Panduan Belajar Pemrograman Golang untuk Atasi Traffic Tinggi
Blog Tips Keren Panduan Belajar Pemrograman Golang untuk Atasi Traffic Tinggi

Panduan Belajar Pemrograman Golang untuk Atasi Traffic Tinggi

Kalau kamu sedang merencanakan membuat aplikasi untuk bisnis, harus dimulai dengan memilih teknologi yang tepat. Dengan perubahan teknologi yang sedemikian cepat, bahasa pemrograman Ruby menjadi salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer. Tentu, bukan tanpa alasan Ruby populer. Salah satunya karena kamu bisa membuat web app dengan lebih cepat. 

Tapi, kini Ruby tidak sendiri. Ada satu lagi bahasa pemrograman yang juga memungkinakan penggunanya dapat membuat web app dengan cepat. Golang namanya. Kehadiran Go, atau Go Language (Golang) semakin disadari oleh para developer. Maka tak heran jika kini semakin banyak orang yang mempelajari Golang. 

Bahasa pemrograman garapan para teknisi Google ini dinilai memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa pemrograman lainnya. 

Karena peminatnya yang semakin banyak, pada artikel kali ini kami akan berbagi dengan kamu, Sahabat IDwebhost, tentang panduan untuk belajar Golang. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Apa Itu Golang? 

Sahabat IDwebhost, tentu kita semua tahu bahwa setiap bahasa pemrograman memiliki keunggulan dan fungsinya masing-masing. Mulai dari yang mengandalkan kesederhanaan, interaktif, menonjolkan kecepatan, sampai yang memprioritaskan skala. 

Misalnya, kamu bisa mengambil contoh pada bahasa pemrograman Python yang banyak digunakan karena kesederhanaan yang dimilikinya. Atau, bahasa pemrograman C dan C++ populer berkat keunggulan pada aspek kecepatan, skala, dan keandalan. Ada juga bahasa pemrograman Java yang dianggap mudah dipahami dan cukup scalable sehingga banyak disarankan sebagai bahasa pemrograman yang dipelajari para pemula. 

Baca Juga: Perkenalan Vue JS Untuk Pemula

Hanya saja, seringkali para software developer  membutuhkan bahasa pemrograman yang dapat diandalkan dan unggul di segala aspek tersebut. Dan seakan menjawab tantangan tersebut, Ken Thompson bersama dua orang rekannya di Google,  Robert Griesemer dan Rob Pike merilis bahasa pemrograman Go atau Golang pada tahun 2009. 

Menurut si empunya bahasa pemrograman ini, Golang dianggap memiliki keunggulan pada hampir semua aspek yang diinginkan para programmer pada sebuah bahasa pemrograman. Yaitu kecepatan, keandalan, dan kesederhanaan. 

Tetapi, apa sih, Golang itu? 

Go, atau Golang adalah bahasa pemrograman open source yang ditulis secara statis dan menghasilkan mesin kode biner yang dikompilasi. Golang sendiri dihimpun dan ditulis menggunakan bahasa pemrograman C. Maka tak heran ketika banyak yang menyebut Golang adalah bahasa pemrograman C dari abad 21. Golang sendiri menyediakan tools yang memungkinkanmu untuk menggunakan memori dengan aman, mengelola objek, mengumpulkan sampah, dan menyediakan pengetikan statis ketika diakses secara bersamaan. 

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, banyak programmer yang berbondong-bondong untuk belajar Golang. 

Kamu bisa menggunakan Golang untuk membuat berbagai macam program. Mulai dari website, aplikasi, dan sebagainya.  

Penggunaan Golang

Golang adalah bahasa pemrograman masa depan. Hanya saja, dengan umurnya yang masih sangat muda, Golang masih belum bisa digunakan untuk membuat banyak aplikasi. Penggunaannya masih cukup terbatas. 

Meskipun demikian, hal ini bukan lantas menjadi penyebab untuk tidak mempelajari Golang. Di masa depan, banyak hal diproyeksi bisa dilakukan oleh Golang. 

Misalnya kamu adalah pekerja startup, tentu tak asing dengan yang namanya padatnya log aktivitas ketika jumlah pengguna terus menerus bertambah. Padatnya log aktivitas ini bisa saja membuat seorang programmer keteteran. 

Baca Juga: 5 Bahasa Pemrograman Paling Populer di Dunia

Untuk mengatasi hal ini, Golang telah mendukung fungsi concurrency dengan penggunaan cache sumber daya yang tergolong kecil. Maka, Golang sangat cocok digunakan untuk pengembangan sisi backend yang sering menangani request yang berat. 

