10 Hal Yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Mendaftarkan Domain
Blog Tips Keren 10 Hal Yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Mendaftarkan Domain

10 Hal Yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Mendaftarkan Domain

Ada banyak cara untuk tetap bisa terhubung ke dunia lewat internet. Yang paling mudah, dari gawai yang kita gunakan sehari-hari, kita sudah bisa terhubung ke dunia maya. Mulai dari menggunakan aplikasi sosial media seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, dan lain sebagainya. Tetapi, cara terbaik untuk meningkatkan kehadiran di internet, apalagi kalau bukan menggunakan website.  Untuk memiliki website, Anda harus mendaftarkan domain terlebih dahulu.

Baik, kalau istilah website dinilai terlalu berat, maka mari ganti istilahnya dengan blog. Di tahun 2021, memiliki blog adalah penyempurnaan dari berbagai media sosial yang Anda miliki. Untuk bisa memiliki blog atau website, salah satu unsur yang harus ada, bahkan sebagai kewajiban adalah nama domain. 

Lantas, bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan domain? Apa yang harus Anda lakukan? Untuk mendapatkan domain yang sesuai dengan keinginan, alangkah baiknya membeli domain pada registrar domain terpercaya, tentunya dengan harga yang murah tapi tetap berkualitas. 

Nah, sebelum memutuskan untuk mendaftarkan domain, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan. Pada artikel kali ini, Kami akan menjelaskan pada Anda, Sahabat IDwebhost tentang 10 hal yang wajib diketahui sebelum memutuskan untuk membeli domain. Jadi, simak artikel ini sampai selesai. 

10 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Mendaftarkan Domain 

Daftar 10 hal yang wajib diketahui sebelum mendaftarkan domain kali ini akan dibagi menjadi tiga bagian. Berikut ini adalah hal-hal yang wajib Anda ketahui sebelum memutuskan membeli domain. 

Praktek Umum Registrar Domain

1. Biaya Transfer 

Di dalam sebuah registrars, terdapat persyaratan biaya yang kadang tidak diperhatikan oleh pelanggan. Persyaratan ini akan mengotorisasi registrar untuk menagih biaya transfer domain kepada Anda jika Anda memindahkan domain ke registrar lain. Kerap kali, biaya transfer ini 2 atau 3 kali lebih besar dari biaya registrasi awal.  Praktik tersebut jelas melanggar kebijakan transfer domain ICANN. ICANN, selaku regulator domain di dunia memiliki kebijakan jelas, dimana biaya transfer domain tidak boleh berkali lipat lebih mahal dari biaya order. 

2. Kontrak Menyesatkan

Hal lain yang harus Anda ketahui adalah kontrak-kontrak yang menyesatkan, yang kadang tidak disadari. Ini adalah celah. Kebanyakan orang tidak membaca secara seksama, persyaratan untuk apapun yang mereka beli secara online. Beberapa registrar bahkan menyimpan rapat-rapat hal-hal yang benar-benar kadang sangat fatal dalam istilah-istilah transfer yang membingungkan pengguna. Solusinya adalah, bertanya sebanyak mungkin hal-hal yang sekiranya masih membingungkan Anda. 

Baca Juga : Cara Menempatkan Kode Iklan Google 

3. Pay As You Go

 Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah apa yang akan didapat berdasarkan harga yang telah Anda bayarkan. Untuk memeriksa apa yang akan didapat, Anda bisa menggunakan alat whois gratis seperti EasyWhois untuk memverifikasi tanggal kadaluarsa nyata untuk domain Anda. Harus sesuai dengan jumlah tahun Anda membayarkan ke registrar.

Penipuan Database Whois

4. Mengedit Biaya Whois 

Setiap kali mendaftarkan nama domain, rincian pendaftaran domain tersebut harus diterbitkan dalam database yang dapat diakses publik. Anda bisa melihatnya di Whois .Salah satu fungsi registrar seharusnya memberikan kepada Anda kemampuan untuk mengubah catatan-catatan whois. Beberapa registrar mendaftarkan domain Anda untuk harga kotor murah dan kemudian mengenakan “biaya administrasi” bila Anda ingin mengedit Whois record Anda. Inilah yang harus Anda perhatikan sebelum membeli domain pada sebuah registrar. Jalan satu-satunya, ya tetap harus menanyakan sebanyak mungkin hal yang Anda tidak pahami. 

