4 Kesalahan Umum Ketika Membuat Desain Website
Blog Tips Keren 4 Kesalahan Umum Ketika Membuat Desain Website

4 Kesalahan Umum Ketika Membuat Desain Website

Website merupakan salah satu elemen penting dalam menjalankan kegiatan usaha di masa kini. Hampir setiap jenis usaha melebarkan sayap bisnis mereka bidang online ataupun website ini. Oleh karena itu, website memegang peranan cukup penting dalam kegiatan bisnis di masa kini.

Sebagai pemilik website, sudahkah Anda memiliki website? Kami yakin Anda sudah memilikinya karena website merupakan media populer untuk pemasaran bisnis/usaha Anda. Selain berfungsi sebagai media pemasaran, website juga bisa sebagai cerminan bagi perusahaan Anda, maka desain website yang profesional itu penting dan mutlak  untuk anda miliki.

Sayangnya, banyak pelaku bisnis kurang memperhatikan dan cenderung asal – asaln dalam mengatur desain dan tampilan website mereka. Padahal, kesalahan sepele dalam pembuatan desain website dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, berikut ini kami akan membahas 4 kesalahan umum ketika membuat desain website yang wajib anda hindari!

4 Kesalahan Membuat Desain Website Yang Harus Anda Hindari!

 

4 Kesalahan Umum Ketika Membuat Desain Website
idwebhost

 

1. Memakai Template tanpa melakukan kustomisasi

Apakah website anda menggunakan template default tanpa kustomisasi? Sebenarnya tidak apa-apa jika Anda menggunakan template seperti itu. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk kustomisasi template yang Anda gunakan seperti berikut

  • Logo

Mungkin terdengar agak aneh mengapa logo harus dituliskan di sini karena pasti Anda sudah mengerti bahwa logo itu adalah identitas dari perusahaan Anda. Tapi jangan salah sangka terlebih dahulu. Hal ini perlu disampaikan mengingat logo itu sering sekali disepelekan. Bahkan, masih banyak pelaku bisnis yang menggunakan logo asal jadi atau ala kadarnya.

Anda mungkinmerasa tidak memiliki kemampuan mendesain logo secara profesional? sebagai alternatif Anda dapat mencoba beberapa situs jasa pembuat logo gratis berikut.

Yang pertama ada Logomakr. Disini Tersedia banyak template/clipart menarik yang memudahkan Anda untuk melakukan kustomisasi logo yang Anda inginkan. Anda hanya perlu memilih clipart yang tersedia di Logomakr dan memberikan teks, setelah itu tinggal save dan logo yang Anda buat akan secara otomatis diunduh dengan format .png yang cukup ditampilkan pada website Anda. Namun sayangnya untuk mendapatkan High Resolution (format vector) Anda harus membayar 19 dollar supaya bisa dicetak di berbagai media

Selanjutnya ada Logogarden. Hampir sama dengan Logomakr, Logogarden menyediakan clipart menarik yang bisa Anda kustomisasi sesuai keinginan dan kemauan. Akan tetapi, dalam versi gratisan Logogarden Anda hanya mendapatkan file low resolution .jpg sedangkan untuk mendapatkan file High Resolution Anda harus membayar 12 dollar.

  • Slider

Saat pertama kali dilihat, sekilas banner slider memang terlihat sangat menarik karena memiliki tampilan yang dinamis. Akan tetapi tahukah Anda bahwa slider bisa merusak kinerja website?

  1. Slider yang terlalu cepat bisa merusak pesan yang ingin Anda tampilkan di halaman utama.
  2. Tidak semua slider bisa bekerja dengan baik pada tampilan mobile(responsive website).
  3. Slider juga dapat mengakibatkan pengunjung jadi kurang fokus karena terlalu banyaknya pesan yang ingin disampaikan disana.

Hal inilah yang pada akhirnya akan membuat para pengunjung meninggalkan website Anda. Jadi silakan pertimbangkan kembali pentingnya fitur slider ini, ya!

Slider bukanlah satu-satunya fitur yang bisa membuat website terlihat lebih dinamis. Tata letak atau layout yang bagus berikut penggunaan animasi yang sesuai juga dapat memberikan dampak baik bagi website Anda. Salah satu contoh layout yang bagus adalah seperti yang diterapkan oleh Cleverbird.com

  • Kontak

Benar sekali. Kontak adalah hal yang penting untuk ditampilkan dalam website.  Karena Dengan adanya kontak atau nomor telepon, website Anda terlihat lebih terpercaya.

