Tutorial LinkedIn Ads : Cara Marketing B2B yang Efektif
Blog Digital Marketing Tutorial LinkedIn Ads : Cara Marketing B2B yang Efektif

Tutorial LinkedIn Ads : Cara Marketing B2B yang Efektif

LinkedIn Ads membantu tujuan marketing Anda seperti marketing B2B yaitu Business to Business yang berbeda dari B2C yaitu Business to Consumer yang berbeda dengan platform media sosial pada umumnya.

Untuk mempelajari lebih dalam mengenai LinkedIn Ads ini, Anda dapat membacanya di konten artikel yang telah disusun berikut ini.

Daftar Isi

1. Apa itu LinkedIn Ads ?

2. Keunggulan LinkedIn Ads

3. Cara Kerja LinkedIn Ads

4. Tutorial Membuat LinkedIn Ads

5. Kesimpulan

 

Apa itu LinkedIn Ads ?

 

apa-itu-linkedin-ads

LinkedIn Ads adalah fitur yang bisa digunakan untuk beriklan oleh pengguna LinkedIn yang bisa digunakan untuk mengiklankan lowongan kerja dsb.

Selain dapat mengiklankan lowongan kerja, fitur ini juga dapat digunakan oleh para profesional atau pebisnis lainnya untuk kegiatan marketing B2B Anda.

 

Keunggulan LinkedIn Ads

 

keunggulan-linkedin-ads

Beberapa keunggulan jika Anda beriklan di LinkedIn Ads adalah :

  • Akses networking yang lebih besar yaitu 690 juta profesional di Indonesia ataupun Internasional
  • Bisa mengatur sendiri budget iklan
  • Bisa mengontrol jadwal dengan bebas
  • Terdapat pilihan jenis iklan yang variatif
  • Terdapat peluang mendapatkan leads yang lebih banyak dan baik dibanding platform lainnya.
  • Dilengkapi dashboard Campaign Manager yang dapat digunakan untuk mengatur iklan dan menganalisa performa iklan
  • Mudah diintegrasikan ke CRM tool lainnya.

 

Cara Kerja LinkedIn Ads

 

cara-kerja-linkedin-ads

Cara kerja pada fitur iklan LinkedIn ini adalah dengan menggunakan sistem bid budget sama halnya platform ad lainnya. Oleh karena itu, pengaturan seperti anggaran, distribusi iklan, dan target spesifik pun mudah untuk dilakukan.

Selain itu di fitur iklan ini juga telah disediakan tool Marketing Campaign Manager yang dipunyai LinkedIn. Dashboard yang bersifat self-service, dapat membuat Anda muda dalam mengatur dan menganalisa performa iklan yang berjalan.

 

Tutorial Membuat LinkedIn Ads

 

tutorial-membuat-linkedin-ads

Nah sekarang kita mulai membuat iklan di LinkedIn dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

1. Buat Company Page

Halaman perusahaan atau company page merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam menjalankan beriklan di LinkedIn Ads.

Dalam pembuatannya, Anda harus masuk ke akun LinkedIn. Kemudian klik menu Kerja, di bagian pojok kanan atas,

Setelah itu, scroll sampai bawah dan klik Buat Halaman Perusahaan.

Ketiga, Anda akan diminta untuk memilih jenis perusahaan.Anda dapat memilih dengan menyesuaikan kebutuhan seperti jenis usaha kecil, usaha menengah hingga besar, halaman showcase, dan lembaga pendidikan.

Lalu, isi formulir yang diminta. Jika sudah benar semua data yang telah Anda inputkan tsb, sekarang Anda dapat melakukan klik Buat halaman.

Terakhir, lengkapi informasi profile pada halaman perusahaan atau company page Anda terlebih dahulu.

 

2. Buat Akun LinkedIn Campaign Manager

LinkedIn Campaign Manager merupakan tools yang dipunyai LinkedIn sebagai dashboard untuk digunakan pemasang iklan. Dari sini, Anda dapat melakukan pengaturan semua iklan. Untuk langkah-langkah dalam pengaturan LinkedIn Campaign Manager, sebagai berikut :

Pertama, Anda masuk ke akun LinkedIn dan klik menu Kerja.

Setelahnya, klik Solusi Pemasaran atau “Advertise” jika akun memiliki pengaturan Bahasa Inggris.

Selanjutnya, akan ditampilkan halaman LinkedIn Marketing Solution. Lalu klik Create Ad untuk memulai.

Kemudian, muncul halaman Campaign Manager untuk pembuatan akun. Anda dapat memberikan nama pada akun iklan Anda.

Anda dapat memilih mata uang USD atau Dolar sebagai alternatif jika tidak terdapat pilihan pembayaran dengan IDR atau Rupiah.

