Cari Tahu Apa Itu GitHub dan Cara Menggunakannya

9 Nov 2022
Cari Tahu Apa Itu GitHub dan Cara Menggunakannya

Para developer, khususnya software developer pasti sudah tidak asing dengan GitHub. Tahukah kamu apa itu GitHub? Platform ini cukup terkenal di kalangan pengembang sebab dapat digunakan untuk mengelola berbagai project.

Dalam satu platform ini, pengembang dapat mengeksplorasi berbagai fitur yang memudahkan untuk mengembangkan karya. Salah satu fitur utama GitHub adalah fitur Cloud. Fitur ini banyak diminati oleh pengguna GitHub lantaran dapat memudahkan pengembang atau kolaborator untuk menyusun dan mengelola file-file kode.

Masih ada banyak fitur lainnya di GitHub. Jika kamu tertarik untuk mulai berkarir sebagai pengembang maka kamu perlu mengenal GitHub lebih dalam. Ketahui pengertian, fungsi, serta cara menggunakannya dengan menyimak ulasan berikut ini, ya.

Apa Itu GitHub?

GitHub adalah platform berbasis cloud yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola kode project. Pengelolaan kode project dengan GitHub cukup mudah sebab kamu dapat memilih untuk membuat langsung kode di GitHub atau mengunggah kode ke server GitHub.

Dalam penggunaannya GitHub banyak dimanfaatkan sebagai wadah developer untuk berkolaborasi. Layanan webhost ini tidak hanya memungkinkan developer untuk mengelola file kode tapi juga menyediakan akses pemeriksaan kode pada waktu yang bersamaan dengan developer kolaborator.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, GitHub ini serupa dengan aplikasi manajemen project pada umumnya yang sering digunakan oleh pekerja remote. Misalnya saja seperti Flock atau Trello. GitHub dapat menampilkan semua daftar project lengkap dengan detail progress pekerjaan. Inilah yang memudahkan pengelolaan project di GitHub.

Platform GitHub terdiri atas dua buah sistem utama. Kedua sistem utama tersebut adalah Version control dan Git. Version control adalah sistem pencatatan project. Sistem ini bekerja dengan mencatat perubahan kode. Dari sistem ini juga, kamu dapat menampilkan riwayat modifikasi kode.

Jika Version control hanya dapat dilihat oleh pembuat kode, Git memungkinkan semua pengembang pada project untuk melihat codebase dan riwayat modifikasi kode. Pada dasarnya, sistem Git tersedia untuk diakses melalui command line saja. Hal ini membuat sistem Git terkesan tidak ramah untuk awam.

Akan tetapi sistem Git dapat lebih mudah dipahami dengan bantuan User Interface (UI) GitHub. Dengan demikian, kamu dapat memanfaatkan sistem Git dengan lebih sederhana.

Fungsi GitHub

apa itu github

Kira-kira sudah paham apa itu GitHub? Selanjutnya, mari beralih ke pembahasan mengenai fungsi dari GitHub. Adapun beberapa fungsi utama GitHub dirangkumkan dalam beberapa poin berikut:

1. Fungsi Kolaborasi

GitHub untuk apa? Salah satu fungsi utama dari platform GitHub adalah sebagai wadah kolaborasi developer. Ada berbagai fitur pada GitHub yang dapat memudahkan proses kolaborasi project antar developer. Pengembang-pengembang yang terlibat dalam sebuah project dapat melakukan review, menambahkan, hingga memperbaiki kode secara bersamaan.

Bukan hanya untuk mengelola satu project saja, GitHub juga mendukung banyak manajemen project dalam satu waktu. Hal ini memungkinkan sebab GitHub menyediakan fitur manajemen project yang dapat menampilkan berbagai project on progress lengkap beserta detail pengerjaannya.

