Kisah 4 Pebisnis Start Up yang Kini Jadi Unicorn Indonesia!
Blog Tips Keren

Kisah 4 Pebisnis Start Up yang Kini Jadi Unicorn Indonesia!

Sekarang ini pengusaha sukses dari Indonesia tumbuh kian pesat. Bahkan kebanyakan dari pengusaha sukses itu tergolong masih sangat muda. Usianya bahkan di bawah 30 tahun! Nah, untuk kamu para calon pebisnis, jangan gampang putus asa dan harus pintar memanfaatkan peluang yang Kamu miliki. Ada banyak sekali Kisah Pebisnis Start Up dari Indonesia yang bisa Kamu jadikan inspirasi.

Namanya sebuah perjuangan, Kamu pasti akan menemukan banyak sekali rintangan. Mulai dari omongan orang yang menganggap Kamu akan gagal sebelum memulai, rintangan yang membuat Kamu ingin berhenti, dan lain sebagainya. Tapi harus tetap fokus pada hal-hal positif dari pada terus berkutat pada hal negatif. Negatif cukup kamu jadikan sebagai pemicu untuk menjadi lebih baik, bukan dijadikan beban. Nah, untuk semakin memotivasi kamu yang sedang memulai bisnis, berikut ini ada 4 Kisah Pebisnis Start Up dari Indonesia yang kini bisnisnya sudah berhasil menjadi Unicorn, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di Asia.

1.    William Tanuwijaya – Tokopedia

 

Kisah Pebisnis Start Up yang pertama adalah William Tanuwijaya yang merupakan CEO sekaligus founder dari e-commerce terbesar di Indonesia, Tokopedia. William Tanuwijaya ini lahir di tanggal 11 November 1981. Setelah ia lulus SMA, ia pergi ke ibukota untuk melanjutkan pendidikan. William kemudian berkuliah di Binus atau Universitas Bina Nusantara dan mengambil jurusan TI atau Teknik Informatika. Setelah itu William berusaha menghidupi dirinya sendiri tanpa merepotkan keluarga dengan bekerja sampingan di sebuah warnet sebagai penjaga warnet. Dari sanalah ia mendapatkan penghasilan tambahan dan juga internet gratis. Dari warnet ini juga William mulai mengenal internet lebih dalam lagi.

Setelah itu William pun ikut bekerja di beberapa perusahaan pengembang software dan juga game. Bahkan ia juga pernah bekerja di sebuah perusaah jual beli online bernama KafeGaul. Dengan pengetahuan yang ia miliki dan pengalaman yang sudah didapatnya, William lalu mengajak kawannya, Leontinus Alpha Edison untuk mendirikan Tokopedia. Lalu tepat pada tanggal 6 Februari 2009 berdirilah Tokopedia. Tokopedia baru dirilis secara online pada tanggal 17 Agustus 2009.

Tidak perlu waktu yang lama, perusahaan yang ia dirikan itu kemudian mendapatkan investasi yang cukup besar dan berhasil mendapatkan gelar startup e-commerce terbaik di Indonesia dari Bubu Awards. Dari sanalah kemudian perjalanan baik Tokopedia dimulai. Sekarang ini Tokopedia sudah menjadi platform paling besar yang menjadi penghubung jutaan penjual dan pembeli. Tokopedia memiliki proses jual beli yang aman, praktis dan juga nyaman.

Kisah Pebisnis Start Up ini memang tidak mudah. William harus mulai semuanya dari bawah. Mendapatkan banyak penolakan dan lain sebagainya. Tapi kamu harus ingat, jangan melihat William ketika ia sudah ada di atas seperti ini, lihatlah William yang merintis dan sedang belajar. Karena disitulah pelajaran terbaik yang bisa kalian dapatkan. Disitulah pelajaran survive itu bisa kalian dapatkan. Sehingga ketika kamu mendapatkan rintangan, kamu tidak mengeluh dan berkata “Pak William kan begini begitu, sementara aku begini begitu” dan seterusnya. Keluhan semacam itu sama sekali tidak akan menyelesaikan masalahmu.

2.    Achmad Zaky – BukaLapak

 

Kisah Pebisnis Start Up yang kedua datang dari Achmad Zaky yang merupakan pendiri Bukalapak. Pria yang lahir pada 24 Agustus 1986 di Sragen ini adalah lulusan ITB dari jurusan Teknik Informatikan di tahun 2004. Zaky memang sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia informatika sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Hal itu terbukti dari banyaknya penghargaan yang ia dapatkan entah dari kejuaraan atau olimpiade yang didapatkannya selama menjalani pendidikan.

Lalu setelah ia lulus dari ITB, Zaky mulai mendirikan sebuah perusahaan konsultan teknologi yang ia beri nama Suitmedia. Nah, dalam kurun waktu itu, Zaky lalu membuat sebuah website yang sekaligus menjadi proyek internal perusahaan. Proyek itulah yang menjadi awal kesuksesan dari Achmad Zaky. Itulah tonggak pertama bukalapak.com.

