Web Host vs ISP : Apa Perbedaannya?
Blog Tips Keren Web Host vs ISP : Apa Perbedaannya?

Web Host vs ISP : Apa Perbedaannya?

 

Saat akan memulai perencanaan bisnis online baru, akan ada banyak istilah yang tampaknya memiliki makna yang sama padahal dua hal yang berbeda. Dua hal yang paling umum dan menyebabkan kebingungan orang adalah memahami perbedaan antara web host dan ISP (Internet Service Provider). Ini adalah dua hal yang berbeda namun sama-sama menjadi layanan penting yang diperlukan saat memulai bisnis online. Perbedaan utamanya adalah web host merupakan tempat dimana Anda akan mengunggah file situs web, sedangkan ISP adalah layanan yang akan Anda gunakan untuk terhubung ke internet. Mari kita lihat lebih dalam tentang web host dan ISP berikut ini.

Perbedaan Web Host dan ISP

Web Host

web host

Yang pertama adalah web host. Web host adalah tempat situs web Anda akan ditayangkan. Meskipun terlihat sangat banyak, namun situs Anda sebenarnya hanyalah sekumpulan file. Saat situs Anda mulai ‘live’, file-file ini akan disalin ke server di tempat web host Anda dan dapat diakses oleh massa sebagai website milik Anda. web host akan  menjadi tempat dimana Anda mengupload halaman, gambar, video, dan segala hal lainnya yang akan Anda sertakan di website. Anda bisa membuat halaman, gambar, file, video, dan sebagainya di file komputer lokal kemudian mengunggahnya ke web host Anda. Selanjutnya, web host akan membuatnya tersedia untuk dunia.

Web host Anda dapat berlokasi dimanapun di seluruh dunia. Sebagian besar paket web hosting cukup kompetitif akhir-akhir ini karena sebagian besar dari mereka memungknkan Anda mengunggah file dengan jumlah tak terbatas dan mendapatkan jumlah traffic yang tak terbatas. Web hosting seperti IDwebhost juga menyediakan tempat layanan full support 24 jam selama 7 hari penuh.

Baca Juga: Tips Memilih Hosting, Jangan Sampai Salah Pilih

Salah satu elemen penting saat Anda ingin membuat sebuah website adalah hosting. Sebuah website tidak akan bisa berjalan karena tidak memiliki hosting. Hosting lebih dari sekedar tempat di mana Anda menyimpan semua sumber daya dan data yang ada di website. Meskipun demikian, masih banyak orang yang beranggapan bahwa segala hal yang berkaitan dengan website dan hosting adalah sebagai sebuah hal yang ribet. Padahal, memilih hosting yang tepat akan sangat menentukan kesuksesan sebuah website nantinya.

Mengapa Anda orang membutuhkan Web Hosting

Pertanyaan selanjutnya adalah, mengapa orang membutuhkan web hosting? Secara garis besar, seseorang membutuhkan jasa web hosting karena ingin websitenya bsia dipublikasikan secara online, dan dapat dijangkau dengan mudah. Sebuah website memerlukan hosting karena ini adalah cara yang akan membawa website yang Anda kelola dapat diakses orang lain dari seluruh dunia.

Bukan hanya bisa diakses, umumnya, penyedia hosting juga akan menawarkan beberapa layanan tambahan. Misalnya, penyedia hosting memiliki sistem keamanan yang menjamin website pelanggan aman dari tindak peretasan. Karena itulah, penyedia hosting juga mempekerjakan tenaga ahli di bidang teknis agar menjaga kenyamana para penggunanya.

Salah satu tips memilih web hosting yang bagus adalah, pastikan web hosting yang Anda pilih selalu siap dan tanpa masalah sama sekali saat dikunjungi oleh banyak orang.

ISP (Internet Service Provider)

web host

Untuk melihat website Anda (menggunakan layanan email dan pengaturan online), maka Anda memerlukan akses internet. Di sinilah ISP (internet Service Provider) mengambil peran yang Anda dibutuhkan. Sebagai pengguna, Anda akan terhubung ke internet melalui modem kabel, atau router nirkabel. Koneksi ini juga akan disediakan oleh ISP.

