Bagaimana Cara Menangani Lonjakan Trafik Website
Blog Hosting Guru Bagaimana Cara Menangani Lonjakan Trafik Website

Bagaimana Cara Menangani Lonjakan Trafik Website

Sebagai pemilik website, tentu kita akan sangat senang ketika website yang telah dibangun dengan meluangkan banyak waktu, pikiran, dan uang ramai dikunjungi orang. Karena, dengan banyaknya pengunjung, menandakan bahwa website Anda memiliki kredibilitas yang baik. Selain itu, hal ini juga berarti bahwa website telah teroptimasi dengan baik. 

Mempunyai website dengan traffic yang tinggi, tentu saja menjadi keinginan para pemilik website dan blogger. Berbagai cara ditempuh agar traffic website menjadi ramai. Mulai dari optimasi SEO, sampai dengan melakukan internet marketing pada websitenya. Kedua cara ini dianggap cukup jitu untuk menambah jumlah traffic pada website. 

Untuk bisa mendapatkan pengunjung yang banyak, Anda bisa memulainya dengan memilih web hosting terbaik. Teliti memilih penyedia hosting, yang tidak hanya memiliki pelayanan yang prima, namun juga performa server yang andal. 

Mengapa hal ini penting? Karena nyatanya, ketika sebuah website mengalami lonjakan pengunjung, server hosting akan bekerja dua kali lipat lebih keras dari biasanya. Ini bisa menjadikan website Anda sedikit sulit untuk diakses. Risiko keamanan juga meningkat seiring dengan melesatnya jumlah pengunjung website. 

Lantas, bagaimana cara menangani lonjakan trafik website ini? 

Pada artikel kali ini IDwebhost akan berbagi dengan Sahabat semua tentang cara menangani lonjakan trafik website. Jadi, simak artikel berikut sampai selesai, ya. 

Apa yang Dimaksud Dengan Trafik Website? 

Sebelum membahas lebih jauh tentang bagaimana cara mengatasi lonjakan trafik website, penting untuk mengetahui apa yang disebut dengan trafik pada website. Yang dimaksud dengan trafik pada website adalah jumlah orang yang mengunjungi sebuah website, mengaksesnya, dan lama waktu yang digunakan pengunjung di sebuah halaman website. 

Contohnya, ketika ada orang yang mengunjungi website Anda, kemudian mengakses setiap halaman, mengklik link yang ada di sana, dan lainnya. Nantinya, aktivitas tersebut akan terekam oleh sistem domain Anda. Dari total angka yang didapat, sistem akan membaca dan memberikan analisis tentang seberapa terkenalnya website Anda. 

Jumlah trafik adalah salah satu indikator keberhasilan optimasi yang dilakukan pada sebuah website. Misalnya optimasi SEO dan internet marketing. Dengan adanya kedua langkah tersebut, wajar para pemilik website berharap dapat meningkatkan branding dan marketingnya. 

Baca Juga : Perkenalan Framework Vue JS Untuk Pemula 

Traffic Naik Mendadak

Trafik website yang naik mendadak bisa menyebabkan server website mengalami down. Contohnya ketika Anda memiliki konten yang mendadak viral di website. Dengan viralnya konten tersebut, dapat serta merta meningkatkan angka kunjungan website secara mendadak ke website Anda. Kenaikan jumlah pengunjung yang mendadak ini dapat bisa membuat website down karena melebihi kapasitas disk space di website Anda.

Sebagai pemilik website, tentu Anda tidak mau website Anda tidak dapat diakses, bukan? Cara untuk mengatasi server down yang satu ini adalah segera menghubungi penyedia hosting di mana Anda berlangganan. Diskusikan dengan provider untuk mencari solusi terbaik dari masalah Anda. Apalagi lagi, kini hampir semua penyedia hosting memiliki tim support yang bekerja 24 jam sehari dalam seminggu. Faktor support ini juga harus menjadi pertimbangan Anda ketika akan memilih penyedia hosting. 

Cara Menangani Lonjakan Trafik Website? 

Adanya lonjakan trafik website seperti pedang bermata dua bagi para pemilik website. Hal ini bisa menjadi keuntungan, namun di sisi lain bisa menjadi kerugian secara tidak langsung. Server website harus bekerja lebih keras lagi. 

Jika misalnya sistem website Anda tidak kuat menahan semua lonjakan trafik tersebut, yang akan terjadi kemudian adalah website Anda bisa saja lambat untuk diakses dan bahkan mungkin down. 

