Setting Url Frame
Blog Hosting Guru Setting Url Frame

Setting Url Frame

Sahabat IDwebhost, pernahkan Anda mendengar istilah bernama URL frame? URL frame adalah salah satu setting domain. Sehingga ketika ada orang yang mengakses domain kita, maka akan membuka tautan atau link lain yang telah Anda setting di member area hosting. Ya, bahkan Anda bisa melakukan pengaturan langsung di member area IDwbhost. Tapi, bagaimana cara setting url frame?

Apa Itu URL Frame?

URL frame, juga dikenal dengan URL masking atau URL cloaking. Hal ini memiliki kemiripan dengan URL redirect. Kecuali bahwa alih-alih mengarahkan klien ke halaman website Anda, jalaman web akan ditampilkan dalam bingkai dari web server penyedia hosting.

Dengan metode ini, browser klien akan menampilkan nama domain Anda (misalnya, www.domainsaya.com) . Sementara itu, mereka akan menggunakan website Anda dan bukan URL sebenarnya ke halaman website Anda.

Apa Perbedaan URL Frame Dengan URL Redirect?

Yang membedakan antara URL masking dengan URL redirect terletak pada hasil akhir. Pada saat domain telah selesai diakses, dimana URL redirect nantinya akan muncul link tujaun di title bar browser Anda. Sedangkan URL frame akan menutupi link tujuan tersebut pada title bar browser. Sehingga yang muncul hanyalah nama domain Anda. Hanya saja, sebelum memutuskan untuk melakukan URL frame, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan. Diantaranya adalah berikut ini:

  • URL frame seringkali tidak dapat di-resize untuk layar mobile. Dengan demikian, meskipun Anda telah membuat website yang sangat mobile friendly tetapi mengaktifkan URL frame menjadi tidak berarti.
  • Hampir seluruh website terbesar di dunia, seperti Google, YouTube, LinkedIn, Twitter, MySpace, Facebook, Instagram dan lain sebagainya akan memblokir fitur ini di server mereka. Jadi, pengunjung hanya akan mendapati website yang blank, kosong begitu saja.
  • Frame kurang ramah SEO. Mengapa? Karena URL frame tidak cukup pintar untuk menempatkan tag, gambar, dan deskripsi SEO. Sehingga domain Anda tidak akan dapat menarik informasi ketika diindeks.

Cara Setting URL Frame dari Member Area IDwebhost

Dengan beberapa pertimbangan diatas, jika Anda masih ingin melakukan setting URL frame, silakan ikuti cara setting URL frame melalui member area IDwebhost berikut ini:

1. Masuk ke member area IDwebhost

Langkah pertama melakukan setting URL Frame adalah masuk ke member area IDwebhost. Jika Anda belum memiliki member area IDwebhost, Anda bisa segera melakukan pendaftaran. Jika sudah menjadi member IDwebhost, silakan langsung ke www.member.idwebhost.com . Anda akan diminta untuk memasukkan username, password, dan kode unik yang tertera di layar. Jika semua sudah terisi dengan benar, silakan klik Login.

Cara setting URL Frame

2. Pilih menu domain

Setelah berhasil login, Anda akan diarahkan ke dasbor member area. Lalu dari member area, silakan masuk ke menu Domain untuk melanjutkan langkah selanjutnya.

Cara setting URL Frame

3. Pilih nama domain yang akan di-setting URL framenya.

Setelah masuk ke menu domain, pilihlah satu domain aktif Anda untuk dilakukan setting URL frame. Silakan klik pada domain atau ikon kunci yang ada di sisi kanan domain.

setting domain aktif

4. Kelola DNS

Setelah mengklik nama domain yang ingin di setting URL frame-nya, Anda akan diarahkan ke halaman yang berisi ringkasan tentang domain tersebut. Silakan klik Kelola DNS.

kelola dns

5. Klik pada kelola DNS “URL Frame”

Pada halaman kelola DNS, Anda bisa melakukan pengaturan untuk setting URL frame. Berikut ini pengaturan yang dapat Anda lakukan:

  • Nama Host: @
  • Jenis record: URL Frame
  • Alamat: Untuk alamat, Anda bisa mengisinya dengan link yang Anda tujukan untuk pembingkaian.
  • Anda bisa mengabaikan kolom prioritas.

