Blog Digital Marketing Mengapa Setiap Orang Membutuhkan Nama Domain Pribadi?

Mengapa Setiap Orang Membutuhkan Nama Domain Pribadi?

Nama domain sangat penting untuk kebebasan sebuah website. Ide ini berasal dari Matt Mullenweg, pencipta WordPress dan CEO Automatic. Dirinya berbicara pada konferensi NamesCon pekan lalu di Las Vegas. Matt Mullenweg mengatakan bahwa penting untuk setiap orang baik pria, wanita, maupun anak-anak untuk memiliki nama domain pribadi. Di bawah ini kita akan mempelajari alasan mengapa Anda perlu memiliki nama domain pribadi.

Siapa Yang Memiliki Konten Anda?

Banyak orang yang mengandalkan platform pihak ketiga untuk kehadiran website mereka. Daripada mendaftarkan nama domain dan membuat sebuah situs web milik mereka sendiri, banyak bisnis yang memilih menggunakan halaman Facebook atau platform sosial media lainnya. Sayangnya, Anda tidak benar-benar memiliki kehadiran dan keterlibatan, baik di Facebook ataupun platform lainnya. Konten Anda dapat digunakan oleh platform pihak ketiga untuk tujuan pemasaran, dan Anda harus mematuhi batasan persyaratan pada platform tersebut. Pada akhirnya, platform tersebut yang mengendalikan semua peluang untuk e-commerce, iklan, dan hal-hal lain yang memberi penghasilan tambahan.

Ketika Anda berada di platform lainnya, perusahaan yang akan memutuskan siapa saja yang dapat melihat konten Anda. Secara khusus, ketika Anda membuat halaman di Facebook, Anda hanya mencapai sebagian kecil dari audiens melalui setiap postingan, kecuali jika Anda mau membayar lebih untuk iklan. Bila Anda memiliki domain pribadi, Anda memiliki konten Anda sendiri, hal ini berarti Anda akan memiliki kebebasan yang jauh lebih banyak di website pribadi.

Website Lebih Demokratis

Nama domain adalah alat yang digunakan untuk menyamaratakan kedudukan di internet. Beberapa bisnis lain mungkin memiliki kantor mewah dengan lingkungan yang bersaing. Hal ini berbeda dengan nama domain. Ketika seseorang menggunakan nama domain, maka dirinya hanya perlu untuk sibuk mengembangkan website tanpa mementingkan orang lain.

Selanjutnya, saat seseorang mengetikkan alamat website Anda, maka tidak akan ada filter antara pengguna dan apa yang Anda tawarkan. Anda tidak perlu bergantung seperti pada Facebook untuk mengetahui apa yang paling penting bagi audiens. Bahkan, Anda tidak perlu bergantung pada algoritma pencarian Google untuk mengarahkan audiens ke konten yang mereka inginkan. Inilah mengapa website lebih demokratis dan terbuka. Untuk itu, Anda perlu memiliki nama domain pribadi.

Sebuah Domain Baru Untuk Blog

Pada NamesCon, Mullenweg mencatat bahwa Automattic memperkenalkan TLD (top level domain) .blog tahun lalu untuk mendorong orang-orang agar mendaftarkan nama domain mereka sendiri. Hal ini berarti, di samping nama domain seperti yourname.com, sekarang Anda dapat mendaftar nama domain seperti yourname.blog. Sejauh ini, lebih dari 45.000 nama domain dengan TLD .blog telah terdaftar. Bahkan, lebih dari setengahnya telah digunakan untuk situs-situs baru. Contohnya, Mullenweg mencatat bahwa Tim Ferris, seorang pengusaha dan penulis self-help baru saja mengubah nama domain menjadi Tim.blog.

Registrasi Domain Anda Sendiri

Ikutlah berkontribusi dalam demokratisasi yang sedang berlangsung di website. Daftarkan nama domain untuk diri sendiri maupun orang-orang terdekat Anda. Jangan lupa untuk mempertimbangkan nama domain yang tepat sebelum mendaftarkannya. Sebuah nama domain dapat berarti besar untuk bisnis dan kehidupan Anda di masa depan.