Kondisi akan lebih parah jika Anda menggunakan jenis layanan shared hosting, yang mana Anda juga berbagi tempat dengan pengguna lain. Bisa saja sesama pengguna akan terimbas down-nya website Anda. 

Berikut ini adalah cara menangani lonjakan trafik website agar tidak down: 

Menggunakan Content Delivery Network 

Salah fungsi penting dari penggunaan CDN adalah menghindari kemungkinan dari lonjakan trafik. Ketika Anda membuat konten yang viral, hal ini secara otomatis akan mengakibatkan lonjakan trafik secara mendadak pada website Anda. Ketika mengalami lesatan trafik, website Anda menjadi lambat untuk diakses dan bahkan bisa saja berakibat down.

CDN bisa membantu Anda mengatasi permasalahan akibat lonjakan trafik website. Ketahuilah bahwa konten statis pada sebuah situs web menjadi penyumbang 80% cache di server. Ini mengakibatkan terjadinya beban yang sangat berat pada sisi server. Dengan menggunakan content delivery network, server tidak perlu bekerja terlalu keras lagi. 

CDN merupakan sekumpulan server  global yang terletak di beberapa pusat data dan berada di beberapa negara. Fungsi dari CDN ini adalah untuk mengirimkan konten dari server ke website. Yang dijalankan CDN adalah meningkatkan kecepatan pengiriman perjalanan data lewat jaringan server kepada pengunjung dari lokasi yang paling dekat. Tempat dimana pengunjung tersebut berada. 

Memastikan Website Tidak Mengalami Client Error

Sebagai pemilik sebuah website, Anda harus selalu memeriksa website secara berkala untuk memastikan website tidak mengalami client error yang sering terjadi ketika website dikunjungi orang lain. 

Client error sendiri adalah sebuah keadaan dimana ketika pengunjung website sedang mengunjungi website. Dan ternyata mereka mengklik halaman yang sudah tidak ada lagi, otomatis mereka akan langsung dialihkan ke halaman 404 Not Found. Anda pernah mengalami hal ini, bukan? 

Ketika client errors ini terjadi pada website Anda, bisa jadi pengunjung akan kecewa karena halaman yang mereka inginkan tidak ditemukan. 

Cara Menangani Lonjakan Trafik Website Memilih Penyedia Hosting yang Tepat 

Salah satu hal yang penting untuk mencegah website Anda down ketika diakses banyak orang adalah memilih penyedia layanan hosting yang tepat. Jangan langsung tergiur dengan penyedia hosting yang menawarkan harga murah. 

Terdapat beberapa faktor yang bisa Anda pertimbangkan ketika ingin memilih layanan web hosting untuk website Anda. Mulai dari adanya layanan support 24 jam selama tujuh hari, beragam fitur yang dibutuhkan dan jenis perangkat yang digunakan. Anda juga bisa mencari review pelanggan yang jujur tentang layanan hosting, fitur keamanan, hingga adanya panel kontrol dan lain sebagainya. 

Baca Juga : Panduan Google Tag Manager Untuk Para Pebisnis

Upgrade ke Cloud Server 

Lonjakan trafik website adalah sesuatu hal yang tak bisa dihindari. Hal ini merupakan salah satu alasan sebagian besar orang membuat website, yaitu untuk menaikkan trafik pengunjung. 

Oleh karena itu Anda membutuhkan layanan hosting yang bisa menampung trafik pengunjung yang besar. Untuk mengantisipasi website yang down karena lonjakan trafik, salah satu hal yang bisa dilakukan mengupgrade hosting menggunakan cloud server. 

Cloud server merujuk ke beberapa server yang terhubung ke internet yang dapat disewa sebagai bagian dari perangkat lunak atau layanan aplikasi. Layanan yang basisnya cloud dapat mencakup hosting website, hosting data, serta penggunaan perangkat lunak atau aplikasi. 

Penutup

Itulah beberapa cara menangani lonjakan trafik website. Website yang bagus, terdiri dari struktur yang bagus. Mulai dari pemilihan hosting yang tepat, domain yang sesuai target, dan masih banyak lagi lainnya. 

Mau punya website aman, cepat, dan andal? Langganan hosting murah IDwebhost sekarang juga. 

 

Taufiq Prasetya Pradana

Pembaca yang suka menulis