7 Layanan Content Delivery Network Yang Paling Populer Digunakan
Blog JogjaCamp

7 Layanan Content Delivery Network Yang Paling Populer Digunakan

Di era serba digital seperti sekarang ini, banyak sekali alternatif yang dapat kamu gunakan untuk mengelola file kamu. Termasuk fitur cloud computing yang kini telah memungkinkan setiap orang untuk membuat server virtual berukuran besar untuk mengakses dan mengunduh sebuah file. Fitur cloud telah menciptakan metode untuk menyampaikan file secara lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan server fisik standar. Dengan menggunakan sistem Content Delivery Network (CDN), para webmaster kini memiliki banyak pilihan untuk menyimpan file pada berbagai pilihan server yang tersedia di seluruh dunia. Kemudian jika ada permintaan dapat langsung dikirim ke user berdasarkan lokasi mereka masing-masing, sehingga file dapat diakses dengan lebih cepat dan mudah yang akan memudahkan semua orang apabila ingin membaginya dengan siapapun. Sistem cloud ini telah menyediakan sarana untuk mengakses file menjadi lebih mudah dari sebelumnya. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bahkan para freelancer dapat memanfaatkannya sebagai alternatif untuk melakukan back up terhadap data-data penting yang diperlukan. Hal Ini memungkinkan kita bisa bekerja kapanpun dimanapun dan dengan perangkat apapun yang sebelumnya hampir tidak pernah terbayangkan.

Mengapa memilih CDN?

Sebenarnya CDN tidak didesain untuk semua jenis user. CDN lebih dikhususkan untuk situs dengan jumlah traffic yang tinggi dan aplikasi berbasis web karena kecepatan download dan kinerjanya. Bila situs kamu memiliki pengunjung dari seluruh dunia, server fisik akan memiliki jumlah yang terbatas untuk bisa mentransfer data melalui koneksi lokal. Tujuan dari CDN sendiri adalah untuk membagikan file yang bersifat statis (seperti CSS, JS, Images) dari server yang paling memadai yang berdasarkan pada lokasi user. Jadi kita tidak perlu khawatir jika orang-orang akan mengakses situs kita dari berbagai penjuru dunia karena setiap user dapat dilayani lebih cepat melalui sistem CDN yang berbasis lokasi tadi. Sebuah CDN juga dapat dihubungkan ke sebuah domain tertentu atau subdomain dari situs kita sendiri. Hal ini akan memberikan efek seperti suatu ilusi file hosting pada server alternatif yang juga sangat berguna untuk melakukan proses back up. Setiap CDN premium akan memungut biaya besar untuk layanan mereka, tetapi kini sudah banyak ditemui layanan CDN dengan biaya yang sangat murah bahkan gratis. Dalam artikel ini, kami telah menyajikan 7 layanan Content Delivery Network yang paling populer digunakan. Satu dengan yang lain tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Berikut adalah daftarnya :

  1. CloudFlare

CloudFlare memiliki jaringan yang cukup luas, anda bisa melihat dari peta regional coverage area yang mereka jangkau. CloudFlare adalah salah satu dari beberapa penyedia layanan yang menawarkan fitur free plan. CloudFlare tidak menerapkan sistem biaya berdasarkan bandwidth, melainkan menggunakan sistem biaya bulanan atau kuota.

  1. CacheFly

CacheFly merupakan salah satu nama besar penyedia layanan CDN terkemuka dengan kliennya antara lain Cartoon Network, Microsoft, Bandai-Namco, dan Adobe. CacheFly telah berdiri sejak awal tahun 2002 dan memliki track record yang sangat mumpuni dalam bisnis CDN. Satu hal yang menarik di situs mereka adalah adanya video tour yang menjelaskan secara ringkas pemahaman mengenai CDN sehingga para klien yang masih kurang paham dapat lebih memahami sistem CDN dengan lebih mudah.

  1. Windows Azure

Windows Azure adalah salah satu produk dari Microsoft yang sangat potensial dalam bidang cloud hosting. Kita dapat mendaftar untuk menggunakan fitur 90-days free trial secara gratis yang menawarkan semua dasar-dasar fitur yang dibutuhkan dalam sistem cloud hosting seperti 10 jenis website, penyimpanan hingga 35 GB dan 20 GB bandwith untuk CDN. Windows Azure merupakan salaf satu alternatif cloud hosting yang patut dipertimbangkan.

  1. NetDNA

Jika website kita memakan banyak traffic dan kita membutuhkan jaringan pengiriman serius cepat dan stabil, maka NetDNA adalah pilhan yang cukup mumpuni. NetDNA mampu nekerja langsung dengan klien dan menangani masalah bandwith setiap website milik klien secara spesifik. Template Monster, Sitepoint, dan BuySellAds adalah nama besar di dunia internet yang mempercayakan cloud hosting mereka kepada NetDNA. Konten yang disimpan di NetDNA dilindungi oleh SSL dan dapat mencakup media dengan ukuran besar seperti video berkualitas HD 720p / 1080p.

  1. MaxCDN

MaxCDN sebenarnya adalah bagian dari jaringan milik NetDNA dengan skala yang lebih besar. MaxCDN merupakan portfolio dari NetDNA yang secara spesifik berfokus pada klien yang bergerak di bidang usaha kecil hingga menengah. Biasanya yang menggunakan MaxCDn adalah situs seperti majalah online atau situs yang menampilkan banyak konten unik pada satu halaman tunggal. Fitur yang ditawarkan oleh MaxCDN sangat beragam sesuai dengan kemampuan masing-masing klien dengan pilihan paling murah yaitu $40 untuk 1TB penyimpanan data.

  1. Google App Engine

Keuntungan terbesar jika kamu menggunakan Google App Engine adalah kamu bisa mendapatkan ruang penyimpanan dan file hosting melalui Google dengan gratis. Klien dapat mendaftar untuk mendapatkan akun aplikasi baru dan menentukan berapa banyak ruang diperlukan untuk aplikasi mereka. Dimana kita tahu, Google adalah salah satu perusahaan teknologi nomor wahid di dunia dan memiliki reputasi yang sangat kuat dalam hal keamanan.

  1. Rackspace

Pada awalnya, Rackspace merupakan website perencanaan hosting untuk server. Namun kini mereka telah dipecah menjadi bisnis public cloud CDN hosting yang bermitra dengan Akami Network dan kini telah memiliki jaringan pengiriman yang sangat besar dan memberikan koneksi langsung ke hampir seluruh tempat dunia.

Setiap orang memiliki tujuan yang berbeda dalam pemilihan cloud hosting yang akan digunakan. Kita semua bekerja dengan berbagai jenis data dan dengan demikian tentunya memiliki fokus yang berbeda pula bergantung pada jenis data yang kita gunakan tadi. Namun yang perlu digarisbawahi, apapun itu jenisnya, setiap proyek atau bisnis pasti akan mendapatkan manfaat yang sangat banyak apabila bekerja dengan sistem cloud hosting. Harapannya, semua pelaku bisnis online dapat memaksimalkan fitur Content Delivery Network ini dengan baik.