Belajar Port Jaringan Komputer Beserta Jenis-jenis dan Fungsinya

13 Des 2022
Belajar Port Jaringan Komputer Beserta Jenis-jenis dan Fungsinya campaign-unlimited

Salah satu mekanisme dalam jaringan komputer yang tidak boleh terlewatkan untuk dipelajari adalah port. Komponen port jaringan merupakan salah satu bagian penting dalam protokol jaringan TCP/IP yang berguna untuk membuat koneksi dengan program maupun komputer lain dalam sebuah jaringan.

Rupanya mekanisme ini mempunyai beberapa jenis yang berbeda-beda. Masing-masing dari jenisnya mempunyai fungsi yang berbeda. Jika dikategorikan menurut terminologinya, port dibedakan atas dua jenis. Apa saja kedua jenis tersebut? Mari ketahui ulasan selengkapnya langsung di ulasan berikut ini!

Apa Itu Port?

Port adalah mekanisme yang memungkinkan komputer dapat terhubung dengan beberapa sesi koneksi dengan program dan komputer lain dalam sebuah jaringan. Dalam sebuah PC, port merupakan suatu bagian di mana sebuah koneksi jaringan bermula dan berakhir.

Port jaringan merupakan sebuah perangkat lunak yang dikelola oleh sistem operasi pada komputer. Kerja port mencakup identifikasi aplikasi atau layanan, yang menggunakan koneksi dalam jaringan TCP/IP. Di samping itu, port juga bertugas untuk menafsirkan proses tertentu sebagai perantara server dan klien.

Port membantu mendefinisikan proses atau layanan tertentu dalam hubungan antara server dan permintaan klien. Misalnya pada proses server menyediakan layanan untuk klien atau pada proses klien mengakses layanan dari server.  

Guna membantu meningkatkan kompatibilitasnya, port mempunyai sistem standardisasi pada semua perangkat yang terhubung ke jaringan. Sistem ini memberikan identitas port, yang terdapat pada Port Number. Setiap port mempunyai nomor port dalam bentuk angka 16-bit (dua byte).

Nomor port diklasifikasikan menurut jenis protokol transport yang dipakai pada port TCP dan UDP. Identitas port berbentuk rangkaian angka dari 0 sampai 65535. Sebagian besar identitas port dicadangkan untuk protokol jaringan tertentu. Contohnya seperti pesan HTTP yang masuk ke port 80.

Jenis Port

jenis port jaringan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, menurut terminologi atau cara penggunaannya, port jaringan dibedakan menjadi dua jenis. Dua jenis ini adalah Logical port (port non-fisik) dan Physical port (port berbentuk fisik). Kira-kira apa yang membedakan keduanya? Baca pembahasan di bawah ini untuk mengetahuinya!

1. Logical Port

Jenis yang pertama adalah Logical port, yang merupakan port non-fisik. Logical port merupakan jalur yang biasanya digunakan oleh aplikasi untuk menghubungkan ke komputer lain dengan jaringan TCP/IP. Misalnya seperti menyambungkan komputer ke jaringan internet. Menurut penomorannya, jenis ini terbagi dalam tiga jenis sebagai berikut:

  • Well-known Port. Jenis port ini mempunyai nomor port yang tersusun atas angka kisaran 0 – 1023. Port ini juga disebut sebagai port sistem. Tugasnya adalah untuk mewakili layanan jaringan yang sama dan telah ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA).
  • Registered Port. Port ini dapat menggunakan port number sama dari vendor yang lain. Hal ini dikarenakan Registered port sudah terdaftar di IANA tapi tidak dialokasikan secara permanen. Nomor Registered port berkisar dari 1024 sampai 49151. Port ini biasanya digunakan untuk mendukung aplikasi atau OS yang dibuat oleh vendor komputer atau jaringan.
  • Dynamically Assigned Port. Seperti namanya, port ini cukup dinamis sebab digunakan untuk menanggapi permintaan user sesuai kebutuhannya. Kisaran susunan angka nomornya mulai dari 1024 sampai 65536. Jenis port ini dapat digunakan maupun dihapus sesuai dengan kebutuhan.

2. Physical Port

Jenis ini merupakan port yang paling umum diketahui. Port fisik adalah jack atau slot yang biasanya digunakan untuk menghubungkan kabel ke komputer, perangkat USB, router, dan sebagainya.  Physical port dikategorikan dalam beberapa jenis di antaranya sebagai berikut:

