Conversion Tracking: Tutorial Lengkap Tracking Konversi di WordPress

1 Agu 2021
Conversion Tracking: Tutorial Lengkap Tracking Konversi di WordPress

Dalam menjalankan bisnis, penting sekali untuk melakukan evaluasi terhadap setiap strategi marketing yang dilakukan. Hal ini untuk mengetahui apakah strategi tersebut berhasil untuk meningkatkan konversi atau tidak. Nah, salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan conversion tracking.

Dengan melakukan tracking terhadap conversion yang terjadi, Anda dapat mengetahui apakah strategi marketing tersebut efektif untuk meningkatkan penjualan. Dengan begitu, Anda bisa menentukan strategi marketing dan bisnis yang akan dilakukan selanjutnya. Supaya lebih jelas, simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Apa Itu Conversion Tracking ?

conversion-tracking

Bagi sebagian orang yang baru memulai bisnis, mungkin belum begitu mengenal apa itu conversion tracking. Conversion tracking sendiri adalah cara yang dilakukan untuk mengetahui performa dari strategi marketing dengan mengukur konversi. Nah, konversi sendiri tergantung pada apa yang ingin Anda ketahui atau evaluasi.

Konversi ini bisa berupa leads, penjualan, engagement dan sebagainya tergantung pada apa tujuan Anda melakukan strategi marketing tersebut.

Misalnya, Anda ingin meningkatkan penjualan dengan membuat iklan produk baru menggunakan artis. Untuk menilai apakah strategi marketing tersebut berhasil, Anda dapat melakukan conversion tracking terhadap penjualan produk.

Conversion tracking juga bukan hanya dapat dilakukan oleh Anda yang berbisnis saja. Pengukuran konversi ini juga bisa dilakukan oleh Anda yang menjalankan profesi sebagai blogger ataupun influencer media sosial. Anda dapat mengukur seberapa besar engagement yang Anda dapatkan dari strategi marketing yang dilakukan.

Apakah conversion tracking penting untuk dilakukan oleh pebisnis? Tentu saja conversion tracking ini penting untuk dilakukan oleh pebisnis. Seperti yang sudah dikatakan, untuk mengetahui performa dari strategi marketing yang dilakukan, Anda harus mengetahui hasil yang didapatkan.

Melalui conversion tracking, Anda bisa mengetahui kata kunci, iklan atau campaign apa yang kira-kira memiliki performa paling baik. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui apakah suatu strategi marketing tersebut efektif dan efisien dalam meningkatkan konversi atau tidak.

Jika tidak, artinya Anda harus mengganti strategi tersebut dan meningkatkan dengan berkaca pada strategi sebelumnya. Tujuan dari conversion tracking ini pada akhirnya adalah Anda nantinya dapat memaksimalkan ROI jadi lebih baik.

Conversion Tracking di WordPress

conversion-tracking

Pertanyaan yang akan timbul adalah bagaimana caranya kita dapat melakukan conversion tracking jika strategi marketing dilakukan secara online. Sebetulnya, karena Anda melakukannya secara online melalui website atau platform iklan Google Ads, pengukuran akan jadi lebih mudah. Anda cukup menggunakan berbagai tools yang tersedia secara online.

Jika Anda menggunakan Google Ads sebagai strategi marketing, Anda bisa memanfaatkan Google Analytics sebagai tools untuk mengukur konversi yang terjadi. Menariknya, Anda bisa menghubungkan website Anda ke Google Analytics. Sehingga, konversi yang terjadi di website dari iklan yang terpasang di Google Ads, bisa terdeteksi langsung oleh Google Analytics.

Supaya Anda tidak bingung, berikut ini cara melakukan conversion tracking di WordPress menggunakan Google Analytics.

  1. Buat Akun Google Analytics untuk Conversion Tracking

conversion-tracking

Sebelum menggunakan tools conversion tracking yang satu ini, pastikan lebih dulu Anda sudah memiliki akunnya. Jika belum, Anda bisa membuatnya dengan mudah dengan mengakses laman Google Analytics menggunakan akun Google Anda.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Domain Authority

Setelah itu, barulah Anda membuat akun untuk bisnis Anda dengan mengikuti langkah-langkah yang ada. Caranya pun tidak begitu sulit, Anda dapat membuatnya dengan mudah. Hanya saja, pastikan Anda memilih negara Indonesia jika bisnis Anda berada di wilayah Indonesia.

  1. Hubungkan Google Analytics dengan Website Bisnis

Jika akun Google Analytics telah berhasil dibuat, selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menghubungkan website bisnis Anda dengan akun tersebut. Dengan menghubungkan akun ke website bisnis, Anda dapat melihat data konversi melalui Google Analytics. Cara menghubungkannya juga tidak begitu sulit.