5. Penipuan Layanan Premium Privasi Whois

Kalau Anda mengalami hal ini, tentu akan sangat mengecewakan. Penting bagi Anda untuk mengetahui hal ini. Beberapa registrar ada berpura-pura memberikan kepada Anda “layanan privasi” atau “pendaftaran pribadi”, di mana mereka sebenarnya menempatkan info tentang mereka sendiri dalam catatan whois milik Anda.

Perlu diingat bahwa, jika Anda menggunakan layanan seperti ini, mereka yang memiliki domain, bukan Anda. 

6. Penambangan Data Pengguna 

Beberapa registrar menambang database whois untuk informasi pemilik domain, dan kemudian mengirimkan surat yang terlihat seperti faktur perpanjangan baik untuk nama-nama domain.

Penerima tidak curiga berpikir bahwa mereka telah menerima faktur pembaruan di domain mereka dan kemudian mengirim pembayaran, memulai transfer domain tanpa menyadarinya.

Domain Lock-in

7. Registrar Lock

Registrar lock diciptakan untuk melindungi domain anda.  Jika kunci registrar diatur, tidak ada yang dapat mentransfer domain Anda menjauh dari Anda. Ini sebenarnya adalah hal yang baik untuk domain anda.Sayangnya, kunci ini bisa menjadi masalah bagi Anda jika diaktifkan dan registrar tidak mematikannya.

8. Domain Authcode

Beberapa Top-Level Domains-(TLDs) berjalan pada protokol yang disebut “EPP” dan untuk lebih menjaga terhadap transfer tidak sah, domain harus memiliki karakter 8-auth-kode yang disediakan sebelum akan mentransfer. Contoh saat ini adalah BIZ, INFO dan ORG. Registrar memegang kode ini. Anda memerlukannya jika Anda ingin memindahkan kepemilikan domain Anda. Mudah-mudahan mereka akan memberikannya kepada Anda.

9. Parked Domain

Anda mungkin tidak mengetahui hal ini, tapi parkir domain adalah bisnis besar.  Anda tahu, ketika Anda mengklik pada link di suatu tempat atau membuat kesalahan ketik memasukkan alamat web seringkali menjumpai jutaan iklan pop-up? Itu adalah domain terparkir dan registrar besar bisa parkir ribuan domain dan membuat jutaan dolar melalui domain parking. Ini mungkin tidak mengganggu Anda, tetapi beberapa orang tidak menyadari bahwa mereka membayar untuk sesuatu kepada registrar. 

10. Gratis URL Forwarding

Registrar menawarkan gratis URL forwarding untuk domain Anda, dan kemudian menjual pop-up atau pop-under iklan pada domain Anda. 

Ada banyak hal yang kadang tidak terlihat ketika mendaftarkan nama domain. Yang harus digaris bawahi adalah, Anda harus mendapatkan sesuai dengan berapa yang Anda bayar. Akan lebih baik bila mendapatkan lebih. Namun jangan sampai yang kurang dari yang Anda bayar. 

Maka dari itu, ketika memilih registrar domain, berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda pertimbangkan: 

– Tidak menyembunyikan biaya lain yang tak terduga. 

– Mendapatkan sesuai berapa yang Anda bayarkan. 

– Memiliki kontrol penuh atas catatan Whois Anda. 

– Pilih registrar yang menawarkan layanan privasi email gratis, dan menjamin keamanan data Anda. 

– Pilih registrar domain yang memiliki tim support terbaik. Support terbaik artinya, mereka selalu ada di saat Anda butuhkan. 

Penutup

Memilih penyedia domain yang tepat adalah sebuah keharusan. Karena jika sampai salah, misalnya pelayanannya kurang bagus, Anda lah yang akan langsung merasakan akibatnya. 

Mau punya website aman, cepat, dan andal? Ayo tunggu apalagi beli domain dan hosting murah IDwebhost

Ferry Wiharsasto

Ferry adalah penulis paruh waktu di IDwebhost. Hari-harinya disibukkan dengan rutinitas pekerjaan. Seperti pria pada umumnya, menyukai sepakbola dengan klub favoritnya adalah PS Sleman dan Liverpool FC.