Apa itu Big Data? Solusi dalam Hadapi Era Digital Masa Kini
Blog Digital Marketing Apa itu Big Data? Solusi dalam Hadapi Era Digital Masa Kini

Apa itu Big Data? Solusi dalam Hadapi Era Digital Masa Kini

Apa itu Big Data? Big data menjadi salah satu istilah data science yang artinya adalah kumpulan data yang sudah tersusun dalam bentuk volume yang besar dan berkecepatan yang tinggi. Informasi dari big data juga sering digunakan perusahaan atau bisnis dalam menerapkan strategi tertentu. 

Lalu yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, “bagaimana cara kerja big data dan apa pentingnya big data pada era digital seperti saat ini?”

Di pembahasan ini, kita akan mempelajari mengenai big data, cara kerja beserta manfaatnya. Tanpa basa-basi lagi berikut penjelasannya:

 

Isi Artikel  :

 

 

 

Apa Itu Big Data

 

big-data

Secara sederhana, big data merupakan kumpulan data yang besar dan memiliki kompleksitas yang tinggi sehingga Anda sebagai user memerlukan software pemrosesan data yang lebih canggih. 

Dengan pemrosesan data yang lebih canggih tersebut hasilnya adalah teknologi yang saat ini ada di sekitar kita, seperti smartphone, internet, hingga Artificial Intelligence (AI). Selain itu, sejumlah besar data ini juga bisa digunakan untuk keperluan dalam hal menangani masalah bisnis atau perusahaan.

Big data juga dapat diartikan sebagai konsep kemampuan kita dalam mengumpulkan, menganalisa, dan juga memahami data dengan skala besar secara konsisten. 

Tren yang mencakup area luas dalam hal dunia teknologi dan industri ini juga bersumber pada penggunaan teknologi yang telah melibatkan keberagaman data, perubahan, skala yang besar, dan infrastruktur konvensional dalam penanganan secara efektif.

Terdapat lima karakteristik data yang telah dikenal dengan istilah 5V, yaitu Volume, Velocity, Variety, Value, dan juga Veracity.

Kelima istilah itu dapat dijelaskan sebagai berikut.

 

Karakteristik Big data

 

1. Volume

Ukuran data memang sangatlah penting. Sesuai dengan namanya, Anda membutuhkan dalam memproses volume data yang cukup besar untuk performa dari data.

 

2. Velocity

Velocity merupakan kecepatan yang memiliki performa yang sangat cepat dimana data dapat diterima dan berpotensi untuk langsung digunakan. Pada umumnya, kecepatan tertinggi aliran data dapat langsung ke memori daripada yang ditulis ke disk. Dalam waktu nyata atau mendekati waktu nyata dapat memerlukan evaluasi dan juga tindakan secara nyata atau real-time untuk beberapa smart devices yang telah menggunakan internet untuk beroperasi.

 

3. Variety

Variety merupakan berbagai jenis data yang sudah disediakan. Jenis data tradisional biasanya lebih terstruktur. Dengan semakin berkembangnya data, terdapat pula data yang belum terstruktur atau unstructured. 

Data seperti text, audio, dan video inilah yang tergolong dalam data yang belum terstruktur atau semi terstruktur, sehingga memerlukan waktu dalam proses agar Anda dapat tahu arti dari data-data ini.

 

4. Value

Value adalah nilai atau makna sebuah data setelah melalui proses pada pengolahan. Dianggap bernilai, jika informasi yang diperoleh dari pengolahannya sudah dinilai dapat membantu mengambil keputusan bisnis secara lebih baik inilah yang dianggap bernilai untuk dataset.

 

5. Veracity

Veracity atau kebenaran data merupakan tingkat akurasi informasi yang telah diberikan oleh sebuah dataset. Dengan tingkat kebenaran data yang dinilai baik, maka keputusan yang diambil dengan memproses dalam mengolah data tersebut dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.

 

Cara Kerja Big Data

 

big-data

Setiap hari, data telah dihasilkan dengan objek di sekitar yang melakukan komunikasi antara satu dengan yang lain melewati sebuah jaringan. 

Contohnya, dalam hal penggunaan internet untuk mengunggah dan mengunduh foto atau video, pemakaian email, dan hal lainnya yang dapat dioperasikan secara online. Kemajuan big data juga bisa semakin mudah dilakukan pada era digital atau revolusi industri 4.0 seperti saat ini.

Nah untuk cara kerja big data ini dapat dimulai dengan proses integrasi data, selanjutnya data tersebut dikelola di suatu penyimpanan atau dikenal dengan cloud storage. Langkah selanjutnya, data dianalisis agar dapat menemukan berbagai input, insight, serta penemuan baru yang kedepan dapat dimanfaatkan untuk menyusun strategi untuk tujuan memajukan bisnis atau perusahaan. Proses ini semakin mudah berkat bantuan kehadiran internet.

 

Manfaat Big Data di Era Digital

 

big-data

Setelah Anda memahami pengertian tentang big data beserta cara kerjanya pada era digital, selanjutnya Anda akan lebih mudah memahami bahwa semakin besar jumlah data maka akan semakin canggih dalam hal proses pengolahan data tersebut sehingga semakin kompleks pula informasi yang dapat dihasilkan. 

Manfaat yang kemudian dihasilkan dengan big data untuk bisnis adalah dalam hal optimasi pengeluaran (cost), peningkatan efektivitas, efisiensi bisnis, dan pengembangan produk (product development). Hal ini juga selaras dengan bukti pada berbagai perusahaan dari bermacam sektor industri yang telah menerapkan big data untuk kegunaan dalam hal proses analisis data, seperti layanan kesehatan, pendidikan hingga media.

