Perbedaan HTTP dan HTTPS Serta Fungsinya

28 Mar 2022
Perbedaan HTTP dan HTTPS Serta Fungsinya

Saat Anda mengakses sebuah situs maka yang perlu dilakukan adalah memasukkan alamat website yang akan Anda tuju. Nah pada saat menuliskan alamat website pada kolom bar address pastinya seringkali menjumpai tulisan HTTP atau HTTPS. Apa sih, perbedaan HTTP dan HTTPS?

Sebagai pengguna internet pastinya sudah pernah menjumpai protokol internet ini. Terlebih jika Anda adalah pemilik website atau blog yang mengharuskan menggunakan HTTP dan HTTPS saat membangun website.

Namun demikian apakah Anda sudah yakin mengenal dan perbedaan antara keduanya? Perbedaan HTTP dan HTTPS akan kami bahas secara lengkap. Kita akan mulai dari pengertian, perbedaan, dan keuntungan dari kedua jenis protokol tersebut.

Sahabat IDwebhost, simak artikel ini sampai selesai, ya!

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Sekilas, HTTP dan HTTPS tampak sama. Meski demikian, fungsi keduanya memiliki pengaruh signifikan pada sebuah website atau blog. Pernahkah muncul sebuah pertanyaan kenapa website bisa diakses hanya dengan domain saja? Hal ini terjadi berkat adanya protokol HTTP.

Pengertian HTTP

HTTP

Apa itu HTTP? HTTP adalah singkatan dari (Hypertext Transfer Protocol) yaitu sebuah protokol jaringan (application layer) yang dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan proses transfer antar komputer.

Dengan protokol ini, pengguna bisa melakukan transfer file seperti dokumen, file, gambar, video, dan lain sebagainya. Di sini terjadi pertukaran informasi dari server dan client. Dengan kata lain HTTP berperan sebagai jembatan antara server dengan client.  Sehingga semua permintaan client pada server bisa ditampilkan di browser.

Penggunaan HTTP untuk transfer data bukannya tanpa masalah. Karena memang tidak terenkripsi sehingga banyak orang tidak bertanggung jawab mencari celah untuk disalahgunakan.

Beberapa contoh penyalahgunaan HTTP ini seperti pencurian data, dan phishing. Kemudian muncul pengembangan baru yaitu dari HTTP, yaitu HTTPS.

Pengertian HTTPS

HTTPS

Apa itu HTTPS? HTTPS atau Hypertext Transfer Protocol Secure merupakan sebuah protokol untuk transfer data dalam jaringan internet, dimana S adalah simbol dari kata Secure yang berarti aman.

Dengan menggunakan HTTPS, maka proses tranfer data akan lebih aman. Karena jaringan akan terenkripsi. Sehingga lalu lintas data tidak bisa diintip sembarangan.

Perbedaan HTTP dan HTTPS bisa diamati ketika sedang mengakses website. Jika website tersebut sudah menggunakan protokol aman, maka ketika diakses melalui HTTP, akan langsung mengarah ke HTTPS.

Misalnya Anda mengakses http://www.idwebhost.com maka akan langsung mengarah ke https://www.idwebhost.com karena website tersebut telah menggunakan protokol aman.

Perbandingan Antara HTTP dan HTTPS?

Berdasarkan data survey dari SSL Labs, pada bulan Agustus 2021, terdapat 46.5% website yang telah menggunakan SSL Security HTTPS dari total 136.324 website yang di survey.

Artinya ada banyak website yang tidak peduli dengan aspek keamanan ini. Nah bagi Anda yang ingin membangun website yang profesional, sudah pasti harus menggunakan protokol HTTPS.

Protokol yang aman akan memberikan pengaruh banyak dan manfaat pada website Anda. Apalagi jika Anda ingin membangun website toko online. Aspek keamanan transaksi adalah prioritas utama.

Nah berikut ini adalah manfaat saat Anda menggunakan protokol HTTPS:

Pengaruh pada SEO

1. Pengaruh pada SEO

Google sendiri telah mengumumkan pada tahun 2004 bahwa HTTPS adalah salah satu faktor yang akan menentukan peringkat website di search engine result page. Artinya, sebuah website lebih dipercaya oleh mesin pencari.

