Web Hosting: Ini Dia Tipe Web Hosting yang Harus Diketahui
Blog Tips Keren Web Hosting: Ini Dia Tipe Web Hosting yang Harus Diketahui

Web Hosting: Ini Dia Tipe Web Hosting yang Harus Diketahui

web hosting

Blog adalah sebuah media yang berisi informasi berupa tulisan, gambar, atau video yang dapat diakses secara online. Untuk membuat sebuah blog kita memerlukan domain dan hosting. Domain adalah sebuah nama unik untuk memudahkan mengakses blog, sedangkan hosting adalah tempat untuk menyimpan semua informasi pada blog. Ada beberapa jenis hosting untuk blog yang tersedia saat ini. Penting untuk memahami perbedaan antara jenis hosting blog ini sebelum Anda menentukan pilihan pada penyedia web hosting tertentu. Pada artikel ini kami akan mengulas beberapa jenis hosting yang akan membantu Anda mencapai tujuan blogging jangka panjang.

1. Hosting gratis (Free Blog Host)

Hosting gratis menawarkan Anda space gratis untuk membuat blog. Situs seperti Blogger.com dan WordPress.com menyediakan baik aplikasi blogging dan online space untuk membuat dan mempublish blog secara gratis. Hosting gratis biasanya memiliki keterbatasan dalam hal jumlah space blog, jumlah iklan yang dapat ditempatkan pada blog, dan fleksibilitas memodifikasi blog. Hosting gratis ini bisa menjadi pilihan yang sangat baik untuk blogger pemula yang hanya ingin belajar membuat blog dan menulis artikel.

2. Shared hosting

Shared hosting merupakan jenis hosting berbayar untuk versi paling murah. Semua pemilik blog/situs akan berbagi sumber daya dari satu server untuk menyimpan semua data blog mereka dan membuatnya tersedia secara online. Keuntungan dari shared hosting adalah biayanya yang cukup terjangkau, sedangkan kekurangannya adalah performa akan sedikit lambat seiring dengan semakin bertambahnya jumlah blog dan memiliki tuntutan kinerja yang lebih tinggi. Selain itu, shared hosting biasanya memiliki keterbatasan pada alokasi space yang disediakan, kecepatan transfer, dan banyak lagi. Shared hosting sangat cocok digunakan untuk website yang sederhana, blog dan website untuk bisnis kecil.

3. Reseller hosting

Beberapa orang membeli space server dari blog host atau perusahaan kemudian dijual kembali, bertindak sebagai reseller untuk blog host atau perusahaan asli. Sangat penting untuk mencari tahu keuntungan yang ditawarkan oleh reseller untuk menentukan apakah dengan membeli layanan hosting melalui reseller benar-benar akan membantu atau tidak.

4. Virtual Private Server (VPS)

Sebuah Virtual Private Server (VPS) biasanya jauh lebih mahal dari shared hosting. Pada VPS, website akan di-host pada server yang sama dengan situs-situs lain, tetapi dengan alokasi space yang berbeda-beda. Tidak seperti shared hosting, sumber daya situs Anda tidak bergantun pada situs lain pada virtual server. Jika ada situs lain yang menggunakan sumber daya berlebih, kinerja situs Anda tidak akan terganggu. Hal ini tidak berlaku pada shared hosting. VPS ditujukan untuk menjembatani antara shared hosting dan dedicated sever yang mahal.

5. Dedicated Server

Dedicated server mungkin adalah tingkatan tertinggi dari web hosting. Jika Anda memiliki blog atau situs yang sangat populer atau sangat besar dengan banyak konten (gambar, video, audio, dll), Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk beralih ke Dedicated Server. Pada dasarnya, dedicated server adalah Anda menyewa server sendiri dari perusahaan penyedia untuk menyimpan blog Anda dan membuatnya dapat diakses oleh pengunjung. Dengan memiliki server sendiri, secara otomatis harganya pun sedikit lebih mahal, tetapi Anda akan mendapatkan lebih banyak space, kecepatan transfer, dan lainnya. Dedicated server biasanya digunakan oleh blog/situs besar dengan traffic yang tinggi.