Contoh Marketing Tools Saat Memulai Suatu Bisnis
Blog Digital Marketing Contoh Marketing Tools Saat Memulai Suatu Bisnis

Contoh Marketing Tools Saat Memulai Suatu Bisnis

Apakah Anda termasuk orang yang sedang membangun sebuah bisnis? Atau Anda sedang mendapatkan sebuah tawaran untuk menjadi seorang digital marketer untuk sebuah bisnis? Dengan berkembangnya teknologi saat ini, menjadi hal yang sangat lumrah jika dilakukan oleh pebisnis baik tingkat kecil hingga menegah. Bahasan tentang contoh marketing tools yang digunakan dalam pemasaran media online akan dibahas di artikel berikut ini.

Jika Anda mempunyai niatan untuk membangun sebuah bisnis, Anda juga harus dapat mengendalikan bagaimana pemasaran produk yang akan Anda tawarkan. Pemasaran online merupakan sebuah teknik yang Anda harus pahami. Berikut ini ada 10 contoh marketing tools yang dapat membantu Anda dalam mempermudah dalam melakukan pemasaran online. Sehingga Anda juga nantinya dapat menempatkan diri sebagai pemilik bisnis yang melakukan pemasaran online sendiri.

  1. Canva, Contoh Marketing Tools Untuk Membangun Sebuah Brand

contoh marketing tools

Ketika akan memulai sebuah bisnis, Anda perlu untuk membangun sebuah identitas dari brand Anda. Dengan menentukan nama dan juga filosofinya, visi dan misi, logo sampai dengan detail yang digunakan. Mulai dari font atau vibe yang akan Anda tunjuk melalui brand Anda. Sebenarnya, Canva sudah mempersiapkan lebih dari 50 template yang dapat Anda gunakan secara gratis dalam mendesain visual atau tampilan dari brand Anda. Isinya mulai dari paket logo serta font, poster, name card, brosur, flyer, template yang digunakan untuk daftar menu. Dan juga berbagai jenis gambar yang dapat Anda pilih yang disesuaikan dengan berbagai ukuran.

  1. Trello, Contoh Marketing Tools untuk Mengorganisir Perencanaan

Jika Anda sudah menentukan tampilan dan juga sifat dari brand Anda, langkah selanjutnya adalah melakukan perencanaan. Perecanaan ini nantinya tidak hanya untuk media sosial, Anda juga dapat menggunakan trello untuk dapat mengorganisir apapun persiapan yang Anda butuhkan dalam memasarkan brand. Anda juga dapat menggunakan trello dalam melakukan checklist, mengunggah berbagai jenis foto maupun file, dan juga dapat mengundang member yang ada untuk melakukan kolaborasi.

  1. Mengelola Media Sosial dengan Hootsuite

Salah satu fitur yang bisa Anda gunakan dalam hootsuite adalah mengorganisir media sosial bisnis Anda. Mulai dari unggahan, respon dari followers sosial media dan juga calon pelanggan dari berbagai platform yang bisa digunakan dalam memasarkan brand. Jika bisnis yang Anda jalankan tidak melibatnya banyak akun dalam satu platform yang sama, Anda tentunya dapat memilih paket professional yang disediakan hootsuite dengan harga Rp. 400.000 saja. Namun, berbeda dengan bisnis Anda yang mengurus media sosial kepunyaan klien, Anda bisa menggunakan paket team, bussines atau enterprise yang dibanderol dengan harga dari Rp. 1,8 juta per bulannya.

  1. Tentukan Keyword menggunakan SEMRush atau Ahrefs atau Google Trends

contoh marketing tools

Ketika visual identity dari brand Anda dan juga media sosial sudah berhasil terurus, maka saatnya Anda untuk membangun sebuah website bisnis yang dapat Anda mulai dengan membeli sebuah paket could hosting plus domain. Kemudian, Anda baru dapat menggunakan SEMRush atau Ahrefs atau Google Trends agar dapat menentukan kata kunci dari bisnis Anda. Caranya dengan mengklik masing-masing website tersebut. Tidak hanya menyediakan informasi yang berguna untuk audience Anda, juga dapat meningkatkan brand awareness jika website Anda berhasil dalam menduduki peringkat pertama di halaman utama mesin pencari Google.