4 Kesalahan Umum Ketika Membuat Desain Website
Kontak

Nah, inilah poin utamanya: membangun kepercayaan pengunjung. Bayangkan jika Anda sudah membuat website sedemikian rupa bagus namun Anda malah tidak menampilkan kontak. Apa jadinya? Tentu saja sia – sia karena orang menjadi tidak percaya.

Baik, mari kita lanjutkan. Lantas bagaimana penempatan kontak yang baik? Pada umumnya, kontak diletakkan pada bagian Header. Fungsinya adalah untuk mencuri kesan pertama pengunjung ketika pertama kali melihat website Anda.

2. Memilih dan memasang gambar atau foto dengan kualitas kurang baik

Salah satu bagian yang penting ketika membangun desain website adalah foto. Pemilihan foto atau gambar yang tepat dapat menyampaikan jutaan makna, karena foto yang baik dapat menyampaikan emosi, memberikan perintah untuk melaksanakan aksi, menjelaskan fitur atau produk secara rinci, bahkan menggambarkan konsep tanpa harus membaca sebuah kata dalam promosi.

Begitu juga sebaliknya. Foto yang kurang baik dapat memberikan kesan buruk bagi website Anda. Perlu Anda ketahui juga bahwa foto/gambar yang baik digunakan dalam website tidak melulu harus High Resolution (beresolusi tinggi). Mengapa? Resolusi yang terlalu tinggi bisa juga mempengaruhi kinerja website Anda, dan berpotensi memperlambat kecepatan akses. Jadi, silakan pertimbangkan baik-baik penggunaan foto untuk website Anda.

Adapun untuk mengoptimalkan kualitas foto/gambar yang Anda gunakan agar tetap dalam ukuran kecil, Anda dapat menggunakan tool optimizer online seperti Tiny JPG & Tiny PNG serta Compressor.io.

3. Navigasi

Di sinilah Anda harus berpikir lebih keras lagi. Pada bagian Navigasi Anda harus bisa memahami apa yang sebenarnya Anda dan para pengunjung website inginkan. karena Menentukan navigasi bisa digambarkan seperti meletakkan pondasi awal rumah.

Kegagalan dalam menentukan pondasi awal dapat beresiko mengakibatkan rumah Anda roboh. Ada cara cepat yang bisa Anda tempuh untuk menentukan navigasi seperti apa yang akan Anda gunakan: bertanya pada diri Anda sendiri. Apa yang perlu Anda tanyakan?

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda tanyakan kepada pada diri Anda untuk membantu mempersiapkan skema navigasi.

  •  Halaman apa saja yang dibutuhkan website ini?
  •  Apakah setiap halaman memiliki skema lain yang lebih luas?
  •  Apakah konten akan dipecah ke dalam beberapa bagian?
  •  Apa tujuan utama pengunjung Anda?
    (Apakah mereka mencari informasi? Ataukah mereka ingin menjadi pelanggan Anda?)

Dengan menjawab semua hal di atas dan memahami bagaimana konten website Anda saling berkaitan, Anda akan menemukan dasar dalam menentukan navigasi yang baik.

 

4 Kesalahan Umum Ketika Membuat Desain Website
idwebhost

4. Penggunaan Warna dan Tipografi yang kurang sesuai

Bicara tentang desain tidak akan lepas dari urusan tipografi dan warna.

Percaya atau tidak , mayoritas pengunjung datang ke website hanya untuk membaca apa yang Anda tawarkan. Bentuknya bisa bermacam-macam, baik itu artikel, review produk, maupun informasi mengenai usaha Anda. Mereka mengunjungi website Anda untuk membaca teks dan jarang sekali memperhatikan warna atau elemen desain lain yang Anda gunakan.

Maka dari itu, perhatikan dengan seksama pemilihan tipografi dan warna ketika membangun sebuah website. Bahkan ketika Anda merasa sudah memiliki warna serta tipografi favorit, alangkah baiknya jika Anda lebih berhati-hati.

Nah itu dia 4 Kesalahan Umum Ketika Membuat Desain Website. Setelah memahami hal ini, yuk langsung buat website dengan menggunakan domain dan hosting murah bersama kami IDwebhost.

Willy Budianto

Willy Budianto seorang tech enthusiasm. Dia merasa yakin latar belakang pendidikannya bisa dia manfaatkan untuk mengikuti hobinya dalam menulis.