Tips Menambahkan Domain di Plesk Panel
Blog Plesk Tips Menambahkan Domain di Plesk Panel

Tips Menambahkan Domain di Plesk Panel

Apakah Anda memiliki sebuah website yang Anda kelola sendiri? Tentu Anda sudah familiar dengan kata domain. Domain adalah nama khusus yang diberikan untuk mengidentifikasi alamat (IP address) pada server komputer, seperti web server atau email server di jaringan internet. Domain sendiri berguna untuk mempermudah para pengguna internet untuk mengakses server dan memudahkan dalam mengingat server dibandingkan jika harus mengingat angka-angka IP address yang cukup rumit. Bagaimana menambahkan domain di plesk panel?

Ketika membuat sebuah website, Anda bisa memilih dua jenis kontrol panel yaitu cPanel dan Plesk. Kedua jenis kontrol panel tersebut adalah yang paling familiar sehingga banyak digunakan oleh pengguna website. Meski keduanya memiliki perbedaan, akan tetapi kedua kontrol panel ini memiliki tujuan yang sama yaitu memastikan para pengguna website mampu mengoperasikan sistem yang ada pada website dengan baik.

Apa itu cPanel?

Apakah yang dimaksud dengan cPanel? cPanel merupakan sebuah web hosting berbasis Linux yang juga menyertakan instalasi cPanel. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan cPanel?

menambahkan domain di plesk panel

1. Mencari Tahu Kelebihan cPanel

Terdapat beberapa kelebihan dari cPanel, antara lain sebagai berikut.

  • Sangat mudah untuk dipelajari.
  • Sangat mudah untuk digunakan.
  • Hemat uang dan hemat waktu.
  • Sudah terjamin karena melalui ujicoba yang ketat.
  • menawarkan produk software auto installer.
  • terdapat panduan atau tutorial secara online.

2. Mencari Tahu Kekurangan cPanel

Terdapat beberapa kekurangan dari cPanel, antara lain sebagai berikut.

  • Terdapat berbagai fitur sehingga cenderung memperlambat performa cPanel.
  • Sistem pengaturan yang dapat berubah secara otomatis.
  • Sejumlah hosting menjalankan software yang tidak diupgrade.
  • Cenderung mahal dan jarang dipasang pada hosting gratis.

Bagi Anda yang belum mengetahuinya. Pada dasarnya masing-masing cPanel memiliki cara instalasi yang berbeda-beda dengan berbagai fitur yang ditawarkan di dalamnya. Meski demikian, kini sudah tersedia panduan dan tutorial online yang mudah diakses melalui jaringan internet sehingga mempermudah dalam penggunaannya.

Secara singkat, cara instalasi cPanel tidak membutuhkan alur yang rumit. Setelah Anda login ke akun pribadi Anda, Anda akan melihat matriks yang menunjukkan kapasitas penggunaan resource, seperti ruang penyimpanan yang tersedia, penggunaan CPU, memori, dan lain sebagainya. Matriks inilah yang akan menunjukkan sejauh mana performa website.

Setelah Anda berhasil mengetahui sejauh mana performa website yang Anda kelola. Selanjutnya, Anda akan ditunjukkan berbagai modul yang tersedia. Dari situlah Anda bisa menggunakan berbagai fitur yang tersedia di dalam website milik Anda.

menambahkan domain di plesk panel

Apa itu Plesk?

Plesk merupakan sebuah perangkat lunak untuk mengatur sebuah web hosting. Plesk sendiri saat ini sudah tersedia di berbagai OS server Windows dan juga Linux sehingga penggunanya jauh lebih mudah untuk menggunakannya. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, kini Plesk sudah dapat digunakan pada berbagai platform terkenal seperti Windows, Centos, Redhat, Debian, dan CloudLinux.

1. Fitur-Fitur pada Plesk Panel

Terdapat banyak fitur yang ditawarkan oleh Plesk Panel, antara lain sebagai berikut.

  • Bebas memilih kulit dari daftar kulit yang ada pada panel kontrol.
  • Sangat mudah dipelajari dan dipahami.
  • Mampu menginstal banyak CMSS hanya dengan beberapa kali klik mouse.
  • Jauh lebih dapat diandalkan karena memberi banyak potongan pikiran sehingga Anda akan mudah fokus pada satu hal.
  • Aman dan jauh dari ancaman.
  • Jaminan performa terbaik.
  • Memiliki fitur built-in yang dapat menangani kesalahan dengan mudah.
  • Dapat disesuaikan dengan bahasa lokal setempat sehingga mempermudah penggunaan.

