Conversion Tracking: Cara Tracking Konversi di WordPress
Blog Digital Marketing Conversion Tracking: Cara Tracking Konversi di WordPress

Conversion Tracking: Cara Tracking Konversi di WordPress

Conversion tracking atau pelacakan konversi merupakan hal yang perlu diterapkan pada strategi online marketing Anda. Hal ini karena dapat membantu mengetahui dalam menilai kinerja marketing yang telah Anda jalankan.

Namun sebelum membahas lebih lanjut conversion tracking, Anda dapat mengetahui pembahasan berikut ini secara satu per satu per sub bagian pembahasan agar memudahkan Anda dalam memahaminya.

 

Isi Artikel :

 

 

 

 

Apa Itu Conversion Tracking ?

 

conversion-tracking

Conversion tracking adalah cara dalam mengukur kinerja performa iklan atau campaign pada pemasaran online, baik via website maupun media lainnya. 

Konversi apa yang perlu diukur? 

Hal ini masih tergantung dengan tujuan Anda. Pada website e-commerce, contohnya, konversi yang ingin diukur adalah dari jumlah pembelian produk. 

Beda lagi jika Anda adalah seorang blogger. Pengukuran yang hasilnya diinginkan adalah lamanya pengunjung berada di website atau jumlah pengunjung yang telah mendaftar email list bisa juga dianggap konversi. 

 

Mengapa Perlu Conversion Tracking ?

 

conversion-tracking

Mengukur kesuksesan suatu iklan yang terjadi pada saat itu memang tidaklah mustahil, tetapi hal ini bisa jadi sulit dilakukan. Belum lagi, biaya memasang iklan pada media massa tidaklah murah. 

Namun sekarang situasinya berbeda karena pemasaran yang dilakukan dengan media online. Anda dapat menilai kinerja pada strategi marketing yang telah Anda lakukan dengan bantuan conversion tracking. 

Karena dapat mengukur efektivitas pemasaran, Anda jadi dapat memperbaiki campaign–campaign yang dijalankan. Hasilnya Anda dapat memaksimalkan return on investment (ROI) pemasaran dengan baik.

Cara Conversion Tracking di WordPress

 

conversion-tracking

Conversion tracking dapat dikerjakan menggunakan bantuan tool online. Saat ini terdapat banyak tool yang dapat Anda gunakan. Contohnya adalah Google Analytics.

Google Analytics menjadi salah satu tool conversion tracking yang wajib untuk tracking konversi pada website terutama website WordPress. Hal ini karena, informasi yang ditampilkan oleh tool ini sangat beragam, termasuk:

  • Jenis perangkat yang dipakai oleh pengunjung 
  • Top keywords (kata kunci halaman-halaman yang banyak diakses) 
  • Sumber datangnya pengunjung ke website Anda
  • Waktu yang dibutuhkan pengunjung untuk berada di website 
  • Perilaku pengunjung pada website Anda
  • Bounce rate (jumlah pengunjung yang menutup halaman website setelah mengaksesnya)

Di samping itu, Google Analytics fleksibel untuk digunakan. Anda dapat menentukan sendiri pada jenis konversi yang ingin Anda lacak. Contohnya dalam menghitung jumlah pengunjung yang telah mengisi formulir kontak pada website Anda.

Berikut cara conversion tracking menggunakan Google Analytics :

  • Membuat akun Google Analytics
  • Menghubungkan akun Google Analytics dengan website Anda
  • Membuat formulir halaman konversi
  • Mengatur goal pada Google Analytics Anda

 

1. Membuat Akun Google Analytics

Cara membuat akun Google Analytics sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Ditambah lagi, jika Anda telah memiliki akun Google. Anda dapat mengikuti langkah-langkah dalam membuat akun google analytics di bawah ini:

  • Anda dapat mengakses halaman Google Analytics dan login dengan menggunakan akun Google Anda.
  • Setelah masuk ke Google Analytics, Anda perlu masuk ke bagian menu pengaturan dan Anda dapat klik tab Admin. Selanjutnya Klik Create Account.
  • Buat nama akun dan Anda dapat mengetik di kolom yang tersedia. Jika sudah diketik, klik Next.
  • Setelahnya, Anda perlu menentukan property name, time zone, dan currency, kemudian klik Next.
  • Selanjutnya dapat muncul persetujuan terms of service dari Google Analytics. Pastikan Anda untuk memilih negara Indonesia. Jika sudah, klik I Accept.
  • Akun Google Analytics Anda akhirnya sudah jadi.

 

2. Menghubungkan akun Google Analytics dengan website Anda

Supaya akun Google Analytics yang Anda miliki dapat menampilkan data konversi, Anda perlu menghubungkannya dengan website Anda. Berikut untuk langkah-langkah dalam menghubungkan akun Google Analytics dengan website Anda :

  • Di tab Admin, Anda dapat klik Data Streams, lalu pilih Web.
  • Pada halaman selanjutnya, Anda dapat mengetikan URL website dan Stream Name. Jika sudah, klik Create Stream.

