Apa Pentingnya Canonical URLs Untuk SEO Website kamu ? Ini Penjelasannya !
Blog SEO Apa Pentingnya Canonical URLs Untuk SEO Website kamu ? Ini Penjelasannya !

Apa Pentingnya Canonical URLs Untuk SEO Website kamu ? Ini Penjelasannya !

Canonical URL mungkin bagi orang yang masih belajar tentang SEO menjadi hal yang masih baru. Padahal hal ini menjadi hal yang penting untuk Anda atur pada website.

Karena optimasi SEO tidak hanya dari segi On-page atau Off-page saja, tapi dari segi teknikal SEO juga perlu di setting agar membantu proses SEO.

Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mempelajarinya seperti pada pembahasan di bawah ini.

 

Daftar Isi

 

1. Apa itu Canonical URL ?

2. Fungsi Canonical URL

3. Cara Mengetahui Halaman Website Sudah Ada Canonical atau Belum

4. Cara Membuat Canonical Tag untuk Proses Optimasi SEO

5. Kesimpulan

 

Apa itu Canonical URL ?

 

apa-itu-canonical-url

Canonical Url adalah cara dalam teknik SEO yang berguna dalam memberitahukan mesin pencari pada suatu halaman yang perlu di ranking jika terjadi duplikasi konten.

Jadi jika terdapat halaman website yang telah tersetting canonical dan di-crawl atau dirayapi oleh GoogleBot, maka proses crawling ini akan lebih sering dirayapi. Untuk itulah, jika terjadi perubahan konten, maka akan lebih cepat diketahui oleh Google.

Jika tidak menggunakan canonical, maka ketika Anda menemui sebuah masalah ketika halaman website tidak tersetting canonical, maka Google secara otomatis akan menentukan pilihan halaman yang diutamakan.

Disamping itu, pada kasus tertentu beberapa URL yang tidak tersetting canonical bisa dianggap sama. Artinya semua URL menjadi jarang untuk dirayapi oleh GoogleBot.

Hal ini tentunya menjadi kerugian pada SEO website Anda.

Kemudian dari sisi backlink, Google dan mesin pencari lainnya dapat memasukan backlink sebagai pertimbangan ketika menentukan ranking. Jika ternyata ditemukan backlink yang Anda miliki mengarah ke beberapa variasi URL, hal ini bisa menjadi hal yang buruk, kenapa?

Karena, ketika Anda mempunyai variasi URL berbeda seperi di mobile, desktop, dan AMP, maka kekuatan backlink yang Anda punyai akan terbagi ke berbagai variasi URL tsb.

 

Fungsi Canonical URL

 

fungsi-canonical-url

Fungsi canonical ini penting pada proses optimasi SEO karena dapat mempengaruhi penilaian Google terhadap suatu halaman website. Seperti yang diketahui para praktisi SEO, proses optimasi SEO terdapat beberapa metode yaitu On Page SEO, Off Page SEO, dan Technical SEO. Lalu proses canonical tag ini menjadi salah satu bagian dari Technical SEO.

 

Technical SEO

Technical SEO berkaitan dengan masalah teknis pada sebuah website. Hal-hal yang dilakukan dapat mempengaruhi proses pada crawling dan pengindeksan Google terhadap sebuah website.

Untuk itu, teknik ini menjadi keharusan yang perlu diperhatikan saat proses optimasi SEO website. Karena jika tidak dilakukan, website Anda menjadi tidak bisa ditampilkan pada halaman hasil pencarian Google.

Oleh karena itu, sebelum Anda membangun konten yang berkualitas, permasalahan teknis pada website Anda perlu Anda selesaikan terlebih dahulu. Dengan begitu, konten yang terdapat pada halaman web menjadi bisa lebih mudah dalam proses pengindeksan oleh Google.

 

Keuntungan Canonical

Jadi dengan adanya canonical, dapat berfungsi sebagai menghindari adanya duplikat konten pada suatu halaman website Anda.

Penggunaan canonical tag juga dapat menjadi cara dalam memberitahu search engine pada halaman mana yang menjadi hal utama untuk diindeks.

Karena dalam proses optimasi SEO, duplikat konten dapat memberi dampak buruk pada halaman website Anda seperti halaman yang tidak muncul di SERP atau Search Engine Results Page. Ditambah lagi, Google juga tidak menyukai duplikat konten karena dapat menyulitkan mereka dalam menentukan halaman mana yang perlu diindeks dan diberi peringkat di dalam hasil penelusuran.

Selain itu, mesin pencari dapat menganggap konten yang sama dengan URL yang berbeda pada halaman terpisah. Untuk lebih mudah memahaminya, seperti ini :

 

 

Anda atau mungkin orang lain akan menganggap keempat link diatas merupakan satu halaman yang sama. Tapi, bagi Google, link tersebut merupakan halaman yang berbeda dengan konten yang sama atau konten duplikat yang terdapat di dalamnya.

