Apa itu Programmatic Advertising? Definisi dan Cara Kerjanya?
Blog Digital Marketing Apa itu Programmatic Advertising? Definisi dan Cara Kerjanya?

Apa itu Programmatic Advertising? Definisi dan Cara Kerjanya?

Programmatic advertising telah hadir di berbagai saluran digital seperti tayangan di seluler, video dan media sosial. Programmatic advertising merupakan penggunaan dari artificial intellegence dan machine learning untuk beriklan secara real time dan otomatis daripada beriklan dengan melalui negosiasi manusia dengan harga yang belum di tentukan. Nah, agar Anda lebih mudah dalam memahami programmatic advertising ini, Anda dapat mempelajari seputar programmatic advertising berikut ini :

Daftar Isi

1. Apa itu Programmatic Ads ?

2. Bagaimana Cara Kerja Programmatic Ads ?

3. Apa itu Real Time Bidding (RTB) ?

4. Apa itu Ad Exchange ?

5. Apa itu Demand Side Platform (DSP)?

5.1. Cara Kerja  Demand Side Platform
5.2. Apa perbedaan Demand Side Platform dengan Supply Side Platform

6. Apa itu Supply Side Platform (SSP) ? 

6.1. Cara Kerja Supply Side Platform
6.2. Ad exchange vs Supply Side Platform

7. Apa itu Data Management Platform (DMP) ?

7.1. Demand Side Platform VS Data Management Platform
7.2. Apa saja kriteria Programmatic supaya tertarget?

8. Kesimpulan

 

Apa itu Programmatic Ads ?

apa itu programmatic ads
apa itu programmatic ads

Programmatic Ads adalah metode dalam beriklan dengan menggunakan kolom space yang telah disediakan oleh publisher, contohnya banner space, iklan baris dsb. Dengan adanya programmatic ads ini dapat menjembatani antara publisher dan advertiser.

Publisher adalah orang ,organisasi atau perusahaan yang memiliki suatu website atau blog dan telah terdaftar dan disetujui oleh pihak pengelola aplikasi periklanan untuk memasang iklan AdSense di website mereka. Lalu publisher yang menayangkan iklan, misalnya iklan dari Google, berarti disebut publisher Google.

Advertiser adalah orang, organisasi atau perusahaan yang memasang iklan dari bisnis mereka untuk memasarkan baik barang, jasa, tempat usaha, ide dsb. Contoh media yang menyediakan tempat untuk advertiser beriklan seperti billboard, surat kabar, media online (Google Ads, Facebook Ads, dsb), Youtube, SMS, dan lain-lain.

Bagaimana Cara Kerja Programmatic Ads ?

cara kerja programmatic ads
cara kerja programmatic ads

Contohnya ketika Anda mengunjungi sebuah platform seperti website, aplikasi, banner di hotel atau bandara dsb, maka publisher akan menayangkan suatu iklan kepada Anda secara langsung. Penayangan iklan ini juga telah melalui uji pengumpulan data berdasarkan database publisher yang merupakan target market mereka. Namun, jika publisher tsb misalkan tidak memiliki database, maka publisher akan menayangkan iklan secara random.

Apa itu Real Time Bidding (RTB) ?

apa itu real time bidding
apa itu real time bidding

Real Time Bidding atau RTB adalah cara dalam membeli dan menjual iklan melalui waktu lelang terkini atau waktu pada iklan tersebut terjadi (Real Time Auctions). Artinya, perhitungan waktu transaksi yang dilakukan ketika memuat halaman website tsb, berarti akan dihitung dengan kisaran 100 ms. 

Contohnya, Anda masuk ke dalam suatu website dan Anda meminta informasi ‘ad exchange’ beserta dengan data pengunjung. Nah, informasi tsb kemudian dicocokan dengan advertiser yang tersedia dan real time auction yang disesuaikan pada kriteria yang di pilih.

Contoh lagi supaya Anda lebih mudah mendapatkan gambarannya. Misalkan Anda mengunjungi sebuah website dengan nama idwebhostbike.com’  yang menjual sepeda road bike tapi tidak melakukan pembelian. Lalu, Anda mengunjungi website berita. Tiba-tiba Anda melihat iklan tentang sepeda road bike pada website ‘idwebhostbike.com’ yang telah Anda kunjungi di website berita pada halaman yang Anda baca. Nah, penempatan iklan yang di tayangkan secara langsung kepada Anda ini telah masuk kategori real time bidding.

