Menu Advanced cPanel: Pengertian, Fungsi, dan Kegunaannya
Blog Cpanel Menu Advanced cPanel: Pengertian, Fungsi, dan Kegunaannya

Menu Advanced cPanel: Pengertian, Fungsi, dan Kegunaannya

Sahabat IDwebhost pastinya sudah berlangganan domain dan hosting murah di IDwebhost kan? Jika sudah Anda adalah orang yang beruntung karena memilih tempat penyedia hosting terbaik dengan dukungan teknologi yang super canggih. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas lebih dalam terkait menu dan juga fitur pada cPanel. Tentunya saat Anda sudah membeli hosting pasti akan disediakan tool untuk mengelola segala kebutuhan website Anda. Pada cPanel terdapat beragam fitur mulai dari pengelola Files, Billing & Support, Databases, Domains, Email, Metrics, Security, Software, menu Advanced Preferences, hingga Softaculous Apps Installer.

Karena banyak menu dan dan fitur yang bisa digunakan mari kita bahas tentang Pengertian, Fungsi, dan Kegunaan Menu Advanced pada cPanel. Karena menu Advanced ini adalah menu pengaturan lanjutan pastikan terlebih dahulu untuk memahami dasar-dasar dari cPanel ini. Agar nantinya saat mencoba menggunakan menu Advanced tidak mempengaruhi kinerja dari website Anda.

Apa itu menu Advanced pada cPanel

Apa itu Menu Advanced pada cPanel?

Telah kami sebut kan di atas bahwa Menu Advanced pada cPanel adalah pengaturan khusus yang diperuntukan pada user profesional (advanced). Oleh karena itu harus tahu dan paham benar dari dasar-dasar penggunaan cPanel sehingga tidak mempengaruhi website. Dengan menggunakan menu Advanced cPanel ini biasanya bertujuan untuk memberikan atau membuat pengaturan tingkat lanjut dari fungsi-fungsi website. Selain itu dalam melakukan pengaturan, Anda dapat melakukan perintah perintah tertentu seperti scanning virus di website dan lain sebagainya. Nah untuk lebih jelasnya silakan simak penjelasan berikut ini:

LiteSpeed Web Cache Manager

1. Menu Advanced LiteSpeed Web Cache Manager

Plugin LiteSpeed ​​Web Cache Manager untuk cPanel adalah plugin pendamping untuk plugin cache WordPress yang juga terintegrasi langsung dengan LiteSpeed Web Server. Jika hosting yang Anda beli telah menggunakan LiteSpeed Web Server maka website Anda akan memiliki performa baik hingga 6 kali lebih cepat jika dibanding hosting yang menggunakan Apache.

Dengan mengintegrasikan LiteSpeed Web Server dan LiteSpeed WordPress Cache maka website Anda akan memiliki kecepatan yang baik. Fitur utama dari LiteSpeed Web Cache yaitu untuk meningkatkan kecepatan waktu loading pada website. Sebenarnya Anda bisa menginstal melalui plugin WordPress atau melalui cPanel nah disini kami memberikan langkah penggunaannya pada cPanel.

Cara Install LSWC Melalui cPanel

  1. Masuk ke akun cPanel.
  2. Kemudian cari menu Advanced pada cPanel, klik LiteSpeed Web Cache Manager.
  3. Silakan scroll ke bawah cari LiteSpeed Cache Management, pilih WordPress Cache.
  4. Klik tombol Re-scan untuk cek status cache Anda saat ini.
  5. Setelah mendapatkan instalasi WordPress, klik Enable.
  6. Jika berhasil, maka Cache Status menjadi Enabled.

Cron Jobs

2. Menu Advanced Cron Jobs

Dengan menggunakan Cron jobs memungkinkan Anda bisa menjalankan dan mengotomatisasi suatu perintah atau script tertentu secara otomatis pada sebuah website.Selain itu Anda juga bisa melakukan pengaturan untuk dijalankan pada waktu yang terjadwal misalnya setiap hari, minggu, dan seterusnya. Dalam hal ini perintah yang Anda masukkan berupa perintah untuk cron jobs untuk menghapus temporary files secara berkala dan lain sebagainya.

Langkah Menggunakan Cron Jobs Di Cpanel Sebagai Berikut :

  1. Login ke cPanel.
  2. Panda Menu Advanced cPanel klik Cron Jobs.
  3. Setelah Anda masuk ke menu Cron Jobs, akan tampil form pengisian dari Cron Jobs yang berisikan Common
  4. Setting, Parameter Waktu, dan Command.
  5. Isikan pada form Common Setting dengan memilih Once Per Day (0 0 * * *) maka secara otomatis kolom parameter waktu akan terisi.
  6. Selesai. Sangat mudah kan?

