Pengertian dan Kegunaan Digital Footprint untuk SEO
Blog Tips Keren

Pengertian dan Kegunaan Digital Footprint untuk SEO

Menuju era dan zaman yang semakin digital seperti saat ini, setiap perusahaan pun berlomba-lomba memaksimalkan perkembangan teknologi dan media sosial untuk membantu dan mendukung serta meningkatkan kinerja perusahaan, terutama di bidang marketing. Penerapan SEO pada website perusahaan merupakan salah satu cara yang cukup populer dan memang memiliki hasil yang cukup baik. Karena SEO mampu membawa website anda menuju halaman pertama dari search engine Google, tapi tentu SEO ini harus didukung beberapa faktor dan tidak semudah itu melakukannya, salah satunya seperti digital footprint.

Penggunaan digital footprint juga penting. Digital footprint atau jejak digital dalam dunia website adalah satu atau lebih dari satu hal yang dapat menjadi penanda dari pemiliknya. Dengan meninggalkan Footprint, kita memberikan peluang bagi orang lain untuk melakukan pelacakan terhadap sebuah website, termasuk kompetitor yang kita miliki. Ini sangat berbahaya dan bahkan konten yang kita miliki. Oleh karena itu di artikel berikut ini kami akan menjelaskan pengertian tentang apa itu digital footprint dan kegunaannya dalam SEO. Namun sebelumnya, ada baiknya jika anda memahami terlebih dahulu tentang apa itu SEO.

 

Digital footprint seo
idwebhost

Apa itu SEO?

Menurut Wikipedia, SEO atau search engine optimization adalah sebuah proses untuk mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil pencarian alami (sering disebut juga dengan pencarian tak berbayarpencarian non iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin pencari.”

SEO  merupakan cara optimasi halaman dan konten website untuk mesin pencari agar website kita disukai oleh audiens, disukai  serta berada di halaman pertama mesin pencari. Suatu mesin pencari akan menyukai sebuah website yang memiliki konten relevan dan berkualitas sehingga pengunjung betah berlama lama di dalam website anda.

SEO seringkali disebut sebagai tools untuk meningkatkan jumlah pengunjung di website karena SEO adalah proses yang tumbuh dan berkembang. Berawal dari sebuah situs web yang baru bisa Anda daftarkan domain dan hostingnya. Situs yang tidak populer, tidak memiliki posisi apapun di hasil pencarian internet.

Akan tetapi jika situs web tersebut telah dioptimisasi dengan baik, maka situs web itu akan berkembang semakin besar, populer, memiliki posisi bagus di hasil pencarian pada search engine, dan akan memenuhi objektif pemilik website.

Berbeda dengan non-SEO atau non-organik yang sifatnya cenderung instan. Proses non-organik ini harus menggunakan uang untuk dapat memperoleh pengunjung dalam jumlah tinggi.

Dari definisi SEO diatas maka dapat diketahui apa fungsi dan tujuannya, yakni:

  1. Menaikan page ranking sebuah website untuk selalu terindeks di search engine sehingga bisa ditampilkan pada halaman utama.
  2. Mendatangkan traffic atau pengunjung ke website melalui search engine.
  3. Membantu untuk meningkatkan pencapaian target penjualan lewat rekomendasi web.
  4. Minmalisir biaya pemasaran online.

 

Digital footprint seo
IDwebhost

 

Tujuan SEO

Berbicara tentang tujuan SEO, tentu anda sudah tahu kan tujuannya jika sudah membaca pengertian dari SEO itu sendiri. yaitu, bertujuan untuk membanjiri kunjungan ke blog atau web supaya bisa menduduki peringkat pertama atau paling atas di search engine. Logikanya, pengguna mesin pencari akan memilih hasil pencariannya yang paling dekat (halaman pertama), jarang sekali mereka melanjutkan untuk melihat hasil di halaman selanjutnya.

