Mengenal Pengertian Investasi, Tujuan dan Manfaatnya
Blog Bisnis Mengenal Pengertian Investasi, Tujuan dan Manfaatnya

Mengenal Pengertian Investasi, Tujuan dan Manfaatnya

Investasi. Siapa yang tak kenal dengan istilah ekonomi yang satu ini. Dibandingkan dengan beragam istilah ekonomi lainnya, investasi termasuk istilah yang sangat akrab di telinga masyarakat. Mulai dari obrolan bapak-bapak di pos ronda, hingga pejabat dan para penyelenggara negara di Jakarta sana. Investasi di sana dan investasi di sini. Hanya saja, meskipun sudah sangat akrab di telinga, sebenarnya, apa sih Investasi itu? Apa tujuannya, manfaat apa yang ingin dicapai dari sebuah investasi? 

Pada artikel kali ini,Kami akan berbagi dengan Kamu, Sahabat IDwebhost tentang pengertian Investasi, dan apa saja manfaatnya. Jadi, silakan simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Mari kita mulai!

Pengertian Investasi? 

Secara sederhana, pengertian investasi adalah aset atau barang yang diperoleh dengan tujuan untuk menghasilkan pendapatan atau kenaikan nilai atau apresiasi. Apresiasi sendiri mengacu pada peningkatan nilai aset dari waktu ke waktu. Ketika seseorang membeli suatu barang sebagai investasi, tujuannya bukanlah untuk mengkonsumsi barang tersebut seketika itu juga. Tetapi menggunakannya di masa depan, untuk menghasilkan kekayaan. 

Investasi sendiri, selalu berkaitan dengan pengeluaran pada beberapa aset. Aset sendiri ada banyak jenisnya. Bisa jadi, aset tersebut berupa waktu, uang, atau usaha. Di masa depan aset-aset tersebut menghasilkan nilai yang lebih besar dari nilai investasi yang pertama kali dikeluarkan. 

Misalnya. Seorang investor membeli sebuah aset moneter dengan nilai sekarang. Harapannya, aset tersebut akan memberikan pendapatan di masa depan. Caranya, yang apalagi kalau tidak untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan. 

Baca Juga : Lebih Dekat Dengan Pelanggan Menggunakan Desk.ID

Orang atau badan yang melakukan kegiatan investasi biasa disebut dengan investor. Terkadang, investasi juga disebut sebagai penanaman modal pada suatu perusahaan. 

Pertambahan pendapatan bisa mendorong investasi menjadi lebih besar lagi. Dan, dengan begitu, bunga yang tinggi baka menurunkan minat untuk berinvestasi. Bunga ini bisa lebih besar daripada meminjam uang ke bank, misalnya. 

Apa Tujuan Investasi? 

Pada bagian sebelumnya artikel ini, disebutkan bahwa kegiatan menanam modal ini mempunyai beberapa tujuan, manfaat, bentuk, dan jenis yang harus Kamu ketahui. Berikut ini adalah tujuan investasi yang harus Kamu ketahui: 

1. Untuk Membesarkan Sebuah Usaha

Pengertian investasi, sangat identik dengan keuntungan berupa uang. Kamu tetapi, jangan salah. Investasi juga memiliki kegunaan lainnya. Contohnya, adalah untuk memperbesar bisnis yang sedang berjalan, keperluan di bidang sosial, dan lain sebagainya. 

2. Mendapatkan Pemasukan Tetap

Ketika Kamu menanam modal di sebuah perusahaan, maka secara otomatis Kamu memiliki hak beberapa persen dari keuntungan perusahaan. Dengan begitu, Kamu akan selalu menerima keuntungan dari modal yang Kamu tanam pada perusahaan tersebut. 

3. Mengurangi Persaingan

Dengan mulai berinvestasi, Kamu sudah dapat mengurangi jumlah saingan yang memiliki bidang sama dengan Kamu. 

4. Jaminan Dalam Berbisnis

Kalau Kamu menanamkan modal kepada supplier, ada jaminan bahwa bisnismu nantinya tak akan kekurangan bahan baku. Dengan bahan baku yang selalu tercukupi, Kamu selalu dapat memenuhi permintaan pasar. 

Manfaat Berinvestasi

Berdasarkan tujuan dari investasi pada bagian sebelumnya membuat banyak orang berbondong-bondong untuk berinvestasi. Menjadi salah satu bentuk penanaman modal, bagi para pelakunya, investasi dalam dunia bisnis memiliki beberapa manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat investasi yang harus Kamu tahu: 

1. Peningkatan Aset

Manfaat pertama dari investasi yang ingin dicapai adalah peningkatan aset. Berdasarkan pengertian investasi diatas, tindakan menanam modal ini dapat memberikan keuntungan di masa depan. Contohnya, saat Kamu memutuskan untuk membeli tanah untuk investasi, lalu menjualnya di masa depan, dengan nilai yang jauh lebih tinggi dari nilai sekarang. 

