENA PENGGUNAAN OPSI INI AKAN BISA BERAKIBAT KESALAHAN FATAL. JIKA ANDA SALAH DALAM MENGGUNAKANNYA, MAKA YANG TERJADI SELURUH FILE YANG TERDAPAT DALAM SISTEM AKAN TERGANTI OWNERS/PERMISSIONNYA.

Tentu saja kalau masalah diatas sampai terjadi, anda akan repot mengembalikan semua sistem ke kondisi semula. Selain adanya opsi rekursif diatas, anda juga akan melihat 3 opsi tambahan lainnya, yakni –F yang kegunaanya untuk tidak memunculkan banyak pesan error dan memaksa adanya eksekusi. Kedua adalah perintah –V yang artinya menyediakan fitur diagnose untuk file-file yang pada saat tertentu dipengaruhi oleh perintah. Ketiga adalah –C, ini sebetulnya sama dengan –V, namun hanya sekedar memberikan notifikasi apabila perubahan yang anda lakukan sudah fix terjadi atau belum.

Pemahaman Tutorial Dan Pengertian CHMOD Membuat Manajemen Server Semakin Mudah

Satu hal yang pasti, pemahaman terhadap tutorial dan pengertian chmod akan membuat manajemen server yang sudah anda lakukan semakin mudah. Tentunya untuk tahap awal, anda harus belajar banyak terlebih dahulu. Trial dan error terkadang akan terjadi. Anda harus melakukan sejumlah perubahan. Namun, jika anda sudah sering melakukannya, maka anda bisa terbiasa dan mahir nantinya. Dengan adanya keamanan yang lebih ketat, hal ini juga akan mencegah user-user lain mengambil alih informasi yang ada pada sebuah sistem.

Rizal

Rizal Aditya, writer yang terakhir bergelar sarjana Sastra Inggris ini bukan saja menyukai dunia menulis, tapi dia sudah menjadikannya sebagai pekerjaan. Rizal sudah berpengalaman menulis di berbagai media online sejak 6 tahun lalu.