Internet Service Provider tak bisa lepas dari kemunculan internet. Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui Advanced Research Projects Agency atau ARPA merilis sistem jaringan bernama ARPANET. Bisa dikatakan, ARPANET adalah cikal bakal dari internet. Internet baru digunakan secara terbatas pada tahun 1980-an.  Fungsinya untuk menghubungkan berbagai universitas populer di Amerika Serikat.

Pada tahun 1993, akhirnya didirikan InterNIC. Pendirian ini dimaksudkan supaya bisa melakyani pendaftaran nama domain dari orang-orang umm. Baru kemudian internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994.

Tidak seperti web host Anda yang dapat ditemukan di manapun di seluruh dunia, ISP yang dipilih harus menjadi perusahaan yang menyediakan layanan di wilayah geografis Anda. Ini harus bisa diakses di cafe-cafe internet, atau melalui koneksi modem nirkabel dan koneksi internet kabel. Beberapa pebisnis yang sering bepergian dan memiliki gaya hidup entrepeneur tidak akan pernah membayar untuk ISP yang tidak bisa diandalkan.

Para pebisnis tersebut akan memanfaatkan jalur akses internet gratis di bandara, pusat perbelanjaan, hotel, dan perpustakaan (perhatian: Ini adalah implikasi keselamatan dan keamanan yang harus Anda ketahui jika kapanpun terhubung ke jaringan tanpa jaminan seperti menggunakan WiFi publik).

Selama Anda bisa mengakses kecepatan yang cukup tinggi untuk melakukan binsnis Anda, maka penyedia itu tidak terlalu penting. Pilihan ISP juga penting dengan catatan asalkan memiliki kecepatan yang cukup. Karena koneksi berfungsi membuka pintu ke internet. Pilihan untuk web host Anda juga sama pentingnya dengan pilihan ISP. Kebanyakan orang menggunakan perusahaan telepon/ kabel lokal sebagai penyedia ISP mereka, karena dua hal ini biasanya digabungkan bersama.

Jenis-Jenis Layanan ISP

web host

Pada tahun 1990-an, terdapat tiga jenis layanan dari internet sevice provider. Layanan dial-up, broadband, dan DSL atay Digital Line Subcribers. Layanan broadband adalah layanan yang menggunakan kabel. Sedangkan DSL adalah layanan ISP yang berbasis telepon. Dan sejak tahun 2013, layanan dial up sudah ditinggalkan karena kecepatannya yang sangat lambat.

Berikut ini adalah penjelasan dari jenis-jenis layanan ISP:

DSL dan Kabel

Sejak layanan dial up mulai redup, sinarnya digantikan oleh layanan internet berbasis broadband dan kabel. Layanan DSL menggunakan broadband untuk menyambungkan penggunanya ke dunia maya. Tetapi broadband ternyata tak juga memiliki kecepata yang memuaskan. Di saat bersamaan, internet menggunakan kabel mulai banyak digunakan.

Fiber Optik

Ketika DSL mulai melambat dan kabel mulai tak bisa diandalkan lagi, kini ada koneksi yang lebih cepat lagi. Layanan ini menggunakan fiber optic untuk menyambungkan pengguna ke internet. Tetapi karena tergolong teknologi baru dan mahal, penggunaannya masih belum meluas. Kebanyakan hanya bisa ditemukan di kota saja. Dua internet service provider Indonesia yang menglaim menggunakan fiber optik adalah Indiehome dan Biznet.

Kesimpulan

Itulah tadi perbedaan antara web host dengan ISP alias internet service provider. Walaupun berbeda fungsi, tetapi keduanya memiliki peran yang saling mendukung. Tidak bisa hilang salah satu atau bahkan keduanya.

Go digital dan jadilah bagian dari generasi online Indonesia dengan berlangganan domain dan hosting di IDwebhost, web hosting murah Indonesia. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.