Cukup pergi ke tab admin dan klik Data Streams, setelah itu silahkan pilih Web untuk menghubungkan akun Anda ke website. Selanjutnya, silahkan masukkan URL website bisnis dan juga Stream Name.

Setelah itu, silahkan klik Create Stream dan akun pun sudah terhubung ke situs bisnis Anda. Nantinya, data tersebut akan tampil setelah 12 hingga 24 jam.


  1. Buat Formulir Halaman Konversi

Untuk dapat melakukan conversion tracking dari konversi yang terjadi, Anda tentu harus membuat formulir halaman konversi yang mana akan diisi oleh pengunjung yang datang. Dari formulir inilah Anda bisa mengetahui konversi yang terjadi. Anda bisa membuat formulir kontak untuk mengetahui konversi yang terjadi.

Selain formulir kontak, ada hal lain yang perlu Anda atur di WordPress yaitu membuat halaman konversi dan juga mengatur redirect ke halaman konversi dari formulir kontak. Bagaimana cara membuat ketiga hal tersebut di WordPress Anda?

  • Buat Formulir Kontak untuk Conversion Tracking

Untuk membuat formulir kontak di WordPress, Anda bisa menggunakan berbagai tools atau plugin contact form. Salah satu plugin contact form yang paling sering digunakan adalah Contact Form 7.

Jika formulir berhasil dibuat, selanjutnya Anda dapat meng-copy shortcode formulir tersebut dengan pergi ke bagian Contact pada sidebar WordPress. Selanjutnya, silahkan masukkan kode tersebut ke bagian kolom pada halaman yang ingin Anda tambahkan formulir. Setelah itu, formulir akan muncul di halaman WordPress tersebut.

  • Buat Halaman Konversi

Setelah formulir kontak berhasil Anda buat, selanjutnya Anda juga harus membuat halaman konversi yang akan dituju oleh pengunjung setelah mengisi contact form tersebut. Dalam halaman ini, Anda dapat menyesuaikan isinya dengan tujuan dari strategi marketing serta formulir yang Anda buat.

  • Mengatur Redirect ke Halaman Konversi dari Formulir Kontak

Jika kedua halaman tersebut sudah berhasil Anda buat, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mengatur redirect dari contact form ke halaman konversi. Redirect ini perlu Anda atur guna mengarahkan pengunjung menuju ke halaman konversi setelah mengisi formulir kontak.

Bagaimana cara mengaturnya? Untuk mengatur pengarahan ini, Anda memerlukan JavaScript dari redirect tersebut. Bagi Anda yang sangat awam dengan hal teknologi dan website, Anda bisa menggunakan plugin Code Snippets.

Cukup install plugin tersebut dan buat redirect dengan cara mengklik menu Snippets lalu Add New. Setelah itu, silahkan salin kode yang muncul ke kolom yang tersedia. Selain itu, jangan lupa pula untuk mengganti URL halaman konversi yang tertera dengan yang sudah Anda buat.


  1. Atur Goals dalam Google Analytics untuk Conversion Tracking

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, conversion tracking dilakukan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan Anda dari strategi marketing tersebut. Apakah penjualan, engagement, leads atau konversi lainnya? Nah, supaya Anda bisa mendapatkan data yang pasti dari Google Analytics terkait konversi ini, Anda harus mengatur goals dalam tools yang satu ini.

Baca Juga: Plugin Anti Spam WordPress Terbaik

Cara mengaturnya pun cukup mudah, Anda tinggal akses pengaturan pada tools Google yang satu ini dan klik goals. Setelah itu, silahkan buat goals baru dan masukkan URL dari halaman konversi yang sebelumnya sudah Anda buat pada bagian Destination. Setelah itu, Google Analytics dapat Anda gunakan untuk melakukan conversion tracking.

Kesimpulan

Conversion tracking adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengukur apakah suatu strategi marketing yang Anda lakukan berhasil meraih konversi atau tidak. Anda bisa melakukan conversion tracking ini dengan mudah menggunakan Google Analytics yang dihubungkan ke website bisnis atau toko online Anda.

Nah, bagi Anda yang belum memiliki website dengan performa yang baik, Anda bisa menggunakan layanan web hosting dari IDwebhost. Terdapat berbagai layanan seperti hosting murah yang dapat memaksimalkan performa website Anda. Anda juga bisa mendapatkan berbagai promo menarik dengan klik di bawah ini!

Promo IDwebhost

Penulis
Member since 2 Jul 2013