 

3. Pilih Iklan

Sebelumnya, Anda perlu memilih campaign grup. Hal ini dapat membantu iklan Anda menjadi lebih terstruktur. Untuk satu grup Anda dapat membuat beberapa iklan.

Lalu, ganti nama default campaign menjadi nama iklan Anda dan klik berikutnya.

4. Setting Iklan

Tahap ini ada enam cara yang perlu dilakukan dalam setting iklan, diantaranya adalah :

  • Pilih tujuan iklan
  • Tentukan kriteria audiens
  • Pilih format iklan
  • Aktifkan LinkedIn Audience Network
  • Mengatur budget dan jadwal iklan
  • Mengatur tracking conversion

 

5. Pilih Tujuan Iklan

Pada tahap ini Anda dapat memilih apa yang menjadi tujuan iklan Anda.

Contohnya Anda ingin meningkatkan brand awareness, Anda dapat memilih Kesadaran, dst.

Namun pada tutorial ini, IDwebhost akan memberi contoh untuk tujuan “Pertimbangan” dengan goalnya yaitu knjungan website.

 

6. Atur Kriteria Audiens

Beberapa kriteria audiens yang dapat dipilih adalah :

  • Lokasi target audiens dan pengecualiannya
  • Profil bahasa target audiens. Anda dapat memilih bahasa inggris karena lebih banyak digunakan pengguna LinkedIn
  • Targeting audiens pada kontak LinkedIn Anda
  • Atribut audiens yang dapat digunakan untuk menyaring siapa saja yang bisa melihat iklan Anda
  • Centang aktifkan perluasan audiens yang berguna supaya iklan Anda bisa menjangkau ke lebih banyak orang

 

7. Pilih Format Iklan

Pilih format iklan dari beberapa jenis iklan seperti :

  • Iklan satu gambar
  • Iklan gambar carousel
  • Iklan Video
  • Iklan teks
  • Iklan Spotlight
  • Iklan pesan
  • Iklan percakapan

 

8. Aktifkan LinkedIn Audience Network

Checklist opsi “aktifkan LinkedIn Audience Network” agar iklan Anda dapat ditayangkan pada aplikasi LinkedIn dan website rekanan LinkedIn.

 

9. Atur Budget dan Jadwal Iklan

Anda dapat melakukan pengaturan budget yang dapat digunakan. Anda juga dapat mengatur anggaran harian, artinya iklan akan tayang per hari seharga USD 50.

Selain itu, Anda juga dapat menetapkan jadwal kapan iklan mulai berjalan dan berhenti, atau iklan terus untuk berjalan.

 

10. Atur Pelacakan Konversi

Pelacakan konversi memungkinkan Anda untuk mengukur tindakan yang dilakukan oleh anggota di website Anda setelah mengklik atau melihat iklan LinkedIn Anda. Anda boleh menggunakannya atau mengabaikannya, karena poin ini opsional untuk dilakukan.

 

11. Upload Konten Iklan

Setelah itu, Anda perlu mengupload konten iklan Anda. Caranya klik tanda + dan akan keluar halaman yang tertampil. Lalu Anda dapat melakukan upload gambar dari judul, deskripsi iklan, serta URL. Cek preview otomatis agar iklan berada pada sisi kanan layar.

 

12. Cek Kembali dan Iklan Siap Dijalankan

Setelah tahap pengaturan dilakukan, jangan lupa untuk cek kembali URL tujuan iklan, logo, deskripsi, dan judul. Jika sudah benar, Anda dapat klik tombol berikutnya, dan iklan siap untuk dijalankan.

 

 

13. Tunggu Approval dari LinkedIn

LinkedIn akan melakukan pengecekan terhadap setting iklan Anda sebelum siap di publikasikan. Perkiraan waktu pengecekan ini sekitar 24 jam dan bisa juga lebih.

Agar iklan Anda dapat lolos standar LinkedIn, Anda perlu mengikuti aturan LinkedIn yaitu iklan tidak mengandung unsur diskriminasi SARA atau ujaran kebencian, memiliki URL tujuan relevan dan jelas, dsb.

 

14. Pantau Performa Iklan

Setelah iklan berjalan, Anda perlu memantau performa iklan Anda pada menu Performance Chart. Anda dapat memantau tayangan iklan yang didapatkan, jumlah klik iklan dsb.

 

Kesimpulan

LinkedIn menjadi platform yang bermanfaat yang Anda gunakan terutama untuk tim HR dalam melakukan publikasi iklan lowongan kerja.  Hal ini karena LinkedIn memiliki database pengguna yang besar baik di Indonesia ataupun internasional

Semoga bermanfaat

Anda juga dapat mengikuti informasi di blog IDwebhost ini supaya mendapatkan info seputar bisnis secara gratis.

Lalu, IDwebhost juga memiliki promo hosting dan domain yang dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan hosting atau domain pada website Anda. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.