Apa itu Ad Exchange ?

apa itu ad exchange
apa itu ad exchange

Ad exchange adalah ruang bagi publisher bertemu dengan advetiser dan menyetujui harga dalam menampilkan iklan mereka. Ad exchange ini mirip seperti ruang trading pada pasar saham, jika sebelumnya Anda pernah melakukan investasi saham. Tapi, ad exhange ini di tujukan untuk periklanan. Saat ini, sebagaian besar ad exchange bekerja menyesuaikan dengan real time auctions. Artinya dimana kegiatan pembelian iklan terjadi saat bersamaan dengan keadaan pengunjung website memuat halaman website tersebut.

Apa itu Demand Side Platform (DSP)?

apa itu demand side platform
apa itu demand side platform

Demand Side Platform (DSP) adalah sebuah software yang memungkinkan advetiser untuk membeli penempatan dalam penayangan iklan pada bisnis mereka secara otomatis. DSP ini hadir karena kebutuhan dari banyaknya publisher yang menawarkan penayangan tempat untuk beriklan di website mereka secara online. Nah, advertiser membutuhkan cara untuk mengelola iklan pada bisnis mereka pada pengelolaan penempatan dan pembelian secara otomatis. Jadi DSP ini mudahnya tools yang digunakan untuk publisher untuk pengelolaan iklan bisnis mereka.

1. Cara Kerja Demand Side Platform

Advertiser mendaftar dengan DSP yang terhubung dengan ad exchange. Ad exchange adalah ruang dalam terjadinya pembelian dan penjualan iklan yang di sesuaikan dengan stok barang yang masih tersedia. Ketika pengunjung membuka website dan terhubung dengan ad exchange, maka sinyal auction akan dikirimkan ke ad exchange.

Lalu sistem pada ad exchange tsb akan menanyakan kepada DSP apakah advertiser memiliki iklan yang mungkin sesuai dengan permintaan penempatan iklannya. Jika ya, maka DSP akan mengirimkan sinyal untuk memasuki real time bidding bersamaan dengan advertiser lain untuk bersaing memperebutkan penempatan iklan. Advertiser yang melakukan bidding atau tawaran iklan yang berhasil memenangkan perebutan tempat penayangan iklan tsb akan mendapatkan ruang untuk menayangkan iklan bisnis mereka ke pengunjung website.

Lalu, apakah Google Ads termasuk DSP ?

Secara teknikal, betul. Google ads merupakan tipe dari demand side platform. Tapi sistem Google sendiri memiliki batasan persediaan dalam jangkuan iklan. Meskipun jaringan Google Display Network memiliki akses ke sebagian besar website yang ada di dunia, tapi masih ada tempat-tempat yang tidak dapat di jangkau. Nah, disinilah peran DSP akan terasa manfaatnya karena sebagai aplikasi third party yang dapat mengakses jangkuan iklan yang tidak dapat di jangkau oleh jaringan pada sistem Google Ads.

Contoh jangkauan yang tidak dapat di jangkau oleh sistem Google ads adalah facebook display ads. Artinya, jika Anda menjalankan iklan melalui Google display network, maka iklan tersebut tidak dapat di tampilkan di facebook. Nah, jika Anda posisinya adalah advertiser, maka tentu Anda ingin memiliki akses sebanyak mungkin untuk menjangkau berbagai layanan tempat beriklan bukan? Jadi dengan DSP ini, tujuannya adalah agar dapat membantu advertiser dalam mengiklankan produk mereka dan terhubung ke berbagai tempat penayangan iklan supaya bisa menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan terjadinya pembelian.

2. Apa perbedaan Demand Side Platform dengan Supply Side Platform

Demand side platform dan supply side platform memiliki perbedaan pada sistemnya. Kalau demand side platform seperti yang di bahas di atas adalah tempat bagi para advertiser dalam mengatur pembelian iklan, maka supply side platform adalah tempat bagi para publisher untuk menayangkan iklan dari advertiser yang telah terhubung dan di pilihkan oleh sistem ad exchange. Untuk pembahasan lebih lengkap tentang supply side platform ada di bawah ini.

Apa itu Supply Side Platform (SSP) ? 

apa itu supply side platform
apa itu supply side platform

Seperti yang di jelaskan di atas, Supply side platform adalah tempat bagi para publisher untuk menayangkan iklan dari advertiser yang telah terhubung dan di pilihkan oleh sistem ad exchange.

1. Cara Kerja Supply Side Platform

SSP terhubung ke sistem ad exchange dan memberitahukan pada jenis iklan apa yang tersedia melalui real time bidding.  Ketersediaan ruang beriklan pada real time bidding ini secara otomatis akan di lelang dengan penawar tertinggi yakni para advertiser ini. Jadi, jika Anda pada posisi advertiser, maka Anda perlu menggunakan DSP dan upayakan untuk menawar iklan yang tersedia di sistem ad exchange dengan bidding semurah mungkin dari publisher. Tapi sebaliknya jika posisi Anda adalah publisher, maka Anda perlu menggunakan SSP sebagai ruang beriklan bagi advertiser dengan tawaran tempat dan tayangan iklan pada harga setinggi mungkin.  