2. Memenuhi Berbagai Kebutuhan 

Banyak aktivitas investasi yang dilakukan saat ini, umumnya bertujuan untuk mendukung segala kemudahan di masa depan. Salah satu contohnya adalah investasi emas. Investasi emas bertujuan agar dapat dijual kembali beberapa tahun kemudian dan keuntungannya digunakan untuk kebutuhan. 

3. Cenderung Lebih Hemat 

Saat melakukan investasi atau menanam modal, uang yang dimiliki akan digunakan untuk hal yang lebih mendesak dan penting. Dengan begitu, para investor akan menentukan skala prioritas dalam menyalurkan pengeluarannya. 

4. Menghindarkan Dari Jeratan Utang

Orang yang memiliki gaya hidup sederhana dan tidak neko-neko, kemungkinan besar orang tersebut dapat terhindar dari yang namanya urusan utang piutang yang merugikan. Dampak positif dari bebas utang adalah, hati akan menjadi lebih tenteram. 

Macam-Macam Bentuk Investasi

Umumnya, sebuah investasi dapat dibedakan menjadi dua. Yaitu: 

1. Investasi Aktiva Riil 

Investasi aktiva riil adalah aktivitas investasi yang umumnya dilakukan pada benda yang kasat mata, atau dapat dilihat fisiknya. Contohnya, seperti investasi emas, logam mulia, tanah, properti, dan lain sebagainya. 

2. Investasi Aktiva Finansial

Kemudian ada juga investasi aktiva finansial. Investasi aktiva finansial adalah kegiatan investasi yang dilakukan dan berbentuk pada surat atau dokumen berharga. Contoh dari investasi aktiva finansial, seperti saham, deposito, reksadana, obligasi, surat utang negara, dan lain sebagainya. 

Baca Juga: Cara Install Prestashop Menggunakan Softaculous di cPanel

Kategori Investasi

Investasi juga dapat dibedakan pada beberapa kategori. Berikut adalah beberapa kategori investasi berikut penjelasan singkatnya: 

1. Investasi Berdasarkan Aset

Investasi berdasarkan aset adalah investasi yang digolongkan dari kekayaan atau modal yang dimiliki oleh seseorang atau badan. Investasi jenis ini, juga terbagi menjadi dua jenis. Yang pertama adalah real asset. Real Asset adalah investasi yang berwujud bangunan, gedung, kendaraan, dan lain sebagainya. Dan jenis yang kedua adalah financial asset, yang umumnya banyak berwujud dokumen. 

2. Investasi Berdasar Pengaruh

Apa yang dimaksud dengan investasi berdasarkan pengaruh? Investasi jenis ini adalah investasi berdasarkan beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh pada sebuah kegiatan investasi. Dan sama dengan jenis investasi sebelumnya, investasi jenis ini juga terbagi menjadi dua jenis. 

3.Investasi Autonomous

Investasi jenis ini adalah investasi yang tidak terpengaruh oleh tingkat pendapatan seseorang. Dengan kata lain, lebih bersifat spekulatif. Misalnya, ketika Kamu membeli surat dan dokumen berharga,dan berharap di masa depan nilainya akan naik. 

4. Investasi Induced

Investasi jenis ini berbeda dengan investasi autonomous. Pada investasi ini, jumlah permintaan barang maupun jasa dan tingkat pendapatan cukup berpengaruh ketika ingin melakukan investasi ini. Contohnya adalah penghasilan transitori. Atau penghasilan yang didapatkan di luar bekerja. Misalnya bunga. 

5. Investasi Berdasarkan Sumber Pembiayaan

Jenis investasi yang satu ini juga terbagi menjadi dua macam aliran dana. Yaitu, investasi yang sumbernya berasal dari modal asing, dan investasi yang berasal dari modal dalam negeri. 

Penutup 

Sebagai sebuah istilah yang sudah sangat akrab di telinga, ternyata investasi memiliki banyak ragam dan jenisnya. Memahami pengertian investasi menjadi penting, apalagi di zaman sekarang sangat banyak penipuan yang berkedok investasi. 

Mau punya website yang aman, cepat, dan andal? Tunggu apalagi, ayo buat website Anda hanya di IDwebhost, web hosting murah Indonesia. 

 

Taufiq Prasetya Pradana

Pembaca yang suka menulis