2. Menjaga Repository

Review kode antar developer secara bersamaan tidak akan merusak kode asli. Bagaimana bisa begitu? Hal ini dikarenakan adanya dukungan fitur GitHub, yang bernama Branch. Fitur ini memungkinkan developer untuk menjaga penyimpanan kode asli tetap aman dan tidak rusak.

Seperti namanya, fitur Branch bekerja dengan membuat banyak cabang pengerjaan dari kode utama sebuah project. Review kode dari developer tidak akan mengubah kode asli project. Fitur ini biasanya banyak dimanfaatkan untuk mengatasi bug atau menambahkan fitur baru.

3. Portofolio bagi developer

GitHub juga dapat dimanfaatkan secara personal untuk membuat portofolio karir. Sebagai seorang developer, portofolio adalah salah satu aspek penting yang digunakan untuk menunjukkan pengalaman dan kemampuanmu di bidang programming.

Kamu dapat mengelola riwayat project dan kode yang sudah dikerjakan untuk ditampilkan ke publik. Dengan demikian, klien dapat melihat langsung kontribusi dan pekerjaan di berbagai project tersebut.

Istilah istilah GitHub yang Sering Digunakan

apa itu github
Istilah yang sering muncul pada platform GitHub

Menarik, bukan? GitHub dapat sangat bermanfaat untuk kamu yang ingin berkarir sebagai developer. Sebelum mulai mempelajari cara menggunakannya, sebaiknya kamu mengenali beberapa istilah yang sering digunakan di GitHub. Selain untuk mengenali lebih dalam apa itu GitHub, pembahasan ini juga dapat memudahkanmu untuk mengoperasikan GitHub.

  • Merge ⸺ adalah fitur untuk menggabungkan kode yang sudah dimodifikasi pada branch ke penyimpanan lain.
  • Repository ⸺ merupakan penyimpanan atau direktori folder yang mengelola berbagai file dan riwayat modifikasi kode.
  • Issue ⸺ fitur ini tersedia untuk semua orang yang terlibat pada project. Isinya meliputi saran, permintaan, atau pertanyaan tentang repository.
  • Fork ⸺ adalah fitur yang memungkinkan kamu guna menyalin direktori file atau repository orang lain ke akun GitHub milikmu untuk keperluan eksperimen project.
  • Branch ⸺ merupakan cabang dari repository utama. Kode yang dimodifikasi pada branch tidak akan menimbulkan efek apapun pada repository utama.
  • Clone ⸺ merupakan fitur salinan repository di komputer yang memungkinkan kamu untuk mengedit kode secara offline.
  • Commit ⸺ adalah keterangan riwayat perubahan pada file. Isinya meliputi keterangan waktu perubahan, siapa yang mengubah, dan detail perubahan itu sendiri.
  • Remote ⸺ kebalikan dari Clone, Remote adalah versi repository pada server GitHub. Remote dapat disinkronisasi dengan Clone agar pengeditan kode offline tetap tercatat.
  • Pull Request ⸺ adalah istilah untuk mengajukan usulan perubahan pada pemilik atau pemimpin project.

Cara Menggunakan GitHub untuk Pemula

apa itu github

Akhirnya sampai pada pembahasan cara menggunakan GitHub. Jika sudah memahami apa itu GitHub dari pembahasan di atas tandanya kamu sudah siap untuk mengetahui cara membuat GitHub dan petunjuk penggunaannya. Mari ikuti langkah-langkah berikut!

1. Buat Akun

Pertama-tama kamu perlu membuat akun GitHub terlebih dahulu. Untuk membuat akun, kamu bisa mengakses situs resminya dengan mengunjungi link GitHub. Berikut tahap-tahap pembuatan akun selengkapnya:

  • Masuk ke halaman utama situs GitHub.
  • Klik tombol Sign Up untuk membuat akun baru.
  • Berikutnya, masukkan informasi akun berupa alamat email, nama pengguna, dan kata sandi.
  • Tuliskan huruf y untuk berlangganan news letter dari GitHub atau n  jika tidak ingin berlangganan.
  • Klik tombol Continue.
  • Lanjutkan untuk menyelesaikan Captcha puzzle yang disediakan.
  • Lalu, klik tombol Create Account.
  • Buka kotak masuk email untuk mengambil kode verifikasi.
  • Kemudian, kembali ke halaman situs GitHub dan masukkan kode verifikasi.
  • Mulai personalisasi akun atau lewati dengan klik Skip.
  • Selanjutnya, kamu akan diarahkan ke halaman dashboard secara otomatis.

