Perbedaan Landing Page dan Website

31 Jan 2022
Perbedaan Landing Page dan Website

Apakah Anda pernah mampir ke halaman website yang berisikan perintah seperti, “Get started now!”, “Buy Now”, atau “Pesan Sekarang”? Kalau iya, artinya Anda mengunjungi yang namanya landing page. Berarti landing page sama seperti website dong? Nah, keduanya sebetulnya landing page dan website memiliki perbedaan yang signifikan.

Bagi Anda yang memiliki website baik bertujuan sebagai website bisnis maupun sebagai seorang blogger, mungkin Anda familiar dengan landing page. Landing page dan website memang merupakan satu kesatuan, tetapi memiliki pengertian serta tujuan yang berbeda.

Apa Bedanya Landing Page dan Website?

perbedaan landing page dan website

Secara umum, terdapat dua jenis pengunjung pada website perusahaan Anda. Yang pertama adalah mereka yang mengunjungi hanya untuk melihat-lihat saja. Lalu yang kedua adalah mereka yang mengunjungi website Anda dengan tujuan tertentu.

Perbedaan antara landing page dan website terletak pada jenis pengunjung yang datang berkunjung ke laman tersebut. Landing page merupakan halaman dengan pengunjung jenis kedua dengan tujuan khusus. Sementara, website memiliki pengunjung jenis pertama yang hanya melihat-lihat. Nah, agar Anda lebih memahami perbedaan keduanya, mari simak penjelasan berikut ini.

  1. Tujuan

Perbedaan antara landing page dan website, yaitu tujuannya. Sebuah website dibuat dengan tujuan mengenalkan perusahaan Anda kepada umum, baik itu calon pembeli maupun leads. Laman website biasanya berisikan semua informasi tentang bisnis Anda. Misalnya seperti jenis layanan atau produk, kontak bisnis, about us, dan lainnya.

Berbeda dengan landing page sebagai bagian dari website. Laman ini biasanya khusus dibuat dengan tujuan marketing. Laman ini bertujuan untuk mendorong para pengunjung yang datang untuk membuat sebuah aksi. Misalnya seperti “Get started now!”, “Buy Now”, atau “Pesan Sekarang”.

  1. Audiens

Perbedaan antara landing page dan website selanjutnya yaitu terletak pada jenis atau target dari audiensnya. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, website memiliki jenis pengunjung yang hanya melihat-lihat saja. Biasanya mereka hanya ingin “berkenalan” lebih dulu dengan bisnis Anda. Mencari tahu seperti apa perusahaan ini dan apa yang mereka tawarkan.

Sementara, landing page memiliki jenis pengunjung yang sudah memiliki tujuan pasti. Mereka yang mengunjungi laman ini sudah pasti bertujuan untuk membeli atau mengikuti. Pengunjung yang datang ke laman ini biasanya berasal dari iklan ataupun dari homepage. Dalam laman ini, sebutan mereka bukan lagi pengunjung, tetapi leads.

  1. Isi Konten

Jika perbedaan antara landing page dan website terletak pada tujuannya, tentu saja isi konten dari kedua laman juga harus berbeda. Website sebagai laman utama perusahaan Anda secara online, menampilkan banyak konten. Hal ini karena isi dari website merupakan keseluruhan baik itu landing page maupun laman lain seperti kontak atau about. Tentu saja terdapat banyak tombol navigasi disana.

Tetapi, isi landing page hanya memiliki satu konten spesifik saja. Biasanya laman ini berisikan konten mengenai penawaran produk atau jasa lengkap dengan informasi. Selain itu, laman ini juga dilengkapi dengan tombol CTA (Call to Action) yang akan langsung mengarahkan Anda pada laman khusus seperti pembelian.

  1. Desain

Perbedaan terakhir dari landing page dan website, yaitu terdapat pada desain keduanya. Website memiliki isi konten yang beragam yang mencakup keseluruhan website. Oleh karena itu, desain yang Anda aplikasikan juga kompleks. Terdapat banyak tombol navigasi serta perintah untuk menuju ke laman selanjutnya. Misalnya, terdapat tombol navigasi blog, kontak, tentang kami, dan pelayanan.

Berbeda dengan landing page yang hanya berisikan satu konten spesifik saja. Desain yang diaplikasikan pada laman ini seharusnya desain yang sederhana. Hanya berisikan penjelasan produk atau formulir disertai dengan tombol CTA. Jadi, jika dibandingkan, desain pada landing page terlihat lebih sepi daripada website.

Pentingnya Landing Page dalam Website

perbedaan landing page dan website

Sebelum Anda mengetahui mengapa laman ini penting untuk website serta bisnis Anda, ketahui dulu jenis-jenis dari laman ini. Terdapat dua jenis laman landing page yang umumnya perusahaan gunakan.

  • Lead Generation

Jenis yang pertama ini biasanya ditujukan bagi mereka yang telah membeli atau para pebisnis lain. Tujuannya tentu juga sebagai cara marketing perusahaan. Landing page jenis ini memiliki fungsi untuk melakukan pengumpulan informasi data para leads. Nantinya, para calon pembeli atau leads akan diminta untuk mengisi formulir.

