Strategi Optimasi Voice Search untuk Meningkatkan SEO Website Anda
Blog SEO Strategi Optimasi Voice Search untuk Meningkatkan SEO Website Anda

Strategi Optimasi Voice Search untuk Meningkatkan SEO Website Anda

Optimasi voice search menjadi kebiasaan yang memudahkan orang dalam mencari informasi dengan teknologi indetifikasi suara.  Metode penelusuran suara atau voice search ini adalah orang mencari informasi contohnya di Google menggunakan suara. Lalu sistem Google akan mengidentifikasi dan mengolahnya kemudian menampilkannya ke user yang mencari informasi yang dimaksud. Layaknya seperti asisten, voice search ini telah memudahkan pencarian dan memiliki potensi berkembang lagi. Nah, agar website bisnis Anda juga dapat mudah di kenali oleh voice search, Anda perlu mempelajari strategi optimasi voice search seperti informasi pada pembahasan di artikel ini.

Daftar Isi

1. Apa itu Voice Search ?

2. Perkembangan Voice Search

2.1. Koreksi / Kueri Ejaan
2.2. Memahami Perhitungan Konteks terkait Lokasi
2.3. Memahami Konteks terkait Aplikasi

3. Strategi Optimasi Voice Search

3.1. Pahami Tipe Konsumen dan  Perangkat Media yang Mereka Gunakan
3.2. Fokus pada Kata Kunci yang berkaitan Pertanyaan
3.3. Buat Konten berdasarkan Persona yang Menarik
3.4. Bangun Halaman Website dengan FAQ
3.5. Utamakan Pencarian Mobile

4. Kesimpulan

 

apa itu voice search
apa itu voice search

Voice Search adalah sebuah fitur dari perkembangan teknologi dalam mencari suatu informasi di pencarian seperti Google dsb dengan metode pengenalan suara  di mobile atau smartphone.

perkembangan voice search
perkembangan voice search

Sebagai contoh, Anda mengetik di pencarian Google, contohnya mencari informasi seperti “cuaca jogja”. Jika Anda menginginkan informasi tersebut tanpa mengetik yaitu dengan berbicara, Anda besar kemungkinan akan mengatakan kepada Google, “Bagaimana cuaca di jogja?” Nah pola penangkapan pencarian dari user tersebut itulah yang menjadi di bentuknya voice search. Selain itu pada sistemnya, juga terdapat AI (Artificial Intelegence) yang membantu voice search untuk mampu menerjemahkan dan menanggapi pertanyaan pencarian yang di tanyakan oleh user seperti :

1.Koreksi / Kueri Ejaan

Kueri adalah sebuah intruksi yang Anda gunakan untuk melakukan permintaan ke pada sistem untuk mendapatkan informasi yang Anda maksudkan. Bentuk instruksi tsb seperti kata kunci pencarian baik kata kunci pendek maupun panjang. Nah, di sistem voice search ini, ketika Anda meminta pencarian sesuatu dan misal terjadi miss spealing, sistem voice search mampu mengkoreksi permintaan Anda tsb.

2. Memahami Perhitungan Konteks terkait Lokasi

Contoh jika Anda di daerah “tugu yogyakarta” dan Anda ingin mengetahui informasi dengan menanyakannya ke sistem Google dengan voice search seperti “Seberapa jauh ke pasar malioboro? ” Google akan memahami bahwa “pasar malioboro” mengacu dengan lokasi saat ini yaitu di “tugu yogyakarta” kemudian menghitung jaraknya dan memberikan informasinya kepada Anda.

3. Memahami Konteks terkait Aplikasi

Anda menginginkan informasi terkait aplikasi restoran yang menyediakan menu masakan yang Anda inginkan seperti “tunjukan menu”. Google akan memahami menu restoran yang ingin Anda ketahui lalu menampilkan menu pada restoran tsb kepada Anda.

strategi optimasi voice search
strategi optimasi voice search

Sebenarnya pengoptimalan dengan metode voice search atau penelusuran suara ini masih sama seperti optimasi SEO dengan kata kunci. Hanya saja, pada optimasi voice search ini optimasi tertuju lebih fokus. Dikutip dari searchjournal berikut rangkuman strategi optimasi voice search.

1. Pahami Tipe Konsumen dan Perangkat Media yang Mereka Gunakan

Sama halnya dengan metode SEO dengan kata kunci, Anda pelu memahami lebih dalam tentang konsumen dan perilakunya. Hal yang perlu Anda pahami adalah dimana lokasi konsumen Anda, kebiasaan apa yang mereka minati, perangkat apa yang mereka gunakan dsb. Dengan begitu, akan memudahkan dalam melakukan SEO untuk optimasi voice searh di jenis perangkat-perangkat yang mendukung suara.

