Google Data Studio : Pengertian, Keunggulan dan Cara Pakainya
Blog Digital Marketing Google Data Studio : Pengertian, Keunggulan dan Cara Pakainya

Google Data Studio : Pengertian, Keunggulan dan Cara Pakainya

Google Data Studio memberikan kemudahan dalam data visualization atau penyajian data secara visual yang memudahkan proses pemahaman data oleh pengguna.

Untuk mengetahui lebih lengkapnya, Anda dapat mempelajari berbagai hal tentang tools ini seperti pada pembahasan di bawah ini.

 

Isi Artikel

1. Apa itu Google Data Studio?

2. Keuntungan Google Data Studio

3. Cara Menggunakan Google Data Studio

4. Cara Mudah Membuat Dashboard dengan Google Data Studio

5. Kesimpulan

 

Apa itu Google Data Studio?

 

apa-itu-google-data-studio

Google Data Studio adalah data visualization tool yang dapat digunakan secara gratis. Jadi dengan menggunakan tools ini, Anda dapat membuat interactive dashboard dan menyusun laporan data yang tampak keren serta mudah dimengerti.

Selain itu, tools ini juga menyediakan sumber-sumber data dari banyak produk Google lainnya. 

Berdasarkan informasi dari Search Engine Land, Data Studio bisa mendapatkan data dari facebook dengan catatan informasinya diinputkan ke dalam Google Sheet.

Dengan menggunakan tools ini, Anda dapat memiliki akses ke dalam database ke layanan marketing yang merupakan aset penting di era digital marketing pada saat ini.

 

 

Keuntungan Google Data Studio

 

keuntungan-google-data-studio

Terdapat keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan tools ini diantaranya adalah :

 

1. Opsi Widget yang Lengkap

Data Studio menyediakan tool yang lengkap bahkan dapat melebihi dari Google Analytics. 

Pasalnya, Google Analytics menyajikan pilihan 12 grafik atau bagan di sebuah laporan. Tapi di Data Studio, Anda dapat mengakses lebih banyak pilihan widget contohnya heat graph, pie chart, time series graph, dan masih banyak lagi.

Jadi, Data Studio dapat memberikan Anda keleluasaan dalam menyajikan data sesuai selera.

 

2. Sumber Data yang Luas

Data Studio juga memberikan keleluasaan dalam mengakses begitu banyak sumber data dan dapat menjangkau ke critical platforms.

Contoh beberapa dari critical platform yang dapat digunakan dalam Data Studio seperti Google Analytics, Google Ads, You Tube, CloudSQL, Search Console dan lain-lain.

 

3. Mudah dibagikan

Laporan yang dibangun dengan Data Studio dapat dibagikan ke anggota-anggota tim Anda dengan cepat.

Hal ini pun juga dapat mempercepat proses kerja dan meningkatkan produktivitas.

Contohnya Google Docs, Data Studio mampu memberikan perubahan secara real time dan bisa untuk melakukan sharing file.

Semua orang dapat melihat file tersebut dan dapat melakukan perbaikan, input data, dsb secara bersamaan.

 

4. Laporan yang Mudah dibaca

Lebih fleksibel dan dapat diatur dengan bebas karena Data Studio merupakan tool yang dapat memberikan kemudahan dalam menyajikan data sesuai dengan preferensi tim.

Font, warna, tema, ukuran, layout, dsb dapat Anda atur agar tampilan laporan bisa mudah dimengerti lebih mudah.

 

5. Laporan Interaktif

Laporan yang dibangun menggunakan Data Studio juga dapat dibuat lebih interaktif. Artinya Anda dapat membuat tampilan dengan grafik dan bagan yang lebih menarik. Ditambah lagi, Anda dapat menentukan kemauan pada perancangannya.

 

6. Template Gratis

Lebih menggembirakannya lagi, menggunakan Data Studio juga telah disediakan template secara gratis. Jadi Anda pun tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mencari tahu cara menggunakan tool ini.

Template-template yang dapat digunakan pun dapat digunakan seperti template untuk kebutuhan bidang industri yang memiliki spesifikasi tersendiri, contohnya e-commerce.

 

Cara Menggunakan Google Data Studio

 

cara-menggunakan-google-data-studio

Untuk mengakses Google Data Studio Anda dapat  mengaksesnya lewat link https://datastudio.google.com/ dan Anda dapat mengaksesnya dengan login terlebih dahulu.

Di dashboard, Anda dapat menemukan contoh laporan yang dapat Anda pelajari untuk membuat data visualisasi data dari data yang Anda miliki.

Selain itu, terdapat pula tutorial yang mengajarkan Anda langkah demi langkah tentang bagaimana cara menggunakan Google Data Studio bagi pemula.