Informasi data seperti nama dan email nantinya akan digunakan oleh perusahaan untuk mengirimkan informasi terkini mengenai perusahaan. Misalnya, ada penawaran harga atau voucher promo atau artikel terbaru dan lainnya. Perusahan menggunakan ini untuk menjalin serta menjaga hubungan dengan para pembeli dan menggaet leads.

  • Click Through

Jenis kedua yaitu yang ditujukan bagi mereka para leads atau mereka yang memiliki potensi untuk membeli, berlangganan, atau menjadi pengguna. Sama seperti lead generation, jenis yang satu ini juga bertujuan untuk marketing. Tetapi, umumnya landing page jenis ini digunakan oleh perusahaan sebagai metode marketing B2C.

Laman jenis ini memiliki tampilan yang sederhana tapi menarik, singkat, serta jelas. Hanya terdapat satu tombol CTA dalam jenis ini, yaitu membeli, berlangganan, dan lainnya. Biasanya, pada landing page jenis ini juga tertera informasi spesifik terkait produk. Jika jenis pertama bertujuan untuk menggaet leads, maka jenis kedua ini leads telah berubah menjadi pembeli.

Apa Fungsi Landing Page?

perbedaan landing page dan website

Jika melihat kedua jenis dari laman ini, tentu saja fungsi dari laman ini pada website adalah untuk mengumpulkan leads dan untuk mempermudah transaksi pelanggan. Tetapi, terdapat fungsi lain dari landing page bagi website bisnis Anda. Fungsi inilah yang membuat Anda wajib untuk membuat landing page untuk website bisnis Anda.

  1. Mengkonversi Leads menjadi Pelanggan

Fungsi pertama yang sangat penting dari laman ini yaitu Anda dapat mengubah para leads menjadi pelanggan. Hal ini karena isi dari landing page sangat spesifik, sehingga hanya ada satu perintah disana yang dapat pengunjung lakukan.

Baca Juga: Menghasilkan Sales Funnel dari Instagram, Ini Caranya!

Selain itu, melalui informasi data para leads yang Anda kumpulkan, Anda dapat melakukan pemasaran dengan mudah. Tidak perlu mencari pengunjung atau calon pelanggan susah payah. Cukup kirim semua informasi terkini, baik itu berita, penawaran harga, voucher diskon, dan lainnya kepada leads tersebut.

  1. Landing Page Membuat Iklan menjadi Efektif

Salah satu contoh fungsi dari landing page yang harus Anda terapkan yaitu saat Anda memasang iklan. Tentu saja Anda berharap akan banyak yang melihat iklan Anda kemudian berkunjung ke website bisnis Anda. Tetapi, bagaimana jadinya bila Anda tidak mencantumkan URL landing page Anda di iklan tersebut? Tentu saja tidak ada yang berkunjung ke website bisnis Anda.

Sebaliknya, jika Anda menyiapkan landing page yang akan mengarahkan para pengunjung dalam satu klik di iklan, maka pengunjung bisa saja berubah menjadi leads. Hal ini juga akan mempermudah pengunjung yang memang ingin membeli atau berlangganan dengan bisnis Anda.

  1. Memudahkan Analisa Target Pasar

Fungsi serta manfaat lain dari landing page yang wajib Anda ketahui adalah melalui laman ini Anda jadi mudah untuk melakukan analisa target pasar. Melalui laman ini, Anda dapat mengetahui siapa saja pengunjung website Anda. Mulai dari informasi data pengunjung hingga pada informasi lain dapat Anda peroleh melalui laman ini.

Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk melakukan analisis terhadap target audiens maupun target pasar. Anda juga dapat melakukan penargetan ulang maupun strategi pemasaran yang baru sesuai dengan data tersebut.

Kesimpulan

Perbedaan antara landing page dan website terletak pada pengertian serta tujuannya. Tetapi, keduanya merupakan satu kesatuan yang penting dalam Anda menjalani bisnis secara online. Banyak sekali manfaat yang dapat Anda peroleh dengan membuat landing page. Bukan hanya penjualan yang meningkat, tetapi juga memudahkan Anda dalam menganalisa audiens.

Bila Anda saat ini belum membuat landing page untuk website Anda, maka Anda harus membuatnya. Dengan membuat laman ini, Anda tidak akan kalah saing dengan bisnis lainnya. Anda dapat menemukan cara membuat landing page di artikel blog IDwebhost.

Landing page tak ada artinya tanpa website. Karena bagaimanapun juga, landing page akan mengarahkan user ke website utama. Pas banget, nih, sekarang di IDwebhost ada promo domain dan hosting. Sehingga, Anda tak perlu pusing lagi mencari tempat yang tepat untuk membuat website, selain IDwebhost.

Buktikan teknologi hosting terbaik hanya di IDwebhost. Klik di sini untuk informasi selengkapnya

Web hosting, ya IDwebhost!

 

 

 

 

 

 

Severina Ratih

Member since 24 Jan 2022