Jangan Membuat 7 Kesalahan ini Saat Memilih Nama Domain
Blog Domain Jangan Membuat 7 Kesalahan ini Saat Memilih Nama Domain

Jangan Membuat 7 Kesalahan ini Saat Memilih Nama Domain

domainid

Salah satu elemen terpenting dari branding Anda adalah memilih nama domain yang tepat. Anda tentu menginginkan sesuatu yang mencerminkan nama perusahaan, tetapi juga memiliki semua kualitas ‘goldilocks’ dari sebuah nama yang akan menjadi besar. Tidak ada yang sulit dalam memilih nama domain. Untuk mendapatkan nama domain yang tepat, biasakan diri untuk menghindari beberapa kesalahan umum berikut ini:

1. Memilih Ekstensi atau Top Level Domain (TLD) yang Salah

Ada banyak TLD berbeda yang bisa Anda daftarkan untuk nama domain dan TLD .com termasuk yang paling populer. Penting bagi Anda untuk memilih salah satu yang sesuai untuk situs. Misalnya, jika Anda memiliki situs web untuk sekolah, maka TLD .edu adalah yang paling sesuai. Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan untuk mendaftarkan beberapa TLD. Kemudian Anda dapat membuat situs pelengkap (seperti blog) untuk menggunakannya, atau Anda dapat mendaftarkan yang menurut Anda akan mendapatkan banyak traffic untuk mengalihkannya ke URL utama. Sesuaikan ekstensi yang dipilih dengan tujuan situs. Jangan sampai salah melakukan pendaftaran sehingga dapat menimbulkan kerugian.

2. Membuatnya Panjang

Bila Anda membuat nama domain, Anda tentu ingin pengunjung situs dapat dengan mudah sampai di sana. Nama yang panjang dapat menghalangi mereka yang mencoba mengakses situs Anda dari perangkat layar sentuh seperti smartphone. Hal ini juga dapat mempersulit pengunjung situs untuk mengingat URL situs web Anda untuk dikunjungi kembali di masa mendatang. Cobalah untuk membatasi nama domain tidak lebih dari 16 karakter.

3. Memilih Nama yang Mirip dengan Situs Lain

Cobalah untuk membuat URL situs web yang unik dan juga mencerminkan situs Anda. Anda perlu menghindari penggunaan URL yang mungkin terdengar seperti situs lain. Contoh bagus dari perusahaan yang memilih URL bermerek namun cerdas adalah Big 5 dengan www.big5sportinggoods.com. Mereka mengakui bahwa ‘Big 5’ mungkin terdengar seperti entitas lain (seperti First 5 California), namun mereka memilih URL dengan jelas. Plus, mereka bahkan mendaftarkan ‘www.big5.com’ dan memilih untuk mengalihkannya ke URL utama mereka.

4. Menggabungkan Karakter Selain Huruf

Ada banyak kebingungan jika harus mengkomunikasikan URL situs web yang berisi angka atau tanda hubung. Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk terus-menerus mencoba mengetikkan nama domain dengan angka atau simbol yang sulit. Jadi jika sesuai untuk merek Anda, ambil pendekatan hanya huruf saja untuk nama domain.

5. Membuatnya Tidak Relevan

Mungkin bisnis Anda bergerak di bidang perabotan masakan, maka buatlah nama domain yang sesuai dengan hal itu. Jangan membuat nama domain yang terlalu luas, misalnya hanya www.perabotanrumah.com. Hal tersebut hanya akan membuat pengunjung kebingungan karena kurang spesifik atau tidak relevan. Buatlah nama domain yang tetap singkat namun mampu mendeskripsikan situs Anda dengan baik.

6. Tidak Mempertimbangkan Pembacaan Domain

Banyak sekali bahasa atau istilah yang digunakan di seluruh dunia ini. Jangan sampai Anda membuat nama domain yang mungkin memiliki arti yang berbeda-beda dalam pembacaannya. Perhatikan kata yang Anda pilih dan lakukan pengecekan dari makna kata tersebut sehingga tidak menimbulkan kesalah pahaman. Pastikan makna yang ada dalam nama domain sesuai dengan situs dan tidak rancuh.

7. Membuatnya Sulit Dieja

Jika Anda bisa menghindarinya, jauhi kata-kata yang sulit dieja. Hal ini akan menyulitkan pengunjung untuk menyebar luaskan domain Anda ke orang lain. Selain itu, mereka mungkin tidak akan kembali ke situs Anda karena kesulitan dalam mengeja nama domain.