  • Port serial. Ini merupakan jenis port fisik yang digunakan untuk mentransmisikan data secara perlahan pada jarak jauh. Port ini bekerja secara seri, jadi tidak mengirimkan seluruh data sekaligus. Dalam perkembangannya kini penggunaan port serial telah banyak digantikan oleh port USB. Contoh penggunaannya ada pada monitor, mouse, modem dial-up, dan sebagainya.
  • Port paralel. Kebalikan dari port serial, jenis port paralel dapat mengirimkan data dengan cepat dalam jarak pendek. Transmisi data pada port ini dilakukan secara bersamaan. Alhasil, informasi yang dikirim melalui jenis port ini lebih banyak dibandingkan pada port serial. Contoh penggunaan port ini ada pada disk eksternal, printer, dan pita magnetik.
  • USB Port. Pasti kamu mudah mengenali jenis port jaringan satu ini, bukan? Port USB adalah jenis port untuk kegunaan yang sifatnya universal atau untuk berbagai kebutuhan. Kebanyakan perangkat keras menyediakan port USB sebab port ini mampu mengirimkan data hingga 127 periferal dalam rangkaian perangkat string. Contoh pemakaian USB ada pada berbagai perangkat seperti USB flashdisk, scanner, printer, atau drive optic eksternal.
  • Small Computer System Interface (SCSI). Selain port-port di atas, ada port fisik lain bernama SCSI yang dapat menghubungkan hingga 7 perangkat sekaligus. Biasanya jenis port ini digunakan untuk mengirimkan data dengan cepat pada chain connection.

Contoh Port dan Fungsinya

contih port dan fungsinya

Berbicara soal jenis-jenis port di atas, jenis port non-fisik tentu mempunyai lebih banyak ragam. Meskipun demikian tidak semua dikenal dan cukup umum untuk digunakan. Untuk membantumu lebih mudah mengenali contoh-contohnya, berikut ini dirangkumkan beberapa contoh port jaringan yang banyak digunakan beserta fungsinya!

  • Port 20 & 21 FTP. Port non-fisik ini merupakan port File Transfer Protocol yang digunakan untuk mengirimkan data pada sebuah jaringan.
  • Port 22 SSH. Jenis port ini merupakan port standar yang digunakan Secure Shell. Fungsi dari port ini adalah untuk mentransfer data dalam bentuk enkripsi melalui sebuah jaringan. Biasanya port ini digunakan untuk menjalankan tugas yang dapat diakses dari jarak jauh. Contohnya seperti menghubungkan ke server.
  • Port 23 TELNET. Fungsi dari port ini mirip dengan port jaringan SSH di atas. Port 23 TELNET menghubungkan komputer dan server dari jarak jauh. Sayangnya, port ini tidak menggunakan sistem yang terenkripsi pada sambungannya.
  • Port 25 SMTP. Ini merupakan port yang berfungsi untuk memastikan pengiriman email dikirimkan dengan aman antara sesama Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) server.
  • Port 2525 SMTP Alternative. Masih mempunyai fungsi yang sama dengan port 25 SMTP, hanya saja port 2525 biasanya digunakan sebagai port alternatif.
  • Port 53 DNS. Sudah tahu cara kerja DNS untuk menerjemahkan alamat IP, kan? Port 53 terdapat pada DNS untuk membantu DNS mencocokkan nama domain dengan alamat IP.
  • Port 67 & 68 DHCP. Port 67 maupun port 68 berfungsi untuk menetapkan informasi terkait alamat IP pada Dynamic Host Configuration Protocol. Penerimaan permintaan alamat dari DHCP sekaligus pengiriman data ke server dilakukan oleh port 67. Sementara port 68 bertugas untuk memberikan tanggapan dari permintaan DHCP dan meneruskan data ke user.
  • Port 80 HTTP/Webserver. Seperti yang terlihat di namanya, port HTTP memungkinkan web browser untuk terhubung ke halaman sebuah website.
  • Port 443 HTTPS. Fungsi port ini mirip dengan fungsi Port 80 HTTP, hanya saja paket jaringan di port ini sudah terenkripsi.
  • Port 110 POP-3.  Dengan port ini, kamu dapat mengunduh pesan dari server dan mengirimkan pesan balasan. Port TCP 110 ini mengoperasikan Post Office Protocol Version 3 untuk mengambil pesan dari server SMTP.
  • Port 119 NNTP Server.  Contoh port ini digunakan untuk menghost server berita USENET di seluruh dunia.
  • Port 3306 MySQL. Contoh port ini berfungsi sebagai port protokol default pada MySQL. Port ini digunakan sebagai utilitas seperti mysqldump dan mysqlpump. Di samping itu, port 3306 MySQL juga digunakan oleh klien dan konektor MySQL.

Nah, jadi sudah tahu apa itu port jaringan beserta jenis dan fungsinya, kan? Mulai saat ini kenali lebih banyak jenis port bukan hanya jenis port fisik seperti port USB saja, ya!

Ayo baca artikel lain seputar update teknologi di blog IDwebhost. Jika kamu sedang ingin membeli domain, cek juga pilihan domain murah dari IDwebhost yang cocok untuk situsmu. Psssst, dapatkan ekstra potongan dari berbagai promo di sini, klik sebelum kehabisan!

Elly Santi
Member since 7 Sep 2022