2. Mulai Project Baru

Setelah berhasil membuat akun, kamu tidak perlu membuka GitHub login untuk masuk ulang. Kamu bisa memulai project baru dengan membuat repository terlebih dahulu. Caranya adalah dengan klik tombol + yang ada di sebelah profil GitHub. Kemudian, pilihlah opsi New repository untuk membuat direktori baru.

Masukkan informasi berupa nama, jenis, dan deskripsi repository. Ada dua jenis repository yang disediakan, yaitu public dan private. Kamu dapat menyesuaikan jenis repository yang pas sesuai dengan kebutuhan. Jika sudah, klik Create Repository.

3. Membuat File Kode

Dengan adanya repository, kamu dapat melanjutkan untuk membuat file kode. Untuk melakukannya, mulai dengan klik Creating a new file. Lalu, lanjutkan dengan memberikan nama file dan ekstensi file sesuai bahasa pemrograman yang kamu gunakan.

Kamu dapat menuliskan ekstensi file menjadi file.php apabila menggunakan bahasa pemrograman PHP. Jika sudah, kamu dapat mulai coding di halaman yang tersedia di kolom bawahnya. Kode yang sudah selesai, dapat disimpan dengan klik Commit New File.

4. Edit File Kode

Semua coding yang sudah disimpan akan ditampilkan pada daftar file di repository. Kamu tetap dapat mengedit kode yang ada di dalam file tersebut. Caranya dengan klik nama file dan ikon pena. Agar perubahan tersimpan tanpa merusak kode asli, ajukan perubahan untuk Branch baru.

Tuliskan detail perubahan pada kode di kolom deskripsi. Kemudian, pilihlah opsi Create a new branch for this commit and start a pull request. Opsi ini akan mengajukan permintaan untuk membuat branch kode yang baru. Lalu, berikan nama yang mudah dipahami pada file. Jika sudah, klik Propose changes.

Untuk melanjutkan proses perubahan, klik opsi Create pull request. Kemudian, GitHub akan mengidentifikasi apakah perubahan yang dilakukan cocok dengan kode utama. Apabila cocok, kamu dapat klik Merge pull request untuk menggabungkan perubahan dengan kode utama.

5. Mulai Kolaborasi dengan Developer Lain

Selanjutnya, kamu dapat segera memulai kolaborasi dengan developer lainnya. Sebagai tambahan informasi, kolaborasi di GitHub dapat dilakukan dengan rekan satu tim pengembang maupun dengan developer lain pada project yang sifatnya open-source.

Untuk melakukan kolaborasi pada project open-source, kamu dapat mencari halaman project tersebut secara langsung. Jika project sudah ditemukan, selanjutnya klik Fork di pojok kanan atas untuk menyalin repository project ke akun GitHub milikmu.

Mudah, bukan? Kamu dapat menggunakan GitHub apabila saat ini sedang mengerjakan project dengan berkolaborasi bersama developer lain. Fitur-fitur GitHub dapat memudahkanmu untuk mengembangkan project sambil tetap memantau progress dan perubahan kode secara lengkap.

Semoga ulasan tentang apa itu GitHub, fungsi, serta cara menggunakannya di atas dapat bermanfaat dan membantumu dalam mengeksplorasi platform GitHub. Pastikan untuk menggunakan layanan hosting terbaik agar proses menghosting project lancar tanpa hambatan. Yuk, cek dulu penawarannya di sini!

Elly Santi
Member since 7 Sep 2022