5 Cara Mendatangkan Traffic dan Penjualan Dengan Menggunakan Gambar
Blog Tips Keren 5 Cara Mendatangkan Traffic dan Penjualan Dengan Menggunakan Gambar

5 Cara Mendatangkan Traffic dan Penjualan Dengan Menggunakan Gambar

photo marketing

Dalam lingkungan ekonomi berbasis informasi yang kompetitif saat ini, internet marketer harus selalu berpikir “out of the box” untuk berdiri keluar. Oleh karena itu, ketika Anda sedang berusaha untuk membangun kehadiran online, jangan pernah meremehkan kekuatan dari photo marketing, yaitu penggunaan gambar, grafis, dan elemen visual lainnya untuk tujuan pemasara Anda.

Berkat perkembangan smartphone dan tablet, ada kesempatan besar menggunakan photo marketing untuk meningkatkan profil Anda. Ada dapat mengambil foto, menambahkan filter pesan yang tepat, dan membuat gambar menjadi viral dengan membagikannya ke platform media sosial favorit Anda.

Mengapa Anda harus menggunakan photo marketing untuk tujuan bisnis dan pemasaran media sosial? Berikut adalah lima cara mengarahkan traffic untuk meningkatkan penjualan dengan menambahkan elemen visual dalam pemasaran Anda.

1. Berdiri keluar di media sosial

Sementara komunikasi berbasis teks (seperti email marketing) sering diabaikan, foto dapat membangkitkan emosional orang secara langsung dan kuat.

Yang perlu Anda lakukan adalah melihat sekilas dari follower untuk memicu komentar, like, dan berbagi dengan followers mereka.

Gunakan foto untuk mendapatkan followers dan menumbuhkan brand recognition, ini telah bekerja dengan sangat baik untuk selebriti, baik itu entertainers, atlet atau politisi. Namun, Anda tidak perlu menjadi seorang selebriti untuk menerapkan strategi photo marketing. Ini adalah kunci untuk keterlibatan sosial yang lebih baik.

2. Masuk ke audiens yang ada di media sosial

Saat ini, ada lebih dari dua miliar ponsel kamera yang beredar di seluruh dunia. Ini mempercepat pertumbuhan konten gambar dan memicu munculnya photo-centric social networks: Facebook, Instagram, Pinterest, Tumblr dan banyak lainnya.

Popularitas jaringan sosial inilah yang mendasari untuk masuk pada tindakan dengan rumus sederhana: temukan, buat, upoad, bagikan, dan terlibat.

3. Tingkatan SEO gambar

Kebanyakan pengunjung website lebih memilih untuk menghubungi bisnis yang memiliki gambar yang berkualitas tinggi dan berarti. Alasannya sederhana:

  • Gambar menarik perhatian Anda dan memberikan bisnis kredibilitas lebih.
  • Foto dari bisnis Anda dan logo adalah rangsangan yang kuat
  • Gambar memotivasi Anda untuk menghubungi mereka tentang produk dan layanan yang mereka tawarkan.
  • Gambar juga memberikan kesempatan lain untuk mendapatkan peringkat dan ditemukan di mesin pencari.

4. Tingkatkan view artikel dan konten lainnya

Terdapat kolerasi antara photo marketing dan pemasaran konten, yaitu penggunaan artikel untuk mengarahkan traffic ke blog Anda, website, dll untuk tujuan tertentu. Penggunaan gambar dalam artikel sangat berguna dalam banyak niches, tidak mengherankan bila beberapa niches akan mendapatkan keuntungan lebih dari lainnya.

Berikut beberapa niche popular untuk menggabungkan foto dan artikel pemasaran:

  • Beritas dan peristiwa
  • Acara politik
  • Olahraga dan hiburan
  • Blog yang berhubungan dengan makanan

Tentu saja, Anda bisa menggunakan foto tidak peduli di mana pasar Anda berada, selama itu masih relevan dengan konten yang Anda gunakan.

Catatan: Pastikan foto Anda relevan dengan artikel, dan sertakan kata kunci dalam setiap captions.

5. Gunakan gambar untuk pemasaran ecommerce

Ketika datang ke ecommerce, gambar memang bernilai seribu kata. Website seperti Amazon.com dan eBay memperoleh kesuksesan fenomenal mereka karena visual yang menarik prospek dan pembeli dari seluruh spektrum bisnis.

Dalam kebanyakan survei ritel, konsumen mengklaim bahwa mereka lebih dipengaruhi oleh gambar (dan kualitas gambar) dibandingkan fakto-faktor lainnya seperti rating dan reviews, informasi produk tertentu dan rincian deskripsi. Foto dalam situs ecommerce dapat membuat impressions pertama terbaik.

Photo marketing adalah garda depan yang sering disebut sebagai “Visual Content Culture”. Jika Anda adalah pemilik bisnis offline dan sedang mencari cara untuk membangun kehadiran online untuk pertama kalinya, photo marketing adalah cara terbaik.