Apa Itu Negosiasi, Cara Bernegosiasi, Manfaat Dan Tujuannya
Blog Tips Keren Apa Itu Negosiasi, Cara Bernegosiasi, Manfaat Dan Tujuannya

Apa Itu Negosiasi, Cara Bernegosiasi, Manfaat Dan Tujuannya

Negosiasi, siapa yang tak kenal dengan istilah yang satu ini. Negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan bersama dan saling bersepakat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), negosiasi adalah proses tawar menawar dengan jalan berunding, guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain. 

Pada dasarnya, pengertian dari negosiasi adalah suatu bentuk komunikasi yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Baik itu aktivitas bisnis, politik dan kehidupan lainnya. Lantas, apa sebenarnya pengertian dari negosiasi dan apa tujuan dari negosiasi. 

Oke, pada kesempatan kali ini, IDwebhost akan berbagi tentang pengertian negosiasi, sekaligus tujuan, manfaat, dan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang negosiator. 

Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Pengertian Negosiasi

Jika disimak dari sisi etimologis, negosiasi berasal dari Bahasa Inggris to negotiate serta to be negotiating yang memiliki arti merundingkan, menawarkan, dan membicarakan. Kemudian, kata ini memiliki turunan lain, yaitu negotiation. Arti negotiation sendiri adalah adalah kegiatan dalam merundingkan atau membicarakan sesuatu dengan pihak lain demi mencapai kata sepakat. 

Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian negosiasi adalah sebuah proses diskusi yang dilakukan demi menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang dapat diterima oleh pilah lain yang melakukan negosiasi. 

Baca Juga : Cara Promosi Produk di Bulan Puasa

Pada proses negosiasi, setiap pihak akan mencoba untuk membujuk pihak lainnya untuk menyetujui sudut pandangnya. Dengan bernegosiasi, maka setiap pihak yang terlibat perundingan akan berusaha untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran, dan bersepakat dalam bentuk kompromi. 

Maka dari itu, pengertian negosiasi secara umum adalah adalah wujud interaksi sosial yang terjalin antar beberapa pihak untuk mencapai kesepakatan bersama yang dinilai saling menguntungkan bagi setiap pihak. Sedangkan orang yang melakukan negosiasi, disebut sebagai negosiator. 

Kegiatan negosiasi dilakukan dalam berbagai lini kehidupan, dan umumnya cukup berkaitan dengan permasalahan yang melibatkan banyak orang. Seperti dalam politik dan bisnis. Kedua bidang tersebut memang cukup lekat dengan kegiatan negosiasi. 

Beberapa contoh negosiasi yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah tawar-menawar harga antara penjual dengan pembeli. Ada juga wawancara antara HRD dengan calon karyawan, kesepakatan bisnis antar perusahaan dan kerjasama antar negara. 

Tujuan Negosiasi

Negosiasi adalah sebuah metode yang dilakukan sebagai bentuk usaha untuk memperoleh kesepakatan dalam dalam diskusi yang formal. Negosiasi dilakukan oleh dua pihak atau lebih, yang mana setiap pihak tersebut mempunyai tujuan yang berbeda dan terjadinya proses tawar menawar untuk mendapatkan suatu kesepakatan. 

Tujuan utama dari negosiasi adalah untuk mendapatkan kesepakatan yang dinilai saling menguntungkan, menyelesaikan masalah, dan mendapatkan solusi atas setiap masalah yang dialami pihak yang bernegosiasi. Juga, untuk mendapatkan kondisi yang saling menguntungkan bagi setiap pihak yang bernegosiasi. 

Sebagai contoh, aktivitas negosiasi bisnis yang terjalin antar perusahaan dengan perusahaan lain yang berguna untuk meningkatkan pertumbuhan pasar agar bisa meningkatkan nilai penjualan. 

Manfaat Negosiasi

Jika pada bagian sebelumnya artikel ini sudah membahas tentang pengertian negosiasi serta tujuannya, lantas, apa sih, manfaat dari negosiasi itu sendiri. 

Beberapa manfaat negosiasi adalah demi terciptanya jalinan kerjasama antar suatu pihak dengan pihal lainnya, untuk memperoleh tujuan masing-masing. Dengan negosiasi, akan terjalin rasa saling pengertian pada setiap pihak yang bernegosiasi terkait kesepakatan yang akan ditempuh dan efeknya pada masing-masing pihak. Terjadinya kesepakatan bersama yang saling menguntungkan dan terciptanya interaksi yang positif antara pihak yang bernegosiasi. 