Setelah semua telah diisi sesuai dengan yang Anda inginkan, silakan klik Simpan.

setting jenis record

Catatan:

  • Setelah melakukan setting URL frame, akan ada IP yang muncul secara otomatis di halaman manage DNS. Anda dapat mengabaikan kemunculan IP tersebut, karena IP tersebut adalah default setting URL frame.
  • Name server domain harus diarahkan ke manage DNS: ns1.idwebhost.id dan ns2.idwebhost.id. Sedangkan untuk domain yang berada di registrar Namesilo, menggunakan nameserver manage DNS: NS1.DNSOWL.COM, NS2.DNSOWL.COM, dan NS3.DNSOWL.COM.
  • Seperti yang telah disebutkan diatas, tujuan URL frame yang menuju ke website-website besar seperti Google, YouTube, LinkedIn, Twitter, dan Facebook tidak dapat digunakan sebagai tujuan URL frame. Jika Anda masih memaksakannya, yang muncul hanyalah tampilan yang blank. Hal ini karena server-server tersebut memblokkir fitur URL frame.

Mengapa Menggunakan URL Frame?

Mungkin pertanyaan ini akan menggelayut di pikiran Anda. Mengapa harus menggunakan URL frame? Siapa yang bisa menggunakannya? Dan apakah ada risiko dari penggunaan URL frame? Yang paling sering dituding menggunakan teknik URL frame adalah pelaku bisnis affiliate marketing.

Ya, dunia affiliate marketing memang dunia yang tak ada matinya. Ada saja teknik untuk menjadikan kegiatan ini menjadi menantang. Dari dulu sampai sekarang, affiliate marketing menjadi salah satu cara untuk mengumpulkan pendapatan tambahan dari internet.

Untuk Anda yang sedang mengintip peluang mendapatkan penghasilan tambahan di internet, IDwebhost memiliki program affiliasi. Informasi lebih lanjut bisa Anda dapatkan disini.

Untuk menjadi affiliate marketing tidak harus memiliki produk sendiri. Terlebih jika produknya adalah produk digital atau teknologi informasi, seperti domain dan hosting murah.

Lantas kenapa menggunakan URL frame? URL frame banyak digunakan karena secara efektif dapa menyembunyikan lik dan kemudian menutupinya dengan alamat URL tertentu. Cara ini bisa dipakai untuk menyembunyikan link afiliasi. Agar ketika ada orang yang mengunjungi link Anda, URL referral Anda tidak langsung terlihat. Melainkan Anda dapat mengarahkan pengunjung ke domain tertentu yang Anda kehendaki.

Ada banyak alasan mengapa orang perlu melakukan URL frame, atau mengarahkan satu atau lebih URL ke domain yang berbeda. URL framing mungkin tampak seperti solusi yang mudah. Tetapi, ini bisa jadi pedang bermata dua bagi Anda. Di satu sisi menguntungkan, namun di sisi lain dapat mengancam keberadaan website Anda di dunia maya.

URL framing menjadi bermasalah karena membuat konten duplikat. Yang mana mesin pencari seperti Google, Bing, dan lainnya tidak menyukai hal ini. Saat URL frame di-request, mesin pencari melihat ada beberapa domain yang menyajikan konten yang sama. Mesin pencari kemudian akan dipaksa untuk memilih website mana yang akan ditampilkan dan mungkin tidak sesuai dengan keinginan pengunjung.

Selain mengurangi skor SEO, Google juga bisa menghukum domain yang menyajian konten duplikat dengan menurunkan peringkatnya di mesin pencari. Tetapi semua keputusan ada pada Anda, Sahabat IDwebhost.

Kesimpulan

Demikian panduan cara setting URL Frame. Semoga pembaca semua dapat memahami cara setting URL frame dan mengerti risiko yang ditimbulkannya. Semoga artikel ini bermanfaat.