Distribusi Linux untuk Pengguna Windows 7
Blog Tips Keren Distribusi Linux untuk Pengguna Windows 7

Distribusi Linux untuk Pengguna Windows 7

Sahabat IDwebhost, kita semua tahu, bahwa sejak bulan April tahun 2020 lalu, Microsoft telah menghentikan dukungannya pada Windows 7. Bila Anda adalah orang yang akrab dengan komputer sejak awal tahun 2000-an, tentu akrab dengan Windows 7. Windows 7 bahkan menjadi sistem operasi Windows yang sangat banyak difavoritkan orang. Bahkan ketika muncul Windows 10, masih sangat banyak pengguna Windows 7 yang enggan beralih ke sistem operasi yang lebih baru. 

Memang bukan tanpa alasan mengapa Windows 7 disukai banyak orang. Sistem operasi yang satu ini menyajikan banyak fitur revolusioner pada masanya, namun tetap ringan seperti pada Windows XP. Dengan banyaknya pengguna loyal, banyak yang tidak rela Microsoft mengakhiri dukungannya untuk Windows 7. 

Dan karena sudah tidak didukung lagi, tentu saja Microsoft tentu saja mendorong konsumennya untuk upgrade ke Windows 10. Dan banyak juga yang ternyata tidak mau upgrade ke Windows 10, karena masih menyukai Windows 7. Alhasil, kini banyak sistem operasi berbasis Linux dengan tampilan mirip Windows 7. Penggunanya pun membludak. 

Pada artikel ini, kami akan berbagi pada Sahabat IDwebhost tentang 5 distribusi Linux terbaik untuk pengguna Windows 7. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Apa Itu Distribusi Linux? 

Sebelum lebih jauh membahas tentang distribusi Linux terbaik untuk pengguna Windows, mungkin masih ada yang belum tahu, apa itu distribusi Linux. Distribusi Linux adalah sistem operasi yang terdiri dari kernel Linux, GNU tools, software tambahan, dan package manager. Hal ini juga mencakup tampilan server dan desktop yang digunakan sebagai sistem operasi desktop biasa. 

Oleh pengguna Linux, distribusi Linux akrab disebut dengan distro Linux. Ini karena entitas seperti Debian atau Ubuntu mendistribusikan kernel Linux bersamaan dengan semua perangkat lunak dan utilitas yang diperlukan. Utilitas tersebut seperti network manager, package manager, desktop environment, dan lain sebagainya, sehingga bisa digunakan sebagai sistem operasi. 

Nantinya, distro juga akan bertanggung jawab menyediakan pembaruan untuk memelihara kernel dan utilitas lainnya. 

Baca Juga : Cara Optimasi SEO Shopify 

Jadi bahasa mudahnya, Linux adalah kernel, sedangkan distribusi Linux adalah sistem operasinya. Inilah alasan mengapa terkadang ada orang yang menyebutnya sebagai sistem operasi berbasis Linux. 

Distribusi Linux Untuk Pengguna Windows 7

Jika Anda adalah pengguna Windows 7 dan susah move on dari sistem operasi yang satu ini, Anda bisa menggunakan distribusi Linux yang memiliki interface seperti Windows 7. Pada artikel kali ini, yang akan ditampilkan adalah distro Linux yang menyerupai tampilan dan nuansa ala Windows, sampai pada batas tertentu. Mari kita mulai: 

1. Linux Lite 

Banyak pengguna Windows 7 yang memiliki perangkat jadul untuk keperluan sehari-harinya. Jadi, bisa saja pengguna Windows 7 tidak memiliki perangkat yang terbaru dan bagus, sehingga menggunakan distribusi Linux yang ringan dan mudah digunakan adalah pilihan terbaik. 

Linux Lite memiliki target pengguna Windows 7 karena memiliki UI yang hampir mirip. Sistem operasi yang satu ini juga menawarkan taskbar, wallpaper, dan banyak hal lain yang terinspirasi dari Windows 7. Salah satunya adalah Libre Office Suite yang cukup dengan Microsoft Office. 