  1. Naikkan Peringkat Website dengan YOAST SEO

YOAST SEO sebenarnya merupakan sebuah plugin atau kode software yang digunakan untuk menjalankan sebuah fungsi tertentu pada sebuah Content Management System (CMS) yang dapat Anda tambahkan ketika sudah mempunyai sebuah website. Plugin yoast mempunyai fungsi untuk menentukan fokus kata kunci atau keyword dan juga melakukan analisa isi pada artikel yang ada di website Anda. Sehingga akan mudah dideteksi oleh SEO pada mesin pencarian. Fitur ini juga dapat membantu Anda dalam menaikkan peringkat website, sehingga nantinya website bisnis Anda akan mengalami kenaikan brand awareness di internet.

  1. Unsplash Contoh Marketing Tools sebagai sumber Foto

Unsplash merupakan sebuah website yang menyediakan ratusan ribu jumlah foto yang professional. Tentunya yang bisa Anda gunakan dalam memaksimalkan konten yang Anda buat untuk melengkapi berbagai tampilan visual marketing Anda. Mulai dari gambar makanan, bangunan, alam dan juga foto eksperimental yang dapat Anda gunakan. Perlu Anda ketahui, website ini menyediakan foto dengan cc 0 atau gratis tanpa credit ke fotografer, walaupun sebenarnya penyertaan credit tentu akan lebih menghargai pemilik foto. Namun Anda juga tidak perlu khawatir karena foto yang disediakan pada Unsplash adalah file asli didukung dengan kualitas tinggi.

contoh marketing tools

  1. Mailchimp atau GetResponse atau SendinBlue sebagai Tool Email Marketing

Jika Anda sudah memulai untuk mengunggah beberapa konten yang berkaitan dengan bisnis Anda ke website, Anda juga harus memastikan bahwa calon audience sudah mendapatkan informasi tersebut. Anda juga dapat menggunakan email marketing dari Mailchimp atau GetResponse atau SendinBlue. Perlu diketahui bahwa email merupakan sebuah cara pendekatan yang dirasa paling personal, sehingga Anda perlu membuat konten dan juga bahasa email yang friendly dan tidak kaku. Hal ini berdampak pada penerima email yang akan merasa bahwa produk Anda merupakan sesuatu yang mereka butuhkan.

  1. Menganalisa Website dengan Google Analytics atau Facebook Pixel

Sekarang saatnya untuk melengkapi marketing tools dengan melakukan analisa pada website untuk mengecek bagaimana perkembangan website Anda. Contoh marketing tools yang digunakan dalam menganalisa website adalah Google Analytics atau Facebook Pixel. Walaupun keduanya mempunyai fungsi yang sama yaitu menganalisa jumlah dan juga perilaku pengunjung website namun yang membedakan adalah jika google analytics adalah sebuah kode yang ditempelkan secara manual ke website. Sedangkan facebook pixel yang sudah diinstall dalam bentuk sebuah plugin yang disediakan untuk website.

  1. Iklan Online menggunakan Google Ads

Google Ads adalah sebuah marketing tools yang dapat Anda gunakan dalam membuat sebuah campaign untuk bisnis Anda. Contoh marketing tools tersebut juga dapat membuat iklan dalam berbagai bentuk mulai dari visual, teks, video dan juga etalase yang berisi beberapa produk Anda.

  1. Alternatif Iklan Online menggunakan Facebook Ads dan Twitter Ads

Tidak hanya google Ads saja, terdapat dua tools yang bisa Anda gunakan dalam memasang iklan online yaitu facebook dan juga twitter. Perlu Anda ketahui facebook ads adalah sebuah layanan facebook yang dapat Anda gunakan dalam mempromosikan akun ataupun unggahan di sosial media, seperti facebook, Instagram dan juga WhatsApp. Tidak hanya facebook, Anda juga dapat melakukan promosi menggunakan twitter ads manager dengan dua pilihan. Yang pertama Promote Mode, dimana Anda dapat mengunggah tweet Anda yang sudah diatur dan sudah dijadwal sebelumya, dan juga menggunakan Quick Promote yang digunakan untuk mempromosikan tweet tertentu.

contoh marketing tools

Beberapa contoh marketing tools diatas dapat membantu Anda dalam memulai bisnis. Jika Anda sudah menciptakan brand visual, hingga perencanaan bisnis dan juga media sosial, Anda tetap harus membuat sebuah website. Karena bagaimanapun juga website adalah sebuah elemen yang penting dalam meningkatkan kredibilitas bisnis Anda di mata para pelaggan. Jika Anda mempunyai pertanyaan seputar internet atau dunia marketing secara online, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar dibawah. Dan jangan lupa untuk mensubscribe blog IDWebhost agar tidak ketinggalan info menarik lainnya.