Jenis-Jenis Negosiasi

Kalau dikulik lebih jauh lagi, negosiasi sebenarnya memiliki jenis-jenis yang berbeda. Perbedaan ini terjadi mulai dari adanya jumlah negosiator atau pihak-pihak yang melakukan negosiasi. Berikut ini adalah jenis-jenis negosiasi yang harus Anda tahu: 

Berdasarkan Situasi

Kalau dinilai berdasarkan situasi, maka negosiasi sendiri terbagi menjadi dua jenis. Yaitu negosiasi formal dan negosiasi non formal. 

Negosiasi formal adalah aktivitas yang dilakukan untuk mendapatkan kesepakatan dengan menempuh jalur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

Sedangkan negosiasi informal adalah jenis negosiasi yang bisa dilakukan tanpa harus berpatok pada aturan perundang-undangan. 

Baca Juga : Distribusi Linux Untuk Pengguna Windows 7

Berdasarkan Jumlah Negosiator

Negosiasi bisa dibedakan menjadi negosiasi dengan pihak penengah dan tanpa pihak penengah. 

Negosiasi yang dilakukan dengan pihak penengah biasanya dilakukan oleh dua atau lebih negosiator. Sehingga, setiap keputusan dan proses negosiasi akan memerlukan pihak mediator yang bersifat netral. 

Sedangkan negosiasi yang dilakukan tanpa mediator adalah negosiasi yang dilakukan tanpa menggunakan bantuan pihak netral sebagai penengah. 

Berdasarkan Untung Rugi

Untuk jenis negosiasi yang dinilai berdasarkan keuntungan dan kerugian, maka terbagi menjadi jenis negosiasi kolaborasi, dominasi, akomodasi, dan lose-lose. 

Jenis negosiasi adalah jenis yang melibatkan seluruh pihak untuk menyuarakan pendapat dan keinginannya. Sehingga,akan terjalin kolaborasi kepentingan dan keinginan untuk bisa mendapatkan solusi terbaik. 

Sedangkan jenis negosiasi dominasi, sesuai namanya, jenis negosiasi akan menguntungkan salah satu pihak saja. Dan, pihak lainnya tidak banyak mendapatkan keuntungan. 

Untuk negosiasi akomodasi, setiap pihak yang melakukan negosiasi hanya akan mendapatkan keuntungan yang sedikit, bahkan bisa saja pihak lawan akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Negosiasi win-win adalah negosiasi yang dilakukan untuk tidak melanjutkan konflik.  Jadi, setiap pihak harus menyelesaikan masalah dengan kepala yang dingin. 

Kemampuan yang Harus Dimiliki Seorang Negosiator

Sebelum memulai negosiasi, seorang negosiator harus memahami filosofi dari negosiasi itu sendiri. Untuk melakukan negosiasi, peran negosiator harus memiliki kemampuan, seperti sabar dalam mengambil tindakan, ketajaman berpikir, mampu beradaptasi dengan baik, keahlian bersosialisasi, konsentrasi, artikulasi yang jelas, dan tak ketinggalan selera humor yang baik. 

Negosiator tak boleh lupa, bahwa setiap pendapatnya harus disertai dengan data dan fakta. Selain itu, volume suara harus jelas, pilihan dan intonasi yang tepat sasaran. Setiap pendapat harus diucapkan dengan sopan, lancar, dan jelas. Serta mempertimbangkan pendapat pihak lainnya juga. 

Negosiasi juga memiliki beberapa faktor. Seperti siapa para pihak yang terlibat, kemudian hubungan apa yang melatari hubungan antara dua pihak yang bernegosiasi. Selain itu juga kemampuan berkomunikasi yang baik. 

Penutup 

Jika ditarik kesimpulan, pengertian negosiasi adalah suatu kegiatan diskusi yang melibatkan dua pihak atau lebih untuk memperoleh kesepakatan dari setiap pihak yang terlibat. 

Mau punya website yang aman, cepat, dan andal? Tunggu apalagi, ayo buat website Anda hanya di IDwebhost, web hosting murah Indonesia.

 

Taufiq Prasetya Pradana

Pembaca yang suka menulis