Untuk itulah, tanpa canonical tag, Google dapat menentukan sendiri halaman mana yang diutamakan. Mesin Googlebot dapat memilih halaman yang paling lengkap dan dianggap berguna lalu menandainya sebagai canonical. Halaman tersebut akan sering di crawling oleh Google dan juga halaman lain yang dianggap sebagai halaman duplikat menjadi jarang untuk di crawling karena alasannya mengurangi beban proses crawling oleh GoogleBot.

Jadi, sebaiknya Anda menghindari hal diatas karena Google dapat memilih halaman yang salah sehingga halaman utama Anda justru tidak diindeks oleh Google. Akibatnya, halaman utama Anda menjadi kehilangan peringkat serta traffic website.

 

Cara Mengetahui Halaman Website Sudah Ada Canonical atau Belum

 

cara-mengetahui-halaman-website-sudah-ada-canonical-atau-belum

Anda perlu mengetahui sebuah halaman website sudah terdapat canonical tag atau belum agar mempermudah kinerja pada SEO website Anda menjadi lebih optimal.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda periksa adalah :

1. Periksa halaman website Anda sudah mempunyai canonical tag di dalamnya

Untuk mengetahui halaman website sudah memiliki canonical tag atau belum, Anda dapat melakukannya dengan dua cara yaitu :

Anda dapat menggunakan tools seperti Ahrefs atau melakukannya secara manual. Jika anda memilih menggunakannya secara manual, berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan :

  • Buka halaman website Anda
  • Tekan tombol CTRL + U pada keyboar Anda untuk melihat source code pada halaman website tsb.
  • Kemudian cari canonical dengan cara CTRL+F dan ketikan “canonical”.
  • Jika halaman website terdapat canonical, Anda dapat menemukan kode canonical tag pada bagian <head>

2. Periksa canonical yang tersetting di halaman website Anda sudahkah mengarah ke halaman yang tepat

Anda juga perlu melakukan pengecekan pada canonical yang tersetting pada halaman website Anda apakah sudah mengarah ke halaman yang tepat atau belum agar memudahkan proses crawling oleh search engine pada website Anda.

 

3. Periksa halaman Anda sudahkah dapat diindeks dan di crawling?

Salah satu kesalahan yang biasa terjadi adalah mengarahkan canonical ke URL yang diblokir dengan robot.txt file atau diatur sebagai “noindex”. Hal ini dapat mengakibatkan search engine  tidak men-crawling dan mengindeks halaman tsb.

Jika Anda menginginkan lebih banyak website traffic serta keuntungan yang lebih besar pada halaman website yang Anda kelola, maka Anda perlu mengoptimasi SEO pada website Anda. Dengan cara SEO Onpage, Offpage, dan Technical, sebuah website akan memiliki performa yang lebih baik yang dapat membantu memudahkan search engine untuk menampilkan halaman website Anda di halaman penelusuran.

 

Cara Membuat Canonical Tag untuk Proses Optimasi SEO

 

 

Canonical Tag merupakan cara melakukan setting canonical dengan membuatnya menggunakan kode HTML.

Untuk cara membuat canonical tag, Anda dapat membuatnya dengan cara seperti di bawah ini :

1. Membuat canonical menggunakan rel=”canonical” HTML tags

Anda dapat membuat atau menambahkan script kode pada halaman website Anda pada bagian tag <head> dengan cara :

 

<link rel=”canonical” href=”https://contohcanonicalanda.com/canonical-page/” />

 

Penerapan tsb sebagai contohnya ketika Anda memiliki halaman website seperti.

https://tokoanda.com/tshirts/black-tshirts/ untuk ditandai sebagai canonical URL, maka di halaman tsb, Anda dapat menambahkan canonical tag dengan cara menambahkan kode seperti di bawah ini :

 

<link rel=”canonical” href=”https://tokoanda.com/tshirts/black-tshirts/ “ />

 

2. Membuat canonical dengan menggunakan bantuan plugin Yoast SEO pada website WordPress

Pada halaman Anda yang telah terinstall plugin Yoast SEO, Anda dapat memeriksanya pada bagian plugin Yoast SEO di halaman artikel atau halaman landing page Anda di bagian “Advanced”, lalu pada kolom canonical URL, Anda dapat menambahkan secara manual ataupun jika tidak diisi juga tidak apa-apa karena sudah di set secara otomatis oleh plugin Yoast SEO ini.

 

Kesimpulan

Canonical URL penting untuk Anda atur pada halaman website anda agar sebagai penanda bahwa halaman tersebut halaman yang diutamakan jika Anda memiliki konten-konten yang serupa di halaman-halaman website anda lainnya.

Semoga bermanfaat

Jika Anda dapat memperoleh info seputar bisnis secara gratis, Anda bisa mengikuti informasi di blog IDwebhost dan pilih topik pembahasan yang ingin Anda cari

Lalu tidak lupa juga, jika Anda membutuhkan hosting atau domain untuk membangun website, Anda dapat menggunakan layanan web hosting dan domain dari IDwebhost yang memberikan harga terjangkau dan performa baik. Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.