2. Mencari Tahu Kelebihan Plesk

Terdapat beberapa kelebihan dari Plesk, antara lain sebagai berikut.

  • Memberi kemudahan untuk belajar secara antarmuka dengan tampilan yang tetap sederhana.
  • Dapat mengelola domain hosting, email, webmail, dan lain sebagainya.
  • Dapat mengelola akun FTP dengan aman karena dilindungi dengan password dan backup.
  • Dapat mengelola setting web hosting, web user, frontpage, dan lain sebagainya.
  • Dapat mengelola database dari domain Anda secara langsung dan aplikasi web lainnya.

3. Mencari Tahu Kekurangan Plesk

Dibandingkan dengan berbagai kelebihan yang diusung oleh Plesk Panel. Rupanya masih terdapat kekurangan dari control panel ini, yaitu penggunaan interface yang didesain secara kompleks membuat performanya agak lambat dibandingkan dengan control panel pada umumnya.

Membahas Seputar Domain

Setelah membahas secara garis besar tentang cPanel. Selanjutnya, akan dibahas mengenai domain secara lebih jelas. Domain merupakan pemberian nama khusus yang cenderung unik dan belum digunakan untuk diberikan guna mengidentifikasi server komputer agar jauh lebih mudah diingat dibandingkan dengan jika menggunakan IP address yang cenderung lebih rumit. Agar mudah mengakses website pribadinya, maka para pengguna menggunakan domain. Lantas, bagaimana cara mendapatkan domain? Sebelum Anda mendapatkan domain, pertama-tama tentukan dulu nama domain yang ingin digunakan. Selanjutnya, Anda bisa memilih ekstensi domain yang akan digunakan. Barulah kemudian Anda membeli domain pada penyedia atau provider domain.

menambahkan domain di plesk panel
idwebhost.com

Tips Menambah Domain pada Plesk Panel

Lantas bagaimana tips dan langkah-langkah menambahkan domain pada Plesk Panel? Berikut tipsnya, simak dengan baik ya!

  • Arahkan domain yang akan dijadikan addon domain ke server.
  • Masuk/login ke akun Plesk Panel.
  • Klik tombol Add Domain.
  • Masukkan data diri atau informasi nama domain yang hendak dijadikan addon domain.

Domain name : namadomain.com

Location’s of the website’s file : default

Hosting type : website hosting

Activate the DNS service : centang

Activate the mail service : centang

Document root : namadomain.com

Preferred domin : None

Secure the domain with let’s encrypt : Tidak dicentang

Enable git support : Tidak dicentang

Jika sudah tekan OK

  • Setelah sukses ditambahkan, selanjutnya addon domain akan muncul di halaman Plesk Panel WordPress Hosting pribadi Anda.

Begitulah langkah-langkah dalam menambahkan domain di Plesk Panel. Akan tetapi, tidak jarang juga pengguna yang ingin mengubah nama domain menjadi nama domain yang lain. Akan tetapi ketika hendak mengganti nama domain, Anda harus benar-benar memerhatikan beberapa hal. Berikut beberapa hal yang harus benar-benar Anda perhatikan.

  1. Jika Anda sudah menambahkan nama domain sebagai nama domain hosting primer, maka Anda harus menghapusnya terlebih dahulu.
  2. Jika Anda sudah menerapkan sertifikat SSL pada akun hosting Anda, maka Anda tidak dapat mengganti nama hosting primer Anda kecuali dengan mencabut sertifikat SSL terlebih dahulu.
  3. Mengubah domain primer dapat menyebabkan instalasi WordPress terputus.

Memilih control panel yang pas untuk website Anda tentunya harus melalui pertimbangan yang matang. Baik penggunaan cPanel atau Plesk, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa membantu Anda dalam menentukan pilihan sehingga Anda lebih mudah dalam menjatuhkan pilihan. Jangan ragu untuk berkonsultasi pada pihak yang mengetahui seputar control panel dan hal-hal berkaitan di dalamnya.

Jika Anda bingung, Anda bisa mencoba browsing untuk mencari referensi-referensi terpercaya yang bisa membantu Anda juga dalam menentukan pilihan. Meski begitu, tidak ada salahnya bukan untuk mencoba kedua-duanya untuk membandingkan perbedaannya? Dengan begitu, barulah Anda bisa menetapkan pilihan dengan tepat tanpa harus bingung. Selamat mencoba.