2. Fokus pada Kata Kunci yang berkaitan Pertanyaan

Agar optimasi voice search Anda dapat bekerja dengan optimal, maka Anda perlu fokus dalam pemilihan kata kunci pencarian long tail keywords. Long tail keyword adalah kata kunci turunan dari kata kunci short tail keyword dan lebih spesifik, tertarget serta tingkat persaingan kata kunci yang masih sedikit. Contohnya jika Anda memiliki usaha warung nasi goreng dan target kata kunci yang di gunakan “nasi goreng jogja”. Nah di long tail keyword, Anda dapat menambahkan “nasi goreng jogja spesial daerah sleman”. Lalu untuk penerapan di optimasi voice search, Anda dapat menambahkan beberapa variasi kata yang menerangkan pertanyaan agar lebih optimal.

3. Buat Konten berdasarkan Persona yang Menarik

Anda dapat menambahkan persona Anda dalam konten yang akan Anda lakukan optimasi voice search. Persona adalah bentuk perwujudan diri yang di ciptakan agar mudah di ketahui oleh masyarakat. Nah pesona yang berkaitan dengan konten yang di maksud, Anda perlu membuat konten tersebut menjadi lebih singkat tapi padat dan relevan dengan pencarian yang di maksudkan oleh user. Dengan begitu, website Anda akan di kenal sebagai solusi dalam permasalahan user yang di cari.

Untuk tips dalam menyelesaikan permasalahan yang di cari user, maka website Anda perlu :

  • Buat konten atau halaman website dengan judul yang relevan dengan pertanyaan yang umumnya di tanyakan oleh user. Contoh jika Anda memiliki usaha bisnis warung nasi goreng, Anda dapat membuat judul di konten Anda “Bagaimana memasak nasi goreng yang enak ala restoran?” . Lalu pada isi konten, Anda dapat tambahkan cara-cara memasak nasi goreng sesuai cara yang Anda kuasai.
  • Setelah Anda menambahkan judul dengan pertanyaan, Anda dapat menambahkan jawaban dari pertanyaan yang di cari secara singkat dengan satu atau tiga kalimat.
  • Kemudian setelah Anda menambahkan jawaban singkat, buatlah penjelasan lebih detail lagi.

4. Bangun Halaman Website dengan FAQ

Para pengguna voice search biasanya mencari hal yang mereka inginkan di mulai dengan kalimat tanya. Dan, seperti yang banyak di ketahui orang, kalimat tanya biasanya di awali dengan kata “Siapa”, “Apa”, “Dimana”, “Kapan”, “Mengapa”, dan “Bagaimana”. Nah, Anda dapat menambahkan kata-kata pemicu seperti di atas lalu buatah kerangka dengan konten FAQ atau pertanyaan umum tentunya di sertai dengan jawaban.

5. Utamakan Pencarian Mobile

Di era sekarang, pencarian sesuatu di internet telah banyak menggunakan perangkat media mobile seperti smartphone dsb.  Oleh karena itu, dalam melakukan optimasi voice search atau penelusuran suara ini sangat penting untuk mengutamakan para pengguna perangkat mobile. Hal ini karena, voice search berkaitan dengan perangkat mobile yang memang telah banyak di ciptakan dengan memudahkan menggunakan fitur voice search ini. Selain itu, banyak di temukan para pengguna mobile yang melakukan pencarian lokal seperti mencari tahu lokasi saat perjalanan mereka.

Untuk itulah, para pengguna mobile akan lebih dimudahkan jika menggunakan fitur voice search. Karena alasan itulah, Anda perlu mengoptimalkan website Anda agar mobile friendly. Contohnya seperti pastikan website Anda responsive untuk ditampilkan di berbagai perangkat khususnya mobile

Kesimpulan

Voice Search menjadi teknologi yang memudahkan dalam pencarian. Mungkin masih banyak para pebisnis yang belum menggunakan strategi optimasi voice search ini. Tapi, seiring perkembangan jaman, jika melihat prospek kedepan, voice search bisa menjadi teknologi yang memudahkan dan berpotensi untuk menjadi tren.

Mungkin bagi user dewasa fitur ini tidak banyak di gunakan. Tapi, melihat generasi muda yang cepat beradaptasi dengan teknologi, bukan tidak mungkin fitur voice search akan semakin berkembang. Untuk itulah, Anda sebagai pebisnis agar produk Anda mudah di temukan secara online, Anda perlu mempelajari strategi optimasi voice search untuk kebaikan bisnis Anda.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk terus ikut perkembangan informasi seputar bisnis online di blog IDwebhost. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.