Apa itu Semantic Search? Cara Optimasi SEO Semantic Search

10 Jun 2022
Apa itu Semantic Search? Cara Optimasi SEO Semantic Search

Semantic search menjadi sebuah cara yang dapat membantu pengguna internet menemukan pertanyaan atau kata kunci yang memiliki relevansi dan maksud pencarian yang mereka cari.

Untuk itu, agar website Anda dapat mudah ditemukan oleh pengguna, sangat perlu untuk mempelajari cara kerja optimasi semantic search

Nah, untuk memaksimalkan optimasi SEO, Sahabat IDwebhost harus tahu tentang apa itu semantic search. Mengetahui cara optimasi SEO yang tepat adalah salah satu jalan untuk mendapatkan penghasilan tambahan via internet.

Semantic Search adalah proses pengambilan informasi yang digunakan oleh mesin pencari untuk memberikan hasil pencarian yang paling relevan.

Jadi, semantic search ini berfokus pada apa makna di balik permintaan dalam pencarian kata kunci yang diketikkan pengguna di pencarian.

Selain Google, ternyata masih ada banyak mesin pencarian lain, lho!

Istilah semantic berasal dari keilmuan linguistik yang disebut semantik dan berkaitan dengan studi tentang suatu makna.

Mengapa Semantic Search Penting ?

mengapa semantic search penting
mengapa semantic search penting

Berikut adalah pentingnya mempelajari cara semantic search bekerja

1. Pengguna seringkali tidak menggunakan bahasa yang sama dengan Konten yang diinginkan

Terkadang saat pengguna menuliskan sebuah kata kunci di bilah pencarian, kata kunci tersebut seperti memiliki makna ganda, sehingga hal ini akan memunculkan banyak hasil penelusuran.

Contohnya, Anda mendengar lagu di sebuah aplikasi musik dan tidak mengenali judul maupun penyanyinya. Maka yang kemungkinan besar akan Anda lakukan adalah mencari penggalan lirik yang Anda dengar di Google hingga akhirnya menemukannya.

Algoritma mesin pencari bekerja menangani permintaan pencarian kata kunci acak tersebut dengan mencocokkannya pada konten dalam indeks yang terdapat di database.

2. Banyak pencarian informasi dengan maksud ambigu

Sekitar 40% kata bahasa inggris yang memiliki makna lebih dari satu. Istilah ini dikenal dengan polisemi. Polisemi menjadi hal yang perlu dioptimalkan pada semantic search ini.

Contohnya, jika Anda mengetikan kata python yang maksudnya adalah bahasa pemrograman Python, maka akan muncul berbagai hasil pencarian lain. Seperti ular phython, bahasa pemrograman Python dan lain sebaganya.

Lalu yang menjadi permasalahan adalah bahwa kata-kata jarang memiliki arti yang pasti tanpa sebuah konteks yang jelas.

Jadi di dalam semantic search, konteks menjadi hal yang sangat penting. Semantic search akan membawa ke sebuah jawaban yang dimaksudkan pengguna.

Baca Juga: Belajar Coding Nggak Perlu Mahal, Lho, Ada yang Gratis Juga!

3. Kebutuhan untuk Memahami Hierarki Lexical dan Relasi Entitas

Masih bingung? Ambil contoh dari gambar di bawah ini :

mengapa semantic search penting
mengapa semantic search penting

Saat melakukan pencarian dengan kata kunci di atas, maka didapatkan hasil seperti yang tertampil pada gambar di atas.

Inilah cara Google dalam memahami maksud dari pencarian kata kunci tsb :

  • Memahami kata kunci “partner” yang bisa berarti istri/pasangan/suami/pacar/istri.
  • Memahami bahwa Obi-Wan muncul di berbagai film dan serial yang diperankan oleh aktor-aktor yang berbeda.
  • Menyatukan hasil yang dimiliki
  • Lalu menampilkan di tampilan pencarian yang mencerminkan tentang “obi-wan”.

Lalu sekarang apa yang dimaksud lexical hirarki dan relasi entitas ?

Lexical hirarki adalah menggambarkan hubungan antar kata. Jika diambil dari contoh di atas, kata partner adalah superordinat yang menerangkan kepada istri, pacar, pasangan.

Relasi Entitas adalah karakter pada film dan serial yaitu Obi-Wan, orang dengan pekerjaan tertentu yaitu Aktor, dan orang yang terkait dengan mereka yaitu Partner. 

4. Kebutuhan untuk Memahami Minat dan Tren

Mari kembali ke contoh soal “python”. Jika mencari kata ini, kita memang mendapatkan semua hasil yang berhubungan dengan bahasa pemrograman.

Baca Juga: Cara Menggunakan Google Trends Untuk Pemula

Google menggunakan data terbatas bersamaan dengan riwayat pencarian Anda untuk memberikan hasil pencarian yang lebih akurat.

Google terus mendorong pembaruan algoritma dan teknologi yang semakin meningkatkan kemampuannya dalam memahami bahasa alami dan maksud di penelusuran.

