Apa itu Propagasi DNS? Cara Cek & Mempercepat Propagasi DNS !
Blog Website Development Apa itu Propagasi DNS? Cara Cek & Mempercepat Propagasi DNS !

Apa itu Propagasi DNS? Cara Cek & Mempercepat Propagasi DNS !

Propagasi DNS ini merupakan kejadian ketika Anda tak bisa mengakses domain yang baru saja Anda beli. Padahal layanan hosting telah aktif dan domain Anda juga telah terdaftar.

Namun secara lebih jelasnya, sebenarnya apa itu propagasi DNS? 

Nah, di artikel ini IDwebhost akan membahasnya secara lengkap dengan poin-poin pembahasan sebagai berikut :

 

Isi Artikel  :

 

 

 

 

 

Apa itu Propagasi DNS ?

 

propagasi-dns

Propagasi DNS adalah waktu yang diperlukan dalam memperbarui DNS ke server ketika baru membeli domain. Langkah ini penting untuk dilakukan karena dapat berguna untuk menyamakan informasi DNS atau Domain Name Server kepada semua server yang tersedia di sejumlah lokasi. Alhasil, domain bisa berfungsi dengan benar dan stabil. 

Selama proses propagasi ini berjalan, Anda dan pengunjung tidak bisa mengakses website tersebut. Bahkan, jika website Anda adalah migrasi dari server lain, maka akses menuju website tersebut memiliki potensi juga tidak dapat dilakukan ketika proses propagasi Domain Name Server (DNS). 

Lalu kapan hasil update tersebut dapat terselesaikan ?

Update informasi ke semua server mempunyai waktu yang berbeda-beda. Pada umumnya memerlukan waktu sekitar 24 hingga 48 jam. 

Namun, lama cepatnya propagasi Domain Name Server (DNS) bisa berbeda-beda. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan proses ini lebih lama. 

 

Apa yang Mempengaruhi Proses Propagasi DNS?

 

propagasi-dns

Proses propagasi terkadang memang membutuhkan waktu yang lama. Hal itu bisa terjadi dikarenakan beberapa pengaruh hal-hal sebagai berikut: 

 

1. Internet Service Provider (ISP) 

Lamanya propagasi ini ternyata juga dapat disebabkan oleh provider internet Anda. Sebab, ISP perlu untuk memperbarui DNS (domain name server) mereka ketika Anda mengakses pada server hosting yang baru. 

Kemudian, yang menjadi kendalanya pada permasalahan ini adalah terkadang ISP menggunakan cache memori yang cukup besar sehingga dapat menyebabkan proses refresh jaringan internet atau update DNS dapat begitu sangat lama. Alhasil dapat mengakibatkan lamanya waktu dalam propagasi domain name server (DNS). 

 

2. Perubahan DNS Cache 

Dalam propagasi, seluruh DNS di website membutuhkan pembaruan informasi domain baru. Hal ini biasanya informasi domainnya disimpan di dalam cache. 

DNS cache tersebut memiliki fungsi agar dapat mempermudah pencarian domain. Sehingga, ketika ada pengunjung yang menginginkan informasi ketika mengakses suatu website, informasi domainnya sudah tercantum di dalam cache.

Di sinilah, ketika terdapat domain yang mengarah ke bagian IP address baru, seluruh DNS cache perlu di-update ke alamat yang baru. Proses inilah yang dapat menyebabkan propagasi domain yang berakibat dalam membutuhkan waktu yang lebih lama.

 

3. Perubahan Informasi WHOIS 

Whois adalah tool yang digunakan dalam mengetahui identitas pemilik domain, seperti nama, alamat, nomor telepon, email, administratif, dan juga kontak teknikal. 

Jadi, ketika Anda baru saja membeli domain baru, Whois bisa meng-update informasi pemilik domainnya ke dalam database. Hal inilah yang bisa mempengaruhi lamanya waktu dalam propagasi domain. 

 

4. Registrar Domain 

Registrar atau tempat pendaftaran nama domain bisa mempengaruhi lamanya waktu dalam  propagasi domain name server (DNS). 

Biasanya nama domain internasional atau TLD (Top Level Domain) contohnya .COM, .NET, atau .ORG, mempunyai proses propagasi yang lebih cepat. Sementara itu, pada nama domain lokal atau ccTLD mempunyai respon yang lebih lambat. 

 

Bagaimana Cara Cek Propagasi DNS?

 

propagasi-dns

Untuk mengetahui status  propagasi domain name server (DNS), Anda dapat memeriksa dengan beberapa langkah seperti berikut ini. 

 

1. Menggunakan Alat Propagasi DNS 

Ada beberapa alat pengecek propagasi yang bisa Anda gunakan, contohnya DNSChecker atau ViewDNS. 