2. Ad exchange vs Supply Side Platform

SSP digunakan untuk mendistribusikan ruang tempat beriklan di beberapa sistem ad exchange. Jadi publisher terhubung ke website advertiser tsb dan memberitahukannya bahwa publisher memiliki penempatan dan format iklan yang telah di buat. Lalu SSP terhubung ke ruang tempat beriklan tsb pada sistem ad exchange beserta sistem ad exchange lainnya.

Apa itu Data Management Platform (DMP)?

apa itu data management platform
apa itu data management platform

Data management platform (DMP) adalah platform untuk mengelola data yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menyortir informasi. DMP paling sering digunakan dalam kombinasi dengan platform DSP atau demand side platform pada sisi advertiser atau supply side platform pada sisi publisher. Untuk menrargetkan iklan dengan benar kepada spesifik pengunjung tertentu, DMP diperlukan untuk menyortir  dan mengelompokkan data cookeie pengunjung yang masuk ke website.

1. Demand Side Platform VS Data Management Platform

Supaya mendapatkan banyak keuntungan dari programmatic advertising, demand side platform perlu terhubung dengan data management platform. DSP menangani pembelian ruang iklan, sedangkan DMP digunakan untuk menyortir data dan mendorong keputusan dalam pembelian iklan.

Jika di analogikan, DMP ini seperti lemari dengan data-data yang memiliki informasi tentang pengguna atau user. Jadi jika tidak terhubung ke DSP, maka tidak akan mendapatkan akses ke DMP untuk mendapatkan data-data pengguna. Demikian juga pada DSP, jika tidak terhubung ke DMP maka tidak dapat membuat keputusan untuk membeli ruang untuk beriklan.

2. Apa saja kriteria Programmatic supaya tertarget?

Ada beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk menargetkan iklan Anda dengan programmatic advertising agar dapat mencapai hasil yang akurat dan lebih baik. Berikut adalah cara agar advertiser dalam menargetkan iklan :

  • Contextual Targeting
    Yaitu penargetan secara kontekstual yang bertujuan untuk menampilkan iklan berdasarkan konteks pada website. Contohnya brand fashion akan terasa lebih baik jika menargetkan ke website majalah dengan tema fashion daripada menargetkan ke website otomotif.
  • Keyword Targeting
    Yaitu jenis penargetaan secara kontekstual yang berfokus pada penayangan iklan berdasarkan kata kunci (keyword) tertentu. Contohnya jika Anda menjual spare part sepeda, Anda dapat melisting daftar kata kunci berdasarkan subyek kata tsb.
  • Audience Targeting
    Yaitu iklan dapat di tampilkan berdasarkan data audiens yang tersimpan pada cookie website Anda. Maksudnya adalah Anda mentarget dari data audiens atau user yang sebelumnya telah mengunjungi website Anda setelah tertarik dengan iklan yang Anda tayangkan di website publisher.
  • Location Targeting
    Brand menggunakan penargetan geografis untuk menjangkau pelanggan yang sesuai dengan lokasi atau tempat brand bisnis mereka. Jadi jika Anda mempunyai restoran di jogja saja, maka akan lebih baik jika Anda menargetkan orang-orang yang ada di sekitaran wilayah jogja, bukan di daerah paris atau antartika 🙂 .
  • Retargeting
    Retargeting adalah jenis penargetan iklan dengan cara menarget orang-orang yang sebelumnya pernah mengunjungi website Anda tapi tidak melakukan pembelian. Jadi, contoh terdapat 2% pengunjung yang melakukan di website Anda, maka Anda perlu melakukan iklan retargeting sebesar 98% dari orang yang tidak melakukan pembelian di website Anda.

Kesimpulan

Programmatic Advertising dapat membantu Anda baik sebagai posisi advertiser atau publisher. Selain itu, dengan programmatic advertising, jika Anda sebagai advertising, iklan Anda akan menjangkau lebih banyak ke berbagai publisher sehingga berpotensi mendatangkan penjualan yang tinggi. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk terus ikut perkembangan informasi seputar bisnis online di blog IDwebhost.

Sebagai tambahan, jika Anda membutuhkan website untuk keperluan Anda dalam beriklan baik Anda dalam posisi advertiser atau publisher, Anda dapat menggunakan layanan jasa pembuatan website dari IDwebhost dengan harga murah. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’Amour Aktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.