Jadi sudah menjadi lumrah, pemanfaatan big data ini mampu menghadirkan solusi paling efektif yang dirasa dapat menemukan jalan pintas dalam mengatasi masalah, menciptakan inovasi melalui strategi, bahkan menghasilkan suatu produk. Alhasil, big data pada era digital dapat digunakan dalam hal melakukan analisis data yang secara maksimal dan juga menyeluruh.

 

Contoh Penggunaan Big Data

 

Berikut beberapa hal yang sudah dianggap sebagai dengan big data yaitu:

 

1. Penggunaan Internet

Banyak hal yang terhubung dengan internet setiap harinya. Anda tentu sering menggunakan Google dalam mencari informasi, bukan? Nah, data-data hasil pencarian Anda juga merupakan data yang telah disimpan pada Google.

 

2. Penggunaan Smartphone

Sekarang hampir semua orang sudah biasa menggunakan smartphone atau tablet. Smartphone Anda sebenarnya mempunyai jumlah data yang sangat besar. Mereka dapat menyimpan record telpon dan sms Anda. Selain itu, aplikasi-aplikasi handphone Anda juga tentunya dapat mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk keperluan bisnis mereka. 

Lalu, aplikasi GPS yang biasa ditemukan seperti Google Maps atau Waze tentunya dapat mengumpulkan data-data yang dapat berhubungan dengan lokasi Anda.

 

3. Media Sosial

Media sosial tentunya telah menjadi bagian pada hidup manusia sehari-hari. Update-an photo dan status yang telah kita upload ke social media Anda merupakan bagian dari data. Sebagai informasi kepada Anda, setiap harinya terdapat lebih dari 400 juta tweets yang dikirim ke Twitter dan 72 jam video YouTube yang diupload untuk setiap menitnya. Tidak hanya itu saja, dari social media, Anda juga dapat mendapatkan data tentang kontak Anda, hal-hal apa yang sering Anda cari dan ikuti pada social media, dan juga kebiasaan pengguna social media.

 

4. Digitalisasi Media

Sebelum berkembangnya internet, Anda mungkin sudah pernah menggunakan CD dan DVD yang untuk keperluan dalam hal mendengarkan musik dan menonton video. 

Sekarang, Anda mungkin sudah melakukan hal-hal mendengarkan musik dan video melalui website dan aplikasi streaming, contohnya sepertii Netflix dan Spotify. Netflix dan Spotify tentunya dapat merekam tindakan apa saja yang Anda dengarkan dan tonton agar Netflix dan Spotify dapat mempunyai data yang dapat mereka gunakan dalam meningkatkan layanan mereka. 

Begitu juga dengan buku. Mungkin dulu Anda membaca buku dalam bentuk fisik saja sudah cukup. Sekarang sudah ada layanan seperti Kindle yang memungkinkan Anda untuk membaca eBook. Amazon juga pasti mencatat buku apa saja yang telah Anda baca agar mereka bisa merekomendasikan buku yang sesuai dengan apa yang telah Anda baca.

 

5. Smart Devices

Kalau Anda pergi ke sebuah toko elektronik, Anda mungkin sering melihat kalau sekarang sudah banyak peralatan rumah yang telah dimulai dengan kata “smart”. Ada smart TV, smart fridges (kulkas), bahkan smart car atau mobil yang dapat berjalan sendiri tanpa pengemudi. 

Konsep smart appliances sendiri adalah bahwa semua peralatan Anda di rumah ini dapat terhubung antara satu sama lain dan Anda dapat mengaturnya dari satu alat – contohnya smartphone Anda. Semua ini merupakan bagian pada teknologi terbaru, Internet of Things. 

Nah, semua data pada smart devices Anda, contohnya temperatur serta konsumsi daya yang digunakan rumah Anda juga dapat dikumpulkan agar produsen bisa memperbaiki layanannya dan juga menawarkan teknologi mutakhir untuk Anda. 

Eric Schmidt dari Google memberitahukan bahwa sampai dengan tahun 2003, manusia dapat menghasilkan 5 exabytes data. Sekarang, manusia sudah dapat menghasilkan 5 exabytes data setiap dua hari dan hal ini dapat diperkirakan untuk terus bertambah. 

 

Kesimpulan

Demikian pengertian mengenai big data, cara kerja hingga manfaat big data yang dapat Anda manfaatkan pada era digital seperti sekarang ini. Big data dapat juga digunakan sebagai senjata ampuh dalam menghadapi revolusi industri yang kedepannya dapat terus berkembang.

 

Semoga bermanfaat 

Untuk mendapatkan informasi artikel dari IDwebhost yang bermanfaat lainnya, Anda dapat mengunjungi halaman website IDwebhost pada bagian blog IDwebhost.

Tidak lupa juga IDwebhost sampaikan, jika Anda saat ini sedang mencari hosting terbaik untuk membangun website Anda, Anda dapat menggunakan layanan hosting dari IDwebhost dan domain lengkap. Selain itu juga terdapat promo didalamnya yang bisa Anda gunakan untuk keperluan bisnis online Anda. 

Kemudian jika Anda merasa kesulitan dalam membuat website, Anda juga dapat memanfaatkan layanan jasa pembuatan website dari IDwebhost atau wunik yang masih dalam satu naungan IDwebhost.

Webhosting ya IDwebhost Aja, Salam!

Haykal Azril Ansa

"Start writing, no matter what. The water does not flow until the faucet is turned on." Louis L’AmourAktif menulis sebagai di IDwebhost. Boleh share tanpa ijin kalau suka konten artikel dari saya.