Blog Tips Keren

Pentingnya Otomatisasi Enkripsi SSL

Bila Anda memasukkan nomor kartu kredit ke dalam situs web untuk transaksi online, pasti Anda tahu bagaimana cara mencari situs web yang aman. Hal itu bisa ditandai dengan ikon gembok di browser web atau bar URL yang berwarna hijau. Ini adalah salah satu cara untuk melindungi diri dari penipuan. Google, Mozilla, dan browser utama lainnya sedang dalam misi untuk menghilangkan HTTP yang tidak aman dan menggantinya dengan HTTPS. HTTPS menggunakan koneksi yang dienkripsi oleh keamanan lapisan transport untuk melindungi data yang dikirim. Selain HTTPS, sebuah bisnis juga perlu memiliki sertifikat SSL untuk menjalankan kehadiran onlinenya.

Bisnis bergantung pada sertifikat SSL untuk mengenkripsi data dan mengotentikasi sistem serta aplikasi internal dan eksternal untuk memastikan akses yang sesuai. Dengan memiliki situs web yang dikonfigurasi dengan sertifikat SSL, pengguna akan yakin bahwa titik akhir telah dikonfirmasi dan dienkripsi. Untuk itu, pengotomatisan enkripsi SSL menjadi hal penting untuk kesuksesan sebuah situs.

Pentingnya Otomatisasi Enkripsi SSL

Sertifikat SSL tidak hanya digunakan untuk keamanan berbasis browser namun juga untuk komunikasi server ke server yang aman untuk aplikasi dan pertukaran data. Penerapan sertifikat SSL jarang bersifat otomatis dan bisa menjadi hal rumit bahkan bagi administrator situs web yang berpengalaman. Konsekuensi dari sertifikat yang tidak dikonfigurasi atau diotomatisasi dengan benar dan kadaluarsa dapat menjadi bencana. Ini akan menimbulkan kerugian finansial, denda karena ketidak patuhan, dan produktivitas yang lebih rendah.

Semua sertifikat SSL memiliki siklus hidup antara satu hingga tiga tahun, dan apabila sudah kadaluarsa maka akan dianggap tidak valid. Sertifikat SSL perlu diperbarui pada akhir masa pakainya untuk menghindari gangguan layanan dan masalah keamanan. Terkadang sertifikat juga perlu diganti lebih awal dari waktu kadaluarsanya. Berbagai masalah yang timbul seperti di atas dapat mennyebabkan kehancuran bagi situs Anda. Untuk itu, Anda perlu melakukan otomatisasi enkripsi SSL.

Otomatisasi Enkripsi SSL Menggunakan AutoSSL

cPanel, Inc. baru-baru ini menambahkan fitur yang disebut AutoSSL yang secara otomatis menyediakan, mengeluarkan, mengonfigurasi, dan menginstal sertifikat SSL yang telah divalidasi ke web hosting. AutoSSL juga memungkinkan SSL dalam admin, email, dan layanan yang dijalankan secara internal di cPanel. AutoSSL sekarang tersedia untuk semua akun web hosting cPanel dan yang menjalankan WHM versi 60 atau yang lebih baru. AutoSSL secara otomatis menyertakan www yang sesuai untuk setiap domain dan subdomain di sertifikat. Tetapi, AutoSSL hanya menyertakan domain dan subdomain yang lolos uji validasi domain kontrol sebagai bukti kepemilikan domain.

Kemudahan Dalam Otomatisasi Enkripsi SSL

Dengan AutoSSL yang diaktifkan, Anda tidak perlu mengisi formulir yang panjang dan tidak perlu menyalin sertifikat secara manual ke tempatnya. Situs web Anda otomatis diamankan dan dienkripsi dengan sertifikat Validasi Domain SSL gratis. Cron Job (utilitas program yang ada di Linux dan Windows) akan menangani permintaan, download, dan pemasangan sertifikat SSL baru sebelum waktu kadaluarsa untuk semua domain yang Anda hosting.

Amankan Situs Anda Dengan Otomatisasi Enkripsi SSL

Pengguna akan menikmati pengalaman yang lebih mudah dengan penerbitan, pembaharuan, validasi, dan penyiapan sertifikat SSL secara otomatis untuk semua situs web. Sistem otomatisasi enkripsi SSL menghilangkan kesalahan manusia biasa dalam prosesnya. Otomatisasi Enkripsi SSL dapat meningkatkan privasi, keamanan, dan kepercayaan situs web bagi pengguna akhir dan Anda dapat menjaga situs agar tetap aman.