Apa itu Google Display Network (GDN)?
Blog Digital Marketing Apa itu Google Display Network (GDN)?

Apa itu Google Display Network (GDN)?

Google Display Network atau GDN merupakan salah satu fitur yang disediakan oleh Google Ads untuk mengiklankan produk Anda dengan format visual. Selain itu, GDN ini memiliki keuntungan yang dapat menampilkan iklan Anda secara lebih luas dibanding beriklan menggunakan fitur Google Search. Lebih lengkapnya mengenai GDN, berikut penjelasannya.

Daftar Isi

1. Apa itu GDN (Google Display Network) ?

2. Jenis Penargetan Iklan GDN (Google Display Network) ?

2.1. Topic Targeting
2.2. Keyword/Contextual Targeting
2.3. Interest Targeting
2.4. Placement Targeting
2.5. Remarketing Targeting
2.6. Demographic Targeting

3. Manfaat Menggunakan Iklan GDN (Google Display Network) ?

3.1. Meningkatkan Brand Awareness
3.2. Lebih Menarik Target Market karena Berbentuk Visual
3.3. Memiliki Banyak Jenis Targeting
3.4. Remarketing

4. Tips Beriklan GDN (Google Display Network)

4.1. Buat Iklan Visual
4.2. Buat Iklan di Setiap Format yang Tersedia
4.3. Menggunakan Managed Placements
4.4. Menggunakan Budget
4.5. Melakukan Remarketing
4.6. Memantau Iklan
4.7. Sisakan Budget untuk Testing

5. Kesimpulan

 

Apa itu GDN (Google Display Network) ?

Google Display Network atau GDN adalah sebuah model periklanan dengan menampilkan bentuk secara visual atau lebih dikenalnya display ads. Contohnya dalam format teks :

 

contoh gdn format text
contoh gdn format text

 

Contoh dalam format gambar :

 

contoh gdn format display
contoh gdn format display

 

Selain itu, GDN ini juga bisa berupa video hingga gif sekalipun. Jadi, jika format beriklan Anda berupa menampilkan visual, Anda dapat menggunakan optimasi Google Display Network ini.

Jenis Penargetan Iklan GDN (Google Display Network) ?

Beriklan menggunakan GDN dapat memungkinkan Anda untuk melakukan penargetan iklan dengan menempatkan iklan Anda di tempat yang diinginkan. Berikut penjelasan jenis penargetan iklan GDN :

1. Topic Targeting

Topik targeting adalah jenis targeting untuk memasang iklan pada website yang berkaitan dengan suatu topik-topik tertentu. Contohnya, Anda menjual berbagai jenis laptop. Maka, Anda dapat menampilkan iklan Anda tsb ke dalam website-website yang memuat suatu topik yang berkaitan dengan jenis laptop seperti spesifikasi laptop, informasi prosesor, ram, dsb. Oleh karena itu, tipe targeting ini mencegah iklan muncul di website yang tidak terkait dengan produk yang Anda promosikan.

2. Keyword/Contextual Targeting

Tipe targeting ini bertujuan untuk menghubungkan iklan Anda dengan keyword-keyword tertentu. Contohnya melanjutkan contoh sebelumnya, Anda menjual berbagai jenis laptop. Anda dapat menghubungkan iklan Anda dengan keyword-keyword seperti harga laptop murah, daftar laptop murah dsb.

3. Interest Targeting

Jenis targeting iklan ini dapat membuat iklan Anda muncul berdasarkan minat pada target market yang Anda atur. Contohnya, Anda ingin menargetkan produk Anda ke calon pelanggan ibu-ibu yang mencari produk untuk perlengkapan bayi. Jadi, iklan tsb akan dimunculkan kepada pengguna yang mempunyai preferensi tsb.

4. Placement Targeting

Jenis targeting ini dapat Anda gunakan ketika Anda sudah memiliki tujuan website-website mana yang ingin Anda tempatkan untuk media beriklan Anda.

5. Remarketing Targeting

Jenis targeting ini cocok untuk Anda gunakan untuk Anda yang ingin meraih calon pelanggan Anda kembali yang sebelumnya belum menyelesaikan pembelian produk pada website Anda. Jadi, jika ada pengguna yang melihat-lihat produk Anda atau pengguna yang telah mengisi keranjang belanja di website Anda namun mereka tiba-tiba keluar atau tidak menyelesaikan pembelian produk Anda, maka iklan remarketing ini akan efektif untuk menjangkau pelanggan-pelanggan tsb kembali.

6. Demographic Targeting

Jika Anda memiliki karakteristik calon pelanggan Anda dari umur, gender, hingga lokasi Anda dapat menggunakan jenis targeting ini. Demographic targeting memungkinkan untuk menampilkan iklan Anda berdasarkan karakteristik pelanggan Anda tsb sehingga iklan dapat muncul ke calon pelanggan yang tepat.

