Apa Itu HTTP/2? Panduan Protokol HTTP/2

Apa Itu HTTP/2? Panduan Protokol HTTP/2

Selama ini, kita mengenal HTTP (Hypertext Transfer Protocol) sebagai pembentuk dari World Wide Web, alias www. Intinya, protokol HTTP memungkinkan seluruh dunia terhubung dalam satu jaringan internet yang aman, cepat, dan dapat digunakan secara luas. 

Sejak Sir Tim Berners Lee menemukan HTTP, akhirnya setelah lebih dari 15 tahun kemudian, muncul versi terbaru HTTP, yaitu HTTP/2. Dengan rilisnya versi terbaru ini, browsing di internet akan lebih cepat. 

Perilisan HTTP/2 adalah penanda besar bagi protokol yang mendukung world wide seperti yang telah kita kenal selama ini. 

Untuk itu, pada artikel kali ini, kami akan berbagi dengan Sahabat IDwebhost semua, tentang apa itu HTTP/2 dan pentingnya penggunaan protokol yang satu ini. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Apa Itu HTTP/2? 

Panduan Protokol HTTP

Sebelum membahas lebih jauh tentang HTTP/2, tentu harus membahas secara keseluruhan tentang HTTP. HTTP awalnya dirancang oleh Tim Berners-Lee, agar menghasilkan protokol komunikasi antara web server dan klien

Versi pertama HTTP, yaitu HTTP 0.9 pertama kali dirilis pada tahun 1991. Baru kemudian di tahun 1996, HTTP resmi diakui dengan dirilisnya HTTP versi 1.0. Dan semenjak itu, secara konsisten, HTTP beberapa kali menerima pembaruan, menyesuaikan dengan kemajuan teknologi internet. 

Meskipun rutin menerima pembaruan, versi yang paling banyak digunakan saat itu adalah HTTP.1.1 yang dirilis tahun 1999. Tentu saja, versi ini kemudian dianggap ketinggalan zaman. 

Website jadi makin lambat diakses dan banyak pengembang website yang mengeluh. Berbagai macam cara dilakukan untuk mengatasi hal ini. Seperti kompresi HTML, CSS, Javascript, caching dan lain sebagainya. 

Website akan terasa lebih lambat ketika diakses dari perangkat mobile ketika sambungan internet sedang tidak stabil

Pada bulan Februari 2015, kelompok kerja HTTP Engineering Task Force merevisi HTTP dan mengembangkan versi keduanya dalam bentuk HTTP/2. Setelah itu, HTTP/2 mendapatkan standardisasi dan sudah kompatibel dengan HTTP Google SPDY.

Baca Juga: Perbedaan HTTP dan HTTPS? 

HTTP/2 adalah protokol web generasi terbaru. Bukan tanpa alasan mengapa HTTP/2 diciptakan. Tujuan utamanya adalah untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada HTTP/1.1. Selain itu, agar loading website jadi lebih cepat dan lebih aman. 

HTTP/2 dirancang dirancang berdasarkan Google SPDY, agar memberikan pengalaman browsing yang lebih menyenangkan. Protokol yang satu ini menjadi standar baru dan mengambil alih peran HTTP 1.1, yang saat ini masih digunakan oleh banyak website di internet. 

Apa itu Protokol? 

Protokol HTTP merupakan protokol transfer data dari web server ke klien, sehingga pengguna dapat melihat informasi dari browser atau peramban. 

HTTP/2 merupakan versi terbaru dari HTTP yang lebih canggih. Dengan menggunakan HTTP/2, website dapat diakses lebih cepat di berbagai macam perangkat. Mulai dari desktop, laptop, dan perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Website penuh gambar, yang selama ini sering dikatakan lambat, juga dapat diakses lebih cepat dengan HTTP/2. 

Tujuan Penciptaan HTTP/2 

Panduan Protokol HTTP

Sejak awal tahun 1990an, HTTP hanya sedikit mendapatkan pembaruan. Bahkan, versi terakhir, yaitu HTTP 1.1, tidak mendapatkan pembaruan lebih dari 15 tahun. Tentu saja ini adalah berita buruk. 

Ya, mengakses website kini bukan lagi dilakukan oleh sedikit orang. Bahkan, semua orang kini mengakses website setiap hari. Memunculkan gaya hidup baru, hingga akhirnya muncul istilah bernama web app. 