Namun demikian, bukan berarti dengan menggunakan HTTPS peringkat website dapat  langsung meningkat. Tetap ada proses panjang yang harus dilalui. Dengan mengubah HTTP ke HTTPS, maka Anda sedang membangun kepercayaan di mata Google dan juga pengunjung website.

Pengaruh pada Pengguna

2. Pengaruh pada Pengguna

Pernahkah Anda menjumpai saat mengunjungi sebuah website dan di pojok kiri atas alamat domain website ada gembok dengan tulisan”secure” atau “ not secure”? Nah disinilah yang menjadi perbedaan antara situs aman dan tidak aman.

Sebagai pengunjung, saat melihat bahwa situs tersebut kurang aman maka kemungkinan besar mereka akan beralih ke situs yang lain. Dengan demikian maka situs yang tidak menggunakan HTTPS akan semakin besar peluangnya untuk ditinggalkan pengunjung.

Pengunjung pun akan merasa lebih aman karena data dan transaksi mereka telah dienkripsi dan terjamin keamannya. Selain itu karena website Anda dianggap aman, maka akan meningkatkan tingkat konversi pada website

Baca juga: 10 Teknologi Hosting Tercanggih IDwebhost Untuk Website Anda

Cara Gratis Memasang SSL

Cara Gratis Memasang SSL

Hampir semua hosting saat ini telah menyediakan layanan SSL gratis pada website pelangganya. Misalnya Anda membeli paket hosting murah dari IDwebhost mulai dari paket Cute hingga Corporate, maka otomatis akan mendapatkan SSL gratis yang bisa Anda gunakan.

Cara Mengubah HTTP ke HTTPS

Sebelumnya, Anda sudah mengetahui perbedaan HTTP dan HTTPS. Untuk mendapatkan SSL gratis, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Baik itu dari penyedia hosting maupun dengan menginstal plugin untuk pengguna WordPress.

Saat Anda sudah mendapatkan SSL, maka langkah selanjutnya adalah mengarahkan HTTP ke HTTPS. Agar ketika pengunjung mengakses keduanya, akan langsung menuju ke HTTPS secara otomatis.

Ubah HTTP dan HTTPS Melalui .htaccess

Ubah HTTP dan HTTPS Melalui .htaccess

  • Jika Anda sudah memiliki akses ke cPanel silahkan login pada cPanel Anda.
  • Kemudian pilih menu File Manager.
  • Cari dan edit file .htaccess yang terdapat pada direktori website yang Anda miliki.
  • Jika sudah silakan tambah kode di bawah ini, jika sudah klik tombol save change.

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]

 

Ubah HTTP dan HTTPS Melalui Plugin

Ubah HTTP dan HTTPS Menggunakan Plugin

Jika Anda pengguna WordPress akan lebih mudah tidak perlu ribet dengan mencari dan mengedit file-file dari direktori website cukup dengan instal plugin, caranya juga sangat mudah. Berikut cara mengubah HTTP ke HTTPS menggunakan plugin:

  • Silakan masuk pada WordPress Anda
  • Kemudian pilih menu Plugin
  • Tambahkan plugin baru dengan nama Really Simple SSL
  • Setelah selesai aktifkan.
  • Supaya semua berjalan dengan baik maka pada setting plugin Really Simple SSL klik Go a Head, activate SSL!

Itulah tadi pembahasan tentang perbedaan HTTP dan HTTPS. Lewat artikel ini kami berharap Anda telah mengetahui perbedaan antara keduanya. Anda bisa menggunakan HTTPS untuk mengamankan website. Semakin aman sebuah website, kepercayaan dari pengguna dan mesin pencari akan meningkat.

IDwebhost menyediakan  SSL gratis pada setiap paket hosting murah yang Anda pilih. Dengan teknologi hosting terkini, website Anda akan lebih aman, cepat, dan kredibel.

Jangan ketinggalan juga berbagai promo IDwebhost dengan klik gambar di bawah ini, ya!

Promo IDwebhost

Jagoan Web hosting Indonesia, ya IDwebhost!

Penulis
Member since 2 Jul 2013