Manfaat Menggunakan Iklan GDN (Google Display Network) ?

Beriklan menggunakan Google Display Network memiliki manfaat atau keuntungan sebagai berikut :

1. Meningkatkan Brand Awareness

Hal ini karena dengan menggunakan GDN maka iklan Anda berpotensi menjangkau pengguna internet sebesar 90% dan ditampilkan ke lebih dari dua juta website yang tentunya di sesuaikan dengan anggaran yang Anda miliki. 

Selain itu, iklan dapat muncul di berbagai platform seperti website, apps, mobile games sehingga iklan Anda berpeluang untuk mengenalkan produk Anda dan brand awareness Anda pun meningkat.

2. Lebih Menarik Target Market karena Berbentuk Visual

Iklan dengan tampilan visual akan lebih menarik minat dari pengguna. Sehingga, potensi iklan untuk di klik oleh pengguna pun semakin besar.

3. Memiliki Banyak Jenis Targeting

Jenis-jenis targeting pada iklan GDN ini adalah dari kebiasaan audiens, ketertarikan audiens, umur, gender hingga bisa bisa menentukan website yang diinginkan untuk Anda tampilkan.

4. Remarketing

Seperti yang telah dijelaskan diatas, remarketing dapat membuat iklan Anda untuk menjangkau pelanggan-pelanggan Anda kembali yang sebelumnya belum menyelesaikan pembelian.

Tips Beriklan GDN (Google Display Network)

 

tips beriklan gdn
tips beriklan gdn

 

Berikut tips dalam beriklan di GDN yang dapat Anda coba sebelum memulai beriklan, yaitu :

1. Buat Iklan Visual

Buatlah iklan dengan menampilkan produk Anda dengan di balut desain atau visual yang menarik. Hal ini penting untuk Anda lakukan karena dapat meningkatkan pengguna untuk tertarik pada iklan Anda.

2. Buat Iklan di Setiap Format yang Tersedia

Tidak semua website atau platform dapat mendukung untuk menampilkan format iklan Anda sekaligus. Hal ini karena, pemilik website atau platform tsb sudah mengatur penempatan iklan dengan format tertentu agar load page website mereka lebih cepat.

Untuk itu, buatlah berbagai format, resolusi, dan versi untuk iklan Anda. Solusi lainnya, Anda dapat menggunakan format responsive display ads yang memungkin format iklan Anda secara otomatis dapat menyesuaikan dengan format penempatan iklan di berbagai website atau platform. 

3. Menggunakan Managed Placements

Merupakan jenis targeting yang dapat Anda kontrol penuh untuk memilih di mana iklan akan ditampilkan. Managed Placement memberikan keleluasaan bagi Anda untuk memilih website/aplikasi mana yang dapat menampilkan iklan Anda sehingga iklan dapat tepat sasaran.

4. Menggunakan Budget

Anda dapat menggunakan anggaran atau budget iklan dengan memulainya dari yang terendah terlebih dahulu untuk melihat hasilnya. Jika mendapatkan hasil yang bagus, Ada dapat menaikan budget iklan Anda.

5. Melakukan Remarketing

Remarketing berguna untuk mempertahankan minat pembeli. Selain itu, remarketing juga dapat meningkatkan brand awareness Anda di benak pembeli ketika suatu saat pelanggan ingin kembali membeli produk Anda.

6. Memantau Iklan

Anda perlu memantau iklan Anda secara rutin karena faktanya hasil ketika iklan berjalan sehari-seharinya seringkali berubah-ubah. Selain itu, hal ini juga bermanfaat jika Anda menjumpai iklan dengan performa yang buruk, Anda dapat melakukan evaluasi dan mengoptimasinya kembali agar performanya meningkat.

7. Sisakan Budget untuk Testing

Anda juga dapat melakukan berbagai percobaan pilihan targeting pada iklan Google Display Network Anda untuk mengetahui calon pelanggan potensial. Untuk itu, Anda dapat menyisakan budget dalam beriklan Anda sebesar 10-20% untuk melakukan testing. Kemudian, Anda dapat membuat kampanye atau iklan baru yang berbeda dengan iklan utama Anda.

Kesimpulan

Google Display Network membuat iklan Anda dapat menjangkau targeting iklan dengan format visual di website-website atau platform-platform tertentu. Selain itu, iklan ini juga merupakan cara yang baik untuk meningkatkan brand awareness pada produk Anda.

Lalu tidak lupa juga, Anda dapat update informasi seputar bisnis online di blog IDwebhost agar mendapatkan insight baru.

Sebagai tambahan, jika Anda membutuhkan hosting untuk kebutuhan dalam pembuatan website yang berisi informasi atau kegiatan marketing online, Anda dapat menggunakan jasa layanan hosting dan domain dari IDwebhost karena ada potongan diskon di beberapa paket hosting murah yang bisa Anda coba. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.