2. Kubuntu

Jika dilihat dari namanya, sudah bisa ditebak bahwa Kubuntu dibangun dengan menggunakan kernel Ubuntu. Dengan tampilannya yang klasik, mungkin Kubuntu sedikit berbeda dengan Linux Lite yang memang cukup mirip dengan Windows 7. Kubuntu, tidak sepenuhnya begitu. 

Kubuntu sendiri adalah sistem operasi yang sama dengan Ubuntu, tetapi menggunakan KDE Desktop Environment. OS yang satu ini menawarkan user experience yang terasa klasik untuk penggunanya. 

3. Zorin OS

Kemudian ada Zorin OS. Zorin OS adalah distribusi Linux yang dibangun menggunakan kernel Ubuntu. Tampilan user interface-nya dapat membuat betah pengguna yang biasa menggunakan Windows dan Mac OS setelah menginstalnya. Tak hanya itu, jika perangkat Anda kurang mumpuni, Zorin juga memiliki Zorin OS versi lite. Sehingga, pengguna tetap bisa mencoba distro Linux yang satu ini. 

4. Linux Mint

Linux Mint juga dibangun menggunakan kernel dari Ubuntu. Namun menariknya, Linux Mint memiliki tiga versi berbeda yang bisa dipilih oleh penggunanya. Tiga versi tersebut antara lain: Cinnamon, MATE, dan XFCE. Berikut ini adalah penjelasan singkat ketiganya: 

Cinnamon 

Cinnamon menawarkan tampilan desktop modern yang dibangun dengan pemahaman klasik. Walaupun memanfaatkan GPU dan menghadirkan efek transparansi bayangan, Cinnamon tetap familiar dan cukup ramah pengguna. 

Baca Juga: Framework Vue JS Untuk Pemula

MATE

Jika dibandingkan dengan Cinnamon, MATE menawarkan pengalaman yang lebih klasik. Kedua distro ini menyediakan fungsionalitas serupa dan hadir dengan pilihan perangkat lunak yang sama. Perbedaan diantara keduanya terutama terletak pada struktur dan desainnya. 

MATE terasa seperti desktop Windows XP modern yang nan halus. Sedangkan Cinnamon lebih mirip dengan Windows Vista. 

5. Robolinux

Robolinux adalah distro menarik, yang menargetkan pengguna Windows. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pengguna Linux dapat menjalankan program Linux di WINE. Jika Anda bermigrasi dari Windows ke Linux dan ingin memindahkan semua program, file, dan mungkin pengaturan, Robolinux dapat membantu. 

Hal ini bisa terjadi karena Robolinux memiliki Stealth VM, sebuah virtual machine yang diklaim dapat menjalankan program Windows dengan maksimal. Tak hanya itu, Robolinux juga memiliki tools yang memungkinkan Anda untuk mengkloning seluruh file drive C. Artinya adalah, Anda bisa dapat memindahkan semua data dan program yang sudah ada sebelumnya. Anda bisa menggunakan Robolinux secara gratis. Sedangkan untuk tools kloning, Anda harus memberikan donasi terlebih dulu pada pengembang. 

6. Solus 

Untuk pemula dan pengguna Windows, distro Linux yang satu ini bisa menjadi pilihan. Solus menawarkan tampilan user interface yang intuitif. Solus diklaim memiliki DNA Windows, yang menjadikannya pengganti sempurna untuk Windows. Salah satu buktinya adalah kehadiran Software Center, yang memiliki kemiripan dengan control panel Windows. 

Tak hanya itu, Solus juga menghadirkan sejumlah aplikasi pra instal. Seperti Mozilla Firefox, File yang menyerupai File Explorer di Windows untuk mengelola dokumen, aplikasi pemutar media GNOME MPV. Dan yang tak kalah menarik dan selalu menjadi ciri khas dari kernel Linux: Kemampuan tweaking yang mumpuni. 

Penutup 

Itulah tadi kumpulan distribusi Linux untuk pengguna Windows. Memang tak semuanya bisa mirip persis dengan sistem operasi Windows. Namun, untuk Anda yang ingin mencoba hal-hal baru, distro Linux bisa dicoba. 

Mau punya website yang aman, cepat, dan andal? Tunggu apalagi, ayo buat website Anda hanya di IDwebhost, web hosting murah Indonesia. 

Taufiq Prasetya Pradana

Pembaca yang suka menulis