Setelah itu ia mulai berusaha untuk membesarkan bukalapak. Ia memilih nama itu karena merupakan nama domain yang paling murah kala itu. Tapi sekarang, bukalapak sudah menjadi salah satu perusahaan Unicorn Indonesia yang nilai perusahaannya menyentuh angka triliunan rupiah. Sebuah capaian yang pastinya tidak mudah. Zaky juga pernah bercerita bahwa ia memulai bukalapak itu bersama beberapa temannya di sebuah kamar kos. Dari kamar kos yang kecil itulah, ia kemudian bisa membuat bukalapak sebesar ini hingga memiliki kantor Research and Development sendiri di Bandung.

3.    Ferry Unardi – Traveloka

 

Ferry Unardi adalah pendiri Traveloka yang lahir tahun 1988 di Padang. Ia lahir tepatnya pada tanggal 16 Januari. Dalam perjalanan hidupnya, Kisah Pebisnis Start Up cukup menarik. Setelah ia lulus dari sekolah menengah, Ferry memutuskan melanjutkan pendidikan tingginya di Purdue University dengan mengambil jurusan Computer Science and Engineering. Ia kemudian memutuskan untuk bekerja di Microsoft. Yups! Fery Unardi ini pernah bekerja untuk perusahaan komputer terbesar di dunia itu. Tapi ketika bekerja disana, Ferry merasa tingkat persaingannya sangat tinggi. Ia merasa dirinya akan sangat sulit bertahan disana. Karena itulah ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan melanjutkan studinya.

Sembari menjalani kuliahnya di Harvard University, Ferry tertarik untuk memulai perusahaan rintisan atau Startup. Ia kemudian memilih bidang mesin pencari tiket pesawat. Ide itulah yang menjadi cikal bakal kelahiran Traveloka. Sebuah startup yang bergerak di bidang reservasi tiket pesawat yang tergolong bentuk baru dan menarik, sehingga para investor tertarik untuk berinvestasi di startup yang dibuat oleh Ferry itu. Sampai saat ini, Traveloka sudah mendapatkan pendanaan dari banyak perusahaan dan bank. Sala satunya adalah modal ventura atau venture capital. Pendanaan pertama Traveloka berasal dari East Ventures di tahun 2012 dan Global Founders Capital setahun setelahnya.

4.    Nadiem Makarim – Gojek

 

Kisah Pebisnis Start Up adalah tentang anak muda yang mendirikan sebuah rintisan baru yakni Ojek Online. Siapa yang nggak tau sama orang yang satu ini. Beliau adalah Nadiem Makarim. Orang yang lahir pada 4 Juli 1984 dan merupakan pendiri Gojek, sebuah perusahaan transportasi online yang merupakan sebuah pembaharu dalam bisnis transportasi. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di dunia.

BACA JUGA: 9 Tips dan Trik WordPress Dari Ahlinya

Nadiem sebelumnya pernah bersekolah di Singapura, kemudian ia melanjutkan studinya di International Relations di Brown University di Amerika dan melanjutkan lagi pendidikan S2 nya di Harvard Business School. Dengan latar pendidikan yang bagus itu, ia lalu bekerja di perusahaan kosultan bernama Mckinsey & Company. Ia kemudian bekerja di Zalora sebagai Managing Editor dan terakhirsebagai Innovation Officer di Kartuku. Tapi Nadiem tak pernah puas dengan semua capaiannya itu. Ia lalu mendirikanPT GoJek Indonesia, sebuah penyedia jasa transportasi ojek di Indonesia yang berkembang sangat pesat setelah aplikasinya diluncurkan pada tahun 2015.

Pada awalnya Nadiem mendapatkan ide itu dari masalah yang selalu didapatkannya sebagai penumpang ojek, yakni karena sulitnya mendapatkan tukang ojek dan karena tukang ojek yang sering mangkal. Dari sanalah Nadiem kemudian menelurkan sebuah inovasi yang bisa menghubungkan antara penumpang dan juga pengendara ojek sampai bisa mendapatkan dan menerima order kapanpun dan dimanapun. GoJek telah membuktikan sebuah prestasi yang sangat luar biasa. Sekarang ini lebih dari 20 ribu mitra gojek tersebut di seluruh Indonesia. Bahkan ia menjadi salah satu perusahaan yang tumbuh dengan sangat pesat.

Itu tadi 4 dari sekian banyak Kisah Pebisnis Start Up yang sekarang menjadi Unicorn-nya Indonesia. Kita bisa belajar banyak dari mereka. Bukan hanya ketika mereka sudah berada di posisi yang sekarang, tapi juga ketika mereka merintis usaha tersebut. Semoga bermanfaat ya!