Berikut empat hal yang menjadikan perkembangan pada semantic search :

1. Knowledge Graph

Google Knowledge Graph dirilis pada tahun 2012 sebagai basis pengetahuan tentang entitas dan hubungan di antara mereka.

Singkatnya, ini adalah teknologi yang memulai dan memungkinkan peralihan dari pencocokan kata kunci ke pencocokan semantik.

Ada dua metode utama yang mempengaruhi Knowledge Graph :

  • Struktur data
  • Ekstraksi Entitas pada text

Pada poin kedua, mesin pencari perlu memahami bahasa secara alami. Saat itulah, algoritmanya mulai bekerja.

2. Humming Bird

Kembali ke tahun 2013, Google meluncurkan algoritma pencarian yang disebut Hummingbird untuk memberikan hasil pencarian yang lebih baik. Algoritma ini dapat membantu menangani permintaan pencarian kata kunci yang memiliki tingkat kerumitan yang kompleks.

Hummingbird adalah pembaruan yang menekankan arti dari kueri penelusuran atas kata kunci individual.

3. RankBrain

Algoritma RankBrain dibuat untuk memecahkan permasalahan dalam LSI atau Latent Semantic Indexing. Latent semantic indexing adalah sebuah cara bagi mesin pencari dalam memahami maksud dan isi dari konten website itu sendiri.

Google RankBrain didukung oleh teknologi yang jauh lebih unggul dari LSI. RankBrain memahami arti kata dan frasa yang bahkan tidak dikenal dengan menggunakan algoritma machine learning yang canggih.

Baca Juga: Pengertian Keyword Untuk SEO

4. BERT

BERT atau Bidirectional Encoder Representations from Transformers adalah cara kerja semantic search yang mengalami peningkatan yang besar.

BERT meningkatkan pemahaman tentang kalimat dan kueri yang panjang dan kompleks. Hal ini menjadi solusi untuk mengatasi ambiguitas karena berusaha memahami konteks kata dengan lebih baik.

seo untuk semantic search
seo untuk semantic search

Berikut beberapa tips tentang bagaimana menyesuaikan SEO untuk Semantic Search:

1. Targetkan Topik

Targetkan topik yang ingin Anda sajikan pada konten secara lebih mendalam. Penargetan ini bermanfaat dalam memperkaya kata kunci di dalam konten Anda. 

Lalu, Anda dapat membuat konten menjadi bagian-bagian terpisah.

2. Sesuaikan dengan Search Intent

Sebelum Anda menjabarkan topik-topik konten yang akan dibuat, Anda dapat melakukan analisa terhadap halaman-halaman website mana saja yang memiliki peringkat teratas yang sesuai dengan maksud pencarian (search intent).

Kemudian, Anda bisa menguraikan topik-topik yang relevan. Sehingga menjadi konten yang baru dengan penyesuaian search intent dan tulisan berdasarkan pengalaman Anda.

3. Gunakan Semantic HTML

Semantic HTML menambahkan kode pada halaman website seperti blok navigasi, header, footer, tabel, atau video.

Lalu, HTML5 menyediakan elemen-elemen yang selaras dengan semantik dan sudah digunakan sebagian besar pada tema CMS Modern. Kalau website Anda tidak memiliki fitur ini, Anda dapat menambahkan plugin yang dapat Anda gunakan.

4. Gunakan Schema Markup

Schema markup adalah cara tambahan untuk menandai halaman pada website Anda.  Hal ini juga disebut sebagai data terstruktur yang dapat dijelaskan sebagai kerangka kerja semantik untuk website.

5. Bangun Brand 

Di antara semua tips tentang menyesuaikan teknik SEO dengan semantic search, “bangun brand” adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan. Hal ini karena membangun brand tidak serta merta langsung jadi, karena membangun brand membutuhkan waktu dan “effort”  yang luar biasa.

Anda dapat mempelari tips membangun brand dengan membaca topik yang telah kami buat yaitu : Strategi Branding Produk ala Cokelat nDalem

Link merupakan salah satu indikator relevansi pertama. Jika konten halaman web A ditautkan ke konten halaman web B, mereka bisa dianggap saling terkait.

Baik link internal atau eksternal dari halaman yang relevan menggunakan anchor text, hal ini dapat membantu Google mengetahui informasi pada konten halaman web Anda bahkan sebelum diproses oleh Google.

Baca Juga: Perbedaan Link Dofollow dan Nofollow Untuk Optimasi SEO

Kesimpulan

Semantic search telah mengubah ekosistem pada konten. Pengguna mendapatkan konten yang lebih relevan dan berharga.

Untuk itu, Anda dapat melakukan strategi optimasi semantic search seperti yang telah dijelaskan pada artikel ini agar membantu meningkatkan kualitas konten pada halaman webs Anda.

Jadi, tunggu apalagi, dengan mempelajari semantic search akan memudahkan Anda dalam optimasi SEO.

Penulis
Member since 2 Jul 2013