Salah satu produk terkemuka yang menggunakan Golang adalah Dropbox. Salah satu layanan cloud storage dengan pengguna terbanyak di dunia ini menggunakan Golang untuk mengelola penggunanya yang tercatat nyaris mencapai 500 juta akun. Selain itu, Golang juga banyak digunakan untuk membangun dan mengembangkan website ecommerce. 

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu buat dengan Golang: 

  • Membangun web app yang aman dan scalable
  • Membangun sistem yang kompleks, yang membutuhkan kinerja tingkat tinggi
  • Kode server jaringan, utamanya web server dan layanan mikro
  • Membuat sistem cloud computing
  • Membangun tim developer yang dapat terus berkembang sesuai dengan kebutuhan

Kelebihan dan Kekurangan Golang

Layaknya bahasa pemrograman lain, Golang juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Dan ya, meskipun tergolong baru, Golang bisa menjadi opsi menarik bahasa pemrograman yang kamu gunakan. 

Kelebihan Golang

Business Insider Menyebut Golang sebagai bahasa pemrograman yang paling “panas” di tahun 2016. Berikut ini adalah beberapa hal yang membuat Golang sedemikian populer: 

– Efisiensi Waktu dan Uang Ketika Mengembangkan Aplikasi

Aplikasi yang dibuat menggunakan Golang telah dikompilasi pada mesin yang asli, sehingga tak perlu menggunakan virtual machine tambahan. Artinya, aplikasi Golang dapat bekerja lebih cepat lagi. 

– Menawarkan Fleksibilitas Tinggi

Golang adalah bahasa pemrograman yang sangat fleksibel. Sebagai pengguna, kamu bisa menggunakannya untuk membuat banyak hal. Seperti pemrograman jaringan, big data, machine learning, audio-video editing dan banyak lagi. 

– Tidak Perlu Khawatir Aplikasi Mengalami Crash

Go menggunakan lebih sedikit RAM berkat sifat utas non sistemnya. Inilah mengapa Go memiliki risiko crash yang lebih rendah. 

– Mudah Dipelajari

Untuk memudahkan orang untuk menggunakannya, Golan menyediakan halaman documentation yang bisa diakses untuk belajar. Meskipun masih muda, dukungan komunitas Golang juga mulai membesar. 

Kekurangan Golang

  • Golang terhitung masih baru dan masih terus dikembangkan
  • Pilihan framework yang masih sedikit
  • Membutuhkan fungsi tertentu ketika terjadi error
  • Tidak memiliki manajemen memori manual
  • Keamanan runtime belum sebaik belajar Golang

Yuk, Mari Mulai Belajar Golang

Diatas telah berbagai macam hal yang berkaitan dengan Golang. Tentunya, kamu akan semakin bersemangat untuk belajar Golang. Sebenarnya ada banyak berbagai sumber daya untuk mempelajari Golang. Kamu bisa membaca buku, menonton video di YouTube, mengikuti bootcamp, dan mengikuti kelas online. 

Berikut ini adalah sumber yang bisa kamu gunakan untuk belajar Golang: 

1. Go: The Complete Developer’s Guide (Golang)

Ada banyak kelas bahasa pemrograman Golang, di Udemy. Salah satunya adalah Go: The Complete Developer’s Guide. 

Di kelas ini, kamu akan mempelajari berbagai fitur canggih dari Golang. Seperti concurrency dan sistem interfacenya. 

2. Master Go (Golang) Programming: The Complete Guide Go Bootcamp 2021

Kelas ini juga bisa kamu ikuti di Udemy. Kelas ini sangat cocok digunakan untuk para pemula hingga yang expert yang tertarik belajar Golang. Ya, karena penjelasannya sangat lengkap dan jelas. Kamu tidak hanya akan belajar Golang, tetapi juga programming secara keseluruhan. 

3. Go Fundamentals

Yang terakhir adalah Go Fundamentals. Kelas yang satu ini bisa kamu akses di Pluralsight. Maka, kamu perlu bisa menjadi member terlebih dahulu untuk belajar Golang di kelas ini. 

Penutup

Bahasa pemrograman senantiasa mengalami perkembangan. Dan Golang adalah salah satu bahasa pemrograman dianggap sebagai masa depan adalah Golang. Semoga dengan artikel ini, kamu termotivasi untuk belajar Golang. 

Mau punya website yang aman, cepat, dan andal? Tunggu apalagi, ayo buat website Anda hanya di IDwebhost, web hosting ya IDwebhost.

 

Taufiq Prasetya Pradana

Pembaca yang suka menulis