Apa Yang Harus Dipertimbangkan Saat Melakukan Migrasi Dari HTTP ke HTTPS?
Blog Domain

Apa Yang Harus Dipertimbangkan Saat Melakukan Migrasi Dari HTTP ke HTTPS?

index

Mengapa Anda Perlu Pindah Ke HTTPS?

HTTP adalah akronim dari HyperText Transfer Protocol. Ini adalah sebuah protokol yang memungkinkan transfer informasi antara sistem yang berbeda. HTTPS juga berarti hal yang hampir sama dengan tambahan huruf “S” yang merupakan singkatan dari SSL. SSL adalah singkatan dari Secure Sockets Layer, teknologi yang mengenkripsi koneksi sebuah situs web dan mencegah hacker untuk tidak menghalangi komunikasi atau data yang sedang ditransfer. Fitur keamanan tambahan yang disertakan SSL adalah sesuatu yang sangat tidak dimiliki oleh HTTP. Data atau informasi yang disampaikan melalui HTTPS dijamin dengan tiga tingkat perlindungan yaitu:

–          Otentikasi: Memastikan pengguna situs Anda hanya berkomunikasi dengan situs web yang dimaksud tanpa campur tangan pihak ketiga.

–          Integritas Data: Data yang dikirim melalui HTTPS tidak dapat rusak atau dimodifikasi saat transfer tanpa terdeteksi.

–          Enkripsi: Data yang bertukar dienkripsi dan diamankan dari pihak ketiga yang tidak diundang untuk mengaksesnya.

Manfaat Lain Untuk Beralih Ke HTTPS

–          HTTPS Membantu SEO: Menurut SEMrush di Twitter, keamanan situs mempengaruhi peringkat SEO. Matt Cutt juga menjelaskan bahwa HTTPS sebagai sinyal untuk memperkuat dan meningkatkan peringkat SEO Anda. Ini berarti, jika situs Anda dan situs lain berlomba untuk mendapatkan peringkat teratas, maka menambahkan https ke domain dapat memberi keunggulan untuk lebih baik dari pesaing.

–          Memberi Keamanan Yang Lebih Baik: Kayce Basques, seorang penulis Google merekomendasikan semua situs menggunakan HTTPS untuk alasan perlindungan. JordanCommunt, seorang yang berkontribusi terhadap fitur HTTPS menyatakan, jika Anda adalah seorang pengusaha maka melindungi data sensitif seperti kartu kredit klien adalah hal penting. Protokol keamanan HTTPS melindungi integritas sebuah situs web dengan mencegah penyusup mengganggu situs dan komunikasi pengunjungnya.

Cara Mengganti HTTP Ke HTTPS

  1. Membeli Sertifikat SSL
  2. Instal sertifikat SSL di akun hosting situs web Anda
  3. Pastikan semua tautan situs web Anda diedit dari HTTP ke HTTPS. Ini untuk memastikan Anda tidak memiliki tautan yang rusak setelah situs Anda menjadi HTTPS sepenuhnya.
  4. Gunakan 301 redirect dari HTTP ke HTTPS. Ini akan memberi tahu mesin telusur bahwa alamat situs web Anda telah diubah dan akan memastikan siapapun yang memberi bookmark pada salah satu halaman Anda secara otomatis diarahkan ke alamat HTTPS yang baru.

Perusahaan Hosting Dapat Mengatur Keseluruhan Proses Untuk Anda

Saat bermigrasi ke HTTPS mungkin ada beberapa aspek yang dirasa cukup sulit dan membingungkan, terutama saat memilih sertifikat SSL yang tepat. Sebaiknya, libatkan layanan dari perusahaan hosting profesional dengan riwayat bagus untuk menangani aspek peningkatan yang lebih rumit di HTTPS. Layanan lain yang ditawarkan oleh perusahaan hosting dalam proses migrasi biasanya yaitu:

–          Mengambil situs HTTPS baru untuk uji coba. Penting untuk melakukan ini karena ini memungkinkan Anda menyelesaikan semuanya dengan benar dan mengatasi masalah sebelum situs berfungsi penuh, sehingga menghindari kesalahan secara real.

–          Merayapi situs web baru untuk memastikan keadaan saat ini dan untuk memastikan tidak ada link yang hilang atau rusak

–          Para profesional memiliki pemahaman yang lebih baik tentang semua dokumentasi mengenai server atau CDN untuk HTTPS. Setiap masalah CDN akan mudah ditangani oleh seorang profesional tanpa mengganggu Anda.

Masalah umum dalam migrasi HTTPS dapat dihindari jika migrasi ditangani oleh perusahaan web hosting profesional. Jika migrasi ke HTTPS tidak ditangani dengan benar, maka dapat menghambat jalannya website Anda. Untuk itu, penanganan migrasi HTTP ke HTTPS harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat agar Anda tidak mengalami kerugian besar.