Berikut untuk pengecekan dengan menggunakan situs DNS Checker yang dapat mudah digunakan. Begini 

  • Bukalah situs https://dnschecker.org/
  • Tuliskan alamat domain pada bagian kolom DNS Check. Kemudian Anda dapat klik search atau tekan enter 
  • Hasil status DNS Propagasi akan ditampilkan jika telah berhasil

Anda pun dapat melihat daftar lokasi server domain Anda di seluruh dunia. Selain itu Anda juga dapat melihat informasi berupa lookup result dan status propagasi domain. Jika telah terdapat tanda centang semua, artinya proses propagasi domain telah selesai. 

 

2. Menggunakan Command Prompt

Cara cek propagasi Domain Name Server (DNS) lain yaitu dengan menggunakan fitur dari command prompt yang biasanya telah disediakan oleh penyedia layanan hosting website Anda. Berikut untuk langkah-langkahnya :

  • Login cPanel terlebih dulu agar dapat mengetahui IP hosting Anda. Caranya Anda dapat membuka link website cpanel Anda, contohya http://websiteanda.com/cpanel. Kemudian masukkan username dan password Anda. 
  • Jika sudah dilakukan, Anda dapat masuk ke bagian cPanel, lalu lihat informasi IP hosting di bagian kanan pada dashboard cPanel 
  • Kemudian pada bagian klik tombol Windows+R untuk agar dapat membuka aplikasi command prompt atau cmd.
  • Ketikan ping namadomainanda.com, kemudian tekan enter 
  • Jika IP dari respon tersebut sama halnya dengan IP hosting pada cPanel, artinya domain sudah terdaftar dengan benar.

 

Cara Mempercepat Proses Propagasi DNS

Terdapat  beberapa cara mempercepat proses propagasi ini yang dapat Anda coba seperti berikut ini.

 

1. Melakukan Refresh Browser 

Salah satu cara mempercepat propagasi yaitu dengan melakukan refresh beberapa kali pada browser Anda. 

Untuk cara cepatnya Anda dapat langsung tekan tombol CTRL + F5 secara bersamaan agar dapat merefresh halaman browser. Jika cara tersebut belum dapat mengatasi masalah, cobalah pada langkah berikutnya. 

 

2. Menghapus Cache Web Browser 

Menghapus cache browser juga dapat menjadi cara mempercepat  propagasi ini. Langkah ini dilakukan agar browser dapat mengakses halaman website yang baru terupdate. 

Hal ini dikarenakan, cache browser sering kali menyimpan informasi yang ternyata belum diperbarui. Tentu permasalahan ini dapat membuat Anda tidak dapat mengakses suatu website.

Untuk solusinya, Anda dapat menekan tombol CTRL + Shift + Delete. Setelah itu klik tombol Clear Data.

Setelah selesai menghapus cache browser, Anda perlu merestart browser terlebih dulu.

 

3. Melakukan Flush DNS

Flush DNS yaitu perintah yang bisa digunakan untuk memperbarui cache DNS yang telah lama pada komputer Anda. Cache DNS yang telah lama tersebut bisa menampilkan informasi yang belum diperbarui. 

Dalam hal ini,  propagasi memiliki kemungkinan telah selesai tapi Anda belum dapat mengakses domain karena permasalahan dalam cache DNS. 

Berikut untuk cara melakukan flush DNS pada Windows: 

    • Bukalah Command Prompt dengan cara menekan tombol Windows + R di keyboard Anda.
    • Ketikan perintah ipconfig/flushdns. Kemudian tekan enter untuk menghapus cache DNS.
    • Hasil flush DNS akan ditampilkan setelah Anda melakukan pada langkah 1 dan 2 di atas.

 

Kesimpulan

Demikian penjelasan mengenai DNS propagasi yang bisa menjadi referensi untuk Anda. Jadi, jika domain yang telah Anda beli belum juga dapat diakses, berarti ada kemungkinan hal ini dikarenakan karena permasalahan propagasi ini. 

Propagasi merupakan waktu yang dibutuhkan dalam memperbarui DNS pada ke server. 

Proses tersebut dapat menghabiskan waktu 24 hingga 48 jam. Terdapat beberapa faktor yang memungkinkan  propagasi ini berjalan lebih lama, contohnya kendala pada ISP Anda, perubahan informasi WHOIS, perubahan DNS cache, dan registrar domain. 

Semoga bermanfaat 

Selain itu,  Anda juga dapat mengikuti informasi artikel lainya di bagian blog IDwebhost ini agar bisa mendapat informasi terbaru mengenai website atau bisnis online.

Lalu, IDwebhost juga dapat menyediakan hosting terbaik pilihan untuk Anda dan domain lengkap beserta promo di dalamnya yang bisa digunakan untuk keperluan bisnis online Anda. 

Ditambah lagi, kalau Anda membutuhkan layanan jasa pembuatan website, Anda juga bisa menggunakan layanan pada wunik atau IDwebhost.

Webhosting ya IDwebhost Aja, Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.