Seperti yang kita tahu, sebuah web app harus simpel, didukung performa tinggi, dan memiliki ketahanan yang baik. Tujuan ini dapat dicapai dengan memperkenalkan protocol yang dapat mengurangi latensi dan memproses permintaan browser dengan berbagai macam teknik. 

Perbedaan HTTP /1.1 dan HTTP/2

Panduan Protokol HTTP

HTTP/2 adalah protokol yang lebih modern, yang bisa meningkatkan kecepatan browsing dengan menggunakan cara-cara baru. 

HTTP/2 kompatibel dengan HTTP 1.1. Sebagian besar teknologi yang digunakan keduanya juga sama. Hanya saja, HTTP/2 memungkinkan kinerja yang lebih efisien dan memungkinkan server merespon lebih banyak permintaan

HTTP 1.1 hanya menggunakan 1 koneksi untuk tiap object di web server yang akan ditampilkan di browser. Sehingga, ketika sebuah halaman web berisi 100 lebih object, dibutuhkan 2 x 100 kali koneksi untuk melakukan permintaan dan menunggu respon dari server. 

Jika web server terlambat memproses salah satu permintaan, maka akan terjadi bottleneck atau penumpukan. HTTP/2 menggunakan teknologi multiplexing, sehingga dalam 1 koneksi dari browser bisa request dan mendownload beberapa object sekaligus secara paralel. 

Halaman website akan dimuat lebih cepat menggunakan HTTP/2, dibandingkan HTTP 1.1. Protokol baru memungkinkan halaman web dan browser untuk mengambil keuntungan dari peningkatan bandwidth. HTTP/2 juga memungkinkan akses internet lebih cepat menggunakan perangkat mobile. 

Bagaimana dengan HTTPS? 

HTTP/2 memiliki dukungan penuh untuk enkripsi dengan cara yang sama pada HTTP 1.1. Cara pengguna mengakses halaman aman juga tidak berubah. 

Baca Juga : Cara Menambahkan HTTPS di WordPress 

HTTP/2 memerlukan versi perbaikan dari transport secure layer (TLS) yang telah distandarisasi pada tahun 2008 dan menawarkan keamanan yang lebih baik dari versi sebelumnya. 

Manfaat HTTP/2 

HTTP/2 memiliki banyak manfaat untuk website. Berikut adalah manfaat penggunaan HTTP/2 yang harus kamu tahu: 

  • Mempercepat loading website secara signifikan dengan teknologi multiplexing, concurrency, kompresi header, dan server push. 
  • Menghemat penggunaan resources di server dan client. 
  • Koneksi HTTPS dapat berjalan lebih cepat dan aman berkat teknologi kompresi dan enkripsi yang lebih efisien. 
  • Memberikan kontrol yang lebih besar pada pengembang aplikasi untuk mengatur prioritas urutan objek yang ingin di-load terlebih dulu. 
  • Load website lebih cepat dengan teknologi terbaru di HTTP/2. 
  • Lebih ramah SEO, karena Google Bot sudah support HTTP/2 sehingga website dengan HTTP/2 akan  mendapatkan prioritas dari Google. 
  • Fitur server push. 
  • HTTP memiliki metode enkripsi yang sama seperti versi sebelumnya, yaitu HTTP 1.1. Sehingga tidak akan berdampak apapun terhadap akses aman HTTPS. Perbedaannya, enkripsi HTTP/2 telah diperbarui, sehingga akses HTTPS menjadi lebih cepat. 

Saat ini, hampir semua browser sudah support dengan HTTP/2. Terutama browser populer seperti Microsoft Edge, Firefox, Chrome, Safari, dan Opera. 

Hanya saja, jika server web hostingmu belum support HTTP/2, maka kamu tetap bisa mendapatkan akses ke HTTP/1. 

Penutup 

Itulah tadi apa itu HTTP/2 dan panduan lengkap tentang HTTP/2. Mau punya website andal, cepat, dan aman, jangan lupa berlangganan hosting murah terbaik IDwebhost. Udah murah, banyak promo juga yang menantimu, lho! 

 

Taufiq Prasetya Pradana

Member since 6 Sep 2019