Untuk Anda yang perlu mengklik menu Reports dan Data Sources untuk menghubungkan laporan dengan sumber data pilihan.

Anda dapat melakukan klik pada tanda panah yang terdapat pada bagian pojok kanan bawah halaman untuk dapat memulai mengerjakan laporan baru di Data Studio.

 

Cara Mudah Membuat Dashboard dengan Google Data Studio

Untuk mempermudah pengerjaan, banyak orang agar mendapatkan grafik dan tabel yang bagus adalah dengan cara mengekspornya untuk ditambahkan ke file pada saat melakukan presentasi.

Hal ini dikarenakan agar dapat membantu menjelaskan sebuah analisa data kepada publik.

Untuk itulah, Data Studio memberikan kemudahan untuk menunjang kebutuhan data analisis yang dapat digunakan secara gratis.

Berikut beberapa contoh cara membuat dashboard menggunakan beberapa sampel data pada elemen dashboard seperti teks, gambar, summary metric, summary table dan peta dengan Google Data Studio.

 

1. Download Kumpulan Data

Pada langkah pertama, Anda dapat mendownload kumpulan data untuk membuat sampel. Untuk mendownloadnya, Anda bisa menggunakan Github, atau jika kesulitan Anda dapat membuka halaman utama dan pilih “Clone or Download” dan kemudian “Download Zip”.

 

2. Signup pada Akun Google Data Studio

 

3. Anda dapat melakukan Klik “Start a New Report”agar dapat mulai membuat Laporan Baru

 

4. Tambahkan File

Pada laporan baru, Anda dapat menambahkan file data yang ingin di download sebagai file zip dari kumpulan data.

 

5. Mengubah Kolom Data

Anda dapat melakukan ubah kolom data agar dapat memastikan bahwa “Status(state)” merupakan file bertipe “Geo”>”Region(Wilayah)” tanpa agregasi dan kolom lainnya bertipe “Numerik”> “Angka” yang memiliki nilai “Average(Rata-rata)” sebagai agregasi.

 

6. Buat Laporan Baru

Lalu Anda dapat melakukan klik “Add to Report (Tambahkan ke Laporan)”. Hal ini agar Anda dapat membuat sumber data yang dapat diakses ke laporan baru Anda.Sekarang Anda sudah dapat untuk memulai melengkapi membuat laporan pada sebuah file.

 

7. Tambahkan Teks

Anda juga bisa mulai menambahkan beberapa teks ke dashboard. Cara menambahkan teks adalah dengan melakukan klik ke tombol teks, tarik atau drag teks ke tempat yang sesuai Anda inginkan. Anda juga dapat memilih ukuran dan jenis teks yang sesuai.

 

8. Tambahkan Image atau Gambar

Kemudian, Anda bisa melakukan klik pada tombol image atau gambar, lalu tari atau drag file di tempat yang Anda inginkan.

 

9. Mulai Lakukan Perhitungan

Klik tombol “Scorecard Values (Kartu Skor)”, lalu klik draf file pada tempat yang Anda inginkan, pada menu tab data, pilih kumpulan data metric yang sesuai.

 

10. Tambahkan Geo Map

Peta atau Geo Map dapat Anda tambahkan pada file melalui cara yang sama seperti pada cara menambahkan gambar atau image.

 

11. Buat List atau Daftar

Semua nilai di Geo Map dapat Anda list dengan cara mengurutkan berdasarkan nilai metric yang telah dihitungkan. Kemudian, lakukan klik tombol tabel, drag pada tempat yang sesuai Anda inginkan.

 

12. Buat Laporan Eksternal

Anda juga dapat membuat laporan eksternal sekaligus dan langsung membagikannya ke orang lain. Caranya, Anda bisa melakukan klik ikon bar, lalu salin URL eksternal dan setelahnya kirim ke user yang Anda tuju.

 

13. Manfaatkan Fitur Optional Embedding

Anda juga dapat memanfaatkan fitur baru yaitu penyematan laporan atau dashboard ke halaman website dengan menggunakan fitur optional embedding.

 

Kesimpulan

Google Data Studio memberikan kemudahan bagi Anda yang menginginkan data visualization tool yang dapat digunakan secara gratis. Anda juga dapat membuat interactive dashboard dan menyusun laporan data yang tampak keren serta mudah dimengerti.

Anda dapat mempelajari fitur-fiturnya seperti yang telah dibahas pada artikel ini.

Semoga bermanfaat

Jika Anda ingin mendapatkan info seputar bisnis secara gratis, Anda bisa terus update informasi di blog IDwebhost dan dapatkan topik pembahasan yang ingin Anda cari.

Lalu tidak lupa juga,IDwebhost yang memberikan harga terjangkau dan performa baik pada layanan hosting dan domain untuk kebutuhan website Anda. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.