Manfaat SEO

  1. Dengan cara optimasi seo yang baik, web atau blog anda akan menduduki peringkat pertama google.
  2. Jika anda seorang Internet Marketing, bisnis anda bisa sangat berpeluang meraih kesuksesan.
  3. Bila pengunjung yang datang ke sebuah web atau blog anda sudah banyak, secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap potensi penghasilan dari web atau blog anda tersebut.

Itu dia sedikit pengertian dari SEO yang mungkin bisa membantu anda dalam memahami betapa pentingnya hal ini bagis suatu website. Oke tanpa basa basi lagi, berikut ini merupakan cara menggunakan SEO untuk optimasi website yang bisa anda manfaatkan untuk memaksimalkan peran website bagi perusahaan anda.

Pengertian dan Kegunaan Digital Footprint untuk SEO

Seperti yang telah kami jelaskan diatas tadi, Digital footprint secara umum pengertian nya adalah jejak digital dalam dunia website yang satu atau lebih dari satu hal yang dapat menjadi penanda dari pemiliknya. Contohnya adalah jika kita membuat website X dengan ciri khas yang sama dengan situs V, W serta Y dan Z, maka kompetitor atau pesaing yang sedang browsing di situs X tidak cuma bisa mengambil pokok atau inti yang tersedia di situs X, melainkan juga keseluruhan V, W, Y dan Z dengan melakukan penelusuran berdasarkan ciri khas tersebut. Atau apabila kita melakukan registrasi domain tanpa proteksi whois dengan menggunakan nama dan identitas yang sama, maka cuma memerlukan beberapa detik saja untuk orang lain bisa melihat seluruh daftar domain yang kita miliki.

Hmm cukup berbahaya ya? Dan apa lagi yang jauh lebih mengesalkan adalah ketika dari keadaan ketika seluruh hal mengenai bisnis yang kita bangun, buat, atur dan miliki terlihat telanjang untuk seluruh orang lain secara umum, dan akan lebih parah lagi jika dilihat oleh pesaing kita.

Lalu selanjutnya, digital footprint pada website juga menyimpan bom atom pada Google yang punya semua hal yang dibutuhkan untuk melacaknya. Jadi, bayangkan ketika kita membuat sebuah website yang secara tidak sengaja dioptimasi dengan cara yang dianggap terlarang bagi Google, atau secara kurang beruntung terkena malware yang bisa mengancam pengguna atau dipersangkakan melanggar aturan apa saja yang hanya Tuhan dan Google yang tahu. Maka saat Goolge memberikan penalti ke website tersebut, seluruh website lain yang milik kita yang ada footprint serupa patut diduga juga dan akan turut dibasmi.

Digital footprint seo
idwebhost

Dengan resiko yang cukup fatal dan ngeri tersebut ditambah fakta bahwa kita hanya akan mengandalkan wordpress. Pada website yang kita buat berdasarkan berbagai alasan yang sudah disebutkan serta proses scaling yang harus kita tempuh, maka satu – satunya solusi yang ada adalah dengan melakukan disertivikasi pada seluruh aspek yang tersedia seperti :

  • Menggunakan registrar domain yang bervariasi dan beragam, lalu pastikan menambah addons whoisGuard.
  • Menggunakan hosting dari perusahaan yang berbeda serta ditambah lokasi server yang berbeda.
  • Menggunakan themes dari wordpress yang bervariasi antar situs website.
  • Menggunakan plugins yang bermacam – macam antar situs website
  • Menggunakan model dari berbagai macam pola yang berbeda dalam melakukan postingan antar website.

Tentu saja dengan ini bukan berarti bahwa Anda tidak dapat meletakkan lebih dari satu website dalam hosting dan registrar yang sama atau menggunakan themes serta plugins yang sama pada beberapa website karena hal tersebut yang masuk di dompet sehingga boleh – boleh saja dilakukan. Kami hanya menyarakan Anda untuk jangan pernah menaruh seluruh telur dalam satu keranjang yang sama.

Willy Budianto

Willy Budianto seorang tech enthusiasm. Dia merasa yakin latar belakang pendidikannya bisa dia manfaatkan untuk mengikuti hobinya dalam menulis.