Untuk lebih efektif dalam penerapan dan konfigurasi Cron Jobs ada baiknya untuk memahami bahasa pemrograman Linux terlebih dahulu.

Track DNS

3. Menu Advanced Track DNS

Secara singkat Track DNS adalah sebuah fitur yang digunakan untuk mencari tahu dns domain pada domain Anda. Dengan menggunakan Track DNS Anda akan mendapatkan informasi yang berisi IP address, mail server and raw DNS. Untuk penggunaanya cukup mudah Anda hanya tinggal memasukkan domain yang ingin Anda cek, kemudian klik tombol Look Up maka informasi dari domain tersebut akan ditampilkan.

Indexes menu advanced cpanel

4. Indexes

Fitur ini memungkinkan Anda mengatur dan juga menyesuaikan direktori dalam sebuah website dapat ditampilkan. Ada beberapa pengaturan yang bisa Anda pilih yaitu antara default,tidak ada indeks, atau bisa dilakukan dua jenis pengindeksan.

Cara Menggunakan Index Manager Pada cPanel

Index Manager mengizinkan Anda buat mengatur bagaimana direktori dalam website ditampilkan. Berikut ini kami akan berikan cara untuk menggunakannya :

  1. Login cPanel.
  2. Masuk pada menu Advanced.
  3. Klik Index Manager
  4. Akan muncul halaman berikutnya, Klik button Settings.
  5. Pada menu Document Root for silakan pilih lokasi direktori pada domain lalu Save changes.
  6. Pilih direktori yang akan Anda disembunyikan.
  7. Setelah itu pilih menu No Indexing klik Save.
  8. Pada halaman tersebut terdapat empat pilihan indexing.
  9. Selesai! Tunggu notifikasi index telah berhasil dilakukan.

Baca juga: 10 Teknologi Hosting Tercanggih IDwebhost Untuk Website Anda

Empat pilihan indexing yang bisa dipilih :

  • Default System Setting.
  • No indexing.
  • Standard indexing (filename only).
  • Fancying Indexing.

menu advanced cpanel Error Pages

5. Error Pages

Dengan menggunakan fitur ini ketika ada halaman yang error pada website Anda maka bisa menampilkan suatu pesan tertentu dengan code error tersendiri yang terjadi.

Apache Handlers

6. Apache Handlers

Mada menu Apache Handlers digunakan untuk mengontrol dan mengenali file pada perangkat lunak server website sehingga Apache bisa mengelola file tersebut pada website. Sebagai Apache biasanya akan bisa menangani proses file yang berformat .pl sebagai Perl files. Dengan adanya fitur ini maka Apache bisa menangani proses file yang berformat .script sebagai Perfiles untuk bisa dijalankan pada sebuah web.

MIME Types

7. MIME Types

Multi – Purpose Internet Mail Extensions yang disingkat MIME Types adalah fitur untuk menangani beberapa tipe file pada browser dan juga akan memberitahu bagaimana browser menangani dari ekstensi tertentu dari sebuah file.

Langkah Untuk Menambahkan MIME Types cPanel

  • Buka cPanel di bagian menu Advanced, lalu tekan MIME Types.
  • Isi sesuai kebutuhan, lalu tekan Add.

MIME Type dapat Anda hapus pada list yang telah Anda tambahkan, namun MIME Type yang didefinisikan oleh sistem secara otomatis Anda tidak dapat menghapusnya. Untuk menghapus MIME Type yang telah Anda buat, hanya perlu menekan tombol Delete.

Virus Scanner

8. Virus Scanner

Fitur ini Virus Scanner ini digunakan untuk scanning website yang Anda miliki. Dengan fitur ini maka Anda dapat mengetahui apakah website Anda aman dari virus dan juga mendeteksi bermacam-macam ancaman seperti Trojan, Malware, dan lain sebagainya yang dapat mengganggu performa serta keamanan dari website Anda.

Saat Anda membeli hosting untuk membuat sebuah website tentunya akan membutuhkan alat yang nantinya akan mem mempermudah dalam membuat website tersebut. Bagi anda yang baru saja ingin memulai membuat website terkadang juga masih belum tahu apa saja yang dibutuhkan untuk membuat suatu website profesional. Terlebih jika masih awam pasti masih bedanya alat apa saja yang harus dipersiapkan? Yang perlu dipersiapkan adalah cukup membeli dengan domain dan hosting murah. Karena nanti saat Anda membeli sudah disediakan tool untuk membuat website dengan mudah salah satunya cPanel.