Setelah Anda menyelesaikan kedua langkah di atas, maka website Anda telah terhubung dengan Google Analytics. Akan tetapi, Google Analytics dapat bisa menampilkan data setelah menunggu selama kurang lebih 12 hingga 24 jam.

 

3. Membuat Formulir Halaman Konversi

Terdapat bermacam-macam sarana untuk mendapatkan konversi pada website. Akan tetapi, mungkin salah satu yang sering digunakan adalah dengan formulir kontak.

Nah, Anda dapat mengukur konversi yang dihasilkan pada formulir tersebut dengan Google Analytics. Anda perlu menentukan goal di Google Analytics.

Akan tetapi, terdapat tiga hal yang perlu Anda lakukan pada WordPress sebelum menentukan goal, yaitu:

  • Membuat formulir kontak
  • Membuat halaman konversi
  • Mengatur pada bagian redirect dari formulir kontak ke halaman konversi

 

3.1. Membuat Formulir Kontak

Anda bisa membuat formulir kontak pada WordPress dengan menggunakan tool bantuan plugin Contact Form 7.

Jika Anda telah selesai membuat formulir kontak, Anda dapat menambahkannya ke halaman yang diinginkan. Klik pada bagian Contact di sidebar WordPress, setelah itu temukan formulir yang barusan Anda telah buat di daftar yang ada.

Setelah itu Anda akan mendapatkan shortcode dari formulir yang Anda buat. Simpan shortcode tersebut.

Selanjutnya, Anda dapat membuka halaman yang ingin diberikan formulir di editor WordPress. Anda dapat menambahkan blok shortcode dan inputkan shortcode tadi ke bagian kolom yang tersedia. Dengan demikian, formulir Anda bisa muncul di halaman tersebut.

 

3.2. Membuat halaman konversi

Halaman konversi merupakan halaman yang dituju oleh pengunjung website jika mereka telah mengisi formulir Anda. Isi halamannya  tsb dapat  Anda sesuaikan dengan tujuan dari formulir yang sudah Anda buat.

 

3.3. Mengatur pada bagian redirect dari formulir kontak ke halaman konversi

Untuk mengatur pada bagian redirect dari formulir kontak, Anda memerlukan redirect JavaScript agar dapat mengarahkan pengunjung yang telah mengisi formulir ke halaman konversi. 

Hal Ini merupakan bagian yang penting dalam upaya melakukan tracking konversi pada WordPress. Untuk mempermudahnya, Anda bisa menggunakan tool plugin Code Snippets.

Setelah menginstal plugin tersebut, Anda dapat membuat redirect dengan cara klik Snippets > Add New. 

Selanjutnya, Anda dapat menyalin kode yang tertera ke kolom yang tersedia. Jangan lupa untuk mengganti https://namadomainanda.com/thank-you-page/ dengan URL halaman konversi yang telah Anda buat.

Dengan menyelesaikan langkah di atas, Anda telah siap untuk melakukan conversion tracking dengan menggunakan Google Analytics.

 

Cara Conversion Tracking di Google Ads

Untuk melakukan conversion tracking pada Google Analytics, Anda perlu menentukan tujuan konversi atau goal. Cara melakukan setup goal-nya cukup mudah. 

Berikut langkah-langkah cara melakukan conversion tracking di Google Ads.

  1. Pertama, Anda dapat mengakses pengaturan di Google Analytics dan klik Goals.
  2. Kedua, Anda dapat klik + New Goal.
  3. Ketiga, Anda dapat menentukan nama goal. Misalnya Konversi pada Formulir Kontak. Kemudian, pilih Destination yang menjadi tipe goal-nya. Lalu klik Continue jika sudah.
  4. Keempat yang merupakan langkah terakhir, Anda dapat mengetikkan slug URL halaman konversi Anda pada kolom Destination. Simpan goal ini dengan melakukan klik Save.

Dengan demikian, Anda telah berhasil membuat goal di Google Analytics. Selanjutnya Anda dapat mengecek datanya yaitu dengan cara klik pada bagian Conversions > Goals > Overview di halaman utama Google Analytics.

 

Kesimpulan

Conversion tracking membantu Anda dalam memantau performa campaign pemasaran online. Jika terdapat konversi yang hasilnya belum sesuai target, Anda bisa mengoptimalkannya.

 

Semoga bermanfaat

Kemudian agar Anda dapat juga mengikuti informasi artikel lainya, Anda dapat mengunjungi halaman website IDwebhost pada bagian blog IDwebhost.

Kabar lainnya, Anda dapat memilih hosting terbaik pilihan dari IDwebhost dan domain lengkap beserta promo didalamnya yang dapat digunakan untuk keperluan bisnis online Anda. 

Tidak lupa juga jika Anda memerlukan layanan jasa pembuatan website, Anda juga bisa menggunakan layanan dari wunik atau IDwebhost.

Webhosting ya IDwebhost Aja, Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.